cover
Contact Name
HANDOYO WIRASTOMO
Contact Email
jabb.fisipol.ummat@gmail.com
Phone
+6287864591011
Journal Mail Official
jabb.fisipol.ummat@gmail.com
Editorial Address
JL. KH. AHMAD DAHLAN NO 1 PAGESANGAN, MATARAM, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal of Applied Business and Banking (JABB)
ISSN : 2775622X     EISSN : 2723634X     DOI : https://doi.org/10.31764/jabb.v2i2.5541
Core Subject : Social,
Manajamen Pemasaran Manajemen Operasi Manajemen SDM Manajemen Keuangan Manajemen Strategis Manajemen Sistem Informasi Manajemen Sistem Bisnis Leadership Sistem Bisnis Etika Bisnis Hukum Bisnis Entrepreneurship Administrasi Bisnis Pada UMKM Administrasi Bisnis Administrasi Bisnis Syari’ah
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2024): Maret" : 10 Documents clear
PENGARUH PEMIMPIN PEREMPUAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN STRATEGIS GREEN BUSINESS TriYunarni, Baiq Reinelda; Sudarta, Sudarta; Hadi, Sulhan; Eikman, Alfian; Indra Ningsih, Nurul Hidayati
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v5i1.22533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gender CEO dan keberagaman gender dalam susunan dewan komisaris terhadap kebijakan strategis green business perusahaan. Melalui pendekatan Teori Upper Echelons, penelitian ini mengungkap bahwa karakteristik manajerial, termasuk gender CEO, dapat mempengaruhi keputusan strategis perusahaan. CEO perempuan cenderung memiliki orientasi pemangku kepentingan yang lebih kuat dan lebih peka terhadap isu lingkungan, sementara perusahaan yang menerapkan green business biasanya diarahkan oleh tekanan dari stakeholder dan perhatian terhadap isu lingkungan. Dalam hal keberagaman gender dalam susunan dewan komisaris, kehadiran perempuan di dewan komisaris dapat mempengaruhi kebijakan strategis perusahaan menuju green business.Penelitian ini menggunakan kerangka konsep Teori Upper Echelons dan premis bounded rationality untuk memahami bagaimana interpretasi individu manajemen puncak mempengaruhi keputusan strategis perusahaan. Data dikumpulkan melalui studi literatur yang melibatkan penelitian sebelumnya tentang hubungan antara gender, kepemimpinan, dan keputusan strategis. Selain itu, juga dilakukan analisis terhadap laporan keuangan dan laporan keberlanjutan perusahaan-perusahaan yang dipimpin oleh CEO perempuan dan perusahaan dengan keberagaman gender dalam susunan dewan komisaris.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CEO perempuan cenderung mengambil keputusan strategis untuk mengarahkan perusahaan ke arah green business. Mereka lebih berorientasi pada pemangku kepentingan dan memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap isu lingkungan. Selain itu, keberagaman gender dalam susunan dewan komisaris juga berperan penting dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan. Semakin beragam gender dalam susunan dewan komisaris, semakin besar kemungkinan perusahaan mengadopsi kebijakan strategis untuk menerapkan green business.
PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN NON FINANSIAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. ASTRA MOTOR CABANG MATARAM Wirastomo, Handoyo; Maniza, Lalu Hendra
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v5i1.22956

