cover
Contact Name
Ridi Arif
Contact Email
jpim-lppm@apps.ipb.ac.id
Phone
+62251-8622093
Journal Mail Official
jpim-lppm@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Pertanian Bogor (LPPM-IPB), Gedung Andi Hakim Nasoetion Lantai 5, Kampus IPB Darmaga-Bogor 16680
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2721897X     DOI : -
Core Subject : Social,
Artikel yang dimuat pada Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (JPIM) berhubungan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi deskripsi inovasi, praktik, dan perubahan kondisi masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa karya ilmiah yang berisi penerapan hasil penelitian dan atau pengembangan IPTEKS (inovasi). Klasifikasi hasil penelitian yang dapat diterapkan langsung dan dibutuhkan oleh masyarakat pengguna, berupa: 1) Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka memberdayakan masyarakat; 2) Teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat; 3)Model penyelesaian masalah, rekayasa sosial, dan/atau rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat, dunia usaha, industri, dan/atau Pemerintah; atau 4) Hak kekayaan intelektual (HKI) yang berorientasi pada pengembangan komunitas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024" : 6 Documents clear
Surveilans Stunting dan Gizi Buruk pada Balita serta Edukasi Ibu Mengenai Pentingnya Gizi Anak sebagai Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting di Desa Jeporo, Wonogiri Arasy, Fauzan Tiko; Ath-Thifa, Balqis Naila; Salsabila, Nisrina Hasna; Rizkyana, Afini; Sandy, Reza Alfreda Rahma; Saragih, Nadya Azzahra Salsabilla; Silalahi, Valentino; Anjumi, Putri Dewi; Budiono, Novericko Ginger
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.6.1.11-21

Abstract

Stunting dan gizi buruk merupakan masalah pada kondisi perkembangan dan pertumbuhan balita yang diakibatkan kurangnya asupan gizi dan nutrisi selama masa pertumbuhan awal hidup, terutama pada dua tahun pertama kehidupan anak. Kegiatan ini bertujuan membantu mencegah dan menurunkan angka kejadian stunting di Desa Jeporo dengan upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya asupan gizi. Kegiatan ini dilakukan melalui aktivitas pendampingan penentuan status stunting dan gizi berdasarkan antropometri, serta sosialisasi peserta Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) balita dalam rangkaian kegiatan KKNT-Inovasi IPB. Indikator keberhasilan diambil dengan cara melakukan tes acak kepada peserta posyandu pada setiap dusun yang ada di Desa Jeporo. Indikator keberhasilan didapatkan dengan pemberian pre-test dan post-test pada peserta posyandu. Hasil kegiatan antropometri pada Posyandu balita menunjukkan bahwa dari 7 dusun di Desa Jeporo terdapat balita yang terindikasi mengalami stunting (4 anak sangat pendek/severely stunded, dan 32 anak pendek/stunted). Status gizi kurang ada sebanyak 4 anak, dan 10 anak gizi lebih, dengan 3 anak obesitas. Kegiatan sosialisasi mempengaruhi tingkat pemahaman peserta sosialisasi (yang terdiri atas kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu dengan balita di 7 Dusun di Desa Jeporo) terkait pencegahan stunting dengan meningkatnya rata-rata nilai dari 77,75 saat sebelum menjadi 90 saat sesudah kegiatan. Penulis berharap kegiatan ini terus berlanjut agar Desa Jeporo terbebas dari stunting dan masyarakat dapat mengimplementasi cara penanganan dan pencegahannya.
Budidaya Ikan Nila pada Saluran Irigasi sebagai Pemberdayaan Masyarakat Desa Purwasari dalam Industri Perikanan Slait, Mercy; Komala, Siffa Anastasya; Malahayati, Mutia; Manurung, Kevin Pinondang Parulian; Nugraha, Dwi; Fedrik, Fedya; Saparilla, Dirgam Dapa Haidar; Nadhira, Mira; Nisrina, Dhiya Fatin; Rahma, Kinanti Dwi; Adiati, Rima Fitria
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.6.1.22-27

