cover
Contact Name
Suci Artanti
Contact Email
lppm.ngestiwaluyo@gmail.com
Phone
+6285743783920
Journal Mail Official
lppm.ngestiwaluyo@gmail.com
Editorial Address
jl. Pahlawan, Parakan
Location
Kab. temanggung,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 2301783X     EISSN : 27218007     DOI : http://dx.doi.org/10.46815/jkanw
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo. This journal aims to provide original research articles, review articles, and case study on health field. This journal is issued twice a year and it is a tool for researchers, academics, and practitioners who wished to channel their thoughts and findings in the field of health. The scope of articles published by Jurnal Kesehatan are nursing, public health, education in health sector, health administration, hospital administration, midwifery, and health promotion.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2017): nomor1/2017" : 7 Documents clear
APLIKASI MODEL ADAPTASI ROY PADA ANAK DENGAN GANGGUAN KESEIMBANGAN CAIRAN Desak Pt. Kristian P.; Nani Nurhaeni; Siti Chodidjah
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 1 (2017): nomor1/2017
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.968 KB)

Abstract

Cairan berfungsi dalam penyerapan nutrisi, proses metabolisme, fungsi sel – sel tubuh, dan organ tubuh. Gangguan keseimbangan cairan pada sistem gastrointestinal dapat disebabkan oleh diare, muntah atau perdarahan. Aplikasi model adaptasi Roy bertujuan untuk mendukung pasien mampu berespon secara adaptif terhadap gangguan kesehatannya. Empat dari lima klien kelolaan yang mengalami gangguan keseimbangan cairan mengalami keberhasilan adaptasi terhadap gangguan keseimbangan cairan mereka. Sementara, satu klien kelolaan lainnya pada awalnya mengalami perbaikan tetapi adanya penyakit penyerta lainnya menyebabkan klien tidak dapat beradaptasi. Keberhasilan adaptasi individu dipengaruhi oleh usia klien, temperatur lingkungan, stress, dan tingkat keparahan penyakit. Kemampuan perawat mengelola stimulus yang mempengaruhi keseimbangan cairan akan meningkatkan kemampuan adaptasi klien dalam menghadapi gangguan kesehatannya.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI TEMANGGUNG Ermayani Putriyanti
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 1 (2017): nomor1/2017
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.36 KB)

Abstract

ASI ekslusif bukan hanya meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan angka kematian bayi dan balita akibat diare dan infeksi saluran nafas. Ada hubungan antara pemberian ASI ekslusif dengan tingginya tingkat intelegensi anak, penghasilan meningkat ketika berusia 30 tahun, serta mencegah kanker di kemudian hari. Dampak menyusui mengurangi perdarahan pasca melahirkan, mencegah kanker payudara dan kanker ovarium. Penelitian ini bertujuan mengetahui partisipasi masyarakat dalam program pemberian ASI ekslusif di wilayah kerja Puskesmas Parakan. Data diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Partisipasi masyarakat dalam mendukung ASI ekslusif belum maksimal, belum ada pengembangan strategi baru terkait program ASI ekslusif, masyarakat belum dilibatkan dalam perencanaan program, belum ada alokasi dana khusus untuk kegiatan program ASI ekslusif. Penyebab kegagalan ASI paling tinggi pada ibu bekerja dan keluarga terutama nenek. Partisipasi masyarakat perlu ditingkatkan melalui kerjasama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, karang taruna dalam sosialisasi ASI ekslusif. Perlunya ada kebijakan pengalokasian dana desa untuk sosialisasi ASI ekslusif, pengetahuan kader terkait ASI ekslusif lebih ditingkatkan, agar kader bisa melakukan penyuluhan dan tidak sekedar mengingatkan saja. Perlunya kerjasama dengan perusahan atau pabrik terkait kebijakan menyediakan ruangan untuk memerah dan menyusui bayi.
APLIKASI TEORI COMFORT KOLCABA DALAM ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK DENGAN DEMAM DI RUANG INFEKSI ANAK RSUPN Dr. CIPTO MANGUNKUSUMO Unang Wirastri; Nani Nurhaeni; Elfi Syahreni
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 1 (2017): nomor1/2017
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.079 KB)

