cover
Contact Name
Mi'rojul Huda
Contact Email
mirojuhuda@unesa.ac.id
Phone
+6281332207020
Journal Mail Official
mayamustika@unesa.ac.id
Editorial Address
Kampus Unesa Ketintang Jl. Ketintang, Gedung I1.01.04, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Civics and Moral Studies
ISSN : -     EISSN : 26150808     DOI : -
Core Subject : Social,
Journal of Civics and Moral Studies (JCMS) memuat hasil penelitian tentang isu-isu moral dan kewarganegaraan yang mencakup kajian tentang negara, warganegara, hubungan antara negara dan warganegara, moral, serta pendidikan kewarganegaraan dalam mendorong national character building.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober 2019" : 5 Documents clear
PELAKSANAAN PROGRAM JAM UNTUK PENDIDIKAN ANAK DAN MASYARAKAT (JAMU PENAK MAS) DALAM MENUMBUHKAN KEDISIPLINAN BELAJAR DI DESA SUKOANYAR Rizki Amalia Rachmawati
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.75 KB) | DOI: 10.26740/jcms.v4n2.p66-76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan pelaksanaan program Jamu Penak Mas dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kedisiplinan belajar, 2) mendeskirpsikan pandangan masyarakat terhadap pelaksanaan program Jamu Penak Mas, dan 3) mengetahui hubungan pelaksanaan program Jamu Penak Mas terhadap kedisiplinan belajar di desa Sukoanyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan 80 sampel. Teknik analisis data dalam penelitian ini yakni analisis deskriptif yang disajikan dalam bentuk persentase dan teknik korelasi Product Moment dengan menggunakan SPSS versi 16 dan uji reliabilitas menggunaka Cronbach Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pelaksanaan program Jamu Penak Mas telah mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kedisiplinan belajar dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 85%. 2) Pandangan masyarakat terhadap pelaksanaan program jam untuk pendidikan anak dan masyarakat tergolong sangat baik dengan persentase sebesar 95%. 3) Berdasarkan analisis korelasi Product Moment, didapatkan korelasi sebesar 0.728 dengan taraf signifikansi 1%. Dalam penelitian ini didapatkan rhitung (0.750) > rtabel (0.286) yang berarti terdapat hubungan yang positf dan signifikan antara program Jam untuk Pendidikan Anak dan masyarakat dengan kedisiplinan belajar.Kata Kunci: Pelaksanaan Program Jamu Penak Mas, Kedisiplinan Belajar.
NILAI KARAKTER DALAM KESENIAN TARI WAYANG TOPENG JATIDUWUR Yuka Yuananda Wicaksono
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.883 KB) | DOI: 10.26740/jcms.v4n2.p77-90

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai karakter yang terdapat pada kesenian tari wayang topeng Jatiduwur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskripstif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Hasil yang diperoleh yaitu, terdapat dua lakon yang paling sering ditampilkan di dalam kesenian tari wayang topeng Jatiduwur. Pertama, lakon patah kuda narawangsa, dan yang kedua adalah lakon wirucanamurca. Lakon patah kuda narawangsa bertemakan percintaan, sedangkan lakon wirucanamurca bertemakan tentang kepahlawanan. Dari kedua lakon tersebut, terdapat sebelas nilai karakter yang terkandung dalam kesenian tari wayang topeng Jatiduwur. Nilai karakter tersebut berasal dari sifat tokoh-tokoh pewayangan yang terdapat dalam lakon patah kuda narawangsa dan wirucanamurca. Dari beberapa nilai karakter yang ditemukan, terdapat karakter baik dan ada pula yang jahat. Nilai karakter tersebut juga mencerminkan kehidupan kita di masa sekarang dan kita dapat mengambil nilai positif dari karakter tersebut. AbstractThe purpose of this study to describe the character values found in the Jatiduwur puppet dance art. This study uses a qualitative descriptive approach. The techniques used in data collection are observation, interview, and documentation. The data validity technique in this study uses source triangulation. Data sources used in this study are primary data and secondary data. The results of this research can be seen that there are two plays that are most often displayed in this art. First,  namely lakon patah kuda narawangsa, and second namely lakon wirucanamurca. The play is a love-themed patah kuda narawangsa. While the play wirucanamurca is about heroism. Of the two plays, there are 11 character values contained in the Jatiduwur puppet dance art. The character value derived from the nature of the puppet characters contained in the broken play narawangsa and wirucanamurca. Of the several character values found, there are good characters and some are bad character. The character values also show our lives in the present and we can take positive values from these characters.
STUDI KASUS TENTANG MOTIVASI PERNIKAHAN DINI DI DESA Rizky Azizah Faradina; Maya Mustika Kartika Sari
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.268 KB) | DOI: 10.26740/jcms.v4n2.p91-105

