cover
Contact Name
Rolan Rusli
Contact Email
rolan@farmasi.unmul.ac.id
Phone
+6285222221907
Journal Mail Official
admin@farmasi.unmul.ac.id
Editorial Address
Gedung Administrasi Fakultas Farmasi Jl. Penajam, Kampus Unmul Gunung Kelua, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 75119
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 26144778     DOI : https://doi.org/10.25026/mpc
Core Subject : Health, Science,
LINGKUP DAN TUJUAN Lingkup naskah mencakup bidang ilmu: Kimia Farmasi Biologi Farmasi Farmakologi Teknologi Farmasi dan Farmasetika Farmasi Klinik dan Komunitas Kedokteran dan Bidang ilmu lain yang terkait Tujuan penerbitan adalah memberikan informasi ilmiah tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Farmasi dan yang terkait
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences" : 30 Documents clear
Kajian Terapi Asma dan Tingkat Kontrol Asma Berdasarkan Asthma Control Test (ACT) Ana Nur Yasin; Risna Agustina; Jaka Fadraersada
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.064 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.246

Abstract

Asma adalah penyakit saluran pernapasan yang ditandai adanya inflamasi, peningkatan reaktivitas terhadap berbagai stimulus, dan sumbatan saluran napas yang bersifat reversibel dengan atau tanpa pengobatan yang sesuai. Prioritas pengobatan penyakit asma sejauh ini ditujukan untuk mengontrol gejala agar tidak terjadi serangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan faktor risiko yang mempengaruhi terjadinya asma berupa riwayat keturunan, riwayat merokok, riwayat terpapar asap rokok dan alergi serta penggunaan terapi kontroler dan tingkat kontrol asma dengan menggunaan kuisioner Asthma Control Test (ACT). Jenis penelitian yang dilakukan yaitu dengan menggunakan metode prospektif dengan pemaparan hasil secara deskriptif. Sampel penelitian ialah pasien dengan usia > 18 tahun dan diagnosis utama asma di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda sebanyak 26 orang. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik berupa jenis kelamin perempuan (57,69%), usia 45-59 tahun (42,30%). Faktor risiko yang mempengaruhi asma berupa riwayat keturunan (53,84%), riwayat merokok (34,63%), riwayat terapar asap rokok (70,07%) dan alergi (57,69%). Penggunaan terapi kontroler symbicort® yang berisi Budesonid dan Formoterol fumarate dihydrate (15,38%) dengan frekuensi penggunan rutin (23,08%). Terapi yang diberikan dari Rumah Sakit yaitu Symbicort® dan N-Asetilsistein (46,16%). Tingkat kontrol asma berdasarkan skor ACT yang memiliki proporsi tertinggi yaitu pasien dengan asma tidak terkontrol sebanyak (84,62%).
Eksplorasi Jenis Pisang Sebagai Penurun Keasaman Lambung Secara In Vitro Anisha Putri; Nur Mita; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.487 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.247

Abstract

Pisang (Musa sp.) merupakan buah tropis yang memiliki manfaat dalam mengurangi iritasi lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai perlakuan dan jenis buah pisang terhadap tingkat keasaman cairan lambung. Penelitian dilakukan dengan membandingkan 4 jenis pisang yaitu Mauli, Raja, Kepok, dan Ambon, dimana perlakuan uji divariasikan terhadap daging buah segar, rebusan, dan daging buah yang digunakan bersama dengan beberapa obat golongan antasida dalam bentuk sediaan tablet, serbuk, dan suspensi. Penurunan keasaman lambung dilakukan secara in vitro dengan alat uji disolusi menggunakan media cairan lambung buatan sebanyak 300 ml, dimana pH diukur setiap 15 menit selama 2 jam. Dari penelitian ini diperoleh bahwa rebusan pisang menghasilkan pH yang lebih rendah dibandingkan buah segar pada cairan lambung. Daging buah pisang raja menghasilkan kemampuan menaikkan pH cairan lambung tertinggi pada pemberian tunggal. Adapun penggunaan pisang ambon bersama gerusan tablet antasida terbukti memiliki kapasitas penurun keasaman lambung terbaik dibanding antasida tunggal, dimana dalam waktu 15 menit telah mampu mengubah pH cairan lambung buatan dari 1,3 menjadi 3,5.
Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Terhadap Pertumbuhan Kalus Pada Eksplan Daun Sirih Hitam (Piper acre Blume) Hidayat Hidayat; Hajrah Hajrah; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.02 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.248

