cover
Contact Name
Saprizal Hadisaputra
Contact Email
rizal@unram.ac.id
Phone
+6287738066422
Journal Mail Official
pijarmipa@unram.ac.id
Editorial Address
Univesitas Mataram. Jalan Majapahit No 62 Mataram, Lombok, NTB. 83125. Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pijar MIPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : 19071744     EISSN : 24601500     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Pijar MIPA (e-ISSN: 2460-1500 & p-ISSN: 1907-1744) is an open-access scientific periodical journal published by the Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA publishes original articles on current issues and trends in mathematics-science-science education studies. In addition, this journal addresses issues concerning environmental education and environmental science. The journal scopes are: a. Physics and Physics Education b. Chemistry and Chemistry Education c. Biology and Biology Education d. Natural Science and Science Education e. Mathematics and Mathematics Education f. Environmental and Environmental Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 4 (2020): September" : 22 Documents clear
Isolasi Senyawa Hesperidindari Kulit Buah Jeruk Manis (Citrus sinensis) Aliefman Hakim; Jamaluddin Jamaluddin; I Nyoman Loka; Eka Junaidi; Suhratul Aini
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 4 (2020): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.406 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i4.1946

Abstract

Kulit jeruk merupakan salah satu limbah yang banyak ditemukan di Indonesia baik dari industri minuman ataupun pasar umum. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan modifikasi isolasi senyawa metabolit sekunder khususnya hesperidin dari kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis) untuk menambah nilai jual serta dapat memberikan informasi mengenai senyawa hesperidin. Identifikasi dilakukan dengan cara KLT menggunakan selulosa dan silika sebagai fase diam dan fase gerak TBA 3:1:1, Uji UV-Vis, dan FT-IR. Hasil identifikasi uji KLT yang diperoleh menunjukkan spot berwana kuning mendekati finish dengan nilai Rf 0,82, hasil uji spektroskopi UV-Vis, peak (puncak) tertinggi senyawa hasil isolasi hesperidin dari kulit jeruk manis berada pada panjang gelombang 282.20 nm. Hasil uji FT-IR berada pada spektrum IR serapan 3474,99 cm-1  (OH) ; 2918,27 cm-1 (C-H dari CH3) ; 1645,89 cm-1 (C=O karbonil ) ; 1519,96 cm-1 (C=C aromatik) dan 1205,93 cm-1 (C-O pada gugus –OCH3 eter). Senyawa yang diuji memiliki kemiripan struktur dengan hesperidin referensi dilihat dari gugus-gugus yang dimiliki, sehingga dapat disimpulkan senyawa yang diisolasi adalah benar senyawa hesperidin.
Profil Literasi Sains Siswa SMP Di Kota Gerung Pada Tema Pencemaran Lingkungan Fitri Andini; A Wahab Jufri; Mahrus Mahrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 4 (2020): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.015 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i4.1957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat literasi sains siswa pada tema pencemaran lingkungan di SMP Gerung pada tahun 2019. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampel probabilitas area menggunakan 10,5% dari 2.135 populasi dan mengumpulkan data dengan tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) siswa SMPN memiliki keterampilan literasi dalam kategori sedang 64,09; (2) tingkat kompetensi dan desain inkuiri ilmiah memiliki skor rata-rata 57,30 di SMPN 5 Gerung, 55,07 di SMPN 3 Gerung, 53,10 di SMPN 1 Gerung. Tingkat literasi saintifik siswa dalam kompetensi menafsirkan data dan bukti secara ilmiah memiliki skor rata-rata 66,19 di SMPN 1 Gerung, 60,61 di SMPN 5 Gerung, 59,86 di SMPN 3 Gerung; dan (3) literasi sains siswa berdasarkan jenis kelamin menunjukkan siswa perempuan memiliki tingkat melek huruf yang lebih tinggi yaitu 65,22 dibandingkan dengan siswa laki-laki sebesar 59,55. Disimpulkan bahwa tingkat literasi sains siswa berada pada kategori sedang, dan siswa perempuan memiliki tingkat kemampuan literasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa laki-laki.
Penggunaan Multimedia Pembelajaran Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Norma Juniati; A Wahab Jufri; Muhammad Yamin
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 4 (2020): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.162 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i4.1975