Abstract

APenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motif pernikahan dini yang dilakukan oleh remaja perempuan dan laki-laki di desa Soket Dajah. Penelitian ini menggunakan teori Pilihan Rasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode desain studi kasus. Informan dalam peneliian ini sejumlah sepuluh orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Snowball Sampling. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam semi terstruktur. Lokasi penelitian ini berada di desa Soket Dajah Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan. Informan dalam penelitian ini adalah remaja dan orang tua. Teknik analisis data dimulai reduksi data, penyajian data, selanjutnya penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan dalam penelitian ini adalah trianggulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi mendasari orang tua dan anak melakukan pernikahan dini di desa Soket Dajah Kecamatan Tragah Kabupaten Bangkalan ialah adanya motivasi agama, motivasi ekonomi dan dukungan aparatur desa untuk meningkatkan status sosial tambahan ekonomi. Terjadinya motif pernikahan dini sebagai alasan individu untuk mendapatkan keuntungan dalam masyarakat dimana yang didukung oleh aparatur desa dan orang tua dalam  pemikiran individu dipengaruhi oleh keyakinan akan pendapat orang lain sedangkan dalam lingkup masyarakat sosial remaja harus mematuhi semua berdasarkan aturan dan ketentuan yang sudah ada di dalam masyarakat termasuk pernikahan dini menjadi suatu tradisi.Kata Kunci: motif, pernikahan dini, faktor penyebab pernikahan.   AbstractThe study aims to describe the motives of early marriage conducted by adolescent girls and boys in the Socket Dajah village. The study was analyzed using Rational Choice Theory. This research uses a descriptive qualitative approach with a case study design method. There were 10 infromans in this study who were selected by using Snowball Sampling technique. Data was colleted with by means of way semi structured in-depth interview. The location of this research is in the village of Socket Dajah, Tragah district, of Bangkalan district. Informans in this study were tenagers and parent. The data analysis technique start data reduction, data presentation, then drawing conclusions. The validity technique in this research source triangulation. The results of this research is motivate the parent and child did early age marriage in the Socket Dajah village because there are religion motivate, economic motivate, and support by village officials to increase the additional social economic status. The occurence of early marriage  motives as an individual reason to gain an advantage in a community supported by village officials and parents is in the thinking of  individuals is influenced by the belief in the opinions of other while in the social sphere of adolenscent must comply with all based on the rules and provisioins that already exist in the community including marriage erly to become a tradition.Keywords: motives, early-age marriage, factors causing marriage.
PARTISIPASI MASYRAKAT DALAM MENUMBUHKAN RASA CINTA TANAH AIR MELALUI PELESTARIAN TARI WAYANG TOPENG Maulana Nur Huda
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.001 KB) | DOI: 10.26740/jcms.v4n2.p106-118