Abstract

Sumber daya manusia merupakan unsur yang penting dalam organisasi bisnis, sebab efektifitas sebuah organisasi bisnis sangat dipengaruhi oleh perilaku manusia yang ada didalamnya. Oleh sebab itu pengelolaan dan pemberdayaan kualitas sumber daya manusia harus mendapat perhatiaan yang besar dari pihak pimpinan dalam suatu organisasi perusahaan. Peningkatan kualitas sumber daya manusia bertujuan untuk mengubah perilaku dan daya pikir manusia kearah perilaku yang lebih mampu dalam melaksanakan aktivitas di dalam melaksanakan tugas rutin maupun tanggung jawab kepada perusahaan secara menyeluruh. Sistem pemebrian kompensasi berpotensi sebagai salah satu sarana terpenting dalam membentuk perilaku dan mempengaruhi kinerja karyawan. Namun demikian banyak organisasi mengabaikan potensi tersebut dengan suatu persepsi bahwa “kompensasi tidak lebih sekadar a cost yang harus diminimisasi”. Tanpa disadari beberapa organisasi yang mengabaikan potensi penting dan berpersepsi keliru telah menempatkan sistem tersebut justru sebagai sarana meningkatkan perilaku yang tidak produktif atau counter productive. Akibatnya muncul sejumlah persoalan personal misalnya low employee motivation, poor job performance, high turn over, irresponsible behaviour dan bahkan employee dishonestry yang diyakini berakar dari sistem kompensasi yang tidak proporsional. Penelitian ini dilakuakan di PT. Astra Motor Cabang Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif dengam menggunakan respoden 60 orang. Hasil dari penelitian ini adalah variabel kompensasi non pinansial (suasana kerja, lahan parkir, jenjang karir, pelatihan) dan kompensasi pinansial (gaji, insentif, tunjangan). Pada tingkat kepercayaan 95% (α =5%) diperoleh hasil F hitung yang lebih besar dari nilai Ftabel sebesar  ini berarti bahwa variabel kompensasi non pinansial (suasana kerja, lahan parkir, jenjang karir, pelatihan) dan kompensasi pinansial (gaji, insentif, tunjangan) berpengaruhterhadap varibel kinerja (Y). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kompensasi non pinansial (suasana kerja, lahan parkir, jenjang karir, pelatihan) dan  kompensasi pinansial (yang terdiri dari gaji, insentif, tunjangan) berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. Astra Motor Cabang Mataram
Strategi Dinas Pariwisata Provinsi NTB Dalam Mempromosikan Distinasi Wisata Halal dan kuliner halal Di Kota Mataram Aini, Nur; Hulaimi, Ahmad
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v5i1.22536

Abstract

Wisata halal adalah semua tindakan atau aktivitas yang diperbolehkan menurut ajaran islam dalam industri pariwisata sedangkan pariwisata halal adalah kunjungan wisata dengan destinasi industry yang menyiapkan fasilitas produk pelayanan dan pengelolaan pariwisata yang memenuhi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif di mana data dikumpulkan dari studi pustaka, observasi dan juga wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah untuk menunjang peningkatan infrastruktur pada objek-objek wisata, menciptakan panduan pengaturan dan pengawasan iklim bisnis di bidang pariwisata halal, dan juga mengembangkan kerjasama dengan BPPD, IHRA, ASITA dan lembaga terkait lainnya. hambatan yang dihadapi pemerintah daerah terkait dengan terbatasnya jumlah objek wisata yang dimiliki kota Mataram terutama jika dibandingkan dengan daerah lain yang ada di Indonesia, sumber daya manusia yang tidak memadai untuk pariwisata, terbatasnya jumlah ahli pariwisata, terbatasnya sarana dan prasarana dalam objek, kurangnya kesadaran publik tentang pentingnya pariwisata khususnya wisata halal, dan kurangnya pengelolaan pedagang kaki lima di objek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk:  (1) mengetahui strategi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB dalam mempromosikan wisata halal, dan (2) untuk mengetahui apa saja tantangan dalam mempromosikan Destinasi Wisata Halal. Studi ini memberikan beberapa rekomendasi. Pertama, diharapkan bahwa pemerintah daerah meningkatkan promosi terutama pada atraksi atau objek yang masih belum diketahui oleh banyak Wisatawan dan masyarakat, agar memahami apa arti wisata halal dan wisata reliji serta bisa membedakan wisata halal dan konvensional.
Aktivitas Branding dengan Triple Bottom Line: Analisis Program Corporate Social Responsibility (CSR) Hotel Santika Mataram Burhan, Muhammad Rahmatul; Sari, Sandra Ligia; Jumadinata, Muhammad Rio
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v5i1.23046

Abstract

Hotel Santika Mataram secara konsisten melakukan CSR. Mengingat pentingnya CSR sebagai salah satu langkah strategi branding perusahaan, masalah yang disoroti ialah apakah CSR yang dilakukan memenuhi aspek Triple Bottom Line. Sehingga penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hal tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan Studi Kasus yang menggunakan interactive model sebagai analisis data. Hasil menunjukkan kegiatan CSR yang dilakukan Hotel Santika Mataram lebih berorientasi pada aspek sosial atau aspek People dalam Triple Bottom Line. Aspek Planet dan Profit tetap dilaksanakan dengan frekuensi yang tidak dominan. Saran yang direkomendasikan dengan membentuk tim CSR khusus untuk menunjukkan komitmen perusahaan kepada khalayak sehingga dapat meningkatkan citra positif perusahaan.
STRATEGI PEMASARAN PRODUK FUNDING DAN KONSUMER PADA BSI KC MATARAM PEJANGGIK 2 Nusantara, Bagas Wahyu
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v5i1.22774

