cover
Contact Name
Gatot Suparmanto
Contact Email
info.lppm@ukh.ac.id
Phone
+62271-857724
Journal Mail Official
jurnal@ukh.ac.id
Editorial Address
masgat@yahoo.co.id
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada
ISSN : 20875002     EISSN : 2549371x     DOI : https://doi.org/10.34035/jk.v13i2
Core Subject : Health,
jurnal ini masih berfokus pada ilmu kesehatan kedokteran,keperawatan,biologi,kebidanan dan bidang kesehatan lainnya
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1, Januari 2011" : 7 Documents clear
Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Klien Tentang Stroke dengan Konsep Diri di Poliklinik Syaraf RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta Mery Oktariani
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 2 No. 1, Januari 2011
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.729 KB)

Abstract

ABSTRAKStroke merupakan salah satu disfungsi neurologik akut yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah dan timbul secara mendadak, apabila berlanjut dan tidak segera ditangani bisa mengakibatkan kelumpuhan bahkan kematian. Tingkat pengetahuan klien tentang -stroke merupakan aspek pokok untuk lebih mengenal keadaan dirinya agar tidak mengalami ancaman baik secara fisik atau psikologis, yang akhirnya mengakibatkan gangguan konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan klien tentang stroke dengan konsep diri (gambaran diri, harga diri, peian). Variabel bebasnya adalah tingkat pengetahuan klien tentang stroke dan variabel terikatnya adalah konsep diri. Jenis penelitian ini adalah non eksperimen (survey) dengan pendekatan cros sectional. Subjek penelitian adalah klien stroke yang bemsia 45-64 tahun yang menjalani rawat jalan pada bulan Mei-Juli 2004 di Poliklinik Syaraf RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Jumlah sampel yang diambil ada 30 sampel dipilih secara purposive sampling. Untuk mengukur tingkat pengetahuan dan konsep diri menggunakan kuesioner. Kemudian untuk mengetahui hubungan antara keduanya menggunakan analisa kai kuadrat. Dari hasil penelitian diperoleh : sebagian besar tingkat pengetahuan klien tentang stroke di Poliklinik Syaraf RSU PKU Muhammadiyah Yogyakarta baik, yaitu sebesar 60% Sebagian besar konsep diri klien stroke di Poliklinik Syaraf RSU PKU Muhammadyah Yogyakarta positif yaitu sebesar 83,33%, hubungan antara tingkat pengetahuan klien stroke dengan konsep diri dihitung dengan teknik analisa kai kuadrat, diperoleh kai kuadrat sebesar 14, 400 dan nilai signifikan P=0,001 dan a 0,05 yang berarti terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan klien tentang stroke dengan konsep diri.Kata Kunci : Tingkat pegetahuan, Klien Stroke, Konsep diri.ABSTRACTStroke is one of acute neurologic dysfunct.on caused by vascular disorders and arise suddenly, if not addressed promptly goes and car. cause paralysis and even death. Client's level of knowledge about stroke is an essential aspect of becoming familiar with the situation himself for not being threatened either physically or psychologically, which eventually lead to impaired self-concept.This study aims to determine the relationship level of client knowledge about stroke with the concept of self (self-image, self esteem, role). Independent variables are the level of client knowledge about stroke and the dependent variable is the concept of self.Tnis type of research is non-experimental (survey) with CROs sectional approach. Research subjects were stroke clients aged 45-64 years who underwent outpatient in May-July 2004 in the Neurosurgery Clinic PKU Muhammadiyah Hospital of Yogyakarta. The number of samples taken there were 30 samples selected purposively sampling. To measure the level of knowledge and self-concept using a questionnaire. Then to determine the relationship between the two uses kai squared analysis.From the research results