cover
Contact Name
suparjoadisuwarno
Contact Email
suparjoadisuwarno@stitta.ac.id
Phone
+6285235582825
Journal Mail Official
suparjoadisuwarno@stitta.ac.id
Editorial Address
http://ejournal.stitta.ac.id/index.php/ambarsa/about/editorialTeam
Location
Kab. bondowoso,
Jawa timur
INDONESIA
AMBARSA
ISSN : 27972399     EISSN : 27972399     DOI : -
Core Subject : Education,
Ambarsa adalah jurnal yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari untuk peningkatan out-put penelitian sivitas akademik. Jurnal ini memuat kajian pendidikan Islam secara teoritis dan praktis sekaligus juga kaitannya dengan berbagai disiplin keilmuan lain secara interdisipliner atau multidisipliner. Tujuan adanya jurnal ini adalah melaksanakan diseminasi keilmuan dalam wujud distribusi hasil penelitian sekaligus bentuk konkret dari institusi ini dalam memberi kontirbusi keilmuan sekaligus pengamalannya terhadap masyarakat. Dengan demikian, jurnal ini memuat kajian pendidikan Islam dalam semua aspeknya mulai dari pendekatan, model, metode, strategi, tehnik serta lainnya, baik secara monodisiplin, interdisiplin atau pun multidisiplin keilmuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024): Pendidikan Islam" : 5 Documents clear
Implementasi Metode Taisir As-Sa'adah dalam Pembelajaran Makharijul Huruf di Rumah Tahsin Muslimah Dar El-Iman Hasana Putri, indiani; Muliati, Indah
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v4i2.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan metode taisir as-sa’adah dalam pembelajaran makharijil huruf di Rumah Tahsin & Tahfizh Muslimah Dar El-Iman Padang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Teknik yang digunakan dalam pengambilan data yaitu Observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga tahapan pelaksanaan metode taisir as-sa’adah dalam pembelajaran makharijul huruf dimulai dari: Pertama, kegiatan pendahuluan yang meliputi: a) membaca doa dan absensi peserta didik Teori Praktis dan b) Apersepsi (Muraja’ah pembelajaran). Kedua, kegiatan inti yang meliputi: a) mencatat teori pembelajaran makharijul huruf. b) Menerangkan teori pembelajaran makharijul huruf dengan media model gigi dan buku bergambar makharijul huruf beserta, dua kunci mengetahui makhraj sebuah huruf. C) Mentalqinkan pembelajaran makharijul huruf dengan buku praktek di ikuti oleh peserta didik. d) Baca simak perorangan menggunakan buku praktek pembelajaran makharijul huruf. e) Pemberian PR dan Pembahasan PR makharijul huruf diawal atau diakhir pembelajaran. Ketiga, guru menyimpulkan pembelajaran makharijul huruf selanjutnya, membaca doa setelah belajar dan doa penutup majelis.
Pengaruh Metode Pembelajaran dan Lingkungan Belajar Terhadap Motivasi Belajar Santri di Pesantren Kontemporer Al-Hilmu Prigen Pasuruan Anasro, Anasro; Darmawan, Didit
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v4i2.225

Abstract

Motivasi belajar merupakan hal yang penting sekali untuk diperhatikan oleh seorang pengajarmaupun pengelola lembaga pendidikan supaya tujuan belajar dapat sukses dengan maksimal sesuai yang diharapkan oleh lembaga pendidikan. Untuk itu, studi ini untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar santri di pesantren Kontemporer Al-Hilmu Prigen Pasuruan. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan populasi sebanyak 107 santri setingkat SMA, sedangkan sampelnya sebanyak 35 santri setingkat SMA kelas XII. Metode yang dapat digunakan untuk mengevaluasi pengaruh variabel ini terhadap motivasi belajar santri adalah analisis regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara metode pembelajaran dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar santri. Hasil studi ini menegaskan pentingnya metode pembelajaran dalam memotivasi belajar santri secara optimal, dengan demikian, penggunaan metode pembelajaran dapat membantu meningkatkan motivasi belajar santri serta kualitas pendidikan di pesantren. Kondisi lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif memiliki dampak yang signifikan terhadap motivasi belajar. Temuan ini memberikan landasan yang kuat bagi dunia pendidikan khususnya pesantren agar lebih bisa mengatur lingkungan belajar menjadi nyaman untuk tercapainya tujuan pembelajaran secara efektif.
Sistem Pendidikan dalam Meningkatkan Karakter Santri Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya Anieq Nafis, Moch.; Yusron Maulana El-Yunusi , Muhammad
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v4i2.226

