cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.P4I@gmail.com
Phone
+6289681071805
Journal Mail Official
jurnal.P4I@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan
ISSN : 28278240     EISSN : 28278070     DOI : https://doi.org/10.51878/healthy.v1i2
Core Subject :
HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam disiplin ilmu yang berkaitan dengan Ilmu Kesehatan
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023)" : 4 Documents clear
EFEKTIVITAS ANTOSIANIN EKSTRAK BUNGA MAWAR UNTUK PENGOBATAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 WAWAN KURNIAWAN
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v2i2.2413

Abstract

Hyperglycemia is a medical condition in the form of an increase in blood glucose levels beyond normal which is a characteristic of several diseases, especially diabetes mellitus, in addition to various other conditions. Indonesia's rich edible tropical flowers have become part of the archipelago's cuisine, traditionally used as medicine, as natural dyes for food and beverages. Anthocyanins are polyphenolic compounds whose existence is very abundant in nature with diversity in various types of plants. Anthocyanins are natural components that accumulate in vacuoles and are responsible for the red, blue and purple colors in fruits, vegetables, flowers and other plants. Various positive benefits of anthocyanins for human health are as antioxidants, improve eye vision, anti-inflammation, prevent diabetes, inhibit tumor cells and prevent neurological diseases. ABSTRAKHiperglikemia adalah suatu kondisi medis berupa peningkatan kadar glukosa darah melebihi normal yang menjadi karakteristik beberapa penyakit terutama diabetes melitus di samping berbagai kondisi lainnya. Kekayaan bunga-bunga tropis di Indonesia yang dapat dimakan telah menjadi bagian dari kuliner nusantara, secara tradisional digunakan sebagai obat, sebagai pewarna alami untuk makanan dan minuman. Antosianin merupakan senyawa turunan polifenol yang keberadaannya sangat melimpah di alam dengan keanekaragaman dalam berbagai jenis tumbuhan. Antosianin adalah komponen alami yang terakumulasi pada vakuola dan bertanggungjawab untuk warna merah, biru dan ungu pada buah, sayur, bunga dan tumbuhan lainnya. Berbagai manfaat positif dari antosianin untuk kesehatan manusia adalah sebagai antioksidan, meningkatkan kemampuan penglihatan mata, anti inflamasi, mencegah diabetes, menghambat sel tumor dan mencegah penyakit neurologis.
REGULATORY IMPACT ASSESSMENT DALAM PENYUSUNAN SUATU KEBIJAKAN DI BIDANG OBAT KUASI ERNI RAHMAWATI
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v2i2.2484

Abstract

The study aimed to assess the impact of costs and benefits analysis(CBA) as an important step in the Regulatory Impact Assessment (RIA) as part and basic concept of Good Regulatory Practices (GRP) principles. CBA is carried out before a policy concerning stakeholder interests was established. CBA was applied to determined that the policies have been taken had greater benefit compare to impact and cost burden by stakeholders. Therefore the policies can be accepted and can be implemented without obstacles by stakeholders. A CBA survey has been conducted among 61 stakeholders, 80% from business actors. Survey as well as identifying problems faced by business actors during the quasi-drug registration process at the Indonesia FDA (BPOM). In addition, information was collected regarding expectations and suggestions for improvement related to the quasi-drug registration process. Assessment of the impact of costs and benefits (CBA) is carried out on two policy alternatives, namely the first alternative does not require a new policy and the second alternative requires a new policy in the form of quasi-drug regulation. The CBA analysis resulted that the benefits have a better value than the cost, if the policy alternative was taken to develop the quasi drug regulation. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menilai manfaat dan dampak biaya (Cost and Benefit Analysis/ CBA) sebagai inti dalam Regulatory Impact Assessment (RIA) sebelum suatu kebijakan ditetapkan. RIA merupakan konsep dasar dalam prinsip-prinsip Good Regulatory Practices (GRP). Penilaian CBA dilakukan sebelum suatu kebijakan yang menyangkut kepentingan luas dari pemangku kepentingan ditetapkan, agar kebijakan memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan dampak biaya yang ditanggung oleh pemangku kepentingan. Sehingga kebijakan dapat diterima dan dilaksanakan tanpa ada hambatan dari pemangku kepentingan. Survei CBA telah dilakukan kepada 61 pemangku kepentingan, 80% adalah pelaku usaha. Survei sekaligus mengidentifikasi masalah yang dihadapi pelaku usaha pada saat proses registrasi obat kuasi di BPOM. Selain itu dikumpulkan informasi terkait harapan dan saran perbaikan terkait proses regsitrasi obat kuasi. Penilaian CBA terhadap manfaat dan biaya (CBA) dilakukan terhadap dua alternatif kebijakan yaitu alternatif pertama tidak perlu ada suatu kebijakan baru dan alternatif kedua, perlunya kebijakan baru berupa peraturan obat kuasi. Hasil analisis CBA diperoleh bahwa manfaat yang lebih baik dibandingkan dampak biaya, apabila alternatif kebijakan yang diambil adalah penyusunan peraturan di bidang obat kuasi.
PENGARUH WORK-FAMILY CONFLICT, KOMPENSASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA PERAWAT DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA RSUD SUNAN KALIJAGA KABUPATEN DEMAK AHMAD HILALUDIN
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v2i2.2485

