cover
Contact Name
Zulkipli Lessy
Contact Email
jkiipasca@gmail.com
Phone
+6288227810471
Journal Mail Official
jkiipasca@gmail.com
Editorial Address
Published by Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta Website: http://ejournal.uin-suka.ac.id/pasca/jkii Gedung Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kajian Islam Interdisipliner
ISSN : 25794930     EISSN : 27758281     DOI : https://doi.org/10.14421/jkii.v6i2.1195
Jurnal Kajian Islam Interdisipliner welcomes original research for manuscripts with various theoretical perspectives and methodological approaches. It invites researchers and scholars of all backgrounds related to Islamic studies to contribute their research covering all aspects of Islam and the Islamic world in the areas of philosophy, history, religion, political science, international relations, psychology, sociology, anthropology, economics, environmental and development issues etc. related to scientific research. Jurnal Kajian Islam Interdisipliner offers an open platform for exchanging knowledge and ideas (with various perspectives) to facilitate methodological reform in Islamic studies and promote critical academic methodologies that respond to the current issues in Islam and the Islamic world.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017)" : 4 Documents clear
Studi Kitab Tabyin Al-Islah Karya K.H.A. Rifa’i Kalisalak Shinta Nurani
Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jkii.v2i1.1081

Abstract

Tulisan ini membahas praktik penafsiran yang dilakukan oleh seorang ulama abad ke-19, K.H. Ahmad Rifa’i dalam Kitab Tabyin al-Islah. Kitab tersebut merupakan salah satu karya yang dihasilkan oleh K.H.A. Rifa’i sebagai upaya praktik penafsiran yang disusun secara tematik bukan secara tertib mushafi , bercorak fiqh dan mempertimbangkan kondisi serta realitas sosio-kultural yang terjadi pada era kolonialisme. Keberadaan kitab tersebut dan beberapa karya lainnya oleh K.H.A. Rifa’I menjadi senjata intelektual untuk melawan dan memberontak terhadap kolonialisme. Pola pemikiran, sikap dan tingkah laku noncooperation ini diwariskan kepada generasi Jam’iyah Rifa’iyah hingga sekarang ini.[This paper discusses the interpretive practice undertaken by a nineteenth-century scholar, K.H. Ahmad Rifa’i in Tabyin al-Islah. The book is one of the works produced by K.H.A. Rifa’i as an attempt of interpretive practice which is organized thematically rather than orderly mushafi patterned fiqh and considering socio-cultural conditions and realities that occurred in the era of colonialism. The existence of the book and several other works by K.H.A. Rifa’i became an intellectual weapon against and rebelled against colonialism. This pattern of thought, attitude, and behavior of noncooperation is passed on to Jam’iyah Rifa’iyah’s generation until now.]
Religious Archives: Peran Arsip Dan Dokumentasi Dalam Penulisan Sejarah Peradaban Islam Di Indonesia Ulul Absor
Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jkii.v2i1.1082

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sejarah berlimpah ruah, dari masa penjajahan maupun setelah merdeka. Indonesia sampai saat ini juga dikenal sebagai negara berpenduduk muslim terbanyak di dunia. Sejarah peradaban Islam bermula dilakukan oleh para pedagang Arab dibantu oleh para pedagang Persia dan India. Abad ke 7 Masehi merupakan awal kedatangan agama Islam. Pada masa ini, baru sebagian kecil penduduk yang bersedia menganutnya karena masih berada dalam kekuasaan raja-raja Hindu-Budha. Sejarah tersebut menjadikan tolak ukur dalam pembentukan gagasan pokok karya tulis ini. Terkait dengan judul artikel ini, dalam penelusuran sejarah peradaban Islam di Indonesia sangat membutuhkan arsip dan dokumentasi sebagai bahan literasi dalam penyusunannya. Studi pustaka merupakan jurus jitu untuk mengumpulkan materi-materi yang diinginkan. Hasilnya bahwa sejarah peradaban Islam di Indonesia harus ditinjau kembali dan dilestarikan dalam bentuk apapun supaya memori masa lampau bisa diingat oleh generasi di masa mendatang.[Indonesia is one country that has a history abound, from the era of colonialism and after independence. Indonesia today is also known as the largest Muslim country in the world. The history of Islamic civilization originated conducted by Arab merchants aided by merchants Persia and India. 7th century AD is the early arrival of Islam. At this time, only a small portion of the population willing to embrace it because they are in the power of Hindu-Buddhist kings. This history makes the benchmark in the formation of the basic idea of this writing. Related to the title of this article, tracing the history of the civilization of Islam in Indonesia needs archives and documentation as literacy materials in their preparation. A literature study is a sniper stance to gather the desired material. The result is that the history of Islamic civilization in Indonesia should be reviewed and preserved in any form in order to the memory of the past can be remembered by future generations.]
Konsep Bimbingan Dan Konseling Realitas Islami Untuk Menurunkan Perilaku Minum Minuman Keras Pada Remaja Edi Santosa
Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jkii.v2i1.1079

