cover
Contact Name
Joseph Christ Santo
Contact Email
jx.santo@gmail.com
Phone
+6287836107190
Journal Mail Official
jurnalmiktab@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Solo - Purwodadi km 6, Sugihwaras, Wonorejo, Kec. Gondangrejo, Kab. Karanganyar
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
Miktab: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani
ISSN : -     EISSN : 27982084     DOI : -
Core Subject : Religion,
Miktab adalah jurnal ilmiah teologi dengan warna Pentakosta, merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi dan pelayanan Kristiani, yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Torsina. Focus dan Scope penelitian Miktab adalah: Teologi Biblikal; Teologi Sistematika; Isu-isu Teologi; Pelayanan Kristiani Miktab menerima artikel dari mahasiswa, dosen, dan peneliti teologi yang ahli di bidangnya, dari segala institusi teologi, baik dari dalam maupun luar negeri. Artikel dari kepenulisan bersama mahasiswa dan dosen menjadi prioritas untuk diproses sepanjang sesuai focus & scope. Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya dalam proses peer-review sebelum diterbitkan.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021" : 6 Documents clear
Studi Eksposisi Gembala Menurut Yehezkiel 34 dan Aplikasinya bagi Gembala Sidang Masa Sekarang Arnadyah Tiatira Hera Sukmani; Tonny Mulia Hutabarat; Sigit Ani Saputro
Miktab: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Torsina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.64 KB)

Abstract

Gembala sidang merupakan pemimpin pastoral yang profesional dan mengabdikan diri pada pelayanan dan panggilan Tuhan. Keseluruhan Alkitab mencatat profesi penggembala, mulai dari penggembala domba dan penggembala umat. Klasifikasi gembala yang baik dan jahat tercatat dalam Yehezkiel 34. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kepustakaan. Hasil dari penelitian ini berupa ucapan atau tulisan yang diamati dalam konteks tertentu dengan tujuan menjelaskan gembala yang baik dan jahat menurut Yehezkiel 34 dan menjelaskan relevansi bagi gembala sidang. Proyeksi hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi pengertian gembala yang ideal bagi gembala sidang di masa sekarang yang dengar-dengaran akan Tuhan, melakukan penggembalaan berupa pembimbingan, rekonsiliasi, pemberitaan firman, juga mendorong gembala melakukan kunjungan, melakukan konseling dengan etika yang benar, mengelola berkat Tuhan serta mencari yang terhilang.
Makna Kedewasaan Rohani Dalam Ibrani 5:11-14 Maria Demarson Adu; Asih Rachmani Endang Sumiwi; Paulus Purwoto
Miktab: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Torsina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.772 KB)

Abstract

Fakta bahwa ada orang Kristen yang sangat mudah beralih keyakinan menimbulkan pertanyaan seputar kedewasaan rohani mereka. Di sisi lain Ibrani 5:11-14 menuliskan tentang perlunya seorang Kristen bertumbuh secara rohani. Hal ini mendorong peneliti untuk menemukan makna kedewasaan rohani dalam Ibrani 5:11-14 dan penerapannya bagi orang percaya pada masa kini. Peneliti menggunakan metode deskriptif melalui studi pustaka untuk menjawab masalah tersebut. Dari penelitian yang dilakukan penulis dapat menarik kesimpulan bahwa orang percaya masa kini dikatakan memiliki kedewasaan rohani jika ia memiliki iman yang kokoh, memiliki karakter Kristus, memiliki kesetiaan dalam pelayanan, memiliki perspektif hidup seperti Kristus, serta berfokus hanya kepada kebenaran Firman Tuhan.
Tantangan Humanisme dalam Era Disrupsi Sebagai Sosio-Pluralisme Iman Kristen Yonathan Wingit Pramono; Aji Suseno
Miktab: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Torsina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.773 KB)

