cover
Contact Name
Ade Yulita Hesti Lukas
Contact Email
ade.yulita@staf.undana.ac.id
Phone
+6281285951581
Journal Mail Official
jaqubdpundana@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adisucipto Penfui Kupang NTT
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Aquatik
ISSN : 23015381     EISSN : 27460010     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Aquatik merupakan media desiminasi hasil-hasil penelitian kelautan dan perikanan. Jurnal Aquatik terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan Oktober. Minimal ada 20 Artikel baru yang diterbitkan setiap tahunnya. Selain terbitan berkala dimungkinkan juga ada terbitan khusus. Jurnal ini berisi tentang penelitian-penelitian yang berhubungan dengan Rekayasa lingkungan akuatik, reproduksi dan nutrisi organisme perairan, penyakit dan parasit organisme perairan, genetika, kualitas air dan semua penelitian yang berhubungan dengan teknologi budidaya perairan.
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2023): Maret" : 19 Documents clear
Penggunaan Tepung Bulu Ayam Fermentasi Sebagai Pakan Dalam Pemeliharaan Ikan Bandeng (Chanos chanos) Mama, Maria Loise Ina Amun; Rebhung, Felix; Salosso, Yuliana
Jurnal Aquatik Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v6i1.9860

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Februari 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung bulu ayam fermentasi dalam pakan terhadap laju pertumbuhan dan kelulushidupan ikan bandeng (Chanos chanos). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan yang terdiri dari Perlakuan A (5%), Perlakuan B (10%), Perlakuan C (15%), Perlakuan D (20%), Perlakuan E (0%). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan bobot mutlak, laju pertumbuhan relatif (RGR) dan kelangsungan hidup yang selanjutnya dianalisis secara statistic dengan menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan tepung bulu ayam fermentasi berpengaruh nyata (P<0,05) pada pertumbuhan bobot mutlak dan laju pertumbuhan relatif. Dosis terbaik perlakuan D (20%) mampu menghasilkan bobot mutlak sebesar 24,53g dan laju pertumbuhan relatif sebesar 0,071%. Kata Kunci : Tepung bulu ayam, fermentasi, ikan bandeng, pertumbuhan, kelulushidupan
Menumbuhkan Pakan Alami Di Tambak Ikan Bandeng (Chanos Chanos) Menggunakan Kombinasi Kotoran Sapi, Kotoran Ayam, Jerami Padi, Pupuk Urea, Dan Sp-36 Akoit, Aloysius Samuel; Linggi, Yulianus; Liufeto, Franchy Ch
Jurnal Aquatik Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v6i1.9862

Abstract

Ikan bandeng (Chanos chanos) merupakan salah satu sumberdaya perikanan yang dihasilkan dari budidaya tambak. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan ikan bandeng dalam tambak yang diberi pupuk dari kombinasi kotoran sapi, kotoran ayam, jerami padi, pupuk urea dan SP-36 dengan parameter yang diukur pada penelitian ini meliputi pertumbuhan mutlak, tingkat kelulushidupan, kepadatan fitoplankton dan kualitas air ( suhu, pH, salinitas). Hasil penelitian ini menunnjukkan bahwa pemupukan dasar tambak menggunakan kombinasi kotoran sapi, kotoran ayam, jerami padi, pupuk urea dan SP-36 dapat meningkatkan pertumbuhan ikan bandeng (Chanos-chanos). Rata-rata berat mutlak ikan bandeng yang didapat selama penelitian sebesar 68 gram, sedangkan rata-rata panjang mutlak ikan bandeng sebesar 15 cm. Terdapat 7 jenis fitoplankton yang terdiri dari 7 kelas ; antara lain Chlorophyta, Dinophyceae, Bacillariopyceae, Cryptophyta, Chlorophyceae, Cyanobacteria, dan Chaetoceros sp. Kata kunci : Ikan bandeng, fitoplankton, pemupukan, kotoran sapi, kotoran ayam, jerami padi, pupuk urea, SP-36, tambak.
Pengaruh Kepadatan Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Abalon (Haliotis Sp) yang Dipeliara di Keramba Apung Nahak, Fabianus; Linggi, Yulianus; Sunadji, Sunadji
Jurnal Aquatik Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v6i1.9863