Abstract

Penelitian mengenai penggunaan multimedia pembelajaran untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas VIII telah dilakukan pada Bulan Juli 2019. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan multimedia pembelajaran terhadap literasi sains dan peningkatan literasi sains siwa kelas VIII materi gerak makhluk hidup di SMP Negeri 14 Mataram. Penelitian termasuk penelitian eksperimen semu (Quasy Experiment). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sample random sampling dan didapatkan 64 orang peserta didik sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes literasi sains yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji Independent Sample t-test menggunakan SPSS 21 dan didapatkan hasil nilai thitung sebesar 3,081 ≥  ttabel1,670 dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0,03 < 0,05 yang berarti Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini menujukkan bahwa penggunaan multimedia pembelajaran signifikansi berpengaruh positif terhadap literasi sains siswa kelas VIII pada materi gerak makhluk hidup di SMP Negeri 14 Mataram dengan peningkatan literasi sains yang dilihat dari hasil uji N-Gain diperoleh sebesar 77,5% lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. 
Analisis Kualitatif Etnomatematika Dari Destinasi Wisata Uma Lengge M Mariamah; M Muslim; A Amrullah; Prayitno S
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 4 (2020): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.5 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i4.1985

Abstract

Destinasi wisata Uma Lengge merupakan warisan budaya masyarakat Bima yang memiliki nilai etnomatematika. Nilai etnomatematika tersebut belum banyak diaplikasikan dalam pembelajaran matematika dan mengakibatkan pembelajaran  matematika di sekolah belum dapat menampilkan konteks nyata yang berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari siswa. Tujuan tulisan ini adalah untuk menganalisis beberapa bentuk geometri apa saja yang terdapat dalam struktur Uma Lengge tersebut agar nantinya dijadikan sebagai referensi bagi guru untuk menerapakan etnomatematika dari destinasi Uma Lengge dalam pembelajaran matematika di SD. Tulisan ini dilakukan dengan penelitian deksriptif kualitatif. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dokumentasi dan wawancara. Hasil dokumentasi dan wawancara akan dianalisis secara kualitatif mulai dari reduksi data, interpretasi data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian bahwa destinasi Uma Lengge memiliki nilai etnomatematika berbentuk geometri seperti: 1) trapesium sama kaki, 2) segititiga, 3) Persegi, 4) persegipanjang dan yang terakhir adalah 5) segitiga siku-siku. Etnomatematika dari destinasi Uma Lengge dapat digunakan sebagai alat peraga dalam pembelajaran matematika Sekolah Dasar (SD) materi geometri/bangun datar dengan tujuan agar siswa mudah memahami materi yang disampaikan karena bahan ajar Uma Lengge sudah dikenal oleh siswa. Selain itu, siswa juga dapat mengenal lebih mendalam tentang destinasi Uma Lengge sebagai warisan budaya suku Bima.
Pengaruh Bokashi Terhadap Pertumbuhan Bayam Cabut (Amaranthus tricolor L.) Ahmad Raksun; I Wayan Merta; I Gde Mertha; Mohammad Liwa Ilhamdi
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 4 (2020): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.969 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i4.1988

Abstract

Bayam adalah bahan  sayuran  yang bergizi tinggi. Pertumbuhan bayam ditentukan oleh ketersediaan unsur hara pada lahan pertanian. Pemupukan  merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan ketersediaan unsur hara. Telah dilakukan penelitian tentang aplikasi bokashi untuk meningkatkan pertumbuhan bayam cabut di Desa Bajur Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh bokashi terhadap pertumbuhan  bayam cabut, (2) Dosis optimum bokashi untuk meningkatkan pertumbuhan bayam cabut. Dalam penelitian ini digunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 6 ulangan. Perlakuan bokashi  terdiri atas 6 level, yaitu: B0 = tampa pemberian  bokashi (kontrol),  B1 = pemberian 0,4 kg bokashi10 kg tanah, B2 = pemberian 0,8 kg  bokashi/10 kg tanah, B3 = pemberian 1,2 kg bokashi/10 kg tanah, B4 = pemberian 1,6 kg bokashi/10 kg tanah, B5 = pemberian 2,0 kg bokashi/10 kg tanah. Parameter pertumbuhan yang diukur adalah tinggi batang, panjang daun, lebar daun, jumlah daun dan diameter batang yang diukur pada  umur 18 hari setelah tanam Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemberian bokashi berpengaruh  nyata terhadap tinggi batang, panjang daun, lebar daun dan diameter batang  tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun bayam cabut, (2) dosis optimum bokashi untuk meningkatkan pertumbuhan bayam cabut  adalah 1,6 kg per 10 kg tanah.
Instrumen Untuk Menilai Validitas Video Pembelajaran Fisika Berbasis CTL Pada Materi Fluida Dira Novisya; Desnita Desnita
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 4 (2020): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.262 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i4.1990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen validitas yang berkualitas yang digunakan dalam menilai validitas video pembelajaran fisika berbasis CTL pada materi fluida. Instrumen yang dinilai terdiri atas instrumen validitas isi, konstruk dan bahasa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian terdiri atas 3 validator terkait yang ahli pada dibidangnya. Penilaian instrumen validitas ini menggunakan lembar penilaian instrumen. Berdasarkan dari pengolahan dan analisis data yang telah dilakukan menunjukan bahwa instrumen berada dalam kategori valid dengan nilai rata-rata untuk validasi isi sebesar 0,89, nilai rata-rata untuk validasi konstruk sebesar 0,91, dan nilai rata-rata untuk validasi bahasa sebesar 0,83. Dengan demikian, instrumen layak digunakan untuk mengukur validitas video pembelajaran fisika berbasis CTL pada materi fulida.
Validitas Perangkat Pembelajaran Berbasis Inkuiri Untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Materi Jaringan Hewan di SMA Flaviana Claudia Andayani
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 4 (2020): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1069.879 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i4.2004