Abstract

Dari data-data yang ada menunjukkan bahwa perilaku minum minuman keras pada remaja cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Padahal akibat buruk dari perilaku minum minuman keras sangat banyak, tidak hanya bagi pelaku yang bersangkutan tetapi juga pada orang lain di sekitarnya. Miras menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan, dan menjadi pemicu perilaku negative lainnya seperti seks bebas, pemerkosaan, narkoba, perkelahian/ tawuran, pencurian, pembunuhan, dan tindak kriminal yang lain. Oleh karena itu perilaku minum minuman keras pada remaja harus ada upaya untuk diturunkan. Salah satu upayanya adalah dengan Bimbingan Konseling Realitas Islami. Yaitu proses pemberian bantuan secara tatap muka antara konselor dengan konseli, secara terarah dan sistematis berdasar konsep dan Teknik yang ada dalam pendekatan Realitas kemudian diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam dari Al Qur’an dan as Sunnah, agar individu dapat memiliki kesadaran untuk dapat mengoptimalkan potensi dirinya untuk memperoleh keberhasilan dan kebahagiaan hidup baik di dunia maupun di akherat. Bimbingan dan Konseling Realitas Islami memiliki konsep tingkah laku sekarang yang realistis dan dapat dipertanggungjawabkan di dunia ini dan di akherat kelak. Yaitu tingkah laku yang sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasulullah, selalu melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan Allah, dan hal itu dilakukan dengan kesadaran penuh serta dengan niat semata-mata untuk mencari ridho Allah. Tingkah laku yang demikian pasti akan membawa pelakunya kepada keselamatan, keberhasilan, kebahagiaan di dunia ini; dan di akherat nanti akan mendapat balasan berupa surga. Di samping itu perilaku tersebut juga akan memberi manfaat kepada orang lain. Praktek pendekatan BK Realitas Islami menggunakan strategi bimbingan kelompok dan atau konseling individual. Adapun tahapan dalam praktik BK Realitas Islami dimulai dengan upaya konselor terlibat dalam permainan peran dengan konseli yang dilakukan dengan humor. Hal ini dilakukan agar terjalin hubungan yang hangat, akrab, kepercayaan antara konselor dengan konseli. Setelah itu konselor bertindak sebagai model dan guru yang Islami, mengkonfrontasi perilaku konseli yang tidak realistis dan tidak bertanggung jawab dengan perilaku yang sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasulullah, selanjutnya membantu konseli dalam merumuskan rencana-rencana spesifik dalam rangka meraih keberhasilan dan kebahagiaan. Setelah itu rencana-rencana konseli dituangkan dalam tulisan dalam bentuk kontrak sebagai komitmen yang kuat bagi konseli untuk segera diwujudkan atau dilaksanakan. Melalui BK Realitas Islami dapat menyadarkan konseli akan tingkah lakunya yang tidak realistis dan tidak bertanggung jawab. Dengan pertimbangan nilai-nilai yang ada dalam Islam, konseli sadar bahwa perilaku minum minuman keras adalah berhukum haram, merupakan perbuatan keji termasuk perbuatan syaithan, menimbulkan permusuhan dan kebencian, serta merupakan perbuatan yang terlaknat. Oleh karena itu konseli memiliki komitmen yang kuat untuk berhenti minum minuman keras.[Out of data available showed that adolescent alcoholic drink behavior tended to increase year to year. Whereas, bad results from an alcoholic drink were many, not only for the drinker himself but also for people around them. An alcoholic drink became the main cause of incidence and a trigger of other negative behavior such as free sex, rape, narcotics, " gets, robbing, murder, and other criminal acts. therefore, there should be an effort to decrease adolescent alcoholic drink behavior. One of its efforts was by an Islamic Reality Counseling Guidance includes a process of providing face-to-face assistance between a counselor and counselee directed and systematically based on the concept and available in a realistic approach then integrated with Islamic values from Al Quran and As-Sunnah in order that the individuals could have a full awareness to be able to optimize a self-potential to get a life success and happiness both in the world and herea& er. Islamic guidance and counseling had a conduct concept realistically today and responsible in this world and herea& er i.e. conduct suitable with Allah and Rasulullah guidance, always perform Allah instructions and keep away from Allah prohibitions and this was performed by a full awareness and also intended to find Allah willing. Such conduct would certainly bring its actor to salvation, success, happiness in this world and herea& er could get heaven. Besides, the conduct would also deliver benefits to others. Islamic reality guidance and counseling used a group counseling strategy and/or individual counseling. The steps in Islamic reality guidance and counseling practice started by efforts of counselors to get involved in a role-play with counselee that was performed humorously. This was performed in order that there was a warm, intimate relationship, belief among counselor and counselee. A& er that, counselor served as an Islamic model and teacher, confront an unrealistic counselee behavior and not responsible with behavior suitable with Allah and Rasulullah guidance, furthermore help counselee in formulating specific plans in accordance with achieving success and happiness. A& er that counselee plans were applied in writing in form of a contract as a commitment for the counselee to be immediately materialized or implemented. through Islamic reality guidance and counseling, it could aware of the counselee of his unrealistic and unresponsible conduct. With consideration of values available in Islam, the counselee was aware of alcoholic drink behavior was illegal, cruel acts include satanic deeds, yield hostility, and hatred and also cursed deeds. therefore, the counselee had a strong commitment to terminate drinking alcohol.]
Dialog Sebagai Solusi Konflik Suriah Dalam Bahasa Channel Al-Alam Iran (Analisis Kognisi Sosial Teun Van Dijk) Nure Khun Rikhte Husaini
Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jkii.v2i1.1080

