Jurnal Abdikarya : Jurnal Karya Pengabdian Dosen dan Mahasiswa
Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa memuat artikel ilmiah yang berfokus pada bidang teknologi tepat guna dan kewirausahaan Community Services People Local Food Security Training Marketing Appropriate Technology Design Community Empowerment Social Access Cultural Exchange Student Community Services Education for Sustainable Development The results of community service activities are in the form of application and assistance to the community in various fields of science, including: Education, Law, Psychology, Agriculture, Management, Information Technology, Social Humanities, Culture, Appropriate Technology, and Other Fields of Science.
Articles
25 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1 No 2 (2018)"
:
25 Documents
clear
PENGEMBANGAN DAN MODIFIKASI ALAT PERAJANG SINGKONG GUNA MENINGKATAKAN HASIL PRODUKSI UKM DI KELURAHAN WONOASIH KOTA PROBOLINGGO
Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (506.147 KB)
Kripik adalah salah satu makanan ringan yang sangat di gemari semua orng, termasuk masyarakatindonesia di Indonesia. Tidak peduli dengan kalangan apapun semua menyukai makanan ringantersebut. Pembuatan kripik yang sangat mudah menimbulkan terciptanya berbagai macam olahankripik yang ada di pasaran, seperti kripik tempe, singkong, pisang, kentang dll. Kripik juga dikonsumsi oleh masyrakat di berbagai waktu dan tempat, dengan banyaknya variasi rasa dan bahanbaku yang berbeda dan kemasan yang sederhana. kripik adalah salah satu makanan wajib sebagaikudapan atau pelengkap dalam makanan. Banyak industry yang memhasilkan olahan tersebut, dariindustry kecil rumah tangga hingga industry besar di Indonesia, bahkan industry luar juga menjualhasil olahan nya di Indonesia yang sudah di pasarkan di Indonesia yang siap menjadi pesaing kripikasli di Indonesia. Kripik termasuk makanan yang sangat mudah di cari dan cara pemasaran yangsangan mudah, bahkan di toko kelontong, pedagang kaki lima, hingga mall dan pasar besar. Bahkansudah ada yang mengekspor kripik buatan asli Indonesia di pasarkan di negeri orang. Probolinggoadalah salah satu kabupaten yang memproduksi hasil olahan alamnya sebagai kripik atau makananringan, salah satunya industry rumah tangga yang terletak di kecamatan terujung di kabupatenprobolinggo tepatnya di kecamatan wonoasih dan di dekat sebuah pasar di kelurahan wonoasih,industry rumah tangga tersebut juga memproduksi salah satu atau sebagian hasil alam yang di jadikansebuah keripik yang di pasarkan di sekitar lokasi produksi. Dengan melihat peluang yang besar untukbidang makanan ringan atau keripik membuat istri dari seorang pengemudi becak di daerah tersebut mencoba membuat hasil alam yang ada dan dengan peralatan traditional yang ada tak menghalangikeinginan istri 2 orang anak tersebut menjadi salah satu pengusaha industry rumah tangga di desanya.Setelah mencoba beberapa kali terciptalah produk makanan ringan atau kripik pisang, singkong dantalas. Akan tetapi banyaknya industry yang sama di sekitar sana, menjadikan industry rumah tanggatersebut harus terus berinovasi agar tetap bersaing dalam kehidupan ekonomi .Kata kunci : alat perajang, keripik
Meningkatkan Produktifitas Petani Jagung Dengan Inovasi Alat Pemipil Jagung Sederhana
Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (324.612 KB)
Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jawa Timur merupakankelurahan dengan masyarakat tingkat ekonomi menengah ke bawah yang sebagian besar matapencaharian penduduk Kelurahan Jrebeng Kidul adalah petani, pedagang, pegawai negeri dankaryawan swasta. Kelurahan Jrebeng Kidul juga merupakan kelurahan dengan kategori perkotaandengan luas wilayah 1.18 km2, terdiri dari empat dusun yaitu: Lingkungan Esan, Lingkungan KarangTengah, Lingkungan Krajan, dan Lingkungan Jati dengan jumlah penduduk sesuai register desakondisi pada akhir 2009 sebesar 2.802 jiwa dengan komposisi penduduk laki-laki 1.334 jiwa danpenduduk perempuan sebesar 1.468 jiwa. Berdasarkan hasil survey yang telah dilakukan, beberapaperforma Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo Jawa Timur yangmenjadi perhatian adalah : 1. Penghasilan 80% penduduk Kelurahan Jrebeng Kidul dari pasar dan dari jagung serta padi20%. 2. Pertanian kurang lebih 5%.Secara umum permasalahannya ialah bagaimana meningkatkan aspek teknologi dan aspekproduktifitas petani. Dengan demikian, dibutuhkan pemipil secara mekanis yaitu denga menggunakanmesin pemipil jagung (corn sheller). Keuntungan dari penggunaan mesin adalah kapasitas pemipilanlebih besar dari cara manual. Namun apabila cara pengoperasiannya tidak benar dan kadar air jagungyang di pipil tidak sesuai, maka akan mempengaruhi viabilitas benih. Mesin pemipil jagung telahbanyak dihasilkan dan dikenal masyarakat namun banyak menghasilkan jagung pipil utnuk bahanbaku pakan maupun pangan. Tujuan dibuatnya alat pemipil jagung sederhana ini ialah : a. Meningkatkan kemandirian dankesejahteraan masyarakat.b. Menumbuhkan keinginan masyarakat untuk memanfaatkan potensi kelurahan jrebeng kidulc. Mewujudkan kemandirian energi dan kesejahteraa masyrakat. Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut kelompok KKN untag Surabaya khususnya divisiteknologi tepat guna membuat alat pemipil jagung sederhan yang akan digunakan untuk menambahproduktifitas petani jagung di kelurahan jrebeng kidul. Metode Pelaksanaan kegiatan Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan RW.02 dengan demo alat pemipil jagung sederhana yang di perkenalkankepada masyarakat dengan penyebaran quisioner yang di lakukan ketika sebelum dan sesudah merekamengikuti acara demo program kerja alat pemipil jagung. Serta memberikan buku panduan yang akanmempermudah mereka dalam manjalankan dan perawatan untuk alat pemipil jagung.Kata kunci :alat pemipil jagung,
Implementasi Sistem Biogas dari Kotoran Hewan Ternak untuk Mengurangi Ketergantungan pada LPG dan Meningkatkan Perekonomian Kelompok Tani
Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (492.76 KB)
Biogas adalah salah satu sumber energi terbarukan yang bisa menjawab kebutuhan akan energi sekaligusdapat menyediakan kebutuhan hara tanah dalam suatu sistem pertanian yang berkelanjutan. Pemanfaatankotoran ternak menjadi biogas mendukung penerapan konsep zero waste sehingga pertanian yangberkelanjutan dan ramah lingkungan dapat dicapai. Teknologi biogas sangat berpotensi untukdikembangkan di daerah -daerah pengembangan peternakan yang terintegrasi dengan tanaman (CLS).Biogas yang dihasilkan dimanfaatkan sebagai sumber energi kompor gas dan lampupenerangan. Pendapatan yang diperoleh dari instalasi biogas adalah sekitar Rp 600 000,-/ bulan. Hasilpendapatan ini belum termasuk hasil samping berupa pupuk cair/padat. Berdasarkan kajian teknis danekonomis tersebut, teknologi biogas ini layak dikembangkan. Pemanfaatan biogas sebagai sumber energipada industri kecil berbasis pengolahan hasil pertanian diharapkan dapat memberikan multiple effect dandapat menjadi penggerak dinamika pembangunan pedesaan. Selain itu, dapat juga dipergunakan untukmeningkatkan nilai tambah dengan cara pemberian green labelling pada produk-produk olahan yang diproses dengan menggunakan green energy.Kata kunci: biogas, zero waste, pertanian, ramah lingkungan.