Abstract

Demam merupakan gejala yang sering dialami anak dengan penyakit infeksi. Kondisi demam tinggi berdampak merugikan anak. Demam tinggi membuat anak tidak nyaman dan orang tua cemas serta meningkatkan kebutuhan kalori dan cairan. Teori Comfort dari Kolcaba memberikan arahan dalam pemenuhan rasa nyaman pada pasien. Karya ilmiah ini bertujuan memberikan gambaran asuhan keperawatan pada anak demam dengan mengaplikasikan teori comfort Kolcaba yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan kenyamanan. Asuhan keperawatan dilakukan berdasarkan tahapan comfort yaitu pengkajian (kenyamanan fisik, psikospiritual, lingkungan, dan sosiokultural), merumuskan diagnosa keperawatan, menetapkan intervensi (berdasarkan standar comfort, coaching, dan comfort food for the soul), implementasi, dan evaluasi. Berdasarkan 5 kasus yang dibahas, intervensi yang diberikan untuk masalah keperawatan peningkatan suhu tubuh (demam) antara lain mengupayakan penurunan suhu tubuh, mempertahankan lingkungan sejuk dan nyaman, meningkatkan istirahat, memberikan asupan cairan dan nutrisi adekuat serta menurunkan kecemasan anak dan orang tua menggunakan konsep family centered care. Teori comfort Kolcaba dapat diterapkan dalam asuhan anak demam. Disarankan untuk lebih meningkatkan kenyamanan fisik, psikospiritual, lingkungan, dan sosiokultural sehingga terlihat bahwa ke empat aspek kenyamanan harus saling mendukung untuk pencapaian kenyamanan secara holistik.
PENERAPAN TEORI KONSERVASI LEVINE PADA KLIEN KANKER OVARIUM Elsi Utami Mayor; Setyowati Setyowati; Tri Budiati
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 1 (2017): nomor1/2017
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.686 KB)

Abstract

Kanker ovarium merupakan salah satu penyakit pada perempuan dengan berbagai gejala sepanjang hidup. Gejala yang paling sering muncul adalah keletihan akibat perut membesar, asites, mual muntah dan asupan nutrisi yang tidak adekuat. Penerapan teori konservasi Levine dapat digunakan pada pasien dengan kanker ovarium yang bertujuan agar perawat dapat membantu perempuan dengan kanker ovarium melakukan konservasi menggunakan sumber daya yang dimilikinya dalam menghadapi penyakitnya, sehingga dapat beradaptasi dan mencapai keutuhan. Melalui konservasi energi, konservasi integritas struktur, konservasi integritas personal dan konservasi integritas sosial kelima perempuan dengan kanker ovarium dapat berespon secara adaptif dan mempertahankan keutuhannya. Hasil ini dapat digunakan untuk mengelola pasien dengan kanker ovarium pada area maternitas.
ASUHAN KEPERAWATAN NERS DAN NERS SPESIALIS DENGAN PENDEKATAN INTERPERSONAL PEPLAU DAN CARING SWANSON PADA KLIEN PERILAKU KEKERASAN DI RUANG AKUT RUMAH SAKIT JIWA Heri Setiawan; Budi Anna Keliat; Yossie Susanti
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 1 (2017): nomor1/2017
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.476 KB)

Abstract

Resiko perilaku kekerasan merupakan diagnosa keperawatan yang paling banyak ditemukan di Ruang Akut Rumah Sakit Jiwa Dr H Marzoeki Mahdi Bogor yaitu sebanyak 71,62%, Tujuan penulisan artikel ini untuk menjelaskan mengetahui hasil asuhan keperawatan ners dan ners spesialis menggunakan pendekatan model teori interpersonal Peplau. Tindakan keperawatan ners diberikan pada individu, keluarga dan kelompok, tindakan keperawatan ners spesialis dilakukan dengan pemberian latihan asertif (AT) dan psikoedukasi keluarga (PEK). Metode yang digunakan yaitu analisis kasus. Analisis dilakukan pada 8 klien perilaku kekerasan dalam kurun waktu 16 Februari – 18 April 2016. Hasil pelaksanaan pemberian asuhan keperawatan di ruang akut rumah sakit jiwa menunjukan terjadinya penurunan tanda gejala klien perilaku kekerasan, peningkatan kemampuan klien dalam mengatasi perilaku kekerasan, dan peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan perilaku kekerasan di ruang akut rumah sakit jiwa. Abstract Risk violence is the most nursing diagnose in acute ward Dr H Marzoeki Mahdi mental hospital Bogor amount 71,62%. Aims this article is to explain the result or outcome of nursing care and nursing care specialist with Peplau’s interpersonal model theory approach. Nursing Ners action to individual, family and peer, and nursing specialist action with assertiveness training (AT) and family psychoeducation (FPE). The method is case study. Analyse in 8 patient with risk violence on 16 February to 18 April 2016. The result nursing care in acute ward mental hospital show that decrase of sign and symtom violence and increase of ability to control violence and, increase familys ability to care of family number with risk violence in acute ward mental hospital.
MANAJEMEN ASUHAN KEPERAWATAN SPESIALIS PADA KLIEN DENGAN DIAGNOSIS ANSIETAS DAN GANGGUAN CITRA TUBUH DI UNIT UMUM Maria Turnip; Achir Yani S. Hamid; Ice Yulia Wardani
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 1 (2017): nomor1/2017
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.361 KB)

