Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 2 (2013)"
:
14 Documents
clear
BURNOUT DITINJAU DARI BIG FIVE FACTORS PERSONALITY PADA KARYAWAN KANTOR POS PUSAT MALANG
Hardiyanti, Ranny
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (823.639 KB)
|
DOI: 10.22219/jipt.v1i2.1587
Burnout merupakan "epidemi" yang melanda dunia kerja. Burnout adalah istilah yang menggambarkan kondisi emosional seseorang yang merasa lelah dan jenuh secara mental, emosional dan fisik sebagai akibat tuntutan pekerjaan yang meningkat. Karakteristik kepribadian merupakan salah satu penyebab terjadinya Burnout. Pada penelitian ini karakteristik kepribadian yang digunakan adalah Big Five Factors Personality. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui perbedaan Burnout ditinjau dari Big Five Factors Personality pada karyawan Kantor Pos Pusat Malang. Penelitian ini menggunakan metode non-tes yaitu skala Burnout (Maslach Burnout Inventory-General Survey) dan skala Big Five Factors Personality (Big Five Inventory). Pengukuran dilakukan terhadap 100 subjek pada karyawan Kantor Pos Pusat Malang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik anova one way. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan Burnout yang signifikan (F=2,929; Sig=0,025<0,05) ditinjau dari Big Five Factors Personality pada karyawan Kantor Pos Pusat Malang dengan faktor kepribadian neuroticism memiliki mean Burnout paling tinggi (32,36) dan agreeableness yang memiliki mean Burnout paling rendah (26,07). Katakunci: Burnout, kepribadian, big five factors personality
KECEMASAN ANTARA SISWA SMP DAN SANTRI PONDOK PESANTREN
Aminullah, M. Afif
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (556.85 KB)
|
DOI: 10.22219/jipt.v1i2.1578
Banyak dijumpai remaja usia sekolah yang mengalami kecemasan terutama ketika mengikuti proses belajar di sekolah, termasuk siswa SMP dan santri Pondok Pesantren kelas I yang baru memasuki sekolah baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kecemasan antara siswa SMP dan santri pondok pesantren kelas I. Desain yang digunakan adalah desain non-experimen deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dengan Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS) yang terdiri dari 50 item. Sampel penelitian ini sebanyak 84 orang. Analisis penelitian menggunakan Uji-T. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kecemasan antara siswa SMP dan santri pondok pesantren kelas I dengan nilai sangat signifikan (t=4,64, p=0,000). Kecemasan santri pondok pesantren kelas I lebih tinggi (39,3%) dibanding siswa SMP kelas I (20,2%).Katakunci: Kecemasan, santri pondok pesantren, siswa SMP
KEPATUHAN PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DITINJAU DARI LOCUS OF CONTROL
Safitri, Inda Nofriani
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (729.762 KB)
|
DOI: 10.22219/jipt.v1i2.1583
Kunci sukses menangani diabetes mellitus adalah memiliki kepatuhan dalam menjalankan pengobatan. Kepatuhan sebagai sikap yang terdiri dari kemauan atau niat untuk mengikuti resep kesehatan, sedangkan perilakunya berkaitan dengan pelaksanaan. Kepatuhan dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu faktornya adalah locus of control. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan ditinjau dari locus of control. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kausal komparatif, dengan menggunakan skala kepatuhan dalam menjalankan pengobatan dan skala locus of control model skala likert. Berdasarkan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan kepatuhan ditinjau dari locus of control (F= 3,405 p= 0,038). Subjek yang memiliki locus of control internal memiliki kepatuhan yang tinggi (X1= 145,35) dibandingkan subjek yang memiliki locus of control eksternal powerful others (X2= 137,95) dan locus of control eksternal Chance (X3= 13,87). Katakunci : Kepatuhan, diabetes mellitus, locus of control
KEPUTUSAN PEMBELIAN BLACKBERRY REMAJA DITINJAU DARI KELOMPOK ACUAN
Budiyanto, Agus
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (754.161 KB)
|
DOI: 10.22219/jipt.v1i2.1588
