cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013" : 24 Documents clear
EVALUASI PENERAPAN TARIF ANGKUTAN UMUM KERETA API (STUDI KASUS KERETA API MADIUN JAYA EKSPRES) Maya Fricilia; Slamet Jauhari Legowo
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.386 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v1i2.37546

Abstract

Kereta (KA) Madiun Jaya Ekspress merupakan kereta yang kembali dihadirkan oleh PT. KAI setelah keberhasilan KA Madiun Jaya Ekonomi. Kereta ini merupakan sebuah realisasi program pemerintah untuk meningkatan pelayanan masyarakat terhadap transportasi rute Madiun-Yogyakarta dan memberlakukan sistem tarif berdasarkan jarak. Dalam menentukan tarif jasa angkutan, harus memperhatikan biaya operasional kereta (BOKA) dan daya beli masyarakat (A-WTP). Berdasarkan uraian di atas, maka penelitian mengenai penerapan tarif kereta api berdasarkan jarak, khususnya kereta api madiun jaya ekspres perlu dilakukan. Evaluasi penerapan tarif kereta api merupakan kajian untuk menilai sejauh mana daya beli penumpang dan biaya operasional saling terkait dengan tarif yang berlaku saat ini. Analisis perhitungan penerapan tarif ini didasarkan pada Keputusan Menteri Perhubungan No 38 tahun 2011 dan konsep Customer Surplus. Data yang digunakan adalah survei kuisioner penumpang tentang A-WTP sebagai data primer juga harga komponen BOKA dari PT KAI sebagai data sekunder. Dalam analisis perhitungan BOKA, tarif yang berlaku belum memenuhi biaya operasional terjadi pada rute Madiun-Yogyakarta (Rp. 50.000 < Rp.52.884) dan rute Madiun -Sragen atau Yogyakarta - Solo (Rp. 20.000 < RP. 21.364). Sebaliknya pada tarif rute Madiun-Solo atau Yogyakarta - Sragen sudah sangat memenuhi biaya operasional rute (Rp. 40.000 > Rp. 31.520). Pada analisis A-WTP, tarif yang berlaku belum memenuhi daya beli penumpang rute Madiun - Yogyakarta karena terjadi kondisi WTP > Tarif > ATP (RP. 51.375 > Rp. 50.000 > Rp. 45.458). Pada rute Madiun - Solo atau Yogyakarta - Sragen (Rp. 40.000 > Rp. 37.173 > Rp. 35.179) terjadi kondisi Tarif > WTP > ATP sehingga tarif yang berlaku juga belum memenuhi daya beli penumpang. Sedangkan kondisi ATP > Tarif > WTP terjadi pada rute Madiun - Sragen atau Yogyakarta - Solo sehingga tarif yang berlaku sudah memenuhi daya beli penumpang (Rp. 22.530 > Rp. 20.000 > Rp. 19.563).
DESAIN ASPAL PORUS DENGAN GRADASI SERAGAM SEBAGAI BAHAN KONSTRUKSI JALAN YANG RAMAH LINGKUNGAN Baktiar Widhianto; Ary Setyawan; Djoko Sarwono
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.377 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v1i2.37562

