cover
Contact Name
Sabda Wahab
Contact Email
jurnalofmidwiferyscience@gmail.com
Phone
+62711-517744
Journal Mail Official
jurnalofmidwiferyscience@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Kebidanan dan Keperawatan, Universitas Kader Bangsa Jl. H.M. Ryacudu No. 88 , 7 Ulu, Seberang Ulu I Palembang Telp (0711) 517744- 510173 Fax (0711) 519827
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
ISSN : 28077881     EISSN : 28078373     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Midwifery Science merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Kebidanan dan Keperawatan Universitas Kader Bangsa, dan sebagai sarana publikasi hasil penelitian serta sharing perkembangan ilmu kebidanan dengan p-ISSN 2807-7881 e-ISSN 2807-8373 Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya yang berupa artikel hasil penelitian ataupun studi kasus, artikel telaah yang berkaitan dengan perkembangan ilmu kebidanan. Informasi mengenai pedoman penulisan artikel dan prosedur pengiriman artikel terdapat pada setiap penerbitan. Semua artikel yang masuk akan melalui ‘peer-review proses setelah memenuhi persyaratan sesuai pedoman penulisan artikel. Penerbitan jurnal ini dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE" : 4 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DISMENORHEA DENGAN MOTIVASI UNTUK PERIKSA KE PELAYANAN KESEHATAN DI SMP NEGERI 3 WANASARI BREBES TAHUN 2022 Tatirah, Tatirah; F, Laeli Fitrokhatun
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 2 No 1 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v2i1.673

Abstract

Dismenorhea adalah nyeri saat menstruasi atau kram menstruasi. Penyebab Dismenorhea atau kram menstruasi adalah ketika zat kimia yang disebut prostaglandin membuat rahim berkontraksi (mengencang) terlalu kuat, hal ini dapat menekan pembuluh darah di dekatnya, memotong suplai oksigen ke jaringan otot. Hal itulah yang menyebabkan rasa sakit yang hebat. Masih banyak perempuan yang menganggap nyeri haid sebagai hal yang biasa, mereka beranggapan 1-2 hari sakitnya akan hilang. Padahal nyeri haid hebat bisa menjadi tanda gejala suatu penyakit misalnya Endometriosis yang bisa mengakibatkan sulitnya punya keturunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan remaja putri tentang Dismenorhea dengan motivasi untuk Periksa ke Pelayanan Kesehatan di SMP Negeri 3 Wanasari Brebes. Jenis penelitian yang dilakukan adalah analitik dan rancangan penelitiannya dengan cross sectional, adapun populasinya yaitu siswi kelas VII, VIII, IX yang sudah mengalami menstruasi di SMP Negeri 3 Wanasari Brebes yang berjumlah 30 siswi. Pengambilan sampel secara random sampling, adapun variabel penelitian variabel bebas adalah pengetahuan remaja putri tentang Dismenorhea dan variabel terikatnya adalah motivasi untuk periksa ke pelayanan kesehatan. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan siswi tentang Dismenorhea yang memiliki motivasi terdapat 17 siswi, dari 17 siswi tersebut yang memiliki motivasi baik ada 82%, dan yang tidak ada motivasi hanya 18%. Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan, diperoleh x2 hitung = 10,706 sedangkan x2 tabel = 6,635 hal ini menunjukkan bahwa x2 hitung lebih besar dari x2 tabel yaitu 10,706 > 6,635 yang artinya signifikan atau ada hubungan antara pengetahuan remaja puteri tentang Dismenorhea dengan motivasi untuk periksa ke pelayanan kesehatan di SMP N 3 Wanasari kabupaten Brebes, yang berarti semakin baik tingkat pengetahuan remaja puteri tentang Dismenorhea di SMP N 3 Wanasari kabupaten Brebes, maka akan semakin memiliki motivasi untuk periksa ke pelayanan kesehatan. Simpulan: bahwa ada hubungan antara pengetahuan remaja putri tentang Dismenorhea dengan motivasi untuk periksa ke pelayanan kesehatan di SMP N 3 Wanasari kabupaten Brebes. Saran bagi sekolah diharapkan pihak sekolah dapat mendorong siswi yang mengalami Dismenorhea untuk periksa ke pelayanan kesehatan sebagai deteksi dini.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. A USIA 18 TAHUN G1P0A0 DENGAN FAKTOR RISIKO USIA KURANG DARI 20 TAHUN USIA KEHAMILAN 37 MINGGU DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN HJ. NURACHMI PALEMBANG TAHUN 2023 Yanti, Yanti; Afrika, Eka; Ciselia, Dewi; Primasari, Anggia
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 2 No 1 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v2i1.678

Abstract

Kehamilan terlalu muda adalah kehamilan yang terjadi pada wanita usia 14-20. Kehamilan terlalu muda memberikan risiko yang sangat tinggi terhadap kematian ibu dan bayi, hal ini dikarenakan kehamilan pada usia remaja bisa menyebabkan terjadinya perdarahan pada saat hamil yang berisiko terhadap kematian ibu. Ada beberapa faktor Risiko yang terjadi dikehamilan usia muda, yaitu Tekanan darah tinggi, Anemia, Perdarahan, Berat bayi lahir rendah(BBLR), Premature, Keguguran, Penyakit Kelamin, Depresi postpartum, dan Ketidakstabilan Ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus observasional lapangan. Hasil penelitian berdasarkan asuhan kebidanan komprehensif yang dilakukan pada Ny. A Usia 18 Tahun G1P0A0 Dengan Faktor Risiko Usia Kurang Dari 20 Tahun Usia Kehamilan 37 Minggu didapatkan ibu tidak mengalami komplikasi atau penyulit. Pada persalinan, proses persalinan mulai dari kala I hingga kala IV berjalan dengan normal tanpa ada kegawatdaruratan. Pada masa Nifas, keadaan umum ibu baik, ASI lancar dan ibu menyusui secara eksklusif. Pada bayi baru lahir, bayi lahir spontan langsung menangis, keadaan normal dan tidak ada kelainan. Setelah 40 hari pasca salin, ibu menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan. Simpulan: Asuhan yang diberikan oleh bidan secara tepat pada masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas dan keluarga berencana sangat penting bagi kesehatan ibu dan bayi. Sehingga deteksi dini faktor risiko dapat dilakukan dan mencegah komplikasi yang mungkin terjadi.
HUBUNGAN JARAK KEPELAYANAN DAN STATUS EKONOMI DENGAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKARAMI KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2021 Ariyani, Novy; Indriani, Putu Lusita Nati
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 2 No 1 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v2i1.705

