cover
Contact Name
Muhammad Haris
Contact Email
mhd.haritsyah@gmail.com
Phone
+6285265737376
Journal Mail Official
mhd.haritsyah@gmail.com
Editorial Address
Alamat Editorial Prodi PMI STAI Diniyah Pekanbaru Jl. Kuau No.001 / Jl. KH. Ahmad Dahlan No.100, Pekanbaru, Riau, Indonesia, 28121 Info kontak dakwatulislam@diniyah.ac.id Telpon/WA: 085265737376
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Dakwatul Islam
Core Subject : Social,
DAKWATUL ISLAM: Jurnal Ilmiah Masyarakat Islam cetakan P-ISSN: 2581-0987 |E-ISSN: 2828-5484 adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember oleh tim jurnal Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru. Jurnal ini merupakan media komunikasi ilmiah antara dosen, pakar, praktisi, mahasiswa dan lainnya yang berminat terhadap kajian pengembangan masyarakat. Dalam hal publikasi, Jurnal Dakwatulislam mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian pustaka dan penelitian lapangan yang berguna untuk mengembangkan konsep dan teori pengembangan masyarakat yang meliputi bidang Sosial, Pengembangan SDM, Pengembangan Sumber Daya Ekonomi dan Pengembangan Sumer Daya Lingkungan. Dalam setiap volume terbitanya, artikel-artikel yang dipublikasikan dalam jurnal ini merupakan kajian ilmiah atas problem atau fenomena sosial yang berkembang dalam masyarakat. Hasilnya berbentuk gagasan-gagasan yang orisinal dan juga ringkasan hasil penelitian yang dituangkan dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris, agar bisa dipahami oleh siapa saja
Articles 1 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2023): Dakwatul Islam" : 1 Documents clear
SOLIDARITAS SOSIAL DALAM UPACARA MERTI BUMI Hendrayani, Moralely; Indra Laksana, Bayu; Muhammad Haris
Dakwatul Islam Vol. 7 No. 2 (2023): Dakwatul Islam
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam STAI Diniyah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dakwatulislam.v7i2.688

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk solidaritas sosial pada upacara merti bumi dalam membudidayakan warisan leluhur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deksriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui proses wawancara, dokumentasi, dan observasi lokasi di Dusun Tunggul Arum, Desa Wonokerto Kecamatan Turi Kabupaten Sleman Yogyakarta. Hasil penelitrian menunjukkan bahwa solidaritas sosial dalam upacara merti bumi dilakukan dengan gotong royong melalui serangkaian kegiatan pelaksanaan prosesi upacara mulai dari pengambilan air suci 4 empat penjuru, parade seni budaya yang di arak sampai ke lokasi upacara, pengajian, kirab, tari persembahan, gunungan salak pelepasan burung, sampai pada penyajian makanan yang diberikan kepada penonton semua dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat dusun Tunggul Arum. Solidaritas terbentuk atas rasa kebersamaan menjaga budaya leluhur yang diberikan secara turun-temurun. Kata Kunci: Solidaritas Sosial, Upacara Merti Bumi, Warisan Leluhur Abstract This study aims to describe the form of social solidarity in the Merti Bumi ceremony in cultivating ancestral heritage. The method used in this research is descriptive qualitative method. Data was collected through interviews, documentation, and location observations in the Tunggul Arum Hamlet, Wonokerto Village, Turi District, Sleman Regency, Yogyakarta. The results of the research show that social solidarity in the Merti Bumi ceremony is carried out through mutual cooperation through a series of activities for carrying out the ceremonial procession starting from taking holy water from the 4 directions, the cultural art parade which is paraded to the ceremony location, recitation, carnival, offering dance, mountains of salak releasing birds. , right down to the presentation of the food given to the audience, everything was carried out jointly by the people of the Tunggul Arum hamlet. Solidarity is formed from a sense of togetherness in protecting the ancestral culture that has been handed down from generation to generation. The characteristics of the community are included in mechanical solidarity, which is a strong awareness of the group to help each other and work together to prepare various needs in traditional ceremonial processions. Keywords: Social Solidarity, Merti Bumi Ceremony, Ancestral Heritage

Page 1 of 1 | Total Record : 1