Abstract

This study analyzes the Effect of Work-Family Conflict, Compensation and Communication on Nurse Performance with Organizational Commitment as an Intervening Variable at Sunan Kalijaga Hospital, Demak Regency. The sample of this research is 125 respondents. Types of data and data sources using primary data sourced from questionnaires and secondary data sourced from hospitals. Data analysis used validity, reliability, hypothesis testing, coefficient of determination with the AMOS SEM analysis tool. The results of the study concluded that Work Family Conflict has no effect on organizational commitment, Compensation has a positive and significant effect on organizational commitment, Communication has a positive and significant effect on organizational commitment, Work Family Conflict has a negative and significant effect on nurse performance, Compensation has a positive and significant effect on nurse performance, Communication has a positive and significant effect on nurse performance. Organizational commitment has a positive and significant effect on nurse performance. Organizational commitment plays a small role as an intervening variable between the effect of Work Family Conflict on nurse performance. Organizational commitment plays a major role as an intervening variable between the effect of compensation on nurse performance. Organizational commitment plays a major role as an intervening variable between the effect of communication on nurse performance. ABSTRAKPenelitian menganalisis Pengaruh Work-Family Conflict, Kompensasi dan Komunikasi terhadap Kinerja Perawat dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Intervening pada RSUD Sunan Kalijaga Kabupaten Demak. Sampel penelitian ini sebanyak 125 responden. Jenis data dan sumber data menggunakan data primer bersumber dari kuesioner dan data sekunder bersumber dari RSUD. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji hipotesis, koefisien determiasi dengan alat analisis SEM AMOS. Hasil penelitian menyimpulkan Work Family Conflict tidak berpengaruh terhadap komitmen organisasi, Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, Komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, Work Family Conflict berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja perawat, Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat, Komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat, Komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat, Komitmen organisasi berperan kecil sebagai variabel intervening antara pengaruh Work Family Conflict terhadap kinerja perawat, Komitmen organisasi berperan besar sebagai variabel intervening antara pengaruh kompensasi terhadap kinerja perawat. Komitmen organisasi berperan besar sebagai variabel intervening antara pengaruh Komunikasi terhadap kinerja perawat.
GANGGUAN CEMAS PADA LANSIA : SEBUAH LAPORAN KASUS SUMINAR, THERESIA ELISABETH LINTANG; DINIARI, NI KETUT SRI
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v2i2.2574

Abstract

All humans will undergo aging, which has significant impacts both physically and mentally. Anxiety disorders are psychiatric disorders commonly encountered in the elderly and correlate with increased health burden, morbidity, mortality, and poor quality of life. The elderly with cardiovascular and multimorbid diseases are at a higher risk of experiencing anxiety disorders. This disorder can be a continuation of previous occurrences or a first-time event. The interaction between neurobiological, psychological, and environmental factors triggers the onset of this disorder. Diagnosis enforcement is often challenging due to comorbidity with other psychiatric disorders such as depression or cognitive disorders, as well as the similarity of anxiety symptoms to symptoms caused by other medical conditions or aging. The elderly find it difficult to accurately describe and identify anxiety. Expertise is required to establish an accurate diagnosis. Unfortunately, this disorder often does not receive proper treatment, even though optimal management is crucial to improving outcomes and achieving optimal quality of life in the elderly. Pharmacotherapeutic approaches require special attention due to the impact of aging on organ function. ABSTRAKSemua manusia akan mengalami penuaan yang memiliki dampak signifikan baik secara fisik maupun mental. Gangguan cemas merupakan gangguan psikiatri yang sering dijumpai pada lansia, dan berkorelasi dengan peningkatan beban kesehatan, morbiditas, mortalitas dan kualitas hidup yang buruk. Lansia yang menderita penyakit kardiovaskular dan multimorbitas memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami gangguan cemas. Gangguan ini dapat merupakan kelanjutan terhadap kejadian sebelumnya atau sebagai kejadian pertama. Adanya interaksi antara faktor neurobiologi, psikologis dan lingkungan memicu timbulnya gangguan ini. Penegakan diagnosis seringkali menantang, karena berkomorbid dengan gangguan psikiatri lainnya seperti depresi atau gangguan kongnitif, serta adanya kemiripin gejala cemas dengan gejala akibat kondisi medis lain, atau akibat penuaan. Lansia sulit untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi cemas secara akurat. Perlu keahlian dalam menegakan diagnosis yang akurat. Sayangnya, gangguan ini sering kali belum mendapatkan penanganan yang baik, padahal tatalaksana optimal penting untuk meningkatkan luaran dan mencapai kualitas hidup yang optimal pada lansia. Pendekatan farmakoterapi membutuhkan perhatian khusus sebagai dampak penuaan pada fungsi organ tubuh.

Page 1 of 1 | Total Record : 4