Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles
39 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4 No 1: April (2024)"
:
39 Documents
clear
Pengaruh Perempuan Bekerja dan Locus of Control terhadap Kesejahteraan Rumah Tangga
Ummanah;
Anggarani, Ari;
Wahyuningsih, Dwi;
Iswadi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.345
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh dari Perempuan yang bekerja dan locus of control terhadap kesejahteraan rumah tangga pada Perempuan yang bekerja di Desa Buniayu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis kausalitas dan paradigma variabel ganda. Adapun teknik pengambilan sampel yang dilakukan ialah dengan teknik purposive sampling pada sejumlah Perempuan bekerja yang ada di Desa Buniayu. Selanjutnya, untuk teknik analisis data juga uji hipotesis, maka digunakan Structural Equation Model (SEM) melalui LISREL. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa perempuan bekerja tidak berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan rumah tangga keluarga di desa Bumiayu, sedangkan untuk locus of control, hal tersebut diketahui memiliki pengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan rumah tangga yang ada di sana. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dibutuhkan peningkatan pemahaman locus of control yang ada pada Perempuan bekerja di desa Buniayu, supaya membantu dalam mempercepat tercapainya kesejahteraan rumah tangga.
Penegakan Hukum terhadap Pelanggaran Wajib Pajak Bumi dan Bangunan pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kendari
Nurhani;
Fatmawati.L, St.;
Yusuf, M
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.346
Tujuan Penelitian adalah Untuk menganalisis Bagaimana efektifitas penegakan hukum terhadap pelanggaran wajib pajak bumi dan Bangunan Badan Pada Badan Pendapatan Daerah Kota Kendari. Penelitian ini bersifat Deskriptif Analisis, dengan maksud untuk menggambarkan keadaan yang ada dengan mempergunakan metode penelitian ilmiah serta memecahkan masalah berdasarkan data dan fakta yang terkumpul sebagaimana adanya pada saat penelitian ini dilakukan. Dari hasil Penelitian ditemukan bahwa Pelaksanaan penegakan hukum terhadap pelanggaran pajak bumi dan bangunan di Kota Kendari ,belum efektif, Efektivitas penegakan hukum terkait Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Kendari dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Salah satu masalah utama adalah ketidaktransparanan dalam prosedur pembayaran PBB. Wajib pajak sering kali menghadapi kesulitan dalam memahami prosedur yang kompleks, menciptakan tingkat kebingungan dan ketidakpuasan di kalangan masyarakat. Selain itu, terdapat risiko kesalahan administrasi, seperti kelalaian dalam pencatatan atau perhitungan PBB, yang dapat menghasilkan penagihan yang tidak akurat dan mengurangi pendapatan yang seharusnya diterima oleh pemerintah daerah. Penyalahgunaan kewenangan juga merupakan ancaman serius, di mana petugas pajak atau penilai properti dapat terlibat dalam praktik yang tidak etis atau korupsi. Kurangnya penindakan hukum terhadap pelanggaran terkait PBB dapat mengurangi efektivitas penegakan hukum, sementara pelayanan publik yang buruk, seperti kurangnya petugas atau sistem pembayaran yang tidak efisien, dapat merugikan masyarakat. Edukasi masyarakat mengenai kewajiban pajak dan manfaat pembayaran PBB juga seringkali kurang, menyebabkan ketidakpatuhan. Oleh karena itu, perbaikan pada transparansi, penanganan administratif, penindakan yang tegas, dan pendekatan yang berorientasi pada pelayanan dan edukasi masyarakat perlu diimplementasikan untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap pelanggaran wajib PBB di Kota Kendari. penegakan hukum Pelanggaran PBB di Kota Kendari serta mengeksplorasi faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan pajak. Sehingga dengan demkian perlunya Meningkatkan pengawasan terhadap transaksi pembayaran PBB dengan melibatkan audit internal yang ketat. Penggunaan teknologi untuk memantau dan melacak transaksi pembayaran secara lebih efisien dan efektif serta Penegakan Hukum yang Tegas dengan Memberlakukan sanksi yang lebih tegas terhadap praktik pembayaran PBB yang tidak sesuai prosedur resmi. Hal ini untuk menekankan pentingnya kepatuhan terhadap sistem perpajakan yang sah.