Blackberry saat ini adalah suatu trend yang sedang menjadi topik hangat di masyarakat, khususnya pada remaja. Hal ini tentu harus menjadi perhatian khusus oleh para produsen agar dapat memasarkan produknya dengan tepat sasaran. Banyak faktor yang mempengaruhi individu dalam pengambilan keputusannya dalam konsumsi. Kelompok acuan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi dengan kuat seorang remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelompok acuan mana yang lebih berpengaruh pada diri seorang remaja dalam pembelian blackberry-nya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuatitatif dengan menggunakan skala kelompok acuan dan skala keputusan pembelian dengan metode skala likert. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dan didapatkan jumlah subjek sebanyak 106 orang remaja dengan rentang usia 17-20 tahun dan memiliki ponsel blackberry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan varian pada kelompok acuan yang diketahui dengan membandingkan p-value statistik uji F dengan taraf signifikansi (0,003 < 0,05). Nilai Asymp. Sig dari Kruskal-Wallis test yang lebih besar dari taraf signifikansi (0,171 < 0,05) membuktikan bahwa tidak ada perbedaan pengaruh yang diberikan kelompok acuan terhadap keputusan pembelian. Katakunci: Blackberry, remaja, kelompok acuan, keputusan pembelian
VIRGINITY VALUE DITINJAU DARI BIG FIVE PERSONALITY
Patmawati, Patmawati
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (641.859 KB)
|
DOI: 10.22219/jipt.v1i2.1579
Virginity value merupakan suatu keyakinan tentang keperawanan yang berfungsi sebagai pedoman untuk membantu individu membuat keputusan apakah akan tetap perawan atau perjaka sebelum pernikahan. Virginitas lebih menekankan pada purity, yaitu sejauh mana seseorang menjaga kemurnian dirinya dan memandang aktivitas seksual sebagai aktivitas sakral yang hanya boleh dilakukan dalam ikatan pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan virginity value ditinjau dari big five personality. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala virginity value dan skala big five personality. Pengukuran ini dilakukan pada 378 sampel dengan menggunakan teknik sampel insidental pada mahasiswa dengan rentang usia 17-23 tahun. Hasil analisis Anova menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kedua variabel ini. Hasil F 2.349 dengan nilai signifikansi 0,054 > 0,05. Artinya, tidak ada perbedaan virginity value ditinjau dari big five personality. Katakunci: Virginity value, big five personality
TERAPI WARNA UNTUK MENGURANGI KECEMASAN
Harini, Novita
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (499.067 KB)
|
DOI: 10.22219/jipt.v1i2.1584
Kecemasan merupakan suatu keadaan individu yang diliputi perasaan takut dan khawatir dalam menghadapi situasi atau kondisi tertentu. Terapi warna adalah suatu bentuk metode terapi dengan menggunakan warna-warna tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi kecemasan melalui terapi warna pada mahasiswa. Desain yang digunakan adalah desain dua kelompok, yaitu pretest-posttest control design. Alat ukur menggunakan skala Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS). Subjek penelitian berjumlah 10 orang yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan nilai Z = -2,522 dan p = 0,008, menyatakan bahwa terdapat perbedaan skor kecemasan yang sangat signifikan antara kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan terapi warna, yaitu tingkat kecemasan kelompok eksperimen lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol, sehingga terapi warna dapat mengurangi kecemasan. Katakunci: Terapi warna, kecemasan
FORGIVENESS DAN STRES KERJA TERHADAP PERAWAT
Setiyana, Vita Yustiya
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (799.709 KB)
|
DOI: 10.22219/jipt.v1i2.1589