Abstract

Konflik Suriah memunculkan banyak solusi dari berbagai kalangan. Kalangan jihadis berpendapat bahwa kematian Bashar al-Asad dan praktikkan sistem khalifah adalah penyelesainya, sedangkan solusi sekuler adalah penurunan Bashar al-Asad dan penegakkan demokrasi. Iran sebagai negara regioanl dan teman dekat Suriah juga memberikan solusi untuk konflik Suriah. Via channel al-Alam, Iran menekankan dialog sebagai solusi namun, dialog seperti apakah yang ditekankan oleh media al-Alam. Masalah ini dapat dianalisis dengan teori Kognisi Sosial Terun van Dijk. Penelitian ini menemukan bahwa metode dialog konflik Suriah dari al-Alam adalah dialog tanpa kepentingan Amerika-Saudi, tanpa pelaku kekerasan dan dialog harus bersifat politis, nasionalis, terstruktur, serta sistematis. Solusi ini muncul dari persamaan sejarah antara Iran dan Suriah atau pengaruh konteks sosial dan spolitik Iran.[The Syrian conflict reveals many solutions. In most Islamic jihadist’s opinions, the best result for it is Asad’s death and alteration system from social into the caliphate. On the other side, the secularist thinks that sliding the president down and transforming to democracy is the principal key. Iran as a regional and friendship country contributes to finding their bloodshed resolution too. Using Channel al-Alam, Iran advises that dialogue is the crucial stage. But, the question is what characteristics of dialogue were advised by al-Alam. Therefore, this problem will be analyzed by Teun van Dijk’s C ritical Discourse Analysis theory and the research explains that dialogue conditions for Syrian bloodshed are the dialogue without America-Saudi’s a% air and any civil violence. It must be the political, national, structural, and systematic solution. This doesn’t come only from the same history between Iran and Syria but also the political and social context of them.]

Page 1 of 1 | Total Record : 4