Abstract

Penyakit fisik menimbulkan masalah psikososial ansietas dan gangguan citra tubuh. Masalah psikososial ini menjadi faktor comorbid yang menambah berat kondisi fisik klien. Pelaksanaan tindakan ners spesialis didasarkan pada konsep perilaku dan adaptasi sebagai mahluk yang holistik yang meliputi: Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Thought Stopping (TS), Progressive Muscle Relaxation (PMR) dengan mempertimbangkan toleransi fisik klien. Tindakan ners spesialis Family PsychoEducation (FPE) pada keluarga dan Supportive Theraphy (ST) pada kelompok pelaku rawat (care giver) diberikan untuk memperkuat dukungan dari luar klien demi mempertahankan kelangsungan proses perawatan klien. Hasil: Pelaksanaan tindakan ners spesialis menunjukkan penurunan tanda dan gejala pada klien di semua aspek respons terhadap stresor. Penurunan yang paling besar terjadi pada kombinasi terapi CBT+PMR+FPE yang dilakukan pada klien dengan diagnosis ansietas pada aspek afektif sebesar 79.2% dan klien dengan diagnosis gangguan citra tubuh pada aspek perilaku sebesar 86.3%. Kesimpulan: Tindakan ners spesialis Cognitive Behavioral Therapy (CBT), Thought Stopping (TS), Progressive Muscle Relaxation (PMR) dengan mempertimbangkan toleransi fisik klien dan Family PsychoEducation (FPE) pada keluarga serta Supportive Theraphy (ST) pada kelompok pelaku rawat (care giver) dapat membantu penurunan respons klien terhadap stressor.
PENDEKATAN MODEL ADAPTASI ROY, RELAKSASI DAN DISCHARGE PLANNING PADA MASALAH MUSKULOSKELETAL Sapto Haryatmo; Agung Waluyo; Masfuri Masfuri
Jurnal Kesehatan Vol 6 No 1 (2017): nomor1/2017
Publisher : STIKES Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.776 KB)

Abstract

Abstrak Karya Ilmiah Akhir ini merupakan laporan akhir setelah praktik residensi peminatan Keperawatan Medikal Bedah. Laporan akan menguraikan satu kasus utama dari pengelolaan terhadap 31 kasus yang dikelola, Evidence Based Nursing Practice (EBNP) dan Inovasi. Perubahan signifikan didapatkan pada hasil penerapan asuhan keperawatan menggunakan model adaptasi Roy, pasien mampu beradaptasi lebih baik terhadap masalah yang dihadapi tanpa tergantung pada keberadaan stimulus sebagai pencetus masalah. EBNP yang akan dilaporkan adalah penggunaan teknik relaksasi untuk mengatasi nyeri dan kecemasan post operasi gangguan muskuloskeletal, dengan hasil tindakan ini efektif untuk menurunkan nyeri tetapi tidak menunjukkan penurunan besar untuk kecemasan. Kegiatan inovasi yang dikerjakan yaitu program discharge planning untuk pasien perioperatif muskuloskeletal memberikan hasil yang baik dalam menurunkan kecemasan dan kepatuhan terhadap prosedur yang dijalankan. Abstract This is a final report of Medical Surgical Nursing Specialist practice. It contains the explanation of one case of 31 managed cases, Evidence Based Nursing Practice (EBNP) and Innovation project. There is a significance outcomes after application of the Roy adaptation model in nursing care practice, patients could adapt better to the problems independently to existence of stimuli as the problem precipitator. The reported EBNP was implementation of relaxation technique for reducing musculoskeletal post operative pain and anxiety, this intervention was effective to reduce pain but not showing significant effect for anxiety. The innovation project, a discharge planning program for musculoskeletal perioperative patients showing a good result in reducing anxiety and promoting compliance to the procedure. Keywords: ; ;; ; ;

Page 1 of 1 | Total Record : 7