cover
Contact Name
Nike Vonika
Contact Email
jurnalrehsos@gmail.com
Phone
+6281220025612
Journal Mail Official
penerbitstks@gmail.com
Editorial Address
Politeknik Kesejahteraan Sosial Jl. Ir. H. Juanda No. 367 Kota Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan)
ISSN : 26856700     EISSN : 26856719     DOI : 10.31595/biyan
Core Subject : Social,
Visi: Menjadi Jurnal Ilmiah Bidang Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial yang Berkualitas dan Mempunyai Kontribusi dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pengembangan Teknologi Pekerjaan Sosial di Indonesia Misi: Mempublikasikan karya ilmiah yang mutakhir dalam bidang kebijakan dan pelayanan pekerjaan sosial untuk kepentingan penerapan teknologi pekerjaan sosial di Indonesia. Tujuan: Meningkatkan aksesibilitas informasi dan literasi masyarakat dalam bidang kebijakan dan pelayanan pekerjaan sosial di era industri 4.0. Ruang Lingkup: > Pengembangan teknologi kebijakan sosial > Pengembangan teknologi pelayanan sosial
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2020): BIYAN" : 5 Documents clear
PENGEMBANGAN JARINGAN SOSIAL (SOCIAL NETWORK)KELOMPOK USAHA BERSAMA DAHLIA BERKARYADI KELURAHAN KARANG PAMULANG KECAMATAN MANDALAJATI KOTA BANDUNG Mohammad Fahmi Iryana; Lina Favourita, Ph.D; Meilani Setiamanah Setiamanah, MS., Ph.D
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 2 No 1 (2020): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.586 KB) | DOI: 10.31595/biyan.v2i1.242

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami jaringan sosial KUBE Dahlia Berkarya dalam mengembangkan ekonomi lokal untuk mengentaskan kemiskinan khususnya PRSE di RW 08 Kelurahan Karang Pamulang Kecamatan Mandalajati merupakan fokus dalam pengembangan jaringan sosial dari penelitian ini. Tujuan penelitian ini menggambarkan desain pengembangan jaringan sosial dan mengevaluasi implementasi akhir.Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan (action research). Informan dalam penelitian ini adalah pengurus, anggota KUBE, dan tokoh masyarakat di wilayah RW 08 Kelurahan Karang Pamulang Kecamatan Mandalajati Kota Bandung. Sumber data diperoleh dari data primer dan sekunder. Data primer berasal dari anggota dan pengurus KUBE Dahlia Berkarya maupun tokoh masyarakat yang peduli keberadaan KUBE Dahlia Berkarya. Data sekunder adalah dokumen yang terkait dengan KUBE Dahlia Berkarya yang dibutuhkan untuk kelengkapan penelitian. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi, observasi, wawancara, diagram venn, Focus Group Discusison).Pengembangan jaringan sosial (Social Network) yakni melibatkan berbagai pihak dalam kegiatan yang dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD), rencana program dilanjutkan implementasi program. Implementasi program terdiri atas kegiatan pemetaan jaringan sosial KUBE, Penetapan Jaringan Sosial KUBE, Penguatan kepercayaan pihak lain terhadap KUBE dan Penguatan Kerjasama pihak lain terhadap KUBE. Kegiatan implementasi tersebut melibatkan Dinas UMKM, Dinas Kesehatan Kota Bandung.Hasil implemenasi model dari pengembangan jaringan dapat diketahui bahwa KUBE Dahlia Berkarya mengalami peningkatan pengetahuan terhadap sistem sumber yang dapat dimanfaatkan. Kemudian KUBE Dahlia Berkarya dalam proses menjalin kepercayaan dengan membuat legalitas produk KUBE Dahlia Berkarya melalui Dinas UMKM dan Dinas Kesehatan. Sudah melakukan kerjasama dalam pemasaran di wilayah Kelurahan Karang Pamulang. Dari jaringan tersebut telah membawa perubahan terhadap perkembangan KUBE Dahlia Berkarya dan pertumbuhan ekonomi warga di RW 08 secara perlahan-lahan. Kata Kunci : Keluarga miskin, Kelompok Usaha Bersama, Jaringan Sosial
MANAJEMEN PUSAT KESEJAHTERAAN SOSIAL DESA SEKARWANGI KECAMATAN SOREANG KABUPATEN BANDUNG Annisa Purnamawati Putri; Didiet Widiowati; Dede Kuswanda
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 2 No 1 (2020): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.377 KB) | DOI: 10.31595/biyan.v2i1.243

