cover
Contact Name
Abdul Muaz
Contact Email
muaz@umc.ac.id
Phone
+6281222422205
Journal Mail Official
annufus@umc.ac.id
Editorial Address
Jl. Fatahillah, Watubelah, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal An-Nufus
ISSN : 26851512     EISSN : 2774647X     DOI : https://doi.org/10.32534/annufus
Core Subject : Religion,
An-Nufus mengundang para peneliti, para dosen, dan para mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitiannya terkait isu-isu: Kajian Ilmu Tasawuf Psikoterapi Psikologi Terapi Sufi-Healing Pemikiran Keislaman
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2019): Juli-Desember 2019" : 6 Documents clear
Mendaras Relasi Zikir dan Jiwa Abdul Muaz; Tri Budi Prasetyo
An-Nufus Vol 1 No 1 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.883 KB) | DOI: 10.32534/annufus.v1i1.716

Abstract

Makalah ini akan menyajikan dan menganalisa relasi hati (qalb) dengan zikir dalam perspektif tafsir sufistik. Ayat-ayat Alquran yang akan dikupas untuk membincang tema ini antara lain: QS. Al-Anfal (8): 2-4, QS. Ar-Ra’d (13): 28, QS. Al-Hajj (22) : 32, QS. Al-Fath (48): 4, dan QS. Al-Hadid (57): 27. Metode untuk menyingkap relasi hati terhadap jiwa dalam berzikir ini akan menerapkan pendekatan tafsir isyari agar bisa memproduksi makna batin (esoterik) dalam sejumlah ayat-ayat yang dianalisa. Metode ini diterapkan karena tidak bertentangan dalam penafsiran eksoteris ayat-ayat al-Quran yang disinggung. Dalam kajian ini ditemukan bahwa zikir hati (bi al-qalb) adalah sarana vital dan relevan untuk mendekatkan diri seorang hamba kepada Tuhan dan berefek dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih, dalam konteks modern yang kerapkali membuat manusia tercerabut dan terasing dari dirinya sendiri.
Eksplorasi Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam Ali Miftakhu Rosyad; Aip Syarifudin
An-Nufus Vol 1 No 1 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/annufus.v1i1.723

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi hakikat pendidikan karakter dalam perspektif Islam. Berdasarkan fakta yang terjadi, pelaksanaan pendidikan karakter memang menjadi kebutuhan untuk membangun bangsa Indonesia dari krisis karakter. Islam adalah agama yang universal dan sangat memperhatikan berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, Islam telah memberikan konstribusi terhadap pelaksanaan pendidikan karakter yang bersumber pada Alquran dan hadis. Ruh dari pendidikan karakter berdasarkan perspektif ajaran Islam terletak pada keteladanan sebagaimana yang telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW dalam membangun masyarakat Mekah dan Madinah dari krisis moral.
Melacak Fondasi Peradaban Islam Garry Vebrian
An-Nufus Vol 1 No 1 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/annufus.v1i1.724

Abstract

Artikel ini berfokus pada pandangan metafisika Syed Muhammad Naquib al-Attas sebagai fondasi peradaban. Dîn Islam merupakan salah satu konsep pengembangan metafisikanya. Dîn menurut al-Attas berkait erat secara konseptual dengan makna suatu peradaban karena memiliki kesamaan akar kata dengan nilai-nilai universal yang terkandung dan terhubung dalam keseluruhan konsep dîn. Melalui interpretasi konsep dîn, penulis menemukan bahwa pandangan metafisika al-Attas mampu memberikan kontribusi dalam meletakkan fondasi peradaban Islam. Fondasi tersebut terletak pada visi nilai-nilai etis-spiritual dan kecenderungan alamiah dalam menampakkan keadilan (spectacle of justice). Kemudian, peradaban Islam juga memiliki tantangan, baik yang berasal dari luar ataupun dari dalam. Tantangan peradaban Islam dari luar adalah sekularisasi yang berasal dari pemikiran Barat, sedangkan dari dalam berasal dari hilangnya Adab (loss of Adab). Metodologi dalam tulisan ini menggunakan pendekatan hermeneutika.
Demonstrasi dalam Kajian Islam Abdul Basit Atamimi
An-Nufus Vol 1 No 1 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/annufus.v1i1.725

Abstract

Pengembangan Hak Asasi Manusia (HAM) dan Pendidikan Agama Islam Sri Maryati; Toto Santi Aji
An-Nufus Vol 1 No 1 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.847 KB) | DOI: 10.32534/annufus.v1i1.1772

Abstract

Artikel ini mendiskusikan tentang Hak Asasi manusia (HAM) berdasarkan perspektif Pendidikan Agama Islam. Apakah HAM bertentengan dengan Islam? Atau justru sebaliknya: Islam mengakomodirnya? Tidak dapat dipungkiri HAM terkadang dijadikan “alat” untuk menjerat dan menjatuhkan seseorang. HAM sering mengalami reduksi makna. HAM menjadi dua sisi mata uang; satu sisi mengedepankan humanism, sementara sisi yang lain menakutkan bagi sebagian orang, terutama bagi pengambil kebijakan. Persoalanya kemudian, bagaimana sesungguhnya mendudukan HAM ini pada tempatnya? Lalu bagaimana Islam melihat dan memposisikan HAM ini?
NILAI-NILAI PSIKOLOGIS DAN PENDIDIKAN MELALUI KISAH DALAM ALQURAN Adang Darmawan Achmad
An-Nufus Vol 1 No 1 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.683 KB) | DOI: 10.32534/annufus.v1i1.1773

Abstract

Makalah ini akan menganalisa nilai-nilai psikologis dan pendidikan yang termuat dalam kisah Nabi Ibrahim, kisah Nabi Yusuf, kisah Nabi Musa dan Nabi Muhammad sebagaimana termaktub di dalam Alquran. Riset ini menjadi penting menimbang kisah-kisah dalam Alquran bukanlah cerita fiktif atau mitos, sehingga bila kita ingin menjadikannya sebagai sumber acuan diskursus psikologis dan pedagogis akan sangat representatif. Terlebih menimbang konteks kekinian yang lebih membutuhkan character and role model dalam kebaikan dan kemaslahatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6