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan yang dituntut dalam menghadapi abad ke-21. Selain itu tuntutan kurikulum 2013 yang menekankan pembelajaran student center sehingga peserta didik harus mampu membangun pemahamannya sendiri berdasarkan  pengalaman nyata. Keterampilan berpikir kritis dapat dilatihkan kepada peserta didik dengan model pembelajaran inkuiri yang difasilitasi melalui perangkat pembelajaran pada materi Jaringan Hewan karena pada materi tersebut terdapat tuntutan percobaan ilmiah yang dapat melatihkan peserta didik untuk menemukan masalahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas Perangkat Pembelajaran berbasis inkuiri pada materi Jaringan Hewan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik di SMA. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model 4-D yaitu define, design, develop dan disseminate, namun pada tahap disseminate tidak dilaksanakan. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari RPP, BAPD, LKPD dan instrumen evaluasi. Berdasarkan hasil analisis validitas menggunakan pendapat Ratumanan dan Laurents dan analisis reliabilitas menggunakan percentage agreement didapatkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis inkuiri untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis pada materi Jaringan Hewan yang dikembangkan memiliki kriteria valid dan reliabel
Validitas Perangkat Pembelajaran Berbasis Inkuiri Pada Materi Protista Untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kreatif Rossanita Truelovin Hadi Putri
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 4 (2020): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.615 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i4.2005

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine the validity of learning devices based on inquiry in protist materials to train creative thinking skills. This research is pre-experiment one group pretest and posttest. This research referred to 4D model that consisted of Define, Design, and Develop. Development of learning devices is RPP, LKPD, BAPD, and evaluation instrument. The validity of learning devices was measured based on assessment of lecture education and material experts. The instrument used was the validation sheet of learning devices. The validity sheets that were developed included several criteria namely, content criteria, presentation criteria, and language criteria. The results validation of the learning devices got 93% the interpretation were very feasible. Consist in these results, it can be concluded that the learning devices based on inquiry of protist material to train creative thinking skill was valid and feasible for use by students; Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas perangkat pembelajaran berbasis inkuiri pada materi Protista untuk melatihkan keterampilan berpikir kreatif. Jenis penelitian yang dilaksanakan ialah pre-eksperimen one group pretest and posttest. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan mengacu pada model 4D yang terdiri atas tahap define, design, develop, dan disseminate. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan ialah RPP, LKPD, BAPD, dan instrumen evaluasi. Validitas perangkat pembelajaran diukur berdasarkan penilaian dosen ahli pendidikan dan dosen ahli materi. Instrumen yang digunakan ialah lembar validasi perangkat pembelajaran. Lembar validasi yang dikembangkan meliputi beberapa kriteria yaitu, kriteria isi, kriteria penyajian dan kriteria bahasa. Hasil penelitian menunjukkan validitas perangkat pembelajaran sebesar 93% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis inkuiri pada materi Protista untuk melatihkan keterampilan berpikir kreatif dinyatakan valid dan layak digunakan pada peserta didik.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Tentang Bakteri Nurhidayanti Nurhidayanti; Syachruddin AR Syachruddin AR; Kusmiyati Kusmiyati
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 4 (2020): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.13 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i4.2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar siswa dan faktor-faktor penyebab kesulitan dalam pembelajaran tentang bakteri pada kelas X SMA Muhammadiyah Mataram. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Muhammadiyah Mataram. Tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan tes objektif dan kuesioner. Hasil analisis kesulitan belajar memperoleh 1 siswa pada kategori sangat sulit, 4 siswa pada kategori sulit, 7 siswa pada kategori cukup sulit, 1 siswa kategori kurang sulit, dan 1 siswa pada kategori tidak sulit dengan rata-rata pada kategori cukup sulit. Hasil analisis faktor penyebab kesulitan belajar siswa diperoleh faktor internal pada kategori tidak sulit sedangkan faktor ekternal  pada kategori kurang sulit. Hasil analisis kategori dengan indikator penyebab kesulitan belajar pada faktor internal diperoleh motivasi belajar tidak sulit, minat belajar kurang sulit dan perhatian belajar sulit. Faktor eksternal diperoleh sumber belajar tidak sulit, metode/strategi mengajar guru kurang sulit dan kondisi belajar kurang sulit. Oleh karena itu, faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran tentang bakteri disebabkan oleh kondisi belajar siswa, sehingga dapat disimpulkan bahwa kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran tentang bakteri di kelas X SMA Muhammadiyah Mataram dikategorikan cukup sulit sedangkan faktor penyebab kesulitan belajar didominasi oleh faktor eksternal yang meliputi kondisi belajar.
Perbedaan Hasil Belajar IPA (Biologi) Siswa Pada Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) dengan Tipe Numbered Head Together (NHT) Nurayani Nurayani; Khairuddin Khairuddin; Ahmad Raksun
Jurnal Pijar Mipa Vol. 15 No. 4 (2020): September
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.236 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v15i4.2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA Biologi Siswa pada Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan NHT di kelas VII  MTsN 2 Mataram Tahun Ajaran 2015/2016. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII MTsN 2 Mataram berjumlah enam kelas dengan jumlah siswa 226 orang. Sampel diperoleh dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh kelas VII C sebagai eksperimen 1 dan VII D sebagai kelas eksperimen 2. Kelas VII C menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT, sedangkan kelas VII D menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Perolehan data dengan menggunakan tes untuk melihat hasil belajar aspek kognitif dan lembar observasi untuk mengetahui aktifitas siswa dan keterlaksanaan RPP. Pengujian hipotesis menggunakan uji t polled varian karena data terdistribusi normal dan bersifat homogen. Hasil Post-test  thitung = 5,28 dan harga Kritik ttabel= 2,02 sehingga hasil uji hipotesis yang diperoleh menyatakan Ho ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat perbedaan hasil belajar IPA Biologi siswa antara yang menggunakan model TGT dengan NHT. Hasil belajar ranah kognitif menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih tinggi