Abstract

Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) merupakan organisasi berbasis masyarakat yang memiliki peran dalam penanganan kemiskinan di tingkat desa/kelurahan. Nilai strategis Puskesos yaitu adanya Basis Data Terpadu (BDT) yang memuat data warga miskin dan rentan miskin di desa/kelurahan. Puskesos juga merupakan organisasi yang menggunakan pendekatan single window services untuk penyaluran bantuan sosial. Optimalisasi fungsi Puskesos salah satunya dapat dilihat dari perspektif manajemen. Penelitian ini menjabarkan manajemen Puskesos Exen-Bersama serta penerapan Model ARC untuk peningkatan efektivitas manajemen Puskesos. Manajemen Puskesos dilihat dari tingkah laku manajerial dan komponen organisasi yang terdiri dari institutional subsystem, management subsystem, dan production subsystem. Penelitian aksi dan tindakan digunakan sebagai metode penelitian serta melibatkan penerapan teknik penelitian partisipatif. Intervensi yang telah dilakukan berdampak pada perubahan pada tiga komponen organisasi berupa pengukuhan Peraturan Desa tentang Puskesos, manajemen data warga Desa Sekarwangi, dan data warga yang dapat diakses cepat. Penelitian ini memberi gambaran bahwa Puskesos sebagai organisasi pelayanan manusia dapat berperan lebih efektif dengan melakukan pembenahan aspek-aspek manajemen. Kata Kunci: Puskesos; Manajemen; single window services; Model ARC
PENGUATAN KAPASITAS PENGURUS REHABILITASI BERBASIS MASYARAKAT DALAM PELAYANAN DISABILITAS MENTAL DI DESA Puspitasari Nurul Darojati Prayoga; Rini Hartini Rinda Andayani; Dorang Luhpuri
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 2 No 1 (2020): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.296 KB) | DOI: 10.31595/biyan.v2i1.244

Abstract

Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) merupakan organisasi lokal yang dikelola oleh masyarakat untuk memberikan pelayanan bagi disabilitas mental. Hal tersebut menjadi dasar pertimbangan pelaksanaan intervensi dengan asumsi bahwa layanan-layanan yang sudah tersedia dalam organisasi RBM perlu ditingkatkan melalui penguatan kapasitas organisasi dan sumber daya yang tersedia. Penguatan kapasitas sendiri adalah penciptaan suatu kemampuan untuk menciptakan sebuah keberhasilan melalui sebuah tindakan-tindakan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji mengenai: 1) pelayanan RBM sebelum penguatan kapasitas 2) proses intervensi penguatan kapasitas dan 3) pelayanan RBM setelah penguatan kapasitas. Metode dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan desain action research. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Teknik WawancaraMendalam (Indepth Interview), Observasi Partisipatif (Partisipative Observation), Penilaian Kapasitas (PEKA) dan Focus Group Discussion (FGD). Selanjutnya hasil penelitian ini diuraikan menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah penguatan kapasitas kepada pengurus RBM, pemberian pelayanan RBM Desa Kebonjati bagi disabilitas mental semakin meningkat dan berkembang ke arah yang lebih baik. Penguatan yang telah dilakukan meningkatkan pengetahuan pengurus RBM tentang disabilitas mental dan penangannya serta meningkatkatnya keterampilanketerampilan pengurus dalam melakukan pelayanan. Keterampilan yang dimaksud adalah keterampilan identifikasi dan asesmen, keterampilan perencanaan kerja, keterampilan perluasan jejaring kerja, keterampilan pencatatan dan pelaporan (recording), dan keterampilan penggalangan dana (fundrising). Kata kunci: Penguatan Kapasitas, Rehabilitasi Berbasis Masyarakat, Pelayanan Disabilitas Mental
AKSESIBILITAS PENYANDANG DISABILITAS FISIK TERHADAP PEKERJAAN DI KELURAHAN CIPAISAN KECAMATAN PURWAKARTA KABUPATEN PURWAKARTA Edi Chandra Juliansyah Lubis; Meiti Subardhini; Dorang Luhpuri
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 2 No 1 (2020): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.896 KB) | DOI: 10.31595/biyan.v2i1.245