Abstract

Humanisme adalah sebuah topik yang selalu menuai perdebatan, kata ini bukanlah sebuah istilah dengan pemaknaan tunggal yang mudah disepakati. Era disrupsi menjadi fokus yang utama seiring dengan perkembangan teknologi media masa secara daring dibandingkan dengan humaniora, dan sejarah. Dalam pembahasan tulisan ini akan meneliti dan membahas tantangan humanisme dalam era disrupsi sebagai sosio pluralisme iman Kristen. Metode penulisan yang dipergunakan dalam penelitian paper ini adalah penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan kesimpulan tantangan humanisme dalam era disrupsi sebagai sosio pluralisme iman Kristen bagi kehidupan manusia dalam pandangan sosiologis, melalui setiap perkembangan teknologi manusia akan mengalami perubahan yang sekarang dikenal dengan disrupsi. Dimana era disrupsi membawa perubahan di semua aspek kehidupan manusia, yang berdampak pada perubahan tatanan sosial secara struktural. Humanisme menekankan   otonomi   manusia   sebagai penentu     diri     sendiri     dalam     segala aspeknya. Sosio pluralisme yang dipayungi   oleh   ide   humanisme   sering menggiring manusia kepada kebergantungan   pada   diri   sendiri   dan sangat individualistik. Mereka tidak ingin control   dari   luar,   bahkan   oleh   Allah sekalipun. Dalam  hal  ini, harus dipahami dalam Iman Kristen dengan nilai-nilai  Kristen  yang  bersumber  dari kebenaran Allah. 
Gereja Menghadapi Era Masyarakat 5.0: Peluang dan Ancaman Joseph Christ Santo
Miktab: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Torsina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.718 KB)

Abstract

Gereja adalah komunitas orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus, dan komunitas ini tidak dapat dipisahkan dari masyarakat dunia yang selalu berubah. Perubahan yang terjadi dan harus disikapi adalah transisi menuju era baru yang dikenal dengan Society 5.0. Gereja tidak bisa acuh tak acuh dalam menghadapi era baru ini. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan peluang dan ancaman gereja. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif berdasarkan literatur dan observasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja perlu meningkatkan sumber dayanya untuk memanfaatkan peluang dan mengatasi ancaman, sehingga tidak mati karena memiliki antisipasi yang baik. Gereja harus mengikuti perkembangan agar tetap relevan dengan orang-orang yang hidup di Era Society 5.0.
Pengaruh Pemahaman Tentang Gaya Hidup Kristen Menurut Mazmur 15:1-5 Terhadap Perilaku Pergaulan Mahasiswa STT Torsina Hairunisa S; Asih Rachmani Endang Sumiwi; Yusak Sigit Prabowo
Miktab: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Torsina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.903 KB)

Abstract

Penelitian ini dibuat dengan tujuan mengetahui kategori pemahaman Mahasiswa STT Torsina tentang Gaya Hidup Kristen menurut Mazmur 15:1-5 dan mengetahui kategori tingkat perilaku pergaulan yang dilakukan oleh mahasiswa STT Torsina serta mengetahui kategori pengaruh pemahaman tentang gaya hidup Kristen menurut Mazmur 15:1-5 terhadap perilaku pergaulan mahasiswa STT Torsina tahun 2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dengan menggunakan skala Likert. Hasil uji statistik deskriptif terhadap variabel Pemahaman tentang Gaya Hidup Kristen menurut Mazmur 15:1-5 (X) menunjukkan kategori tinggi. Hasil uji statistik deskriptif terhadap variabel Perilaku Pergaulan Mahasiswa STT Torsina tahun 2020 (Y) menunjukkan kategori sedang menuju tinggi. Hasil uji regresi sederhana variabel X terhadap variabel Y, diperoleh hasil pemahaman tentang gaya hidup Kristen menurut Mzmur 15:1-5 terhadap perilaku pergaulan mahasiswa STT Torsina tahun 2020 ada pada tingkat berpengaruh kuat.
Kajian Teologis Model Penginjilan Rasul Paulus Dalam Kitab Kisah Para Rasul Pasal 8-28 dan Implementasinya Bagi Penginjilan Gereja Adi Tena Bolo; Paulus Purwoto; Sigit Ani Saputro
Miktab: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Torsina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.849 KB)

Abstract

Salah satu cara dalam menjalankan amanat agung adalah dengan menerapkan sebuah cara atau metode sebagai landasan utama dalam praktiknya. Alkitab juga mencatat bagaimana rasul Paulus menjalankan misi dan strateginya dalam memperluas Injil Kerajaan Allah. Model-model ini tertuang dalam tiga model yaitu model perjalanan pertama, perjalanan kedua, dan perjalanan ketiga. Gereja saat ini juga bisa menerapkan ketiga macam model ini untuk melakukan penginjilan, bukan hanya itu dalam pengembangan pos penginjilan juga sangat baik dilakukan dengan menerapkan model penginjilan Paulus.

Page 1 of 1 | Total Record : 6