Abstract

Desa Purwasari berada di daerah Gunung Salak memiliki sumber air yang melimpah dengan potensi perikanan yang besar. Potensi tersebut dikembangkan lebih dalam dengan membuat program budidaya ikan nila bekerja sama dengan berbagai pihak yaitu pemerintah Desa Purwasari, Kelompok Tani “Mekar Sari”, dan masyarakat RW 06 Situ Uncal. Program budidaya ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Purwasari untuk mencapai SDGs guna meningkatkan pendapatan masyarakat, penurunan angka kelaparan, serta kemiskinan. Program budidaya ikan nila terdiri dari pembuatan tiga sekat sebagai kolam budidaya ikan nila di saluran irigasi Situ Uncal, dengan 200 benih ikan nila panjang 10‒15 cm yang disebarkan pada kolam-kolam tersebut, dan pembuatan satu sekat lainnya untuk meninggikan debit serta aliran air di kolam budidaya. Program budidaya ikan nila pada saluran irigasi mendapatkan antusias besar dari masyarakat Desa Purwasari sebagai langkah meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar serta sarana edukasi kepada anak-anak Desa Purwasari pada sektor budidaya perikanan. Kolam-kolam tersebut dikelola oleh beberapa kelompok warga seperti kelompok pemuda RW 06, Kelompok tani “Mekar Sari”, dan kelompok bapak-bapak RW 06. Program budidaya nila ini menjadi langkah pemberdayaan masyarakat sesuai dengan potensi yang dimiliki Desa Purwasari.
Optimalisasi Pertanian melalui Pemanfaatan Lahan Sempit dan Pengolahan Sampah Organik di Kampung Cicere, Cigudeg Rahmadhini, Fiona; Rohman, Afif Miftahur; Ulya, Azzahratul; Ramadhini, Fiona
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.6.1.53-61

Abstract

Desa Kampung Cicere di Kabupaten Bogor menghadapi masalah lingkungan akibat penggunaan pupuk kimia berlebihan dan pembakaran sampah. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan merusak kualitas tanah, sementara pembakaran sampah menghasilkan polutan berbahaya. Untuk mengatasi masalah ini, Kampung Cicere menjadi desa percontohan program SI-LEISA (System Integration-Low External Input Sustainable Agriculture), yang mencakup sosialisasi berkebun di pekarangan, pemilahan sampah, pembuatan kompos, dan vertikultur. Program ini dilaksanakan dengan metode sosialisasi dan demonstrasi langsung kepada warga Kampung Cicere. Sosialisasi berkebun melibatkan partisipan dan berfokus pada pemilahan sampah, pembuatan kompos, dan vertikultur. Pemilahan sampah dilakukan door to door, menghasilkan sampah organik yang diolah menjadi kompos. Pembuatan kompos berhasil, dengan kompos yang dihasilkan memenuhi indikator keberhasilan. Program vertikultur berhasil diterapkan, dengan tanaman yang tumbuh dengan baik meskipun ukuran sedikit lebih kecil dibandingkan dengan metode konvensional. Implementasi program SI-LEISA mendapat respon positif dari masyarakat. Pemanfaatan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman sayur mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan menjaga kelestarian lingkungan. Metode pelaksanaan yang mudah meningkatkan potensi keberlanjutan program ini.
Diseminasi Booster Rumpon kepada Masyarakat Nelayan dalam Kegiatan PPK-Ormawa di Desa Sangrawayang Rasyid, Rivaldi Abdul; Mulyana, Agus; Muhammad, Amri Adil; Raharjo, Prafio Tazanesda; Damayanti, Rosita; Sukmana, Muhamad Zildan; Laksono, Aryo; Budiman, Syarif; Sihotang, Martien Andrew; Zulkarnain; Fasha, Dyaskila; Taufiqulhakim, Raden Naufal; Pulungan, Sinta Amelia; Yuwinda, Dita; Rahayu, Anisa Tri; Aulia, Zahra
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.6.1.1-10

Abstract

Desa Sangrawayang merupakan wilayah yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai nelayan. Kondisi tersebut menjadikan masayarakat di Desa Sangrawayang banyak melakukan aktivitas yang memanfaatkan sumberdaya perairan laut, seperti kegiatan penangkapan ikan. Alat tangkap yang banyak digunakan yakni bagan apung dan bagan tancap. Selain itu ada juga bagan khusus yang digunakan untuk wisata pancing. Hasil tangkapan nelayan yang mengalami penurunan dan stagnan di Desa Sangrawayang membutuhkan inovasi alat bantu untuk meningkatkan hasil tangkapan yang dapat berdampak pada kesejahteraan nelayan. Atraktor rumpon protein hewani (booster rumpon) menjadi salah satu alat yang dapat digunakan guna membantu peningkatan hasil tangkapan nelayan bagan di Desa Sangrawayang. Masyarakat nelayan membutuhkan edukasi dalam pembuatan booster rumpon untuk mengoptimlkan pemahaman nelayan dalam membuat alat bantu tersebut sehingga dapat berkelanjutan dan masyarakat nelayan dapat melakukan pembuatan alat bantu secara mandiri. Penggunaan booster rumpon yang digunakan di Desa Sangrawayang menunjukkan perbedaan hasil tangkapan yang cukup signifikan, yakni sebesar 88% jika dibandingkan dengan hasil tangkapan bagan yang tidak menggunakan booster rumpon. Peningkatan hasil tangkapan menjadikan pendapatan nelayan juga ikut meningkat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan di Desa Sangrawayang.
Pengenalan Inovasi Teknologi Rumpon Booster Protein Hewani pada Perikanan Payang di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu Wahju, Ronny Irawan; Purwangka, Fis; Mawardi, Wazir; Maulana, Firman; Kasma, Ende; Budiman, Muhammad Syarif; Zulkarnain
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.6.1.28-39