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara forgiveness  dengan stres kerja. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 48 orang perawat Rumah Sakit Umum Daerah di Kota Malang. Desain penelitian ini berupa correlational research. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua macam skala yaitu skala untuk mengukur tingkat forgiveness dan stres kerja. Proses analisa data menggunakan rumus korelasi tata jenjang dari Spearman. Hasil analisis data diperoleh nilai r = -0,523, dan p = 0,000 (p < 0,01); artinya penelitian ini menunjukkan hubungan yang sangat signifikan antara forgiveness dengan stres kerja. Pada subjek dengan forgiveness tinggi ditemukan stres kerja rendah dan begitupula sebaliknya pada subjek dengan forgiveness rendah ditemukan stres kerja yang tinggi. Sedangkan nilai koefisien determinasi (r2) = 0,274; menunjukkan sumbangan efektif forgiveness terhadap stres kerja 27,4%, sisanya 72,6% dipengaruhi oleh variabel lain. Katakunci: Forgiveness, stres kerja
KEFUNGSIAN KELUARGA DAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA REMAJA
Nayana, Firra Noor
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (632.501 KB)
|
DOI: 10.22219/jipt.v1i2.1580
Kefungsian keluarga menjadi salah satu faktor dalam penentuan kondisi well-being seseorang. Terutama di masa remaja, hal ini disebabkan seorang individu sedang mengalami masa tidak stabil dalam pertumbuhannya, mengalami banyak konflik dan tekanan sehingga tetap membutuhkan perhatian dan dukungan orang tua dan keluarganya untuk dapat melewati masa-masa sulit dan memiliki kepuasan dalam hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kefungsian keluarga dan subjective well-being pada remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah murid kelas 1 dan 2 di SMA Muhammadiyah 1 Malang dengan jumlah subjek 79 siswa. Skala yang digunakan ialah Family Functioning Scale (FFS) dan Subjective well-being Scale (SWBS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kefungsian keluarga dengan subjective well-being pada remaja dibuktikan dengan hasil perhitungan korelasi product moment. Semakin tinggi tingkat kefungsian keluarga maka semakin tinggi pula subjective well-being pada remaja (r=0,387; p=0,000; p<0,01). Katakunci: Kefungsian keluarga, subjective well-being, remaja
BODY DISSATISFACTION TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA KARYAWATI
Kartikasari, Nina Yunita
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (790.649 KB)
|
DOI: 10.22219/jipt.v1i2.1585
Psychological well being merupakan suatu keadaan individu yang mampu menerima diri apa adanya sehingga didapat kesejahteraan dalam hidup. Psychological well being pada karyawati dapat dipengaruhi oleh body dissatisfaction. Body dissatisfaction disini lebih pada aspek distress yang disebabkan oleh berat badan dan bentuk tubuh sehingga malu untuk tampil di depan umum. Salah satu faktor yang dapat memunculkan body dissatisfaction merupakan ketidakpuasan yang mendalam terhadap diri sendiri dan kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara body dissatisfaction (yang diukur dengan body shape questionnaire) dan psychological well being pada karyawati (yang diukur dengan psychological well being scale). Pengukuran ini dilakukan pada 140 sampel dengan menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling) pada karyawati yang bekerja di Asuransi Bumi Putra cabang Tulungagung dan Trenggalek. Hasil analisis korelasional menunjukkan bahwa adanya nilai hubungan negatif yang signifikan antara kedua variabel ini. Hasil r -.248 dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05. Katakunci : Body dissatisfaction, psychological well being.
GUIDED IMAGERY UNTUK MENGURANGI RASA NYERI SAAT MENSTRUASI
Novarenta, Affan
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.677 KB)
|
DOI: 10.22219/jipt.v1i2.1575
Guided imagery merupakan teknik untuk membimbing dan mengarahkan orang kepada imajinasi menyenangkan menggunakan audio visual kinestetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah guided imagery efektif untuk mengurangi rasa nyeri saat menstruasi. Desain yang digunakan adalah eksperimen single case study yang dilakukan pada 3 orang subjek. Hasil pengukuran dengan menggunakan skala numeric pain distress menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri menstruasi. Penelitian ini dapat menjadi pengetahuan bagi masyarakat bahwa guided imagery merupakan salah satu alternatif intervensi dalam mengurangi nyeri menstruasi. Katakunci: Guided imagery, nyeri menstruasi