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana strategi pemasaran produk funding dan konsumer digunakan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam upaya mempercepat perkembangan dan penetrasi pasar perbankan syariah di Indonesia dengan objek penelitian adalah BSI Kantor Cabang (KC) Mataram Pejanggik 2, NTB.Metodologi penelitian yang digunakan Adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung di BSI KC Mataram Pejanggik 2, sedangkan data sekunder diperoleh melalui analisa literatur.Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa dalam pemasaran produknya, BSI menerapkan skema penghimpunan dana (funding) dan skema penyaluran dana (lending). Strategi pemasaran BSI dilakukan dengan inovasi teknologi yang terintegrasi dan pendekatan kepada nasabah dan/atau institusi yang belum menggunakan jasa BSI. Layanan seperti E-banking, M- banking, Host to Host payment (H2H) yang memberi kemudahan pembayaran institusi, pengelolaan dana instansi, serta program Hijrah dengan rate penawaran yang menarik adalah bentuk eksekusi strategi pemasaran dalam memperluas pangsa pasar BSI. BSI KC Mataram Pejanggik 2 saat ini berada dalam fase pertumbuhan dengan pendekatan yang agresif, yang ditunjukkan dengan peningkatan jumlah nasabah BSI, baik perorangan maupun korporat, dan belum ada hambatan yang berarti yang teridentifikasi melalui analisis SWOT.
KONTRIBUSI SUPPLIER IKAN DALAM MENGURANGI PENGANGGURAN DAN MEMAJUKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT BATU RIMPANG, LOMBOK TIMUR Marjan, Marjan
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v5i1.23504

Abstract

Dalam penelitian ini dilator belakangi oleh kontribusi supplier ikan dalam mengurangi pengangguran dan memajukan perekonomian masyarakat Batu Rimpang di Kecamatan keruak. Fokus kajian dalam penelitian ini adalah bagaimana kontribusi supplier ikan dalam mengurangi pengangguran dan memajukan perekonomian yang ada di Kecamatan Keruak khususnya di Batu Rimpang, yang dimana daerah tersebut menjadi pusat penyuplai ikan yang paling banyak jumlahnya. Jenis dalam penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan, dengan metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 orang penyuplai ikan yang menjadi sumber informasi terkait pendapatan supplier ikan per harinya. Dalam teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data dalam data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas. Aktifitas dalam analisis data yaitu penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan di lapangan terkait dengan motif kontribusi supplier dalam mengurangi pengangguran dan memajukan perekonomian masyarakat Batu Rimpang Kecamatan Keruak adalah pengangguran dapat diserap di Batu Rimpang dengan adanya usaha industri penyuplai ikan. Tidak hanya pengangguran perekonomian masyarakat disana juga menjadi lebih sejahtera. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya tingkat kontribusi dari usaha penyuplai ikan terhadap tetal pendapatan penduduknya.
PENGARUH FAKTOR ORGANISASI, FAKTOR INDIVIDU DAN FAKTOR LINGKUNGAN TERHADAP STRES KERJA KARYAWAN PADA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMA PROVINSI NTB Windiasari, Titin; Hidayat, Ahmad Ridho
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v5i1.22832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan dari faktor organisasi, faktor individu, dan faktor lingkungan kerja terhadap stres kerja karyawan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, serta untuk mengetahui faktor yang dominan mempengaruhi stres kerja. Penelitian ini termasuk penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB sebanyak 123 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode sensus. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor organisasi, faktor individu, dan faktor lingkungan kerja secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan terhadap stres kerja karyawan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB dan diketahui faktor yang dominan mempengaruhi stres kerja karyawan adalah faktor organisasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat direkomendasikan kepada pimpinan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB agar mempertahankan pengelolaan stres kerja yang telah diimplementasikan saat ini. Selain itu pimpinan harus mengarahkan para karyawan agar selalu bersinergi dalam melaksanaan tugas, sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh karyawan yang lain. Selanjutnya untuk peneliti yang akan datang, agar menambahkan variabel lainnya yang mempengaruhi stres kerja seperti budaya organisasi, kepemimpinan, dan beban kerja.
Dampak Gender Terhadap Kepercayaan Pada Instagram Influencer Marketing Di FEB Universitas Mataram Genadi, Yeldy Dwi; Anwar, Adrianda; Muhtarom, Zamroni Alpian; Busman, Sherwin Ary
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v5i1.24655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari gender terhadap kepercayaan pada Instagram influencer marketing di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif dan pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online. Sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini sebanyak 200 responden dengan teknik purposive sampling, dimana masing-masing 100 responden perempuan dan 100 responden laki-laki. Analisis data yang digunakan yaitu outer model (model measurement), inner model (analisis model struktural), direct effect (pengaruh langsung), dan partial least square (PLS) menggunakan SmartPLS dengan teknik bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gender baik perempuan dan laki-laki berpengaruh signifikan secara positif terhadap kepercayaan pada Instagram influencer marketing. Selanjutnya diketahui pula bahwa perempuan memiliki pengaruh yang dominan jika dibandingkan dengan laki-laki, dimana perempuan lebih mudah untuk mempercayai seorang influencer di Instagram.
Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Industri Bisnis Songket Di Desa Sukarara Kabupaten Lombok Tengah asida, erwin
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v5i1.22316