Pemanfaatan Teknologi Berbasis Animaker sebagai Media Pembelajaran pada Mata Kuliah Pendidikan Nilai dan Kepribadian
Sopiandy, Dede;
Tundreng, Syarifuddin;
Umpi, Ridwan;
Putra, Eko;
Jabir, Sultan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.347
Pemanfaatan teknologi berbasis animaker sebagai media pembelajaran di mata kuliah pendidikan nilai serta kepribadian ini bertujuan untuk memberikan bahwa penggunaan video pembelajaran dapat menaikkan yang akan terjadi belajar mahasiswa dan menunjukkan bahwa penggunaan Animaker bisa mempertinggi minat belajar serta motivasi mahasiswa. menggunakan digunakan untuk mengilustrasikan konsep kompleks melalui animasi sederhana. Animaker bisa membantu mahasiswa berpikir out of the box dan melampaui batas metode pengajaran tradisional. menggunakan memakai Animaker, peserta didik dapat mengkaji etika sosial dan moral melalui pengalaman dan pengenalan. Animaker pula dapat membantu Siswa mengembangkan kreativitas, komunikasi dan keterampilan berpikir kritis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian akademik ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penentuan tema penelitian dengan teknik target sampling. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mendapatkan data yang komprehensif dan valid tentang pertempuran yang tercakup dalam penelitian ini. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 23 orang. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan naratif kualitatif. Pemanfaatan teknologi berbasis Animaker menjadi media pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Nilai dan Kepribadian dapat membantu mahasiswa lebih mudah dalam tahu materi serta menghasilkan proses pembelajaran sebagai lebih menarik. Pemanfaatan teknologi berbasis Animaker menjadi media pembelajaran dapat memberikan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan dan meningkatkan kualitas belajar mengajar pada mata kuliah pendidikan nilai dan kepribadian.
Analisis Kemampuan Literasi Digital Mahasiswa Baru Program Studi PGSD di Universitas Sulawesi Tenggara
Yulia, Nur Annisa;
Pasassung, Nikolaus;
Ekadayanti, Waode;
Ahmad
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.349
Di era yang sangat maju dengan perkembangan teknologi digital seperti sekarang ini, literasi digital semakin memiliki peran yang sangat strategis dalam memperoleh dan menyebarkan informasi termasuk di kalangan mahasiswa. Karena itu, kemampuan di literasi digital juga menjadi suatu tuntutan yang tidak bisa lagi ditawar-tawar. Penelitian ini bertujuan menggabarkan kemampuan literasi digital mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Guru SD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, dan dilaksanakan pada bulan September 2023. Seluruh Responden berjumlah 100 orang, adalah mahasiswa angkatan Tahun 2023. Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan digunakan angket yang berisi tujuh item yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi berupa handphone, smartphone, laptop, dan komputer. Dengan perangkat-perangkat ini, mereka menggunakan aplikasi digital sebagai media komunikasi, seperti Google, WhatsApp, Facebook,Youtube, Instagram, Tiktok, dan Zoom. Hasil penelitian berkesimpulan bahwa kemampuan literasi digital mahasiswa baru PGSD di Universitas Sulawesi Tenggara tergolong pada kategori mahir.
Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan di Desa Waemputang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana
Brata, Joko Tri;
Jawiah, Siti;
Darlis
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.350
Keberadaan masyarakat untuk membangkitkan partisipasi, sangat ditentukan oleh kearifan, keuletan dan kualitas dari anggota masyarakat dengan budaya masyarakat dan partisipasi menjadi kata kunci dalam pembangunan, Tujuan umum penelitian adalah mendeskripsikan bentuk partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di Desa Waemputang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombanan dengan Tujuan Khusus penelitian adalah mendeskripsikan partisipasi masyarakat dari aspek ; (1) perencanaan, (2) aspek pelaksanaan pembangunan; dan (3) aspek Pengawasan pelaksanaan pembangunan. Metode Penelitian adalah dengan desain penelitian kualitatif menggunakan partisipan secara acak kepada mereka yang memneuhi kriteria sudah bermukim diatas 20 tahun, penggunakan metode observasi dan wawancara, sementara itu teknik analisa data dengan triangulasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perencanaan yang partisipatif selain telah menjadi kata kunci dalam pembangunan, juga menjadi salah satu karakteristik dari penyelenggaraan pemerintah yang baik Keterlibatan masyarakat Desa Waemputang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana, terlihat dari kegiatan Perencanaan yang mereka ikuti, kegiatan dalam pelaksanaan pembangunan serta kegiatan dalam pengawasan pembangunan. Melihat dampak penting dan positif dari partisipatif masyarakat, yaitu dengan adanya partisipasi masyarakat diharapkan dapat membangun rasa memliki yang kuat antar masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan yang ada, dimana pada dasarnya masyarakat dapat dilibatkan secara aktif sejak tahap awal penyusunan rencana. Keterlibatan masyarakat dapat berupa: (1) peningkatan kapasitas, (2) partisipasi dalam pengumpulan informasi, dan (3) partisipasi usulan alternatif kepada pemerintah tingkat atasnya dalam hal perencanaan, bentuan masyarakat dalam bentuk uang dan tenaga dalam kegiatan pelaksanaan pembangunan serta kegiatan peneguhan hak dan kewajiban sesuai regulasi yang ada dalam Undang Undang Desa.