obtained: most of the client's level of knowledge about stroke in the Neurology Clinic PKU Muhammadiyah Hospital of Yogyakarta good, amounting to 60% Most of the client's self-concept stroke in PKU Muhammadiyah Hospital Neurosurgery Clinic positive Yogyakarta that is equal to 83.33%, the relationship between the level of knowledge stroke clients with the concept of self-analysis techniques are calculated by the square kai, kai squared obtained by 14, 400 and a significant P value of 0.001 and a = 0.05 which means there Is a significant relationship between the level of the client's knowledge about stroke with the concept of self.Keywords: Knowledge level, Client Stroke, self-concept
Dampak Menopause Terhadap Konsep Diri Wanita yang Mengalami Menopause di Kelurahan Trengguli Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar S. Dwi Sulisetyawati
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 2 No. 1, Januari 2011
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.457 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Menopause sebagai masa yang penting dalam kehidupan wanita, dimana pada masa ini terjadi peralihan dari masa produktif menuju masa non produktif. Banyak gejolak dan perubahan yang terjadi pada masa ini, fisik maupun psikis. Hal ini dapat membuat seorang wanita mengalami perubahan konsep diri yang dimilikinya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak menopause terhadap konsep diri wanita yang mengalami menopause di kelurahan Trengguli. Kabupaten Karanganyar. Metode : Metode yang digunakan peneliti pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dan melibatkan 5 orang sebagai responden dan dengan teknik ^sampel bertujuan (pjmosive sampling). Hasil : Penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan yang dialami wanita yang mengalami menopause meliputi perubahan fisik dan mental, yang berdampak terhadap konsep diri wanita tersebut. Konsep diri wanita yang mengalami menopause tersebut meliputi citra tubuh yang baik, ideal diri yang realistis, harga diri yang tinggi, fungsi peran yang baik, dan identitas diri yang kuat.Simpulan : Berdasarkan penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa wanita yang mengalami menopause memiliki konsep diri yang positif. Hal ini ditunjukkan oleh koping responden yang baik terhadap perubahan yang terjadi setelah menopause.Kata Kunci : menopause, konsep diri, wanitaABSTRACTBack Ground: Menopause as the important period in women's life, that this period the woman have transition period from productive to non productive. There are many change in this period, both physic ally and psycologically. This make women experiencing change their self concept. The aim of this research is to know the menopause effect to self concept of woman who were experiencing menopause in Trengguli village, Jenawi. District of Karanganyar. Method: Method used by the researcher was qualitative method with phenomenological . approach with five participants as the subject research that taken by purposive sampling. Result: This research shows that change of the women whc were experiencing menopause include physic and mental that effected to the woman's self concept. The self concept of women who were experiencing include their body image are good, their self ideal are realistic, their self esteem are high, their role function are good, and their self identity are strong. Conclusion : Based on this research can be taken conclusion that women who were experiencing menopause have positive self concept. That is indicated by coping of respondens post menopause are positif.Key Word : menopause, self concept, women
Koping Perawat Usia Madya (50-55 Tahun) Menghadapi Pensiun di RSUD Kabupaten Sukoharjo - Oktavianus
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 2 No. 1, Januari 2011
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.207 KB)