Abstract

Pemberdayaan masyarakat nelayan payang di Palabuhanratu sangat dibutuhkan untuk mendapatkan solusi permasalahan terhadap produktivitas alat tangkap payang yang semakin rendah, terutama saat musim paceklik dan musim ikan sedang. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi nelayan payang, mengukur faktor teknis perikanan payang dan memberikan rekomendasi strategi pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan dengan melakukan FGD, sosialisasi aspek IPTEKs dan uji coba penggunaan inovasi teknologi rumpon booster protein hewani pada kapal payang. Pengumpulan data dilakukan pada bulan November – Desember 2023 dengan teknik wawancara terhadap 20 nelayan pemilik kapal dan 20 nelayan ABK. Uji coba penangkapan ikan dilakukan sebanyak 10 trip dengan kapal payang perlakuan dan kontrol di Teluk Palabuhanratu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai skor faktor teknis yang diperoleh nelayan pemilik kapal sebesar 1,60 dan nelayan ABK sebesar 1,33 dengan rata-rata sebesar 1,50. Atribut yang paling rentan bagi nelayan pemilik kapal adalah alat bantu penangkapan sebesar 1,00. Hasil tangkapan ikan pelajis banyak diperoleh pada kapal payang perlakuan, karena pengaruh dari penggunaan rumpon booster protein hewani yang menyebabkan ikan-ikan berlimpah di permukaan air. Kapal-kapal payang kontrol bila tidak mendapatkan kemunculan ikan di permukaan air, maka kapal payang akan di arahkan ke perairan yang lebih dangkal untuk mendapatkan jenis ikan demersal, seperti eteman dan ikan layur. Pola berburu ikan pada operasi siang hari akan mengakibatkan penggunaan BBM yang cukup besar karena tidak ada kemunculan ikan di permukaan. Dengan demikian, penggunaan alat bantu penangkapan ikan yang disebut dengan rumpon booster protein hewani dibutuhkan oleh kapal payang operasi siang hari.
Pendampingan Penerapan Strategi Direct dan Indirect Marketing serta Uji Nilai Gizi pada Produk UMKM Wangirasa Tsany, Fadhlan Muhammad; Hutajulu, Ivonia R.; Irfany, M. Iqbal; Maulidiya, Sherly Eka; Sari, Yulia; Isbayu, Muhammad; Tsany, Fadhlan
Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpim.6.1.40-52

Abstract

Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemasaran pada UMKM Bandrek Wangi Rasa di Desa Sinarsari melalui pendampingan dalam penerapan strategi direct dan indirect marketing, serta melakukan uji nilai gizi produk untuk memastikan kualitas dan meningkatkan daya saing di pasar. Dalam implementasi program ini, pihak yang terlibat adalah satu orang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen, satu orang alumni sebagai project manager, satu orang sebagai supervisor, dan tiga orang dosen IPB. Metode pelaksanaan terbagi menjadi lima tahapan, yaitu peninjauan lokasi, diskusi permasalahan, perencanaan program, pelaksanaan pendampingan, dan monitoring. Pengujian nilai gizi produk dilaksanakan dengan uji nilai gizi di laboratorium jasa analisis gizi, FEMA. Strategi direct marketing produk UMKM Bandrek Wangi Rasa dilaksanakan dengan mengikuti pameran produk dalam event Student Entrepreneur Expo 2023. Sedangkan strategi indirect marketing dilaksanakan melalui pembuatan company profile dan product introduction, penggunaan marketplace shopee, instagram dan tiktok. Hasil uji kandungan gizi pada tiga varian produk bandrek menunjukkan bahwa nilai kadar air, kadar abu, kadar lemak, dan kadar protein yang sudah sesuai dengan standar SNI 01-4320-1996. Sementara total energi pada varian coklat dan susu lebih banyak dibandingkan dengan varian jeruk nipis. Pengujian terhadap kandungan nilai gizi produk dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai komposisi nutrisi produk Bandrek Wangi Rasa.

Page 1 of 1 | Total Record : 6