Abstract

Kerang abalon merupakan salah satu komoditas laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi, Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepadatan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup abalon (Halitus sp) yang dipelihara di keramba apung. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) meliputi 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Pada setiap perlakuan P1 padat tebar 25 ekor abalon/wadah, P2 padat tebar 50 ekor abalon/wadah, P3 padat tebar 75 ekor abalon/wadah, P4 padat tebar 100 ekor abalon/wadah. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pertumbuhan kerang abalon menunjukan perlakuan A sebesar 0,2 ± 0,06 gr. Sedangkan untuk perlakuan B, C dan D memiliki nilai yang sama yaitu sebesar 0,1 0,06 gr. Tingkat kepadatan masing-masing perlakuan berbeda, akan tetapi dengan waktu pemeliharaan yang sama. Nilai rata-rata pertumbuhan berat mutlak kerang abalon pada perlakuan B (padat tebar 50 ekor), C (padat tebar 75 ekor) dan (padat tebar 100 ekor) padat tebar relatif sama, tetapi cenderung lebih tinggi pada perlakuan A (padat tebar 25 ekor). Hasil analisis statistik dengan ANOVA menunjukan bahwa F hitung < F tabel yang artinya perbedaan perlakuan padat tebar pada penelitian tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan berat mutlak kerang abalon. Parameter kualitas air yang diukur meliputi suhu 26-29ºC,PH 7,6-8,6 dan salinitas 25-30 ppt. Kata kunci : Abalon, Kepadatan, Keramba apung
Pola Pertumbuhan Benih Ikan Patin (Pangasius sp) yang Diberi Pakan Kombinasi Pelet dan Tepung Cacing Sutra (Tubifex sp) Yulia, Victoria Enyta; Rebhung, Felix; Lukas, Ade Yulita Hesti
Jurnal Aquatik Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v6i1.9864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pertumbuhan benih ikan patin (Pangasius sp) yang diberi pakan kombinasi pelet dan tepung cacing sutra (Tubifexs sp). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan dirancang menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 3 ulangan dan 5 perlakuan: (a) kombinasi pelet 75 % dan tepung cacing sutra 25%, (b) kombinasi pelet 50% dan tepung cacing sutra 50%, (c) kombinasi pelet 25% dan tepung cacing sutra 75%, (d) 100% pelet dan (e) tepung cacing sutra 100%. Parameter yang diamati adalah laju pertumbuhan spesifik (SGR) dan kualitas air (suhu, pH dan DO). Hasil penelitian menunjukan bahwa laju pertumbuhan benih ikan patin meningkat pada setiap 2 minggu, laju pertumbuhan spesifik benih ikan patin tertinggi yaitu terdapat pada perlakuan C dan terendah terdapat pada perlakuan D. Kualitas air selama masa pemeliharaan masih dalam kisaran optimal yaitu suhu berkisar 27-28ᵒc, pH berkisar ,3-8,6 ppt dan DO berkisar 6,4-6,8 ppm. Kata kunci : SGR; pelet; tepung cacing sutra dan benih ikan patin.
Pengaruh Metode Budidaya Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Kerang Kepah (Polimesoda erosa) Di Pantai Manikin, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang Santos, Rimo Dos; Sunadji, Sunadji; Liufeto, Franchy Ch
Jurnal Aquatik Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v6i1.9865