Abstract

ABSTRAKPada usia madya perawat akan menghadapi tugas perkembangan yaitu menyesuaikan diri dengan datangnya pensiun. Perawat di Indonesia memasuki masa pensiun bila sekurang-kurangnya mencapai usia 50 tahun dan pada umumnya dialami saat usia antara 55 tahun dimana seseorang berada pada tahapan 'dewasa menengah (middle adulthood). Pensiun seringkali dianggap sebagai kenyataan yang tidak menyenangkan sehingga menjelang masanya tiba sebagian perawat sudah merasa cemas karena tidak mengetahui gambaran kehidupan yang akan dihadapi. Setiap perawat mempunyai caranya sendiri untuk melakukan koping terhadap perubahan. Penelitan ini bertujuan untuk mengidentifikasi koping perawat usia madya menghadapi pensiun.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampel dengan melibatkan 5 informan .Pengumpulan data dilakukan dengan indept interview.Hasil dari penelitian menunjukkan ketidakpuasan terhadap pekerjaan, berakhirnya kesempatan melanjutkan pendidikan dan tidak sesuainya penghargaan diri yang diterima merupakan stressor yang dihadapi perawat usia madya menjelang pensiun. Perawat menerima dengan senang hati akan datangnya pensiun. Penerimaan perawat terhadap datangnya pensiun dipengaruhi oleh dukungan sosial, aset ekonomi, dan Kepuasan pekerjaan Koping yang dilakukan perawat menghadapi pensiun adalah meningkatkan kebutuhan spiritual, berorientasi pada tugas yang dihadapi, mengikuti kegiatan masyarakat, dan bekerja.Kata Kunci: koping, perawat, pensiunABSTRACTA nurse reaching the age of middle adulthood is going to face a duty of his development that is adapting himself to the coming of pension. Nurses in Indonesia begin to enter the pension period when they at least reach the age of 50 years old. Generally pension is experienced in the age of 55 years old where someone is in the level of middle adulthood. Pension is frequently considered as an unhappy reality so approaching the coming of the ^pension period, some nurses feel anxious because they do not know the description of the life which is going to be experienced. Every nurse has his own way to do coping to the changes. This research aimed to identify the coping of middle age-nurses in facing the pension. This research used a qualitative method with phenomenological approach. The sampling technique used was purposive sampling involving 5 informants. The data collecting was done by indepth interview.The results of the research showed that dissatisfaction of the work, loss of chance to continue education and inappropriate self esteem accepted were the stressors faced by middle age-nurses approaching to the pension. Nurses accepted the coming of the pension happily. The nurses' acceptance to the coming of pension was influenced by social support, financial support and satisfaction of work. The copings done by the nurses facing pension were increasing spiritual need, being job oriented, participating in social activity and working after pension.Keywords : coping, nurse, pension
Hubungan Penyakit Jantung Bawaan dengan Perkembangan Anak Usia 0-5 Tahun di Unit Perawatan Jantung RS Dr. Kariadi Semarang Alfyana Nadya Rahmawati
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 2 No. 1, Januari 2011
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.973 KB)

Abstract

ABSTRAKAngka kejadian beberapa penyakit non-infeksi semakin menonjol dalam dasawarsa terakhir ini, baik di negara maju maupun negara berkembang. Perbaikan tingkat sosial ekonomi telah membawa perubahan pola penyakit. Penyakit infeksi serta defisiensi gizi semakin berkurang, sedangkan berbagai penyakit non-infeksi, termasuk penyakit kongenital semakin meningkat. Peristiwa tersebut juga terjadi dalam bidang kardiologi. Di Indonesia, walaupun belum ada data PJB yang akurat, namun masalah PJB jelas telah memerlukan perhatian yang sungguh-sungguh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan penyakit jantung bawaan dengan perkembangan anak usia 0-5 tahun. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian non eksperimental dengan pendekatan kuantitatif jenis korelasional antar variabel penelitian. Desain penelitian digunakan peneliti sebagai petunjuk dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian untuk mencapai suatu tujuan atau menjawab suatu pertanyaan. Berdasarkan dari tujuan penelitian, desain penelitian yang digunakan adalah studi Kohort retrospektif. Desain ini dipilih karena peneliti mengidentifikasi penyakit dan efek yang sudah terjadi tanpa melakukan intervensi apapun.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penyakit jantung bawaan yang mempengaruhi system sirkulasi dan oksigenasi akan menyebabkan pertumbuhan intelegensia anak tidali optimal sehingga pertumbuhan personal sosial dan bahasa anak akan tergangguKata Kunci : penyakit jantung, jantung bawaan, perkembangan anak 0-5 tahunABSTRACTThe incidence of several non-infectious diseases increasingly prominent in recent decades, both in developed and developing countries. Improvements socioeconomic level has brought changes in disease patterns. Infectious diseases and nutritional deficiencies diminishing, while the non-infectious diseases, including congenital diseases is increasing. These events may also occur in the field of cardiology. In Indonesia, although no accurate data SPA, but the problem of CHD has clearly requires serious attention. The purpose of this study was to determine the presence of congenital heart disease connection with the development of children aged 0-5 years. This type of research is research conducted with non-experimental correlational type of quantitative approach between research variables. The study design is used as a guide researchers in planning and implementation of research to achieve a goal or answer a question. Based on the research objectives, the design of the study is a retrospective cohort study. This design was chosen because the researchers identified the disease and the effects that have occurred without any intervention.Results from the study showed that congenital heart disease that affects the circulation and oxygenation system will cause the growth of children's intelligence is not optimal so that social and personal growth of children's language will be disturbedKeywords: heart disease, congenital heart, child development 0-5 years
Hubungan Pengetahuan Laktasi dengan Perawatan Payudara pada Ibu Menyusui di Rumah Bersalin Seger Waras Surakarta Kartika Dian Listyaningsih
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 2 No. 1, Januari 2011
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.206 KB)