Pengembangan Paket Wisata dalam Mendukung Pemasaran Desa Wisata Sukarara Kecamatan Jonggat Lombok Tengah
Rostiyani, Mila;
Pattaray, Anas;
Ratmaja
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.353
Penelitian ini di latar belakangi oleh keinginan penulis untuk meningkatkan sebuah paket wisata yang ada di Desa Sukarara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi apa saja yang dimiliki atau yang ada di Desa Wisata Sukarara dan bagaimana strategi pemasaran yang cocok yang akan digunakan untuk mendukung promosi paket wisata Desa Sukarara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang di mana peneliti menggambarkan serta mendeskripsikan secara luas terkait potensi yang dimiliki oleh Desa Wisata Sukarara. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa potensi wisata yang dimiliki oleh Desa Wisata Sukarara dinataranya yaitu Kain tenun songket yang menjadi potensi utama yang sudah banyak diketahui oleh wisatawan lokal maupun wisatwan mancanegara. Selain itu ada beberapa potensi lainnya yang belum terlalu diketahui diantaranya Bale Adat Beleq, Bale Doe, dan Ekowisata Persawahan. Ada beberapa atraksi yang juga dimiliki oleh Desa Wisata Sukarara yaitu Peresean, Gendang Beleq, Proses Pembuatan Kopi, Proses Pemintalan benang, Proses Pewarnaan Benang dengan warna alam yang di hasilkan dari warna tumbuhan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dengan banyaknya potensi yang dimiliki itu dapat mengembangkan Paket Wisata yang ada di Desa Sukarara, dan dapat meningkatkan fasilitas pendukung pariwisata lainnya, dan meningkatkan promosi Paket Wisata melalui media social pribadi Desa Wisata Sukarara dan melalui advertaising yaitu dengan cara membuat brosur, public relations, web khusus dan memberikan merchandising ke setiap wisatawan yang berjunjung ke Desa Sukarara.
Aplikasi Whatsapp Bajakan sebagai Ancaman Kejahatan Siber di Indonesia
Sitorus, Angelia Pratiwi Mastiurlani Christina;
Astono, Agustinus
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.355
Fenomena penggunaan aplikasi WhatsApp bajakan menjadi sorotan penting dalam ranah keamanan siber di Indonesia. Meskipun menawarkan fitur-fitur menarik, seperti pesan anti-lihat dan penyembunyian status online, aplikasi ini melanggar hak cipta serta menimbulkan ancaman terhadap privasi data pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran dan dampak penggunaan aplikasi WhatsApp bajakan terhadap keamanan siber di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan analisis kualitatif terhadap data hukum dan literatur terkait, studi ini mengungkap bahwa penggunaan aplikasi WhatsApp bajakan memicu risiko kebocoran data pribadi dan pelanggaran hak cipta yang berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum yang serius. Kesadaran masyarakat akan risiko penggunaan aplikasi bajakan dan penegakan hukum yang efektif menjadi kunci dalam melindungi keamanan dan privasi di era digital yang semakin kompleks.
Pengaruh Media Sosial terhadap Komunikasi Anak Usia Remaja: Studi di MTs Sunan Pandanaran Yogyakarta
Shabrina, Siti Nur;
Rifqoh, Fany;
Putri, Afifah Dewi Nayla;
Bilqies, Azzura
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.352
Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial (Instagram dan Tik Tok) terhadap komunikasi anak usia remaja. Subjek dalam penelitian adalah siswi kelas 9 Madrasah Tsanawiyah Sunan Pandanaran. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dengan pendekatan kualitatif yang menggunakan metode deskripsi-analitis. Teknik pengumpulan data menggunakan beberapa metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial (Instagram dan Tik Tok) memengaruhi komunikasi anak usia remaja. Pengaruh media sosial terhadap komunikasi anak remaja dapat berupa komunikasi verbal, nonverbal, langsung, dan tidak langsung. Bentuk-bentuk komunikasi yang dilakukan oleh siswi di MTs Sunan Pandanaran dapat bernilai positif maupun negatif. Pengaruh pemilihan bahasa dalam berkomunikasi tergantung pada bagaimana mereka menggunakan platform tersebut, jenis konten yang mereka konsumsi, dan sejauh mana mereka terpengaruh oleh tren dan norma yang ada di media sosial Instagram dan Tik Tok.