Page 2 of 3 | Total Record : 22


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): in Progress Vol. 20 No. 8 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 7 (2025) Vol. 20 No. 6 (2025) Vol. 20 No. 5 (2025) Vol. 20 No. 4 (2025): Special Issue Vol. 20 No. 3 (2025) Vol. 20 No. 2 (2025) Vol. 20 No. 1 (2025) Vol. 19 No. 6 (2024): November 2024 Vol. 19 No. 5 (2024): September 2024 Vol. 19 No. 4 (2024): July 2024 Vol. 19 No. 3 (2024): May 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): March 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 18 No. 6 (2023): November 2023 Vol. 18 No. 5 (2023): September 2023 Vol. 18 No. 4 (2023): July 2023 Vol. 18 No. 3 (2023): May 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): March 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 17 No. 6 (2022): November 2022 Vol. 17 No. 5 (2022): September 2022 Vol. 17 No. 4 (2022): July 2022 Vol. 17 No. 3 (2022): May 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): March 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 16 No. 5 (2021): November 2021 Vol. 16 No. 4 (2021): September 2021 Vol. 16 No. 3 (2021): Juni 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Januari 2021 Vol. 15 No. 5 (2020): Edisi Khusus Penelitian Pengembangan Pengkajian Ilmu dan Pengajaran MIPA Vol. 15 No. 4 (2020): September Vol. 15 No. 3 (2020): Juni Vol. 15 No. 2 (2020): Maret Vol. 15 No. 1 (2020): Januari Vol. 14 No. 3 (2019): September Vol. 14 No. 2 (2019): Juni Vol. 14 No. 1 (2019): Maret Vol. 13 No. 2 (2018): September Vol. 13 No. 1 (2018): MARET Vol. 12 No. 2 (2017): September Vol. 12 No. 1 (2017): Maret Vol. 11 No. 2 (2016): SEPTEMBER Vol. 11 No. 1 (2016): Maret Vol. 10 No. 2 (2015): September Vol. 10 No. 1 (2015): Maret Vol. 9 No. 2 (2014): September Vol. 9 No. 1 (2014): Maret Vol. 8 No. 2 (2013): September Vol. 8 No. 1 (2013): Maret Vol. 7 No. 2 (2012): September Vol. 7 No. 1 (2012): Maret Vol. 6 No. 2 (2011): September Vol. 6 No. 1 (2011): Maret Vol. 5 No. 2 (2010): September Vol. 5 No. 1 (2010): MARET Vol. 4 No. 2 (2009): September Vol. 4 No. 1 (2009): Maret More Issue