Abstract

Kerang Kepah (Polymesoda erosa) merupakan salah satu biota yang hidup di daerah pasang surut yang memiliki nilai gisi tinggi, kerang kepah dapat hidup di sela-sela akar mangrove pada substrat lumpur, lumpur berpasir dan serasah mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode budidaya yamg berbeda terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan kerang kepah (Polymesoda erosa). Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan mulai dari bulan juni sampai bulan agustus 2022 Di Pantai Manikin, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Kerang kepah dibudidayakan menggunakan metode long line dan stikc, dimana Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil anova menunjukan bawah metode budidaya yang berbeda tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan kerang kepah (P. erosa). Kata kunci: Metode Budidaya, Polymesoda erosa, Pertumbuhan, Kelulushidupan
Pengaruh lama fermentasi Ulva lactuca dengan EM4 (Effective Microorganism 4) Terhadap Pertumbuhan dan Kelulusan Hidup Teripang Pasir (Holothuria scabra). Olla, Fency Yani; Dahoklory, Nicodemus; Tjendanawangi, Agnette
Jurnal Aquatik Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v6i1.9867

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan kelulusan hidup teripang pasir yang diberi U. lactuca hasil fermentasi dengan EM4 (Effective Microorganism 4). Penelitian ini dilakukan selama bulan Agustus-Desember, di Laboratorium Lapangan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana, Hansisi-Semau Kabupaten Kupang. Teripang pasir yang dibudidaya sebanyak 60 ekor. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan A Kontrol (tanpa pakan fermentasi; perlakuan B (fermentasi U. lactuca dengan EM4 selama 12 jam); perlakuan C (fermentasi U. lactuca dengan EM4 selama 18 jam); perlakuan D (fermentasi U. lactuca dengan EM4 selama 24 jam). Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan bobot mutlak dan panjang mutlak teripang pasir yang tertinggi dihasilkan pada perlakuan D sebesar 53,17g dan 7,00 cm, namun semua perlakuan memiliki tingkat kelulusan hidup sebesar 100%. Hasil Sidik Ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan berpengaruh sangat nyata (P>0,01) terhadap pertumbuhan berat mutlak tetapi berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pertumbuhan panjang mutlak dan berpengaruh tidak nyata terhadap tingkat kelulusan hidup. Kata kunci: Teripang Pasir, Ulva lactuca, EM4, Lama fermentasi, Pertumbuhan, Kelulusan hidup
Aplikasi Teknologi Bioflok bagi Pertumbuhan Ikan bandeng (Chanos chanos) Dano, Tiara Trisnawati Enjela; Liufeto, Franchy Ch; Linggi, Yulianus
Jurnal Aquatik Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v6i1.9868

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh bioflok terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan bandeng (Chanos chanos) yang dipelihara di dalam wadah terkontrol selama 60 hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa data pertumbuhan dan kelulushidupan ikan bandeng yang diberi perlakuan kosentrasi bioflok 0% 3% 5% dan 8% telah dihitung mengunakan RAL dan analisis menggunaka ANOVA. Pemberian kosentrasi bioflok dapat meningkatkan pertumbuhan dan kelulushidupan ikan bandeng, pertumbuhan tertinggi ditujukan oleh ikan bandeng sebesar 1.26%gram/hari. Kosentrasi bioflok 5% diikuti oleh 3% dan 8% semetara SR yang tertinggi di tampilkan oleh ikan bandeng yang mendapat tambahan kosentrasi bioflok adalah sebesar 8%. Katakunci : bioflok, pertumbuhan ikan bandeng
Pengaruh Lama Fermentasi Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) Terhadap Pertumbuhan dan kelangsungan Hidup Ikan Bandeng (Chanos chanos) Geno, Yovita Jessi; Dahoklory, Nicodemus; Rebhung, Felix
Jurnal Aquatik Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v6i1.9869