Abstract

Sirih hitam memiliki banyak manfaat dibidang kefarmasian hanya penggunaannya masih sangat terbatas karena sulit untuk diperoleh oleh karena itu dilakukan upaya pengembangbiakan dengan menggunakan metode kultur jaringan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi efektif zat pengatur tumbuh yang dapat menumbuhkan kalus daun sirih hitam. Eksplan daun sirih hitam ditumbuhkan pada medium Murashige Skoog dengan variasi konsentrasi zat pengatur tumbuh Indole Butyric Acid (IBA) dan 6-Benzyl Amino Purine (BAP) dengan perbandingan beruturut-turut IBA 1 ppm : BAP 2 ppm; IBA 1,5 ppm : BAP 2 ppm; IBA 2 ppm : BAP 2 ppm; IBA 2,5 ppm : BAP 2 ppm; dan IBA 3 ppm : BAP 2 ppm. Hasil yang didapatkan adalah kalus tumbuh pada medium Murashige Skoog dengan konsentrasi zat pengatur tumbuh IBA 1,5 ppm : BAP 2 ppm.
Pola Penggunaan Obat Hipoglikemik Oral Pada Pasien Geriatri Diabetes Mellitus Tipe 2 di Instalasi Rawat Jalan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Ayu Nursidah; Rolan Rusli; Dewi Rahmawati
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.531 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.249

Abstract

Penggunaan obat antibiabetes pada pasien geriatri, berpeluang menyebabkan hipoglikemik sehingga diperlukan pengobatan yang tepat dan rasional untuk keberhasilan pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik, pola penggunaan obat, dan angka kejadian hipoglikemik pada pasien geriatri diabetes mellitus tipe 2 di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Penelitian dilakukan pada bulan Juli 2017. Penelitian dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan rekam medik dan lembar pertanyaan. Data karakteristik jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan pasien geriatri diabetes mellitus yang terbanyak perempuan 27 pasien (54 %), pendidikan rendah 27 pasien (54 %), tidak bekerja 26 pasien (52 %). Penggunaan obat tunggal terbanyak adalah metformin 7 pasien (58,30 %), sedangkan penggunaan kombinasi 2 obat oral terbanyak adalah glimepirid dan metformin 16 pasien (57,14 %) serta penggunaan kombinasi 3 obat oral terbanyak adalah glimepirid,metformin,akarbose 6 pasien (60 %). Persentase angka kejadian pasien diabetes mellitus tipe 2 geriatri yang mengalami gejala hipoglikemik 18 pasien (36 %).
Efek Perubahan Tekanan Darah Pada Manusia Dengan Pemberian Aroma dari Tanaman Kemangi (Ocimum basilicum L.) Delti Delaya Busa; Mukti Priastomo; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.312 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.250

Abstract

Tanaman kemangi (Ocimum basilicum L.) mengandung minyak atsiri yang dapat menghasilkan aroma khas. Aroma khas pada tanaman dapat mempengaruhi perubahan tekanan darah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perubahan tekanan darah pada manusia dengan pemberian aroma dari tanaman kemangi (Ocimum basilicum L.) Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian quasi eksperiment dengan rancangan one group pretest-posttest dengan jumlah sampel 5 orang. Hasil penelitian ini diketahui ada pengaruh pemberian aroma dari tanaman kemangi terhadap tekanan darah sistolik sebelum intervensi yaitu dengan rata-rata sebesar 112,4 mmHg dan setelah intervensi menjadi 107,26 mmHg, tekanan darah diastolik sebelum intervensi sebesar 74,46 mmHg dan setelah intervensi menjadi 76,13 mmHg, serta denyut jantung sebelum intervensi sebesar 83,53 kali/menit dan setelah intervensi menjadi 77,26 kali/menit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aroma tanaman kemangi terbukti dapat mempengaruhi perubahan tekanan darah yaitu menurunkan tekanan darah sistolik.
Pengaruh Hidrolisis Asam Klorida Terhadap Karakteristik Fisika Kimia Pati Buah Sukun (Artocarpus communis) Farida Anggraeni; Wisnu Cahyo Prabowo; Mirhansyah Ardana
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.122 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.251