Abstract

Pembangunan jalan raya yang semakin meningkat menyebabkan berkurangnya lahan hijau yang berdampak pada minimnya daerah resapan air. Penggunaan aspal porus diharapkan dapat meresapkan air ke dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai stabilitas, porositas, permeabilitas, UCS (Uncofined Compressive Strength) dan ITS (Indirect Tensile Strength) aspal porus, serta untuk mengetahui kelayakan aspal porus sebagai bahan konstruksi jalan yang ramah lingkungan. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode eksperimen, yaitu dengan mencampur masing-masing agregat batu pecah ukuran nominal 6 mm dan 10 mm dengan aspal Retona Blend 55 dan dengan filler abu batu dengan kadar 4 %. Campuran aspal porus kemudian diuji dengan metode Marshall Test untuk menentukan kadar aspal optimum yang akan digunakan untuk pembuatan benda uji permeabilitas, UCS dan ITS. Dari hasil pengujian aspal porus menggunakan agregat ukuran nominal 6 mm didapat nilai sabilitas : 76,19 kg, porositas : 23,94 %, permeabilitas horisontal : 1,119 cm/dt, permeabilitas vertikal : 1,042 cm/dt, UCS : 1458.11 KPa dan ITS : 77.83 KPa serta hasil pengujian aspal porus menggunakan agregat ukuran nominal 10 mm didapat nilai sabilitas : 87,79 kg, porositas : 23,97 %, permeabilitas horisontal : 1,119 cm/dt, permeabilitas vertikal : 1,350 cm/dt, UCS : 1510.56 KPa dan ITS : 61.48 KPa. Campuran aspal porus dalam penelitian ini tidak memenuhi spesifikasi sebagai perkerasan untuk badan jalan.
MODEL PEMILIHAN MODA KERETA API EKSEKUTIF TERHADAP BUS EKSEKUTIF PASCA PENGOPERASIAN JALAN TOL TRANS JAWA DENGAN METODE STATED PREFERENCE (Studi Kasus Jurusan Solo Jakarta) Teo Cahya Asmara; Arif Budiarto; Amirotul Musthofiah Hidayah Mahmudah
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.377 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v1i2.37541

Abstract

Mobilitas masyarakat Surakarta dengan tujuan Jakarta mengalami peningkatan. Moda yang dapat digunakan ada jurusan ini antara lain mobil pribadi, pesawat, kereta api, dan bus. Moda kereta api eksekutif dan bus eksekutif jurusan Solo Jakarta memiliki persaingan dalam mendapatkan calon penumpang. Peningkatan pelayanan bus dilihat dengan adanya rencana pembangunan Jalan Tol Trans Jawa. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan model perilaku pemilihan moda kereta api eksekutif terhadap bus eksekutif yang melalui jalan tol Solo Jakarta. Atribut yang digunakan yaitu tarif, waktu perjalanan, variasi waktu berangkat, variasi jumlah moda, terlambat berangkat, terlambat sampai, dan kenyamanan. Data primer diperoleh melalui kuesioner kepada penumpang kereta api sedangkan data sekunder diperoleh dengan wawancara dengan PT KA dan beberapa perusahaan otobus. Pemodelan dilakukan berdasarkan respon penumpang dengan metode stated preference yaitu dengan menyediakan delapan skenario yang berbeda. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan model binomial logit. Model pemilihan moda yang didapat yaitu : Ubus-KA = - 2,597 - 0,00002 (Cbus-Cka) - 0,0058 x (Tbus-Tka) + 0,5169 x (Vbus-Vka) - 0,0139 x (Lbus-Lka) + 0,7057 x (Nbus-Nka). Dengan C merupakan variabel tarif, T adalah variabel waktu, V adalah variasi moda bus, L adalah variabel keterlambatan sampai tujuan, dan N adalah variabel kenyamanan. Berdasarkan model yang didapat, variabel kenyamanan menjadi aspek terbesar dalam pemilihan moda.
PERENCANAAN KEMBALI DAN ANALISIS HARGA JUAL SETIAP UNIT RUMAH PADA PROYEK PERUMAHAN PERMATA BIRU PURBAYAN Heppy Oktaria; Siti Qomariyah; Sugiyarto Sugiyarto
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.721 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v1i2.37557