Abstract

Setiap penyandang disabilitas khususnya penyandang disabilitas fisik memiliki hak dalam pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aksesibilitas fisik dan non fisik terhadap pekerjaan bagi penyandang disabilitas fisik Aksesibilitas fisik berkaitan dengan sarana dan pra sarana yang aksesibel bagi penyandang disabilitas fisik, sehingga memberikan kemudahan dalam memanfaatkan fasilitas yang ada. Aksesbilitas non fisik dalam bidang pekerjaan seperti terwujudnya lapangan pekerjaan, tidak adanya diskriminasi dan terciptanya lingkungan yang ramah bagi penyandang disabilitas fisik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Sumber data yang digunakan dalam penelitian diperoleh dari hasil indepth interviewdengan 2 informan utama dan 7 informan pendukung yang dipilih secara purposive karena terlibat langsung dalam kegiatan masyarakat. Tahapan menguji keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi. Data tersebut dianalisis secara kualitatif dan disajikan dalam bentuk narasi, kutipan wawancara, serta penarikan kesimpulan. Hasil dari pelaksanaan penelitian menggambarkan belum adanya payung hukum yang jelas ditingkat daerah bagi penyandang disabilitas menjadi salah satu faktor penyebab serta dunia usaha lokal yang belum memahami keberadaan penyandang disabilitas. Faktor intenal juga menjadi penghambat dalam menjangkau pekerjaan, dimana konsep diri penyandang disabilitas fisik yang lemah seperti rasa percaya diri dan motivasi bekerjanya rendah. Peneliti melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama stakeholders terkait dimana salah satunya membahas hak penyandang disabilitas dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas. Kendala yang dihadapi dalam FGD terkait penempatan kerja yang tepat bagi penyandang disabilitas fisik. Hasil FGD tersebut adanya kesempatan kerja yang diberikan oleh aparat pemerintah dan dunia usaha dengan dibekali pelatihan keterampilan terlebih dahulu. Kata Kunci: Aksesibilitas, Pekerjaan, Penyandang Disabilitas Fisik, Konsep Diri, Focus Group Discussion (FGD)
PENGARUH ATTACHMENT BASED FAMILY THERAPY (ABFT) TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR ANAK PESERTA ULIN DIAJAR BABARENGAN (UDIBA) DI DESA LEMBANG KEC. LEMBANG KAB. BANDUNG BARAT Bayu Bagaskoro
Jurnal Ilmiah Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan) Vol 2 No 1 (2020): BIYAN
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.041 KB) | DOI: 10.31595/biyan.v2i1.246

Abstract

Salah satu masalah sosial yang banyak menjadi perbincangan di Indonesia adalah masalah anak putus sekolah. Hal ini dikarenakan banyak anak-anak yang tidak mendapatkan haknya sebagai anak, yaitu hak untuk mendapatkan kasih sayang, hak bermain, hingga hak untuk mendapatkan pendidikan formal, namun sayangnya banyak orangtua yang tidak memenuhi hak anak tersebut, terutama hak untuk mendapatkan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh terapi Attachment Based Family Therapy (ABFT) yang berpengaruh pada peningkatan motivasi belajar. Subyek dalam penelitian ini adalah anak putus sekolah yang mengikuti kegiatan Ulin Diajar Babarengan (UDIBA) yaitu subyek ER dan DA. Fokus dalam penelitian ini adalah peningkatan motivasi belajar yang dipengaruhi oleh attachment orang tua. Aspek dalam motivasi belajar yaitu frequensi kehadiran dan intensitas mengerjakan tugas. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian Single Subjek Desain (SSD). Model penelitian yang digunakan yaitu A-B-A yang terjadi dari tiga fase anatara lain Fase A1 (baseline), Fase b (Intervensi), dan fase A2 (hasil). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, pengisian angket atau questioner, wawancara tidak terstruktur dan, studi dokumen. Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara perhitungan rumus dua standar deviasi (2SD) dan analisis kecenderungan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Attachment Based Family Theapy (ABFT) efektif dalam meningkatkan motivasi belajar subyek ER dan DA. Jumlah frequensi kehadiran di UDIBA dan intensitas mengerjakan tugas menunjukkan adanya peningkatan. Hasil pengujian melalui dua standar deviasi (2SD) menunjukkan Perbandingan yang signifikanterhadap peningkatan motivasi belajar, kemudian analisis kecenderungan data menunjukkan adanya trend meningkat. Kata Kunci : Attachment Based Family Therapy (ABFT);Motivasi Belajar; Anak Putus Sekolah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5