Abstract

Sukarara adalah sentral kajian kain songket, usaha industri kain songket di wariskan oleh masyarakat untuk mendapatkan upah dari hasil pembuatannya. Bila masyarakat Sukarara tidak melestarikan pembuatan songket yang merupakan penerus warisan budaya leluhur  yang telah mendunia ini, suatu saat akan hilang termakan zaman seperti yang sudah banyak terjadi pada warisan budaya kita lainnya. Tujuan dalam penelitian ini ada tiga. Yang pertama untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap keberadaan industri songket di desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah. Kedua,  untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh pemilik industri songket dalam menjalankan usahanya dan yang ketiga adalah untuk mengetahui cara mengatasi kendala dalam menjalankan usaha industri songket.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yang menjadi Informan kunci dalam penelitian ini Kepala Desa Sukarara, pemilik industri songket dan masyarakat sedangkan yang menjadi kepala Dusun dan masyarakat. Sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh melalui wawancara secara langsung dengan informan dan data skunder diperoleh dengan cara pencatatan, pengumpulan data atau dokumen dari kantor desa. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi.Dari hasil penelitian yang dilakukan, maka peneliti dapat menyimpulkan mengenai Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Industri Songket Di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah yaitu, 1) Membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran. Hal ini terlihat dari kebanyakan masyarakat yang menjalankan usaha industri songket sebagai pekerjaan dan dapat memberikan pekerjaan bagi masyarakat yang tidak memiliki usaha industri songket. 2) Meningkatkan ekonomi masyarakat. Hal ini terlihat dari kehidupan masyarakat yang lebih baik dan bisa terpenuhinya kebutuhan hidup masyarakat desa Sukarara dan 3) Meningkatkan pendapatan masyarakat hal ini terlihat dari jumlah pendapatan yang di peroleh masyarakat yang ada di desa Sukarara.
PEMBERDAYAAN USAHA KECIL MENENGAH SEBAGAI UPAYA PERLUASAN KESEMPATAN KERJA (STUDI PADA PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TENGAH) Riadi, Selamat; Windiasari, Titin; Hidayat, Ahmad Ridho
JOURNAL of APPLIED BUSINESS and BANKING (JABB) Vol 5, No 1 (2024): Maret
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jabb.v5i1.22955

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah Sebagai Upaya Perluasan Kesempatan Kerja (Studi Pada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah” Tujuan penelitian ini untuk Mendeskripsikan dan menganalisis kondisi ketenagakerjaan dan perkembangan UKM di Kabupaten Lombok Tengah serta Mendeskripsikan dan menganalisis upaya pemberdayaan UKM sebagai upaya perluasan kesempatan kerja yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. peran pemberdayaan dalam membuka kesempatan kerja, sedangkan unit observasinya adalah UMKM di Kabupaten Lombok Tengah. Analisis dan Penafsiran data dengan cara reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian Peran pemberdayaan dalam meningkatkan kapasitas UKM di era reformasi cukup mempunyai posisi yang strategis. Selain sebagai sektor yang paling tahan dilanda krisis juga mampu menyediakan kesempatan kerja dan mengurangi masalah pengangguran yang cukup besar diluar sektor formal. Keberadaan sektor ini yang tidak terikat pada rumitnya sistem birokrasi memungkinkan bagi siapa saja untuk berusaha disektor ini. Terlebih bila ditunjang dengan berbagai keahlian dan ketrampilan khsus, sarana dan prasarana yang canggih maka sektor UKM akan sangat menjajikan keuntungan yang besar. Bagi masyarakat sebagai pelaku UMKM seharusnya membuka pemikiran untuk tidak bersikap pragmatis dalam menerima pemberdayaan yang diberikan pemerintah. Dengan adanya pelatihan maupun penyuluhan sebaiknya digunakan sebagai kesempatan dalam memperoleh ilmu dan pengetahuan terkait pengembangan produk usaha yang lebih inovatif dan berdaya saing. Selain itu dapat meningkatkan kapasitas dari masyarakat sehingga mampu berdaya saing dalam dunia kerja.

Page 1 of 1 | Total Record : 10