Abstract

Kebijakan Kementerian Kesehatan dalam dekade terakhir menekankan agar setiap persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan dalam rangka menurunkan kematian ibu dan kematian bayi. Pada tahun 2015, penekanan persalinan yang aman adalah persalinan ditolong tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Menurut Profil Kesehatan Sumatera Selatan 2019 jumlah kematian ibu di Provinsi Sumatera Selatan adalah 240 dari 233.344 kelahiran hidup. Jumlah kematian ibu di Kabupaten Muara Enim pada tahun 2019 adalah sebanyak 43 kasus. Sedangkan kematian bayi di Kabupaten Muara Enim pada tahun 2019 adalah 289 per 1.000 kelahiran hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jarak kepelayanan, dan status ekonomi secara simultan dengan pemilihan penolong persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kabupaten Muara Enim tahun 2021. Jenis penelitian yang dilakukan adalah analitik dengan metode kuantitatif menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas Sukarami Kabupaten Muara Enim berjumlah 65 orang. Sampel penelitian menggunakan metode total sampling, yaitu adalah semua ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas Sukarami Kabupaten Muara Enim berjumlah 65 orang. Adapun data dalam penelitian ini menggunakan data primer. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 42 responden dengan jarak ke tempat pelayanan kesehatan dekat yang memilih penolong persalinan tenaga kesehatan sebanyak 29 responden (69%) dan yang memilih penolong persalinan bukan tenaga kesehatan sebanyak 13 orang (31%). Sedangkan dari 23 responden dengan jarak ketempat pelayanan kesehatan jauh yang memilih penolong persalinan tenaga kesehatan sebanyak 8 responden (34,8%) dan yang memilih penolong persalinan bukan tenaga kesehatan sebanyak 15 orang (65,2%). Selanjutnya berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa dari 38 responden dengan status ekonomi tinggi yang memilih penolong persalinan tenaga kesehatan sebanyak 26 responden (68,4%) dan memilih penolong persalinan bukan tenaga kesehatan sebanyak 12 orang (31,6%). Sedangkan dari 27 responden dengan status ekonomi rendah memilih penolong persalinan tenaga kesehatan sebanyak 11 responden (40,7%) dan memilih penolong persalinan bukan tenaga kesehatan sebanyak 16 orang (59,3%). Kesimpulan dari penelitian ini Ada hubungan jarak kepelayanan dan status ekonomi secara simultan dengan pemilihan penolong persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukarami Kabupaten Muara Enim tahun 2021. Saran untuk pegawai Puskesmas diharapkan dapat melaksanakan program kelas ibu yang sasarannya tidak hanya ibu hamil saja melainkan tokoh masyarakat, tokoh agama, suami dan keluarga ibu hamil, serta meningkatkan pembinaan dukun bayi untuk mendukung pemanfaatan fasilitas kesehatan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KEHAMILAN YANG TIDAK DIINGINKAN TERHADAP PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMK YPBHK TAHUN 2021 INGGRIANI, DELA MELIA; Utami, Resya Tri
JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE Vol 2 No 1 (2022): JOURNAL OF MIDWIFERY SCIENCE
Publisher : Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jms.v2i1.707

Abstract

Kehamilan tidak diiinginkan (KTD) merupakan terminologi yang biasa dipakai untuk memberi istilah adanya kehamilan tidak dikehendaki oleh wanita bersangkutan maupun lingkungannya. Kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) adalah suatu kehamilan yang terjadi dikarenakan suatu sebab sehingga keberadaannya tidak diinginkan oleh salah satu atau kedua calon orangtua bayi tersebut. Kehamilan tidak diinginkan (KTD) merupakan suatu kondisi ketika pasangan tidak menghendaki adanya proses kelahiran dari suatu kehamilan. Kehamilan ini bisa merupakan akibat dari suatu perilaku seksual, baik yang disengaja ataupun tidak disengaja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik korelasional yaitu menganalisis antara dua variabel yaitu factor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan Remaja terhadap kehamilan yang tidak di inginkan (KTD). Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 28 November 2022. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK YPBHK sebanyak 80 siswa/siswi. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian siswa/siswi kelas XI SMK YPBHK yang berjumlah 67 responden dan akan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar responden berpengetahuan tinggi tentang kehamilan tidak diinginkan (KTD) dengan perilaku seksual tidak beresiko terhadap terjadinya kehamilan tidak diinginkan (KTD) yaitu sebanyak 46 responden atau sebesar (62,1%) dan sebanyak 7 responden atau sebesar (9,5%) berpengetahuan rendah dengan perilaku seksual beresiko terhadap terjadinya kehamilan tidak diinginkan (KTD). Perilaku seksual seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan saja, namun masih ada banyak faktor lain yang mempengaruhi perilaku seksual diantaranya peran orang tua, pemahaman tingkat agama, sikap, persepsi, pengaruh negatif teman sebaya.

Page 1 of 1 | Total Record : 4