Abstract

Perumahan merupakan salah satu elemen yang terkait dalam pembangunan wilayah. Pembangunan perumahan memerlukan identifikasi dan analisis yang berkaitan serta menjadi masukan berharga bagi perencanaan suatu kawasan. Oleh karena itu, hal tersebut memerlukan suatu latihan dan simulasi yang berorientasi ke kondisi riil lapangan tentang kondisi dan kualitas suatu kelompok hunian. Studi ini mengambil contoh Perumahan Permata Biru Purbayan, Baki, Sukoharjo. Studi ini merencanakan layout dan menghitung rencana anggaran biaya pembangunan perumahan, menganalisis kelayakan proyek (nilai sekarang neto (NPV) dan arus pengembalian internal (ROR)) dan menetapkan harga jual setiap unit rumah dengan variasi pembayaran berdasarkan sistem bunga tetap dan menurun. Total biaya investasi yang diperlukan untuk pembangunan Perumahan Permata Biru Purbayan sebesar Rp 4.672.883.780,-. Biaya ini diperoleh dari modal pinjaman bank dengan bunga 12% selama 10 tahun. Proyek layak pada koefisien 1,1 yaitu NPV = Rp 523.224.445,- > 0 dan ROR = 14,5509% > MARR = 12%. Nilai harga jual minimal dengan masa pengembalian angsuran selama 10 tahun dan bunga 12% rumah tipe 45 sebesar Rp 427.290.972,- dengan angsuran per bulan tetap sebesar Rp 6.192.674,- dan rumah tipe 36 sebesar Rp 343.995.778,- dengan angsuran per bulan tetap sebesar Rp 4.985.487,-. Dari analisis sensitivitas proyek layak jika suku bunga < 12%.
PENGANGKAT SAMPAH TERAPUNG DENGAN KINCIR HIDROLIK GANDA Bachroni Gunawan; Mamok Soeprapto; Solichin Solichin
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.696 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v1i2.37552

Abstract

Sampah merupakan masalah yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Setiap aktifitas manusia selalu menghasilkan sampah. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, bertambah pula jumlahnya. Sampah menjadi salah satu permasalahan yang memerlukan penanganan serius. Untuk mengatasi masalah ini memerlukan terobosan teknologi. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan teknologi alat kincir pengangkat sampahdengan memanfaatkan tenaga air Dalam penelitian ini dicoba kincir dua roda sebagai penggerak kincir. Prototypekincir air adalah tipe undershootdengan sudu datar. Pada percobaan ini dialirkan tiga ukuran debit, yaitu 2,23 l/dt, 2,43 l/dt, dan 2,69 l/dt. Pengujian kuat angkat kincir pengangkat sampah menggunakan 12 variasi pembebanan, yaitu: 25 gr, 50 gr, 75 gr, 100 gr, 125 gr, 150 gr, 175 gr, 200 gr, 225 gr, 250 gr, 275 gr, 300 gr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya debit dan kecepatan aliran air dipengaruhi oleh jumlah putaran kincir (rpm) dan kecepatan tangensial kincir.Daya yang dihasilkan kincir berbanding terbalik dengan debit dan kecepatan aliran air, semakin besar debit dan kecepatan aliran air, maka daya yang dihasilkan oleh kincir semakin turun.
ANALISIS NILAI HASIL TERHADAP WAKTU PADA PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN HOTEL EASTPARC YOGYAKARTA) Erik Pradana Putra; Siti Qomariyah; Sugiyarto Sugiyarto
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.807 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v1i2.37554