Abstract

ABSTRAKPermasalahan laktasi pada masa antenatal dan postnatal pada umumnya karena kurangnya informasi pada perawatan payudara. Selain itu pada masa postnatal ibu tidak segera menyusui dengan berbagai alasan, misalnya karena ASI belum keluar. Oleh karena itu perlu mengetahui hubungan antara pengetahuan laktasi dengan perawatan payudara di Rumah Bersalin Seger Waras Surakarta.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan laktasi dengan perawatan payudara pada ibu menyusui di Rumah Bersalin Seger Waras Surakarta.Jenis penelitian analitik observasional, menggunakan pendekatan cross sectional.Subyek penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang bersalin di Rumah Bersalin Seger Waras Surakarta pada bulan April-Juni 2008. sampel yang diambil sebanyak 40 orang. Analisa data univariat untuk mengetahui karakteristik responden. Analisa bivariat untuk mengetahui hubungan pengetahuan laktasi dengan perawatan payudara menggunakan teknik Korelasi Product Moment.Hasil penelitian ada hubungan pengetahuan laktasi dengan perawatan payudara pada ibu menyusui di Rumah Bersalin Seger Waras Surakarta, dengan hasil perhitungan nilai korelasi (r*y) sebesar 0,665 > (rmb = 0,403) dari a = 0,01(1%).Kesimpulan terdapat hubungan yang bermakna antara hubungan pengetahuan laktasi dengan perawatan payudara pada ibu menyusui di Rumah Bersalin Seger Waras Surakarta. Hubungan tersebut termasuk kategori hubungan sedang.Kata Kunci: Pengetahuan, Laktasi, Perawatan Payudara, MenyusuiABSTRACTLactation problems during antenatal and postnatal care in general due to the lack of information on breast care. Also during the immediate postnatal mothers do not breastfeed for various reasons, such as breast milk has not come out. Therefore it is necessary to know the relationship between knowledge of lactation with a breast care at the maternity hospital Seger Sane Surakarta. The research objective to determine the relationship of knowledge to the treatment of breast lactation in breastfeeding mothers at maternity hospital Seger Sane Surakarta. This type of observational analytic studies, using sectional.Subyek approch this study were all breastfeeding mothers in the maternity hospital maternity Seger Sane Surakarta in April-June 2008. samples taken as many as 40 people. Univariate data analysis to determine the characteristics of respondents. Bivariate analysis to determine the relationship of knowledge lactating breast treatment using Product Moment Correlation technique.The results there is a relationship of knowledge to the treatment of breast lactation in nursing mothers at the maternity hospital Seger Sane Surakarta, with the calculated value of the correlation (rxy) of 0.665> (rtab = 0.403) of a = 0.01 (1%).Conclusion there is a significant association between the relationship of knowledge to the treatment of breast lactation in nursing mothers at the maternity hospital Seger Sane Surakarta. These relationships include the relationship categories are.Keywords: Knowledge, Lactation, Breast Care, Breastfeeding
Hubungan Gaya Belajar dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Semester IV Program Study D IV Kebidanan Universitas Sebelas Maret Retno Wulandari
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 2 No. 1, Januari 2011
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.726 KB)

