cover
Contact Name
Fahmi Ali Hudaefi
Contact Email
syariah.economicsiaid@gmail.com
Phone
+6281323444351
Journal Mail Official
syariah.economicsiaid@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kiai Ahmad Fadlil, No. 8, Ciamis Jawa Barat
Location
Kab. ciamis,
Jawa barat
INDONESIA
Syari'ah Economics
ISSN : -     EISSN : 28078942     DOI : https://doi.org/10.36667/se
Core Subject : Economy,
Syariah Economics (e-ISSN 2807-8942) is a scientific journal published by the Faculty of Islamic Economics and Business, Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis, West Java, INDONESIA. Journal of Syariah Economics is an online journal to disseminate field research and conceptual ideas in the field of Sharia economics (Islamic economics, Islamic public finance, Islamic finance, Islamic accounting, Islamic business ethics, Islamic banking, Islamic insurance, Islamic human resource management, Islamic microfinance, Islamic capital market, other relevant Islamic economic and financial studies)
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 2 (2025): Islamic Economic Studies" : 2 Documents clear
Mediasi Mediasi Sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah di Indonesia Mumtahaen, Ikmal; Romli, Muhammad; Yasin, Muhammad Kaharuddin
Syari'ah Economics Vol 9 No 2 (2025): Islamic Economic Studies
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam, Ciamis, Jawa Barat, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36667/se.v9i2.2272

Abstract

Penyelesaian sengketa di sektor ekonomi Islam membutuhkan mekanisme yang efisien dan efektif. Mediasi, sebagai alternatif penyelesaian sengketa (ADR), menawarkan solusi damai yang mengutamakan musyawarah, keadilan, dan menjaga hubungan baik antar para pihak. Dalam konteks ekonomi Islam, mediasi dianggap lebih tepat karena menghindari konflik, mempercepat proses penyelesaian, serta mengurangi biaya dan waktu dibandingkan dengan litigasi yang panjang di pengadilan. Biaya dan hasil persidangan identik dengan hasil menang atau kalah bagi masing-masing pihak. Penelitian ini bertujuan untuk membahas konsep, keunggulan, dan implementasi mediasi dalam menyelesaikan sengketa ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi hukum normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi memiliki potensi yang signifikan untuk mendukung keadilan dalam penyelesaian sengketa ekonomi Islam berdasarkan nilai-nilai Islam. Optimalisasi peran mediator bersertifikat dan peningkatan kesadaran masyarakat merupakan kunci keberhasilan mediasi dalam sistem penyelesaian sengketa ekonomi Islam di Indonesia. Kata Kunci: Mediasi, Penyelesaian Sengketa, Ekonomi Islam
Peran Keuangan Syariah dalam Mendorong Inklusi Keuangan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat di Era Digital Maulana, Deni; Sudrajat, Dede
Syari'ah Economics Vol 9 No 2 (2025): Islamic Economic Studies
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam, Ciamis, Jawa Barat, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36667/se.v9i2.2298

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran keuangan syariah dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi umat di era digital. Digitalisasi sektor keuangan telah menciptakan peluang baru bagi lembaga keuangan syariah untuk memperluas akses layanan keuangan, khususnya bagi kelompok masyarakat yang selama ini belum terjangkau oleh sistem keuangan formal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan, yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan laporan lembaga resmi nasional maupun internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa keuangan syariah, melalui prinsip keadilan, transparansi, dan integrasi antara fungsi komersial dan sosial, memiliki potensi besar dalam meningkatkan inklusi keuangan. Digitalisasi perbankan syariah dan fintech syariah terbukti mampu menurunkan biaya transaksi, memperluas jangkauan layanan, serta mendukung pembiayaan UMKM dan pengelolaan keuangan sosial Islam secara lebih efektif. Meskipun demikian, pengembangan keuangan syariah digital masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi keuangan, keterbatasan infrastruktur digital, serta kebutuhan akan regulasi yang adaptif. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan ekosistem keuangan syariah digital yang inklusif memerlukan sinergi antara pemerintah, regulator, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat untuk mewujudkan pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 2