Abstract

Pengendalian waktu yang baik diharapkan dapat membantu pelaksanaan proyek sesuai dengan waktu yang direncanakan, salah satunya dengan menggunakan metode analisis nilai hasil. Analisis nilai hasil digunakan dengan tujuan dapat memperkirakan sejauh mana proyek yang dilaksanakan sesuai dengan rencana kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan EVA (Earned Value Analysis) dalam memperkirakan waktu akhir penyelesaian proyek untuk setiap minggunya. Penelitian ini membutuhkan data seperti Time schedule, Rekapitulasi biaya anggaran proyek dan Laporan progress mingguan proyek. Metode ini memberikan informasi Nilai Hasil (EV), Jadwal Anggaran (PV), Varian Jadwal (SV) Indek Kinerja Jadwal (SPI), Prakiraan Waktu Pekerjaan Tersisa (ETS) dan Prakiraan Total Waktu (EAS) yang akan digunakan untuk analisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data pengerjaan proyek selama 14 minggu pelaporan. Studi ini menghasilkan, waktu penyelesaian proyek tidak sesuai dengan rencana awal jadwal proyek. Minggu-ke 1 hingga minggu ke-6 dan minggu ke 9 hingga minggu ke 14 proyek akan selesai lebih lambat dari rencana awal proyek. Namun pada minggu ke-7 hingga ke-8, menunjukan bahwa waktu pelaksanaan proyek lebih cepat dari rencana jadwal proyek. Prakiraan waktu penyelesaian proyek berdasar perhitungan komulatif tiap minggu, minggu ke-14 adalah 271 hari (12 Januari 2013), sedangkan waktu rencana adalah 240 hari (12 Desember 2012). Hal ini menunjukkan bahwa waktu penyelesaian lebih lambat 31 hari dari yang direncanakan.
KAJIAN ANGKUTAN SEDIMEN PADA SUNGAI BENGAWAN SOLO (SERENAN-JURUG) Nur Hidayah Y.N; Mamok Suprapto; Suyanto Suyanto
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.176 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v1i2.37549

Abstract

Permasalahan sedimen merupakan hal yang esensial bagi suatu sungai. Sebagian besar permasalahan sedimen merupakan hasil campur tangan manusia. Banyak teori yang dapat digunakan untuk memperkirakan angkutan sedimen tetapi pemilihan teori atau pendekatan yang tepat untuk angkutan sedimen di sungai masih cukup sulit. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data debit dan sedimen secara langsung pada Serenan dan Jurug di Bengawan Solo. Sedimen kemudian diuji di laboratorium kemudian dibandingkan dengan hasil hitungan menggunakan metode angkutan sedimen yaitu Ackers-White, Englund-Hansen, Laursen, Meyer-Peter Muller, Toffaleti dan Yang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sedimen yang diuji di Serenan mempunyai kelas ukuran Coarse Silt dengan range butiran 0,032-0,0625 sedangkan di Jurug mempunyai kelas ukuran Very Fine Sand dengan range butiran 0,0625-0,125. Dari banyak metode yang diujikan metode Meyer Peter Muller dapat digunakan untuk memperkirakan besarnya debit angkutan sedimen pada sungai Bengawan Solo tepatnya pada Serenan sedangkan pada Jurug belum ada metode yang dapat digunakan untuk memperkirakan besarnya debit angkutan sedimen. Pada metode Meyer Peter Muller terjadi tingkat kesalahan 4,12 %.
PERENCANAAN DAN STUDI KELAYAKAN INVESTASI PROYEK PERUMAHAN TAMAN SENTOSA TAHAP II BOYOLALI Nida Inayati Mufidatul Khasanah; Siti Qomariyah; Adi Yusuf Muttaqien
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.189 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v1i2.37565

Abstract

Perumahan merupakan kebutuhan dasar manusia untuk sarana produksi keluarga dan merupakan titik strategis dalam pembangunan manusia menuju pintu masuk ke dunia yang menjanjikan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, perumahan tidak hanya terdiri dari rumah tetapi juga dengan infrastrukturnya. Maka dibuatlah perumahan dengan merencanakan gambar, menyusun anggaran biaya, mengetahui kelayakan investasi serta menentukan harga jual rumah. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode analisis deskriptif. dengan merencanakan gambar dan anggaran biayanya. Menganalisis kelayakan dengan metode Nilai Sekarang (Net Preset Value) dan Metode Arus Pengembalian Internal (Internal Rate of Return). Investasi Perumahan Taman Sentosa Tahap II layak karena NPV > 0 dan IRR > 10% MARR. Harga jual rumah secara tunai untuk rumah tipe 45 sebesar Rp277.421.163,- dan rumah tipe 55 sebesar Rp 331.733.590,- sedangkan secara angsuran untuk rumah tipe 45 sebesar Rp 460.009.131,- dengan angsuran per bulan Rp 6.876.142,- dan rumah tipe 55 sebesar Rp 555.246.029,- dengan angsuran per bulan Rp 8.299.727,-.
ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PENGHUNI ( Studi Kasus Rusunawa Jurug Surakarta) Mustafa, Azhar; Sugiarto, Sugiarto
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.65 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v1i2.37548