Abstract

ABSTRAKPrestasi belajar yang baik dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain faktor internal dan eksternal. Salah satu yang termasuk dalam faktor internal adalah kemampuan peserta didik untuk menggunakan gaya belajar yang efektif. Sehingga mahasiswa yang tidak menggunakan gaya belajar yang sesuai dengan gaya belajarnya akan mengalami hambatan dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara gaya belajar dengan prestasi belajar. Penelitian dilaksanakan di kampus Universitas Sebelas Maret. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa D IV Kebidanan Universitas Sebelas Maret yang berjumlah 58 orang. Pengambilan data dilakukan dengan dua metode, metode kuesioner atau angket (tes V-A-K menurut Rita Dunn dan Ken) untuk mengambil data gaya belajar mahasiswa dan metode dokumentasi untuk mengambil data prestasi akademik mahasiswa pengolahan data dilakukan dengan uji chi square untuk mengetahui adanya hubungan antara gaya belajar terhadap prestasi belajar dan dengan derajat kemaknaan (a) 0,05 dilakukan dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa lebih banyak memiliki gaya belajar visual dibandingkan dengan gaya belajar auditorial dan gaya belajar kinestetik yaitu 43,1% dan ada beberapa mahasiswa yang memiliki lebih dari satu gaya belajar yaitu 6,9% memiliki gaya belajar visual-auditorial, 6,9% memiliki gaya belajar visual-kinestetik dan 6,9% memiliki gaya belajar auditorial-kinestetik. Belum semua mahasiswa memiliki prestasi tinggi, 1,7% mahasiswa memiliki prestasi yang tinggi, dan 71,1% mahasiswa memiliki prestasi yang cukup tinggi dan 24,1% mahasiswa memiliki prestasi yang kurang. Setelah dilakukan uji statistik terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar dengan prestasi belajar dengan p < 0,05.Penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar memberikan kontribusi yang bermakna dengan prestasi belajar. Jadi semakin seseorang menyadari gaya belajar dan menggunakan cara-cara yang efisien sesuai dengan gaya belajar maka akan memperoleh prestasi yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat makna disarankan agar setiap mahasiswa menggunakan cara belajar yang sesuai dengan gaya belajar sehingga akan memiliki prestasi yang lebih baik, demikian juga institusi untuk selalu memperhatikan adanya perbedaan individual dalam merancang metode instruksionalnya.Kata kunci: Gaya Belajar, Prestasi Belajar dan Cara Mengajar DosenABSTRACTGood learning achievement is influenced by many factors, including internal and external factors. One of which is included in the internal factor is the ability of learners to use learning styles effectively. So that students who do not use the learning style that suits their learning style will experience obstacles in learning. This study aims to determine the relationship between learning style with learning achievement. The experiment was conducted on the campus of the University Eleven in March. The method used is descriptive analytical cross-sectional approach. The population in this study were students D IV Midwifery University Eleven in March, amounting to 58 people. Data is collected by two methods, questionnaire or questionnaire methods (VAK tests according to Rita and Ken Dunn) to retrieve data of students 'learning styles and methods of documentation to take students' academic achievement data of data processing performed by chi square test to determine the relationship between learning styles of learning achievement and the degree of significance (a) 0.05 performed with SPSS program. The results showed that more students have a visual learning style compared with the auditory learning style and kinesthetic learning style that is 43.1% and there are some students who have more than one learning style that is 6.9% have a visual-auditory learning style, 6, 9% had a visual-kinesthetic learning styles and 6.9% had auditory-kinesthetic learning styles. Not all students have high achievement, 1.7% of students have high achievement, and 71.1% of students have high achievement and 24.1% of students have less achievement. Having performed statistical tests there is a significant relationship between learning style with learning achievement with p <0.05. Research shows that learning styles make a meaningful contribution to the achievement of learning. So the more one is aware of learning styles and use efficient ways according to the style of learning it will get better performance. Based on research results obtained suggested that the meaning of each student using the appropriate way of learning with learning styles that will have better performance, as well as the institution to always pay attention to the existence of individual différences in designing methods instruksionalnya.Key words: Learning Styles, Achievement Learning and Teaching Lecturers
Hubungan Antara Minat Baca dengan Prestasi Belajar pada Mata Kuliah Asuhan Kebidanan II pada Mahasiswa Semester III Akbid Mitra Husada Karanganyar - Wijayanti
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 2 No. 1, Januari 2011
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.117 KB)

