cover
Contact Name
Salmahaminati
Contact Email
salmahaminati@uii.ac.id
Phone
+6285641761731
Journal Mail Official
miqdam.musawwa@uii.ac.id
Editorial Address
Department of ChemistryFaculty of Mathematics and Natural ScienceUniversitas Islam IndonesiaProf. Dr. H. Zanzawi Soejoeti Building, Kampus Terpadu UII Jl. Kaliurang Km.14,5 Sleman, Yogyakarta, 55584
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
IJCR (Indonesian Journal of Chemical Research)
ISSN : 23549610     EISSN : 26145081     DOI : 10.20885
IJCR is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on Chemistry field with related topics, as well as with their development through interdisciplinary and multidisciplinary approach. The types of articles published in this journal include research articles, review articles and short communication. This journal covers some topics include: Inorganic Chemistry Physical Chemistry Computational Chemistry Biochemistry Analytical Chemistry Organic Chemistry Food and Medicinal Chemistry Environmental Chemistry Material Chemistry
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Volume 6, ISSUE 2, 2021" : 7 Documents clear
Analisis Kadar Air dan Protein Pada Produk Sosis di PT. Jakarana Tama Bogor Salmahaminati Salmahaminati
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) Volume 6, ISSUE 2, 2021
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.687 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol6.iss2.art7

Abstract

Telah dilakukan penelitian analisis kadar air dan kadar protein yang bertujuan untuk mengetahui kadar air dan kadar protein pada produk sosis. Metode yang digunakan adalah metode gravimetri (oven) untuk analisis kadar air dan metode kjeldahl untuk analisis kadar protein. Sampel dimasukkan ke dalam oven selama 3 jam dengan suhu 105 oC. Setelah dioven dan didinginkan dalam desikator, kemudian ditimbang bobot tetapnya. Dari analisis sampel dengan metode gravimetri diperoleh hasil rata-rata kadar air pada produk sosis ayam adalah 51,24%, pada sosis sapi adalah 54,93%, pada sosis ayam bakar adalah 50,23% dan pada sosis sapi bakar dengan adalah 50,03%. Prinsip metode kjeldahl menggunakan tiga tahap: destruksi, distilasi dan titrasi. Dari hasil analisis sampel kjeldahl didapatkan hasil kadar protein pada produk sosis ayam sebesar 9,91%, sosis sapi sebesar 9,15%, sosis ayam panggang 6,34% dan sosis sapi panggang 7,37%. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa kadar air dan kadar protein pada produk sosis telah memenuhi standar yang ditetapkan di PT. Persyaratan mutu Jakarana Tama dan Sosis berdasarkan SNI 01-3820-1995 pada tahun 2017.
Analisis Parameter Fisika dan Kimia Outlet Ipal komunal Domestik Dusun Sukunan di Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna Pengolahan Air Limbah (PUSTEKLIM) Yogyakarta Febi Indah Fajarwati; Annisa Dwi Putri
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) Volume 6, ISSUE 2, 2021
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.985 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol6.iss2.art6

Abstract

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal domestik Dusun Sukunan mengolah air limbah domestik yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Namun, pengolahan air limbah yang dilakukan belum menjamin kualitas air limbah yang dihasilkan. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian beberapa parameter pada outlet IPAL komunal domestik Dusun Sukunan seperti TDS, TSS,BOD, dan pH. Pengujian kadar TDS dan TSS dilakukan dengan metode gravimetri, yaitu menimbang massa yang diperoleh setelah dilakukan pemisahan. Pengujian kadar BOD dilakukan dengan metode iodometri (modifikasi azida), yaitu menentukan volume larutan natrium tiosulfat (Na2S2O3) yang digunakan untuk titrasi iodium (I2) yang dibebaskan pada sampel hari ke-0 dan hari ke-5. Sedangkan penentuan nilai pH dilakukan dengan menggunakan pH universal. Berdasarkan pengujian diperoleh kadar TDS adalah 1440 mg/L, TSS adalah 80 mg/L, BOD adalah 70,5625 mg/L, dan memiliki pH 7. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat parameter yang melebihi baku mutu air limbah domestik. Parameter tersebut adalah TSS, sedangkan parameter TDS, BOD, dan pH memenuhi persyaratan.
Analisis Kadar Fenol dan Chemical Oxygen Demand (COD) pada Limbah Hasil Elektroplating Tinplate di PT Latinusa, Tbk Cilegon Salsa Widya Pratiwi; Maisari Utami
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) Volume 6, ISSUE 2, 2021
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.259 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol6.iss2.art3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai kadar fenol dan Chemical Oxygen Demand (COD) pada air buangan final proses pembuatan tinplate di laboratorium QA PT Latinusa, Tbk. Metode yang digunakan untuk analisis kadar fenol dan Chemical Oxygen Demand (COD) yaitu dengan menggunakan Spektrofotometer UV-Vis HACH pada panjang gelombang 500 nm. Analisis kadar fenol dilakukan dengan menggunakan reagen NH4OH, K3[Fe(CN)6] dan antipirin, sedangkan analisis COD dilakukan dengan menggunakan reagen A (K2Cr2O7, H2SO4 dan HgSO4) serta reagen B (Ag2SO4 dan H2SO4). Analisis dilakukan setiap hari dalam satu bulan. Dari hasil analisis yang dilakukan diperoleh rata-rata kadar fenol pada air buangan final yaitu sebesar 0,32 mgL-1 dan sudah memenuhi baku mutu setelah dilakukan retest pada tanggal 6, 17, 19 dan 23 sedangkan untuk nilai COD sebesar 28,15 mgL1 sudah memenuhi baku mutu sehingga tidak berbahaya bagi lingkungan maupun makhluk hidup jika dibuang ke lingkungan.
Penentuan Cr (VI) and SO42- Menggunakan Spektrofotometri UV-Vis dalam Sampel Air Sungai di Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang IKA YANTI
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) Volume 6, ISSUE 2, 2021
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.363 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol6.iss2.art1

