cover
Contact Name
Debi Setiawan
Contact Email
jurnaljdistira@gmail.com
Phone
+6281297409136
Journal Mail Official
jurnaljdistira@gmail.com
Editorial Address
Jl. Datuk Tunggul, Kel Teluk Kenidai, Kec Tambang, Kab Kampar, Prov Riau, Indonesia.
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat
ISSN : 28091485     EISSN : 28091485     DOI : -
Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat - JDISTIRA adalah sebuah jurnal blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil pengabdian yang berkualitas. Diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan Mei dan November oleh Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil pengabdiannya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 53 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 53 Documents clear
Peningkatan Pengetahuan Siswa Melalui Pendidikan Kesehatan Tentang Pencegahan dan Penanganan Luka Bakar di SMK Budi Raksa Lembang Lintang sri lestari; M. Deri Ramadhan; Ahmad Arifin; Putri Rahma Dinda; Cika Nurani; Dita Widiyani; Rahma Suci Hidayanti; Refi Anjani; Sabila Nurfitria; Irmawati; Masriah; Kristina Barek Dohni
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.2003

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa SMK Budi Raksa Lembang mengenai pencegahan dan penanganan luka bakar melalui pendidikan kesehatan berbasis ceramah interaktif, leaflet, diskusi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Permasalahan utama yang ditemukan adalah kurangnya pemahaman siswa tentang jenis luka bakar, risiko yang sering muncul di lingkungan praktik otomotif, serta langkah pertolongan pertama yang benar. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang meliputi penyusunan materi, koordinasi dengan sekolah, pemberian edukasi, serta penilaian pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Sebanyak 37 siswa mengikuti kegiatan, dan hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor pengetahuan, dari rata-rata 64,17% menjadi 81,25% setelah edukasi diberikan. Peningkatan ini menandakan bahwa metode edukasi yang digunakan efektif dalam memperkuat pemahaman siswa mengenai bahaya luka bakar, langkah pencegahan, serta penatalaksanaan awal. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan budaya keselamatan di lingkungan sekolah dan menjadi dasar bagi kegiatan K3 berkelanjutan.
Implementasi Circular Bioeconomy Framework dalam Konservasi In-Situ dan Ex-Situ melalui Pembibitan Pohon di Hutan P-Wec Suwondo, Juwita; Siswati, Aris; Hartanto, Arif Dwi; Pratama, Ahmad Herlyasa Sosro; Fata, Muhammad Zainul; Latifah, Miftahul Nahdiatul
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.2018

Abstract

Deforestasi lahan merupakan salah satu kondisi krusial yang terjadi di Indonesia sebagai salah satu negara dengan megabiodiversitas di dunia. Upaya konservasi hutan melalui pembibitan pohon pada lahan gersang menjadi salah satu strategi keberlanjutan ekologi di area Malang, khususnya di hutan P-Wec Petungsewu, Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Program pengabdian ini menerapkan Circular Bioeconomy Framework (CBF) untuk mengubah aktivitas pembibitan dan penanaman pohon menjadi sistem ekonomi sirkular yang menghubungkan konservasi in-situ dan ex-situ dengan penciptaan nilai ekonomi. Keterkaitan dengan SDGs 15 Life on Land ditegaskan melalui pengabdian konservasi hutan ini melalui upaya pelestarian spesies endemik wilayah Malang dan Indonesia yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi keberlanjutan tinggi. Hasil pengabdian adalah terwujudnya sistem bioekonomi sirkular dengan indikator input lokal (melalui media tanam, benih, dan tenaga pada aktivitas pembibitan) serta zero-waste system di area Hutan P-Wec  melalui daur ulang limbah organic berupa pupuk kompos hasil limbah daun pohon. Hal ini terbukti dapat meningkatkan porositas dan aerasi tanah, sehingga dapat meningkatkan efektifitas pertumbuhan bibit pada lahan. Hasil berupa 17 jenis spesies bibit pohon yang sudah ditanam dan 5kg pupuk kompos dan 5kg sekam yang telah diolah dari limbah organik hutan P-Wec
Implementasi Sistem Sumur Bor dan Monitoring Kualitas Air Berbasis IoT untuk Budidaya Ikan Patin Berkelanjutan di Desa Pulau Gadang Setiawan, Debi Setiawan; Ramalia Noratama Putri; Salamun, Salamun; Luluk Elvitaria; Liza Trisnawati; Fitrah Ramadhani
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.2029

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini  bertujuan meningkatkan pengelolaan kualitas dan ketersediaan air pada budidaya ikan patin. Mitra kegiatan adalah Kelompok Tani Perikanan Sejahtera di Desa Pulau Gadang. Sebelum program dilaksanakan, kualitas air kolam tidak termonitor secara rutin dengan fluktuasi pH antara 5,2–8,4 dan suhu 26–33°C. Keterbatasan air pada musim kemarau menyebabkan peningkatan biaya operasional pengairan hingga ±30% akibat penggunaan pompa berbahan bakar. Kondisi tersebut berdampak pada tingkat kematian ikan sebelum panen sebesar 20–25%. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pemasangan sumur bor dan pompa air tenaga surya, instalasi sistem monitoring kualitas air berbasis IoT dengan sensor pH dan suhu, pelatihan teknis, serta evaluasi. Setelah implementasi, kualitas air menjadi lebih stabil dengan pH terjaga pada kisaran 6,5–7,5 dan suhu 27–30°C. Biaya operasional pengairan menurun sekitar 35% karena penggunaan energi surya. Tingkat kematian ikan sebelum panen turun menjadi 8–10%. Selain itu, pemahaman mitra meningkat dari nilai pre-test rata-rata 55% menjadi post-test 85%. Hasil tersebut menunjukkan peningkatan efisiensi budidaya, penurunan biaya operasional, serta stabilitas kualitas air yang terukur. Integrasi teknologi IoT dan energi terbarukan terbukti efektif dan berpotensi direplikasi pada wilayah budidaya perikanan lainnya.