cover
Contact Name
Muhammad Haris
Contact Email
mhd.haritsyah@gmail.com
Phone
+6285265737376
Journal Mail Official
mhd.haritsyah@gmail.com
Editorial Address
Alamat Editorial Prodi PMI STAI Diniyah Pekanbaru Jl. Kuau No.001 / Jl. KH. Ahmad Dahlan No.100, Pekanbaru, Riau, Indonesia, 28121 Info kontak dakwatulislam@diniyah.ac.id Telpon/WA: 085265737376
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Dakwatul Islam
Core Subject : Social,
DAKWATUL ISLAM: Jurnal Ilmiah Masyarakat Islam cetakan P-ISSN: 2581-0987 |E-ISSN: 2828-5484 adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember oleh tim jurnal Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru. Jurnal ini merupakan media komunikasi ilmiah antara dosen, pakar, praktisi, mahasiswa dan lainnya yang berminat terhadap kajian pengembangan masyarakat. Dalam hal publikasi, Jurnal Dakwatulislam mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian pustaka dan penelitian lapangan yang berguna untuk mengembangkan konsep dan teori pengembangan masyarakat yang meliputi bidang Sosial, Pengembangan SDM, Pengembangan Sumber Daya Ekonomi dan Pengembangan Sumer Daya Lingkungan. Dalam setiap volume terbitanya, artikel-artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan kajian ilmiah atas problem atau fenomena sosial yang berkembang dalam masyarakat. Hasilnya berbentuk gagasan-gagasan yang orisinal dan juga ringkasan hasil penelitian yang dituangkan dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris, agar bisa dipahami oleh siapa saja
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2020): Dakwatul Islam" : 6 Documents clear
Khawarij: Sejarah Kemunculan, Ajaran-ajaran dan Sektenya Hervrizal Hervrizal
Dakwatul Islam Vol 5 No 1 (2020): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.428 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v5i1.203

Abstract

Abstrak Kemunculan Khawarij dalam kancah pemikiran kalam dapat dilihat pada awalnya dari aspek politis, yaitu disebabkan oleh perbedaan cara pandang dan pemahaman mereka terhadap cara penyelesaian perselisihan umat Islam dengan arbitrase (tahkim) khususnya diantara Ali bin Abi Thalib dan Mu’awiyah bin Abi Sufyan. Namun kemudian berkembang pemikiran kalam secara teologis. Menurut Khawarij, penyelesaian perselisihan umat Islam dengan cara tahkim adalah menyalahi hukum Allah, dan berdosa besar sehingga halal darah mereka yang mengadakan tahkim. Ajaran-ajaran Khawarij seperti persoalan jabatan khalifah, mu’amalah sesama muslim non-Khawarij dan zuhud serta ibadah mempengaruhi sikap dan tingkah laku mereka. Begitu pula keyakinan seperti pemahaman hakikat iman dan tauhid, janji dan ancaman Allah, Al-Qur’an adalah makhluk, takwil dan qiyas juga menjadi landasan perbuatan mereka. Secara historis, Khawarij terpecah menjadi berbagai sekte seperti Azariqah, Shufriyah dan Ibadhiyah. Tulisan ini akan membahas permasalahan sejarah kemunculan Khawarij, ajaran-ajaran dan sekte-sekte dalam Khawarij.
Epistemologi:Teori, Konsep dan Sumber-Sumber Ilmu dalam Tradisi Islam Abdi Syahrial Harahap
Dakwatul Islam Vol 5 No 1 (2020): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.178 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v5i1.204

Abstract

Abstrak Makalah ini menjelaskankan beberapa hal yang berkaitan dengan epistemologi Islam yang mencakup teori,konsep dan sumber-sumber ilmu dalam Islam. Secara umum epistemologi adalah suatu disiplin ilmu yang membicarakan dan menyelidiki sumber, kaedah, proses dan batasan suatu ilmu ataupun pengetahuan sehingga membawa kepada pemahaman terhadap kebenaran yang hakiki. Dalam tradisi Islam, suatu ilmu yang diperolehi harus mencapai tahap yakin karena objektif akhir suatu perkara adalah mempunyai unsur-unsur kebenaran secara mutlak. Dari segi kebenaran sesuatu ilmu pula, kaedah epistemologi Islam menganggap ilmu pengetahuan sebagai sesuatu yang mungkin dan menolak pendapat para skeptis yang menganggap ilmu sebagai suatu kemustahilan. Manakala dari segi sumber ilmu, konsep epistemologi Islam yang berdasarkan kepada worldview tauhid tidak hanya terbatas kepada perolehan sumber kepada al-khabar al-sadiq dan ilham semata-mata, bahkan juga memberi ruang kepada akal dan pancaindera untuk memperolehi ilmu berdasarkan kepada ruang lingkup yang mampu dicapai oleh akal dan inderawi.
Ukhuwah Islamiyah antara Konsep dan Realitas Lailan Rafiqah
Dakwatul Islam Vol 5 No 1 (2020): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.502 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v5i1.205