Abstract

Pati sukun dapat bermanfaat sebagai eksipien pada tablet yang digunakan sebagai pengisi, pengikat maupun penghancur pada konsentrasi yang sesuai. Akan tetapi pati sukun memiliki beberapa kelemahan diantaranya adalah tidak memiliki laju alir maupun sudut istirahat dan nilai kompresibilitas yang buruk yang menandakan buruknya kemampuan suatu bahan untuk digunakan sebagai bahan pengikat metode cetak langsung pada pembuatan tablet. Salah satu cara yang dipilih untuk meningkatkan laju alir adalah dengan memodifikasi pati menggunakan hidrolisis asam. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh konsentrasi asam klorida terhadap karakteristik fisika-kimia pati buah sukun, mengetahui pengaruh durasi hidrolisi asam terhadap karakteristik fisika-kimia pati buah sukun dan mengetahui berapa konsentrasi asam klorida dan durasi hidrolisis asam yang optimum pada modifikasi pati buah sukun. Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan asam klorida pada pati sukun dengan variasi konsentrasi dan lama perendaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel waktu dan konsentrasi memengaruhi karakteristik fisika kimia pati sukun, dimana semakin besar konsentrasi dan lama perendaman nilai laju alir, sudut istirahat, swelling power dan indeks kopresibilitas yang dihasilkan semakin baik, akan tetapi rendemen yang dihasilkan semakin rendah.
Kajian Pengobatan Pasien Gagal Ginjal Kronik di Rumah Sakit Samarinda Medika Citra (SMC) Fatma Sari; Nurul Annisa; Laode Rijai
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.305 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.252

Abstract

Gagal ginjal gronik merupakan penurunan fungsi ginjal yang terjadi selama lebih dari 3 bulan yang bersifat persisten dan menetap. Pasien gagal ginjal kronik umumnya disertai dengan penyakit penyerta lain sehingga meningkatkan kompleksitas pengobatan dan meningkatnya jumlah penggunaan obat yang juga akan meningkatkan potensi Drug Related Problems (DRP’s). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, pola pengobatan dan mengidentifikasi DRP’s pada pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Samarinda Medika Citra (SMC). DRP’s yang diidentifikasi adalah interaksi obat potensial. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Populasi penelitian adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Samarinda Medika Citra (SMC) periode Januari 2017- Agustus 2017 dan diperoleh 21 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien gagal ginjal kronik didominasi oleh perempuan 61,91%, pada kelompok usia 46 – 55 tahun (lansia awal) 57,14 %. Penyakit penyerta terbanyak adalah Diabetes Melitus 30,76%. Jumlah penggunaan obat responden umumnya menggunakan 6 – 10 obat sebanyak 10 pasien (47,62 %) dengan penggunaan terbanyak obat sistem kardiovaskular 31,66%. DRP’s yang ditemukan yaitu interaksi obat, berdasarkan dengan presentase tingkat keparahan yaitu mayor 1,72%, moderate 53,45 dan minor 44,82%.
Standarisasi Ekstrak Daun Nona Makan Sirih (Clerodendrum x speciosum Dombrain) Nila Ayuanji Halilah; Lizma Febrina; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.755 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.254