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam melestarikan tari wayang topeng untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air. Metode penelitian yaitu,  menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Objek yang diteliti adalah masyarakat  desa Jatiduwur, kecamatan Kesamben, kabupaten Jombang. Data yang diperoleh berupa hasil wawancara, rekaman, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan yaitu, analisis normatif kualitatif  dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiaan   yang diperoleh yaitu Partisipasi masyarakat Jatiduwur dalam melestarikan tari wayang topeng telah dilaksanakan. Hal ini sesuai dengan ke empat jenis indikator partisipasi yang digunakan yaitu Participation in Decision Making (partisipasi dalam pengambilan  keputusan), Participation in Implementation (partisipasi dalam pelaksanaan), Participation in Benefits (partisipasi dalam pengambilan manfaat) dan, Participation in Evaluation (partisipasi dalam evaluasi) telah terpenuhi. Salah satu indikator cinta tanah air yaitu menyenangi keragaman budaya dan seni di Indonesia juga sudah diterapkan. Hal ini berarti partisipasi masyarakat desa Jatiduwur dalam melestarikan kesenian topeng wayang untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sudah sesuai. Partisipasi masyarakat dalam melestarikan kesenian tari wayang topeng Jatiduwur bersifat Pasif. Hal itu terbukti dari beberapa partisipasi rendah masyarakat dalam keikutsertaannya dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh kesenian tari wayang topeng Jatiduwur.Kata Kunci: Partisipasi, Kesenian Tari Wayang Topeng, Nasionalisme.AbstractThis study is designed to illustrate people's participation in preserving wayang mask dance to foster a sense of love for the motherland. The research method uses qualitative descriptive methods. The informants in this study were the people of Jatiduwur Village, Kesamben District, Jombang Regency. Data obtained in the form of interviews, notes and documentation. The analysis technique used is qualitative normative analysis with data reduction, data presentation, and the stage of gathering conclusions. The results obtained were the participation of the Jatiduwur community in preserving the wayang mask dance that had been performed. This is in accordance with the type of participation used namely Participation in Decision Making, Participation in Implementation, Participation in Benefits (Participation in Benefits) and, Participation in Evaluation (participation in evaluation) has been fulfilled. One indicator of patriotism that enjoys cultural and artistic diversity in Indonesia has also been applied. This means that the participation of the Jati village community in preserving the art of doll masks to foster a sense of love in the homeland is appropriate. Community participation in preserving the art of puppet dance Topeng Jati Paswur. This can be seen from some of the community's participation in participation in activities organized by the Jatiduwur mask dance.Keywords: Participation, Puppet Mask Dance, Nasionalism.
HUBUNGAN ANTARA SOSIALISASI KESELAMATAN BERKENDARA DENGAN PENINGKATAN SIKAP DISIPLIN LALU LINTAS MASYARAKAT JOMBANG Ragil Junaedi; Harmanto Harmanto
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 4 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.184 KB) | DOI: 10.26740/jcms.v4n2.p119-132

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap masyarakat setelah mendapatkan program sosialisasi keselamatan berkendara dari Yayasan Info Lalu Lintas dan Kriminal Jombang (ILKJ). Penelitian ini menggunakan metode ex post facto. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pengisian kuisioner atau angket. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 orang dan lokasi yang diambil yaitu di kecamatan Ngoro, kabupaten Jombang. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh peningkatan. Dilihat dari indikator yang telah ditentukan yaitu pengetahuan, keterampilan, dan sikap dari masyarakat di Kecamatan Ngoro yang diwakilkan oleh peserta sosialisasi terdiri dari generasi muda ada yang diambil dari setiap desa di kecamatan Ngoro. Peningkatan yang terlihat dari indikator-indikator menunjukkan kesesuaian dengan teori stimulus dan respon Ivan Petrovich Pavlov dengan beberapa hukum pengkondisian yaitu pengahapusan, generalisasi stimulus, dan pemilahan.   Peningkatan peserta sosialisasi bersifat positif artinya semakin sering diadakannya sosialisasi maka semakin meningkat juga disiplin lalu lintas yang dimiliki. Secara umum tujuan diadakannya sosialisasi telah tercapai dan memiliki respon baik sesuai yang diharapkan oleh ILKJ sebagai organisasi yang mengadakan sosialisasi (stimulus).Kata Kunci: Pengaruh, Sosialisasi, Disiplin lalu lintas.AbstractThis study aims to describe the knowledge, skills, and attitudes of the community after receiving a driving safety socialization program from the Jombang Traffic and Criminal Information Foundation (ILKJ). This research uses ex post facto method. The data collection technique used was filling out a questionnaire or questionnaire. The sample in this study amounted to 38 people and the location taken is in the Ngoro sub-district, Jombang district. The results of this study indicate that there is an increasing effect. Judging from the predetermined indicators, namely the knowledge, skills, and attitudes of the people in Ngoro District, represented by the socialization participants consisting of the younger generation, were taken from each village in the Ngoro sub-district. The increase seen from the indicators shows conformity with Ivan Petrovich Pavlov's theory of stimulus and response with several conditioning laws, namely the elimination, stimulus generalization, and sorting. The increase in socialization participants is positive, meaning that the more frequent socialization is held, the more traffic discipline is owned. In general, the purpose of holding the socialization has been achieved and has a good response as expected by ILKJ as an organization that conducts socialization (stimulus).Keywords: Influence, Socialization, Traffic discipline.

Page 1 of 1 | Total Record : 5