Abstract

Abstrak Ukhuwah Islamiyah bisa terwujud ketika hati seorang muslim itu bersih dari sifat- sifat yang buruk dan tercela. Menurut al-Qur‟an setiap manusia diberi dua potensi sejak lahir, yaitu potensi fujur (buruk) dan potensi taqwa (baik). Hendaknya potensi fujur jangan dibiarkan tumbuh dan berkembang. Dan seharusnya memupuk potensi taqwa dengan cara mensucikan hati dengan cara mengikuti ibadah mahdah dengan tertib setiap hari dan menjaga kepekaaan sosial terhadap sesama muslim dengan merealisasikan ta‟aruf, tafahum, ta‟awun serta takaful. Jika hati sudah bersih maka menjalankan Ukhuwah Islamiyah itu akan menjadi mudah.
Pluralisme dan Toleransi dalam Kehidupan Tafsiruddin Tafsiruddin
Dakwatul Islam Vol 5 No 1 (2020): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.261 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v5i1.206

Abstract

Abstrak Islam Agama yang syarat akan pentinggnya sebuah persatuan dan kedamaian, Allah menciptakan manusia berbeda-beda, beda sekunya, beda rasnya, beda warna kulitnya bahkan beda agamanya, dan Islam tetap menjunjung tinggi dalam mewujudkan persatuan antar ummat berbangsa dan beragama. Kalau dikaitkan dengan konteks perubahan zaman pada saat ini, bagaimana Islam memandang keberagaman, pluralitas yang ada dinegeri ini, bahkan di dunia sekalipun sebagaimana yang telah disebutkan berkali-kali oleh Allah SWT didalam Al-Qur’an, Islam sangat menjunjung keberagaman atau pluralitas, karena keberagaman atau pluralitas merupakan sunnatullah yang harus kita junjung tinggi dan kita hormati keberadaannya. Peneltian ini dilakukan dalam rangka untuk mentelaah lebih dalam tentang bagaimana sebenarnya konsep Islam dalam membangun persatuan.
Minat Remaja Masjid terhadap Kegiatan Dakwah di Kampung Buatan II Kecamatan Kotogasib Kabupaten Siak Muhammad Hafiz
Dakwatul Islam Vol 5 No 1 (2020): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.17 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v5i1.207

Abstract

Abstrak Ikatan remaja masjid merupakan, perkumpulan remaja-remaji, untuk memkamurkan masjid, membina dan menanamkan nilai-nilai agama, agar tidak menyimpang kepada aturan-aturan yang berlaku, organisasi remaja masjid ini telah melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya membangun akhlak dan budi pekerti, remaja iku andil dalam pelaksanaan kegiatan dakwah tersebut seperti, ta’ziah, wirid remaja, bergotong royong. Permasalahan yang di angkat dalam penelitian ini bagaimana minat remaja masjid terhadap kegiatan dakwah. Penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research), serta tehnik yang digunakan adalah purpusive sampling, penelitian ini berkenaan minat remaja masjid terhadap kegiatan dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja masjid berperan aktif mengikuti setiap pelaksanaan kegiatan dakwah tersebut.
Peran Perempuan dalam Dakwah Syamsul Rizal
Dakwatul Islam Vol 5 No 1 (2020): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.175 KB) | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v5i1.221

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui peran perempuan dalam dunia dakwah, perempuan dalam Islam memiliki hak yang sama dalam berdakwah namun yang membedakan adalah kadar ataupun takarannya. Islam menempatkan perempuan pada posisi yang sangat terhormat ini karena perempuan memiliki tugas yang tidak bisa dikerjakan oeh laki-laki contohnya mengandung, melahirkan dan menyusui yang semua itu mempertaruhkan nyawa dalam aplikasinya. Dalam artikel ini dibahas ada tiga peran perempuan yang pertama peran perempuan dalam pandangan Islam perempuan menempati posisi yang terhormat dan juga mulia. Islam tidak membedakan laki-laki dengan peempuan untuk urusan dakwah seperti ber amar ma’ruf nahi mungkar. Kedua kaitannya dengan peran perempuan dalam rumah tangga memiliki peran yang kompleks yang secara garis besar perannya adalah sebagai seorang ibu, sebagai seorang istri dan sebagai seoarang masyarakat. Ketiga peran perempuan dalam dakwah yakni sesuai dengan kadar kemampuannya dalam beramar ma’ruf nahi mungkar, dapat berdakwah dirumah bersama keluarganya, dapat berdakwah diperjalanan, dipasar atau juga melalui media sosial yang semua itu dilakukan untuk beramar ma’ruf nahi mungkar.

Page 1 of 1 | Total Record : 6