Abstract

Karakter santri dipandang cukup berbeda dengan masyarakat non-santri dalam kehidupan mereka masing-masing, meskipun demikian, problematika yang mengikat antara lembaga pendidikan pesantren dan non-pesantren mempunyai kendala dan faktor pendukungnya sendiri-sendiri dalam meningkatkan karakter peserta didiknya. Penelitian ini untuk mengetahui konsep dan implementasi peingkatan karakter santri melalui sistem pendidikan pesantren yang ada di pesantren kota Alif Laam Miim Surabaya serta faktor pendukung dan penghambatnya dengan obyek penelitian di pesantren kota Alif Laam Miim surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tektik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitaian ini adalah; pertama, karakter santri yang ditingkatkan di Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya melalui pendekatan klasikal maupun individual, pembiasaan, peneladanan, penanaman, kesadaran, dan pelajaran tambahan tentang akhlak; kedua, sistem pendidikan di pondok pesantren Kota Alim Lam Miim Surabaya meliputi: manajemen, tujuan, kurikulum, proses belajar mengajar pesantren.
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui Model Contextual Teaching and Learning dalam Meningkatkan Psikomotorik Anak Tunagrahita di SLB Dharma Wanita Sidoarjo Rohmah, Nadhirotur; Masnawati, Eli
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v4i2.229

Abstract

Pendidikan Agama Islam di sebuah lembaga sangatlah penting dalam membantu pembentukan karakter anak. Pendidikan Agama Islam tidak hanya diperuntukkan anak umum saja namun anak yang mempunyai kelainan atau berkebutuhan khusus termasuk anak tunagrahita juga perlu diperhatikan pendidikan agamanya. Dengan model pembelajaran yang sesuai akan memudahkan pembelajaran bagi anak tunagrahita dalam memahami materi pelajaran dan mampu mengembangkan psikomotoriknya. Salah satu pembelajaran yang sesuai dengan anak tunagrahita yaitu dengan menggunakan model kontekstual. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan dan menjelaskan pembelajaran PAI melalui model contextual teaching and learning dalam meningkatkan psikomotorik anak tunagrahita di SLB Dharma Wanita Sidoarjo serta faktor pendukung dan penghambat pembelajaran PAI melalui model contextual teaching and learning. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu: reduksi data, penyajian data, verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual yang diterapkan dalam pembelajaran PAI mampu meningkatkan psikomotorik anak tunagrahita. Pembelajaran kontekstual dengan mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Peningkatan psikomorik ini berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing anak dan tingkat ketunagrahitaan anak. Faktor pendukung dalam pembelajaran PAI model kontekstual diantaranya minat dan semangat anak, dukungan guru dan orang tua serta sarana dan prasana yang ada di sekolah. Sedangkan faktor penghambat pembelajaran PAI model kontekstual diantaranya keterbatasan waktu, ketersediaan sumber belajar untuk anak tunagrahita dan kondisi psikis anak yang berbeda-beda ketunagrahitaannya.
Analisis Struktur Sosial Kenakalan Remaja di Sekolah Berbasis Pesantren dan Relevansi PAI dalam Menanggulanginya Pathollah, Akhmad Ghasi; Muhalli, Muhalli
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v4i2.249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur sosial fenomena kenakalan remaja di sekolah berbasis pesantren dan relevansi dari Pendidikan Agama Islam dalam menganggulanginya. Pasalnya, selama ini kenakalan dianggap sebagai kemenyimpangan kelakuan siswa secara normatif yang bersifat permukaan dan kebanyakan penelitian berhenti pada klaim kemerosostan moral seiring dengan perkembangan zaman. Sehingga realitas kenakalan dianggap sesuatu yang wajar terjadi atau disebabkan oleh teknologi informasi dan globalisasi, masuknya budaya barat atau lain sebagainya. Penelitian tentang kenakalan sudah demikian banyak, alih-alih menyelesaikan masalah, ia merumitkan persoalan terutama dalam menambah ketidakjelasan pemahaman tentang fenomena kenakalan. Maka dari itu, kenakalan butuh untuk dibaca dalam perspektif yang sistematis dan strukturalis. Penelitian ini menggunakan paradigma penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Data diambil dengan observasi partisipatoris, dokumentasi dan wawancara secara mendalam. Lokus penelitian ini dilakukan di SMP Manbaul Ulum Bondowoso. Hasil data yang terkumpul dianalisis dengan analisis data model Miles dan Huberman dengan tahapan ; reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Dalam uji keabsahaan data, peneliti mengguanakan triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi metode, diskusi sejawat dan member check. Adapun hasi dari penelitian ini adalah kenakalan remaja pada siswa terjadi karena lemahnya kesadaran eksistensial akan peran dan fungsinya di tengah masyarakat sebagai efek dari perhatian yang rendah di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Pendidikan Agama Islam berperan untuk membangun kesadaran eksistensial dengan membangun pendidikan yang berparadigma tarbiyah, sebuah pendidikan yang berbasis pada laku pengasuhan, pengayoman peserta didik secara ruhiyah dan jasmaniyah sebelum dilakukan transfer of knowledge dan value dalam proses pembelajaran kelas. Penelitian ini merekomendasikan sebuah pembelajaran yang sosial-humanis sebagai alternatif dari pengajaran yang hanya berpijak pada ranah kognitif saja.

Page 1 of 1 | Total Record : 5