Abstract

ABSTRAKPendidikan tentunya tidak terlepas dari minat baca, karena untuk mencapai keberhasilan bidang tertentu, seseorang harus memahami ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan bidang tersebut. Ada kalanya taraf kemajuan suatu bangsa dilihat dari sejauh mana membaca menjadi kebiasaan masyarakatnya. Semakin tinggi minat baca masyarakat pada umumnya akan berpengaruh pada semakin maju pola pikir masyarakat tersebut. Melihat pentingnya membaca pemerintah mewujudkan minat baca masyarakat. Saat ini minat baca masyarakat Indonesia masih terbilang sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara minat baca dengan prestasi belajar. Penelitian dilaksanakan di kampus akbid Mitra Husada KarangnyarJenis penelitian yang akan digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan desain cross sectional untuk mempelajari hubungan minat baca dengan prestasi belajar mata kuliah Asuhan Kebidanan II pada mahasiswa semester III Akademi Kebidanan (AKBID) Mitra Husada Karanganyar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan penghitungan didapatkan t hitung 9,24, kemudian dibandingkan dengan t taM untuk taraf kesalahan 5% (0,05) dengan derajat kebebasan (dk) 94 diperoleh harga t = 1,980. Karena harga t hitung lebih besar daripada harga tabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima (harga 9,24 > 1,980) dengan nilai p(rtio) lebih kecil dari tingkat kesalahan alpha (0,000 < 0,05) sehingga hasil penelitian dinyatakan signifikan dan benar yang berarti ada hubungan minat baca dengan prestasi belajar pada mata kuliah Asuhan Kebidanan II. Penelitian menunjukkan menunjukkan adanya hubungan minat baca dengan prestasi belajar mata kuliah Asuhan Kebidanan II pada mahasiswa semester III Akademi kebidanan Mitra Husada Karanganyar. Dalam hal ini hasil berupa hubungan yang positif artinya minat baca yang tinggi akan diikuti dengan prestasi belajar yang memuaskan.Berdasarkan hasil penelitian yang didapat makna disarankan agar setiap mahasiswa meningkatkan minat baca karena merupakan faktor penting dalam upaya mencapai prestasi, untuk itu tanamkanlah kesadaran, kemauan dan perhatian terhadap aktivitas membaca. Kata kunci: Minat Baca, Prestasi Belajar dan Mata Kuliah Asuhan Kebidanan IIABSTRACTEducation must not be separated from the interest in reading, because to achieve the success of a particular field, one must understand the science related to the field. There are times when the level of advancement of a nation be seen from the extent to which reading becomes a habit people. The higher the reading public in general will affect the mindset of the more advanced societies. Seeing the government realize the importance of reading the public interest in reading. Currently reading interest of Indonesian society is still fairly low.This study aims to determine the relationship between reading interest in learning achievement. The experiment was conducted on campus akbid Partners Husada Karangnyar This type of research to be used is to design an observational analytic cross sectional design to study the relationship of reading with learning achievement Obstetric Care II courses in Midwifery Academy III semester students (AKBID) Partner Husada Karanganyar. The results obtained indicate that based on the calculation of t count 9.24, then compared with the t table for the error level of 5% (0.05) with degrees of freedom (dk) 94 t = 1.980 obtained prices. Because the price of t count is greater than the price of the table, so Ho rejected and Ha accepted (price 9.24> 1.980) with a value of p (rho) is smaller than the error rate alpha (0.000 <0.05) so that the results of the study revealed significant and correctly which means there is a relationship with reading achievement in subjects Obstetric Care II.Research shows interest in reading suggests a link with learning achievement Obstetric Care II courses in Academy III semester students of obstetrics Partners Husada Karanganyar. In this case the result of a positive relationship means a high interest in reading will be followed by a satisfactory learning achievements. Based on research results obtained suggested that the meaning of each student increase reading because it is an important factor in efforts to achieve the feat, for it tanamkanlah awareness, willingness and interest in reading activities.Keywords: Interest in Reading, Learning Achievement and Midwifery Care Course II

Page 1 of 1 | Total Record : 7