cover
Contact Name
Gracia Nababan
Contact Email
gracianababan04@gmail.com
Phone
+628989916124
Journal Mail Official
ners.fura@gmail.com
Editorial Address
Jl Tata Bumi No 3, Banyuraden Gamping
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : 19785755     EISSN : 26561557     DOI : https://doi.org/10.29238/caring
Core Subject : Health,
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN PRE GENERAL ANESTESI DI RSUD KOTA YOGYAKARTA , Caring : Jurnal Keperawatan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2022): Maret" : 5 Documents clear
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Ibu Nifas Post Sectio Caesarea Tentang Mobilisasi Dini di Rumah Sakit Ibu dan Anak (Rsia) Bunda Arif Purwokerto Damayanti, Evi; Tin Utami; Trisno Putri, Noor Rochmah Ida Ayu
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v11i1.1100

Abstract

Faktor yang mempengaruhi mobilisasi antara lain gaya hidup yang di pengaruhi oleh pendidikan dan pengetahuan, proses penyakit dan injury. Ibu post partum dengan sectio caesarea sering kali mengeluh nyeri daerah operasi sehingga ibu enggan melakukan mobilisasi dini. Pengetahuan tentang mobilisasi dini yang kurang pada ibu post sectio caesarea dapat mempengaruhi berlangsungnya pelaksanaan mobilisasi sehingga dapat menyebabkan terjadinya resiko tirah baring lama seperti gangguan sirkulasi darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap dan perilaku ibu nifas post sectio caesarea tentang mobilisasi dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional terhadap 47 ibu nifas post sectio caesarea di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda Arif Purwokerto dengan menggunakan rumus slovin. Instrumen yang di gunakan yaitu kuesioner. Analisa data menggunakan spearman rank. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya hubungan tingkat pengetahuan dengan sikap dan perilaku ibu nifas post sectio caesarea tentang mobilisasi dini dengan p value 0,017 (?<0,05).
The Relationship Between Knowledge Levels and Social Support For the Implementation of the Covid-19 Vaccine at STIKES Harapan Ibu Jambi: Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Dukungan Sosial Terhadap Pelaksanaan Vaksin Covid-19 di STIKES Harapan Ibu Jambi Ayu Nopita; Dasukii; Ani Astuti
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v11i1.1110

Abstract

One of the Indonesian government's efforts to prevent the spread of COVID-19, but the target for implementing the vaccine has not yet met the national target. Factors that influence it are knowledge and social support. This study aims to clarify the relationship between the level of knowledge and social support for the implementation of the covid-19 vaccine. This research uses quantitative research with cross sectional research design. The sample population in this study were all employees of STIKES Harapan Hawa Jambi in 2021, totaling 76 people using the total sampling method. This research was carried out on August 3 to August 11, 2021 at STIKES Harapan Ibu Jambi. The instrument used is a questionnaire sheet. The data obtained were analyzed by univariate and bivariate using chi-square test. The results of the univariate analysis showed that there were 52 (68.4%) respondents who had knowledge in the good category, there were 47 (61.8%) respondents who had social support in the good category and there were 67 (88.2%) respondents who took the covid-19 vaccine. in the positive category at STIKES Harapan Ibu Jambi in 2021. Bivariate analysis shows that there is a relationship between knowledge (p=0.000) and social support (p=0.025) in administering the covid-19 vaccine. It can be concluded that knowledge and social support are related to the implementation of the covid-19 vaccine
Pengetahuan Tentang Covid-19 Terhadap Kepatuhan Perawat Dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Guna Mencegah Penularan Covid-19 Di Ruang Isolasi Covid RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta Timur I Gusti Putu Dewi; Setiyadi, Agung; Aliana Dewi
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v11i1.1202

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). SARS-CoV-2 merupakan coronavirus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus ini ditemukan di Wuhan, China yang terdeteksi di Indonesia pada Maret 2020. Covid-19 ini menginfeksi manusia melalui saluran pernafasan dengan mekanisme terberatnya kesulitan bernafas. Coronavirus menyebar secara cepat ke berbagai negara didunia termasuk di Indonesia. Meningkatnya prevalensi penderita Covid-19 yang menjadi rantai penularan COVID-19 menuntut tenaga kesehatan khususnya perawat untuk dapat melindungi diri dari penularan covid-19. Sebagai garda terdepan rumah sakit, perawat harus memiliki pengetahuan yang baik dan penggunaan APD dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan tentang Covid-19 terhadap kepatuhan perawat dalam penggunaan APD yang baik dan benar guna mencegah penularan Covid-19 di RSAU        dr.Esnawan Antariksa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Cross-sectional dengan jumlah sampel 67 perawat. Analisa data menggunakan Spearman rho dengan hasil nilai p-value=0,000 (p<0,05) dan nilai Correlation Coefisient sebesar 0,702 yang menunjukkan ada hubungan yang kuat dengan arah positif antara pengetahuan terhadap kepatuhan penggunaan APD. Diharapkan perawat meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan dalam penggunaan APD melalui pendidikan, pelatihan guna mencegah terpapar Covid-19.
Hubungan Pola Komunikasi Keluarga Terhadap Tingkat Kesepian (Loneliness) Pada Lansia: Hubungan Pola Komunikasi Keluarga Terhadap Tingkat Kesepian (Loneliness) Pada Lansia Sari, Amalia; Herlina; Elita, Veny
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v11i1.1238

Abstract

Lanjut usia adalah bagian dari proses tumbuh kembang yang pada masa ini seseorang akan mengalami kemunduran fisik, mental dan sosial secara bertahap. Keluarga merupakan orang terdekat lansia yang mendampingi lansia dimasa tuanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola komunikasi keluarga terhadap tingkat kesepian (loneliness) pada lansia. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 100 orang lansia di Kecamatan Payung Sekaki yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik cluster sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil uji statistik menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pola komunikasi keluarga terhadap tingkat kesepian (loneliness) pada lansia dengan p value (0,000) < ? (0,05). Pola komunikasi keluarga mempunyai hubungan yang signifikan terhadap tingkat kesepian (loneliness) lansia. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan setiap anggota keluarga lansia menerapkan pola komunikasi yang fungsional agar mengurangi tingkat kesepian lansia.
Menstrual Disorder Affects Academic Stress on Students Jehan Puspasari; Veronica Yeni Rahmawati; Dian Fitria
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 11 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v11i1.1655

Abstract

Adolescence is a period of development towards adulthood with all the changes that occur both physiologically and psychologically. In adolescent girls physiologically will experience menstruation. Adolescents have a tendency to experience menstrual disorders, and one of the factors is academic stress. This research used cross sectional method with total sampling. The results of univariate analysis showed that the average age of menarche was 12 years, the average BMI was 20.50, good nutritional status was 66.7%, students did not experience menstrual disorders by 84.4% and the academic stress level of students was 80.9%. The results of the bivariate analysis showed a correlation coefficient of 0.635, with a p-value of 0.001 which means the higher the menstrual disorder, the higher the academic stress on students. These findings can be used to develop health promotion related to reproductive health in adolescent girls so as to reduce stress levels in students.

Page 1 of 1 | Total Record : 5