PELATIHAN PENGEMASAN PRODUK SINGPONG DAN NINGPONG DI DESA PANGPONG, KABUPATEN BANGKALAN-MADURA
Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (122.335 KB)
The rapid and dynamic development of science and technology and the beginning of the era of globalization that spread throughout the world, make packaging or packaging have a very important role in the commodity or packaged products. This is closely related to the selling value and product image that cannot be separated from the packaging itself. Good packaging must also pay attention to the use of packaging raw materials and packaging design factors that greatly determine the selling power of a packaged product. These factors make packaging more and more noticed by the business community about the products that are circulated.The big market opportunity that is owned by the residents of Pangpong Village, Labang Subdistrict, Bangkalan Madura Regency cannot be maximally achieved, this is due to the lack of innovation in the packaging of cassava and marning products they produce using ordinary packaging plastic, which results in a lack of consumer interest to buy the product. Keywords: training, packaging, packaging training, product packaging, singpong and ningpong
Dampak Penggunaan Gadget Pada Anak
Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (447.524 KB)
Gadget adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yang artinya perangkat elektronik kecilyang memiliki fungsi khusus. Salah satu hal yang membedakan gadget dengan perangkat elektroniklainnya adalah unsur “kebaruanâ€. Artinya, dari hari ke hari gadget selalu muncul dengan menyajikanteknologi terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis. Gadget yang difasilitasi dengan berbagai macam fitur dan aplikasi yang menarik sehingga membuat anak suka dengan permainan didalam aplikasi tersebut. Adanya suatu barang atau alat pasti membawa dampak positif dan negatif.Halini yang perlu diketahui oleh para orang tua/pengasuh mengenai pengaruh gadget, agar anaknya dapatdibatasi penggunaannya dan daya kembang anak dapat berkembang dengan baik dan menjadi anak yangaktif, cerdas, dan interaktif terhadap orang lain.Kata Kunci : Dampak Gadget, Orang tua, Anak
PELATIHAN PENGENALAN MINAT DAN BAKAT SISWA SMP NEGERI 1 LABANG BANGKALAN – MADURA
Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.051 KB)
Minat pekerjaan – Pilihan Jurusan yang berjudul “ Kenali minat & bakatmu, Tentukan masa depanmu†ini bertujuan untuk melihat hubungan minat pekerjaan dengan jurusan, mengetahui minat pekerjaan siswa, dan mengetahui minat siswa terhadap jurusan yang akan ditekuni nantinya. Populasi dalam penelitihan ini adalah seluruh siswa yang berjumlah 471 orang siswa. Sedangkan yang dijadikan sampel adalah kelas 3 berjumlah 150 terbagi menjadi 3 ruangan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan angket yang telah dimodifikasi. Hasil akan menunjukan minat siswa yang akan ditekuni di sma/smk nantinya. Hal ini juga menunjukan pola hubungan yang positif artinya semakin besar minat pekerjaan siswa maka semakin tinggi minat terhadap jurusan yang ditekuni nantinya. Dari sini siswa siswi mengetahui orientasi dari jurusan yang ingin dimasuki, tidak didasarkan oleh pilihan ikut – ikutan teman, keinginan orang tua dan hal lainnyaKata kunci : Kenali minat bakatmu dan tentukan masa depanmu dari sekarang
Program Pembelajaran Enjoyable Learning di PAUD Az-Zahra, Desa Petapan, Madura
Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (444.77 KB)
Program pembelajaran ini diharapkan dapat berkontribusi dalam perkembangan pembelajaran pada PAUD Az-Zahra di Desa Petapan, Madura serta memotivasi tenaga pendidik untuk menciptakan Alat Peraga Edukasi (APE) agar anak-anak lebih giat lagi untuk belajar.Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah upaya pembinaan dan pengembangan segenap potensi secara optimal yang ditujukan bagi anak usia 0-6 tahun yang dilakukan dengan memberikan rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan yang lebih lanjut. Pemberian rangsangan pendidikan tersebut meliputi aspek spiritual, emosional, sosial, bahasa, kognitif dan psikomotorik. Perkembangan aspek-aspek inilah yang akan berpengaruh besar pada proses tumbuh kembang anak di masa depannya.. Metode dalam program pembelajaran ini menggunakan metode belajar “Enjoyable Learningâ€. Metode ini akan didukung dengan adanya APE yang dirancang dan dibuat dengan mempertimbangan aspek-aspek tersebut untuk mengedukasi murid PAUD tentang pengetahuan dasar seperti huruf, angka, dan bentuk dasar. Program “Enjoyable Learning†ini mampu menumbuhkan minat belajar yang tinggi pada murid PAUD Az-Zahra, serta mampu memotivasi tenaga pendidik untuk menciptakan APE guna menunjang kegiatan pembelajaran di sekolah. Kata kunci (Keyword) : PAUD; Enjoyable Learning; dan Alat Peraga Edukasi
Karya Desain Pasar Tradisonal Seabagai Penggerak Ekonomi Masyarakat Desa Petapan
Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (141.633 KB)
Desa Petapan merupakan desa tua dikabupaten Bangkalan Pulau Madura bahkan umur desa tersebut lebih tua daripada Kabupaten Bangkalan. Desa petapan berbatasan langsung dengan desa alang alang Keacmatan Sraga. Desa petapan dibagi menjadi tiga dusun yakni: Dusun Sumber,Dusun Perembasan dan Dusun Keramat. Mayoritas pekerjaan utamanya adalah bertani dan berternak. Namun desa petapan tidak ada pasar tradisionalnya untuk menjual hasil dari bertani dan berternak tersebut. Kata Kunci : Pasar , Tradisional , Bertanim, Berternak
PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN ALAT MIXER UNTUK MEMPERCEPAT DAN MEMPERBANYAK HASIL PUPUK ORGANIK
Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (168.025 KB)
Dengan banyaknya kapasitas sampah dapur di Desa Ba’engas, karang taruna Lakar Santri membuat sebuah program yaitu memanfaatkan sampah dapur menjadi pupuk cair yang sangat berguna untuk Desa, akan tetapi ada permasalahn serius dalam proses pembuatan pupuk ini. Dimana di salah satu proses penting yaitu mixing mereka masih menggunakan alat yang kecil sedangkan kapasitas sampah yang banyak, dengan adanya permasalahan ini kami dari Divisi TTG membuat sebuah program kerja di Desa Ba’engas yaitu membuatkan sebuah alat yang berguna dan bisa mempercepat sekaligus mendapatkan hasil yang lebih banyak. Dengan adanya alat ini diharapkan bisa meringankan efesiensi waktu dan tenaga mereka. Kata Kunci : Teknologi, Sampah Organik, Pupuk
Pemberdayaan Kreatifitas Masyarakat Desa Bringen Melalui Program Kewirausahaan Berbasis Pengembangan Potensi Lokal
Jurnal Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa Vol 1 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (135.71 KB)
Pembangunan masyarakat saat ini berlandaskan paradigma bottom up, sebuah pemahaman pembangunan yang tidak hanya berangkat dari bawah, namun paradigma ini juga memiliki arti bahwa masyarakatlah yang mengendalikan pembangunan. Dalam kegiatan Pemberdayaan masyarakat ini, kami berusaha mengajak masyarakat untuk dapat mengenali, memahami kondisi-kondisi aktual dalam masyarakat; dan merumuskan kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini yang diawali dengan proses assessment bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi ekonomi lokal yang ada di lingkungan masyarakat, sehingga dapat memanfaatkan potensi tersebut secara maksimal, selain itu dengan adanya PKM ini juga, kapasitas masyarakat dapat ditingkatkan terutama pengetahuan dan pemahaman mengenai wirausaha kepada masyarakat. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif, kreatif, berdaya, bercipta, berkarsa dan bersahaja dalam berusaha meningkatkan pendapatan usahanya yang nantinya mendatangkan value atau nilai jual pada setiap produk. Dengan memanfaatkan hasil sumber daya alam yang tersedia maka setiap individu harus mempunyai kreativitas yang dapat dikembangkan dan diimplementasikan pada bahan pokok yang akan diolah. Pada dasarnya kreativitas setiap individu itu berbeda – beda ada yang mencetuskan ide sendiri untuk mengolah bahan pokok ada pula yang harus diberi pelatihan untuk mengolah bahan pokok tersebut, karena kreativitas yang tinggi tetap membutuhkan sentuhan inovasi agar laku dipasar. Inovasi yang dibutuhkan adalah kemampuan masyarakat dalam mengembangkan potensi yang ada menjadi nilai guna/nilai manfaat terhadap suatu produk. Kata kunci : wirausaha, masyarakat, potensi lokal, sumber daya alam