Abstract

Analisis Kromium heksavalen (Cr-VI) dan ion sulfat (SO42-) pada air sungai yang ada di lingkungan kota Semarang bertujuan untuk mengetahui kualitas air sungai yang dibandingkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Konsentrasi Kromium (Cr-VI) ditentukan dengan menggunakan metode spektrofotometri dengan pereaksi 1,5-diphenylcarbazide dan dianalisis dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 540 nm, sedangkan penentuan kadar kadar sulfat (SO42-) menggunakan metode turbidimetri menggunakan spektrofotometer yang sama pada panjang gelombang 420 nm. Hasil analisis pengujian didapatkan kadar Cr(VI)  sebesar 0,0094 mg/L dan 0,0096 mg/L sedangkan kadar SO42- sebesar 17,2105 mg/L dan 20,6842 mg/L. Hasil tersebut menunjukkan bahwa air sungai berdasarkan PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang baku mutu air sungai kelas II, kualitas air sungai masih baik dan dapat digunakan sesuai peruntukannya karena masih di bawah ambang batas maksimum kadar Cr(VI) dan SO42- yaitu berturut-turut 0,05 mg/L untuk kadar Cr(VI) dan 300 mg/L untuk kadar SO42-.
Pengukuran Kadar COD, TDS, dan Logam Kromium Heksavalen Sebagai Pemantauan Kualitas Badan Air Sungai Bengawan Solo di UPT Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Gresik Devi Lailatus Sholiha
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) Volume 6, ISSUE 2, 2021
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.717 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol6.iss2.art2

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kadar Chemical Oxygen Demand (COD), Total Dissolve Solid (TDS) dan Logam Kromium Heksavalen (Cr VI) dari air Sungai Bengawan Solo sebagai pemantauan dan pengawasan untuk mengetahui kondisi kualitas air. Analisis kadar COD dengan metode refluks tertutup secara Spektrofotmetri UV-Vis diperoleh hasil sebesar 188,4 mg/L. Analisis kadar TDS dengan metode gravimetri diperoleh hasil sebesar 5.134 mg/L dan analisis kadar Cr-VI secara spektrofotometri UV-Vis dan diperoleh hasil -2,645 mg/L. Kadar negatif dikarenakan hasilnya dibawah MDL sehingga sampel tersebut tidak dapat dideteksi. Berdasarkan Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 02 Tahun 2008 standar baku mutu air sungai kelas III untuk parameter COD sebesar 100 mg/L dan TDS sebesar 2.000 mg/L dan untuk parameter Cr-VI sebesar 1 mg/L. Kadar COD dan TDS melebihi standar baku mutu air sehingga air Sungai Bengawan Solo tersebut tidak dapat digunakan sebagai pembudidaya ikan air tawar, peternakan, pengairan dan/atau peruntukan lain.
Pengaruh Kadar Air dalam Tanah Terhadap Kadar C-Organik dan Keasaman (pH) Tanah IKA YANTI; Yuvia Rafi Kusuma
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) Volume 6, ISSUE 2, 2021
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.12 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol6.iss2.art5

Abstract

Pengaruh kadar air terhadap kandungan C-Organik tanah dan keasaman pH tanah dilakukan dengan mengukur kandungan C-Organik tanah menggunakan metode Walkley dan Black sedangkan penentuan keasaman pH tanah dilakukan dengan menggunakan pendekana analisis pH actual (H2O) dan pH pontesial (pH KCl). Kadar air dalam sampel tanah paling tinggi sebesar 20% dengan kadar C-Organik tanah 59,300%, keasamann pH H2O 3,114 dan pH KCl 1,759. Sedangkan kadar air dalam sampel tanah paling rendah sebesar 13% dengan kadar C-Organik tanah 48,640%, keasamann pH H2O 3,359 dan pH KCl 2,062. Kandungan air (kadar air) di dalam tanah mempengaruhi kadar C-Organik tanah dan keasaman pH tanah. Semakin besar kadar air maka semakin tinggi pula kadar C-Organik Tanah dan semakin masam keasaman pH tanah.
Analisis Kadar Nitrogen Total pada Pupuk Padat dengan Metode Kjedahl di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta Febi Indah Fajarwati; Athalia Tasya Hermawati; Sri Widada
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH (IJCR) Volume 6, ISSUE 2, 2021
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.434 KB) | DOI: 10.20885/ijcr.vol6.iss2.art4

Abstract

Telah dilakukan analisis penentuan kadar N-Total dalam pupuk di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar nitrogen total dalam sampel pupuk. Analisis kadar nitrogen dalam pupuk dilakukan dengan mengggunakan Metode Kjeldahl. Prinsip penentuan nitrogen total dengan metode Kjeldahl adalah nitrogen dalam sampel pupuk dihidrolisis dengan asam sulfat pekat membentuk senyawa amonium sulfat. Produk hasil destruksi yaitu senyawa ammonium sulfat didestilasi dalam suasana basa yang kemudian ditampung dengan asam borat. Destilat yang dihasilkan dititrasi dengan larutan asam sulfat sampai terjadi perubahan warna hijau menjadi merah muda. Dari hasil kadar N-Total didapatkan yaitu pada sampel PO.207 dengan N-Total 1,8136%, PO.208 dengan N-Total 1,5597%, PO.209 dengan N-Total 1,5489%, PO.210 dengan N-Total 1,385%, PO.211 dengan NTotal 1,1292% dan PO.212 dengan N-Total 2,2401%.

Page 1 of 1 | Total Record : 7