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang semakin pesat menuntut adanya pemenuhan kebutuhan pokok seperti perumahan. Oleh karena ketersediaan lahan permukiman yang semakin terbatas, pemerintah kota Surakarta memutuskan untuk membangun rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan penghuni rumah susun sederhana sewa yang terletak di Jurug Surakarta, serta menganalisa hal-hal yang dibutuhkan oleh penghuni untuk memenuhi kepuasan mereka terhadap pelayanan jasa yang diberikan.Data diperoleh melalui penyebaran kuisioner dengan metode sampel acak sederhana (simple random sampling) yang ditujukan kepada para penghuni Rusunawa Jurug. Data dianalisis dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS versi 17.00 (Statisticl Product and Service Solution). Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, dimana Y merujuk pada variabel kepuasan penghuni, variabel tangibles (X1), variabel reliability (X2),variabel responsiveness (X3), variabel assurance (X4), dan variabel empaty (X5).Hasil analisis data menunjukkan bahwa dalam uji t, variabel tangibles (X1), assurance (X4) dan variabel empaty (X5)mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan penghuni (Y), besarnya pengaruh secara parsial dari masing-masing variabel berturut-turut adalah 19,2 %, 37,9 %, dan 33,8 %. Melalui uji F ketiga variabel bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel terikat sebesar 74,7%. Hal ini menunjukkan bahwa kepuasan penghuni dipengaruhi oleh ketiga variabel tersebut sebesar 74,7%, sedangkan sisanya sebesar 25,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dipakai dalam penelitian ini. Variabel bebas yang mempunyai pengaruh paling utama dibandingkan dengan variabel bebas lainnya terhadap variabel terikat secara bersama-sama (simultan) adalah variabel assurance (jaminan) dengan nilai regresinya sebesar 37,9 %. Artinya assurance (jaminan) merupakan dimensi jasa yang paling dominan dalam mempengaruhi kepuasan penghuni Rusunawa Jurug.
ANALISIS PENGARUH PEMENUHAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA PROYEK TERHADAP MOTIVASI KERJA (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN THE PARK SOLO BARU) Wardana, Wisnu; Sugiyarto, Sugiyarto
Matriks Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.699 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v1i2.37543

Abstract

Dalam pelaksanaan suatu proyek para tenaga kerja diharapkan dapat memenuhi ekspektasi perusahaan dalam segi kualitas, kuantitas, dan waktu dalam bekerja. Namun, disisi lain pihak perusahaan itu sendiri kurang peka terhadap kesejahteraan para tenaga kerjanya. Padahal kesejahteraan hidup dapat mempengaruhi kinerja seseorang dalam bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemenuhan kebutuhan tenaga kerja terhadap motivasi kerja pada proyek pembangunan The Park Solo Baru. Tahapan penelitian ini adalah studi berbagai literatur yang ada untuk menentukan variabel yang akan digunakan. Tahap selanjutnya mendesain questioner penelitian kemudian melakukan pengambilan data dengan metode Simple Random Sampling. Pengambilan data dilakukan melalui penyebaran kuisioner kepada para tenaga kerja proyek konstruksi The Park Solo Baru. Data yang diperoleh dari questioner dijelaskan melalui analisis deskriptif dan untuk mengetahui pengaruh pemenuhan kebutuhan tenaga kerja terhadap motivasi kerja digunakan analisis regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel bebas kebutuhan fisik (X1), kebutuhan keamanan (X2), dan kebutuhan sosial (X3) secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel motivasi kerja pada proyek pembangunan The Park Solo Baru, dimana pengaruh variabel kebutuhan fisik sebesar 0.413, keamanan 0.277, dan sosial 0.355. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kebutuhan fisik berpengaruh lebih dominan dibandingkan variabel lain.

Page 1 of 3 | Total Record : 24