Penerapan Perlindungan Hukum terhadap Buruh Ekspedisi yang Bekerja tidak Berdasarkan Perjanjian Tertulis di Kota Kendari
Baharun;
Tolo, Suriani Bt;
Bariun, La Ode
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.356
Penelitian ini sangat relevan mengingat perubahan signifikan dalam regulasi ketenagakerjaan, khususnya setelah diterbitkannya Perpu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja, yang menimbulkan keprihatinan akan perlindungan hukum bagi pekerja. Salah satu perubahan yang menciptakan kekosongan hukum adalah terkait Pasal 57 Perpu yang mengatur tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), yang kemudian menyoroti pentingnya konsistensi hukum dalam hubungan kerja untuk menciptakan kejelasan bagi pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis dua aspek utama: pertama, bentuk penerapan perlindungan hukum terhadap buruh yang bekerja tanpa perjanjian tertulis; kedua, bentuk penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang ideal untuk mencapai keadilan bagi buruh dan pengusaha. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menggunakan data sekunder sebagai sumber informasi utama, didukung oleh data primer dari wawancara dengan narasumber yang kredibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi buruh tanpa perjanjian tertulis terdiri dari tindakan preventif dan represif, namun masih terdapat kekurangan terutama dalam hal sanksi terhadap pelanggaran oleh pengusaha dan eksekusi putusan PHI. Di sisi lain, dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial, terdapat tiga aspek penting yang harus diperhatikan: kejelasan aturan penerapan PKWT, penguatan kewenangan eksekusi pengadilan, dan peran aktif serikat buruh. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan untuk memperbaiki konsep perlindungan hukum bagi buruh dengan mengenalkan sanksi yang efektif terhadap pelanggaran oleh pengusaha serta memperkuat peran pengadilan dan serikat buruh dalam penyelesaian perselisihan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih adil dan harmonis bagi kedua belah pihak, sehingga kepentingan buruh dan pengusaha dapat terlindungi secara optimal, sekaligus menciptakan kestabilan dalam hubungan industrial.
Kewenangan Kepala Desa dalam Pengolaan Dana Desadi Desa Lenggora Selatan Kecamatan Kabaena Tengah Kabupaten Bombana
Tolo, Suriani Bt;
Bariun, La Ode;
Asril
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.357
Penelitian ini dilatarbelakangi Adanya kasus korupsi Dana Desa yang melibatkan oknum kepala desa di kabupaten bombana yang diduga menyalahgunakan kewenangannya dalam pengelolaan Dana Desa dimana modus operandi yang dilakukan oknum Kepala Desa tersebut adalah mengelola sendiri keuangan desa serta tidak melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pelaporan penggunaan Dana Desa padahal dalam Permendagri No. 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa telah diatur tata cara pengelolaan sampai pada proses pertangungjawaban yang pengelolaannya dilakukan secara akuntabel. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dan empiris. Penelitian normatif merupakan penelitian kepustakaan, yaitu penelitian terhadap data sekunder. Penelitian empiris menggunakan pendekatan asas-asas hukum. Data primer yakni data yang diperoleh secara langsung dari hasil penelitian dengan pihak responden yang berkaitan dengan permasalahan penelitian yang dilakukan melalui wawancara. Semua data yang telah dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan data primer melalui wawancara dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Kewenangan Kepala Desa dalam pengelolaan dana desa, di Desa Lengora Selatan mencakup perencanan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban, hal tersebut telah dilaksanakan oleh Kepala Desa Lengora Selatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pengelolaan dana desa 2) bentuk transparansi pengelolaan Dana Desa di Desa Lengora Selatan meliputi:penyampaian informasi proses pengelolaan dana desa kepada masyarakat, musyawarah yang melibatkan masyarakat desa, mengikutsertakan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan desa,pelaporan dana desa yang disampaikan kepada Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, serta ketersediaan aksesibilitas dokumen yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat desa terkait realisasi penggunaan dana desa.