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi kulit pisang kepok (Musa paradisiaca L.) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan bandeng (Chanos chanos). Penelitian ini dilaksanakan dalam kurun waktu 2 bulan di Tambak Bandeng Desa Bipolo. Lama waktu fermentasi yang diuji di Laboratorium Kimia Pakan, Fakultas Peternakan Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana yaitu 6 hari, 8 hari, dan 10 hari. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Dalam penelitian ini terdapat 3 perlakuan masing-masing 3 ulangan dan kontrol. Perlakuan yang dimaksud adalah Perlakuan A (Kulit pisang fermentasi 30 hari + pellet FF-999 30 hari berikutnya), Perlakuan B (Pellet FF-999 30 hari + kulit pisang fermentasi 30 hari berikutnya), Perlakuan C (Pemberian kulit pisang hasil fermentasi selama 60 hari) dan Kontrol (100% pemberian pellet FF-999 selama 60 hari). Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa lama fermentasi kulit pisang terbaik terdapat pada hari ke 10 dengan kandungan protein tertinggi yaitu sebesar 11,015%. Lama waktu fermentasi 10 hari digunakan untuk fermentasi kulit pisang sebagai pakan untuk menunjang pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan bandeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh lama fermentasi kulit pisang 10 hari terhadap pertumbuhan berat mutlak (p<0.05), namun tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup ikan bandeng. Kata Kunci : Fermentasi, Kulit Pisang Kepok, Ikan Bandeng, Pertumbuhan, Kelangsungan Hidup
Pengaruh Penggunaan Kotoran Sapi, Kotoran Ayam, Jerami Padi dan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Bandeng (Chanos chanos) di Tambak Baba, Solfyana Lisbela; Linggi, Yulianus; Liufeto, Franchy Ch
Jurnal Aquatik Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v6i1.9870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kotoran sapi, kotoran ayam, jerami padi, dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan ikan bandeng (Chanos chanos) di Tambak. Pengumpulan data dilakukan selama 3 bulan di Desa Bipolo, Kecamatan Sulamu. Pemupukan dilakukan dengan Perbandingan dalam satu tambak kotoran sapi 100 kg (10 karung), kotoran ayam 500 kg (50 karung), jerami padi 50 ikat, pupuk urea 2 karung, hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini ikan bandeng sebanyak 2500 ekor. Hasil penelitian menunjukan pertumbuhan dari pemupukan sangat bagus atau spesifik tinggi oleh karena pengaruh pemupukan yang menghasilkan ketersedian fitoplankton didasar tambak dan kelulushidupan 100%. Kata kunci: Kotoran Sapi, Kotoran Ayam, Jerami Padi, Pupuk Urea,Ikan Bandeng, Fitoplankton
Studi Beberapa Aspek Reproduksi Kepiting Betina (Scylla Serrata) Yang Terdapat di ekosistem Bakau Di Teluk Kupang Jemarus, Felisianus; Linggi, Yulianus; Sunadji, Sunadji
Jurnal Aquatik Vol 6 No 1 (2023): Maret
Publisher : Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/aquatik.v6i1.9871

Abstract

Kawasan mangrove merupakan salah satu kawasan rehabilitasi bagi Kepiting Bakau di Teluk Kupang. Ekosistem mangrove berperan penting bagi ekologi laut dan pesisir. Salah satu perannya adalah sebagai habitat kepiting bakau (Scylla serrata). Kepiting bakau merupakan komoditi perikanan bernilai komersial tinggi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui reproduksi kepiting bakau (Scylla serrata) yang berada di Teluk Kupang dan juga untuk mengetahui kondisi ekologis Teluk Kupang yang berhubungan dengan reproduksi kepiting betina (S. serrata). Metode pengambilan sampel yang digunakan diambil secara acak. Sampel kepiting bakau ditangkap dengan mengunakan alat tangkap bubu. Bubu diletakkan di tiap sub-stasiun dengan masing-masing 1 unit. Pengambilan sampel dengan metode perangkap ini dilakukan pada pagi dan sore hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematangan gonad kepiting bakau didominasi oleh TKG II dan lebar kerapas dari kepiting bakau betina tidak ada hubungannya dengan penambahan ukuran indeks kematangan gonad dan juga kondisi ekologis perairan pada kawasan mangrove Teluk Kupang secara umum berada pada kategori “baik” dan cukup mendukung bagi kelangsungan hidup dan perkembangbiakan kepiting bakau (Scylla serrata). Kata Kunci :Kepiting Bakau, Tingkat Kematangan Gonad, Teluk Kupang

Page 1 of 2 | Total Record : 19