Abstract

Berdasarkan penelitian Novalia (2014) daun nona makan sirih berpotensi sebagai antikalkuli. Penelitian ini bertujuan untuk standarisasi ekstrak daun nona makan sirih agar dihasilkan bahan baku obat yang aman, bermutu dan berkhasiat. Dari hasil maserasi daun nona makan sirih dengan etanol 96% diperoleh rendemen ekstrak sebesar 14%. Uji kualitatif dengan pereaksi tetes ekstrak daun nona makan sirih menunjukkan adanya flavonoid, fenolik, steroid dan tanin. Penetapan kadar sari larut air sebesar 12,66%, kadar sari larut etanol 70% sebesar 2,68%, kadar sari larut etanol 96% sebesar 6%. Standarisasi ekstrak etanol 96% daun nona makan sirih meliputi parameter spesifik dan non spesifik. Penetapan susut pengeringan dan bobot jenis dilakukan secara gravimetri, dan uji cemaran mikroba dengan metode ALT. Hasil penelitian menunjukkan bobot jenis ekstrak sebesar 1,016, susut pengeringan sebesar 23,332%, cemaran bakteri 2,6 × 104 koloni/gram, cemaran kapang 3,8 × 103 koloni/gram.
Karakteristik dan Pola Penggunaan Obat Anti Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Abdul Wahab Sjarahranie Nurhayati Binti Sappo; Dewi Rahmawati; Adam M. Ramadhan
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.97 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.255

Abstract

Diabetes melitus adalah salah satu penyakit degeneratif yang menjadi ancaman kesehatan penduduk dunia pada saat ini. Jumlah penderita diabetes terus meningkat seiring dengan berubahnya pola makan dan gaya hidup. Obat-obat yang digunakan dalam terapi diabetes merupakan salah satu obat yang perlu dievaluasi karena obat-obat anti diabetes (OAD) merupakan obat yang digunakan untuk jangka panjang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui katakteristik dan pola pengobatan diabetes melitus tipe 2 di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. metode penelitian ini adalah deskriptif prospektif, Sampel yang diambil berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan dari hasil wawancara pasien dan rekam medik. Dari hasil penelitian pada 40 subjek didapatkan distribusi penderita diabetes tipe 2 terbanyak pada usia 46-60 tahun yaitu 15% dan lebih banyak perempuan yakni 57%. kadar gula darah 2 jam setelah makan yang terbanyak yaitu ? 200 mg/dL sebanyak 90%. Diagnosa pasien dengan Komplikasi yaitu 70%, tingkat pendidikan pasien terbanyak SMP yakni 27%, tingkat pekerjaan terbanyak swasta yakni 38 %. Penggunaan obat anti diabetes yang banyak digunakan yakni obat kombinasi antara golongan sulfonuiurea dan biguanid yakni metformin dan glimepirid sebanyak 28%. Sedangkan penggunaan kombinasi insulin rapid acting (aspart) dan long acting basal (detemir) sebanyak 13% dan penggunaan kombinasi tiga yakni glimepirid, metformin dan akarbose sebesar 13%.
Uji Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) dan Daun Salam (Syzygium polyanthum Walp) Maylasari Dewi Maharani; Sabaniah Indjar Gama; Muhammad Amir Masruhim
Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences Vol. 6 (2017): Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.399 KB) | DOI: 10.25026/mpc.v6i1.256

Abstract

Escherichia coli dan Staphylococcus aureus merupakan bakteri patogen yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan infeksi kulit. Terdapat beberapa tanaman yang berpotensi aktif sebagai antibakteri seperti tanaman kelor dan tanaman salam dengan kandungan kimia golongan flavonoid, alkaloid, dan fenol yang berperan dalam menghambat aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak daun kelor dan daun salam terhadap bakteri E. coli dan S.aureus. Metode yang digunakan yaitu metode disc diffusion. Konsentrasi terbaik yang dihasilkan ekstrak daun kelor yaitu pada konsentrasi 4% dengan zona bening sebesar 7,209 mm untuk E.coli dan 7,718 mm untuk S.aureus, sedangkan pada daun salam pada konsentrasi 2% sebesar 7,278 mm untuk E.coli dan 7,773 mm untuk S.aureus. Pada penelitian ini dilakukan pengujian kombinasi ekstrak dengan perbandingan 1:1, 1:2 ,2:1 , dan 2:2 terhadap bakteri E.coli dan S.aureus. Hasil penelitian menunjukkan, nilai KBM masing-masing perbandingan tersebut adalah 9,080 mm; 9,704 mm; 9,573 mm; 10,111 mm untuk bakteri E.coli, sedangkan bakteri S.aureus 7,805 mm; 9,092 mm; 9,077 mm; 9,780 mm. Kesimpulan dari pengujian ini bahwa kombinasi ekstrak memiliki efek antibakteri terhadap Eschericia coli dan Staphylocccus aureus.

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2017 2017