cover
Contact Name
Ahmad Anas Arifin
Contact Email
anas.arifin@itats.ac.id
Phone
+6283110775666
Journal Mail Official
senastitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100, Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan
ISSN : -     EISSN : 27755630     DOI : -
Core Subject : Engineering,
- Industrial and Sustainable Technology Innovations - Ergonomics, Human Factors, HSE, and Work Design - Logistics System and Supply Chain - Operational Research, Modeling, and Simulation - Materials Engineering, Advanced Materials, Nano Materials - Energy Conversion, New and Renewable Energy - Mechanics, Mechatronics and Robotics - Manufacturing and Design - Waste treatment - Chemical Process Technology
Articles 70 Documents
Search results for , issue "Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021" : 70 Documents clear
Integrasi Metode Objective Matrix (OMAX) dan Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART) untuk Meningkatkan Produktivitas (Studi Kasus Departemen Produksi PT. XYZ) Suliswanto Suliswanto; Rony Prabowo
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.04 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang terjadi pada PT. XYZ tentang rendahnya produktivitas sehingga perlu untuk dilakukan pengukuran produktivitas. Untuk dapat menganalisis penyebab rendahnya produktivitas tersebut, maka Peneliti melakukan pengukuran produktivitas dengan menggunakan metode OMAX evaluasi tingkat produktivitas yang diperoleh dari perhitungan OMAX nilai overall productivity dapat diketahui bahwa produktivitas terbaik terjadi pada bulan Oktober 2019 yaitu sebesar 1000. Sedangkan untuk produktivitas terburuk terjadi pada bulan Juni 2019 dan Nopember 2019 masing-masing yaitu sebesar 165. Dari hasil pengukuran tersebut telah diketahui bahwa faktor yang menyebabkan rendahnya produktivitas terlihat pada tenaga kerja. Oleh sebab itu peneliti menganalisa secara lebih spesifikasi melalui pengukuran kinerja dengan menggunakan Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART) untuk menganalisis Human error apa saja yang menyebabkan produktivitas rendah. Melalui metode Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART) adalah Kebijakan dari masing masing group tidak sama dengan nilai 0.7, Operator tidak aware dengan nilai 0.6, Operator kurang aktif dengan nilai 0.6, Kurang perhatian dengan nilai 0.5, Kurang kepedulian 0.5, Kurang perhatian dengan nilai 0.5, Kurang pengawasan dengan nilai 0.4, dan Tidak professional dengan nilai skala probabilitas 0.4, maka dari itu diketahui bahwa aktivitas yang menunjukkan bahwa penyebab produktivitas rendah meliputi kegiatan Kebijakan dari masing masing group tidak sama, operatotor tidak aware, operator kurang aktif, kurang perhatian, kurang kepedulian, kurang pengawasan dan tidak professional.
Perancangan dan Analisis Sistem Pneumatik pada Kendaraan Hybrid Penggerak Motor Listrik dan Udara Bertekanan BED-18 Bayu Petir Bambang Setyono; Firman Prastya Nugroho; Desmas Arifianto Patriawan; Hery Irawan; Ahmad Anas Arifin; Hasan Syafik Maulana
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.274 KB)

Abstract

Sistem pneumatik memiliki berperanan penting dalam pengembangan teknologi otomasi. Pada umumnya sistem otomasi pneumatik terdiri dari berbagai sumber daya, sinyal input, sinyal proses, sinyal kendali dan elemen output (aktuator). Pengembangan sistem pneumatik perlu untuk dilakukan, salah satunya merancang kendraan hybrid dengan penggerak pneumatik. Metodologi yang digunakan adalah membuat simulasi pneumatik dengan beban yang disesuaikan hasil rancang bangun kendaraan. Hasil yang didapatkan dari simulasi menjadi acuan untuk membuat sistem pneumatik pada kendaraan hybrid. Berdasarkan hasil perancangan sistem pneumatik pada kendaraan yang menggunakan sistem pneumatik menunjukkan bahwa kendaraan hibrid ini bisa menempuh 1,1 km menggunakan sistem pneumatik 2 tabung udara bertekanan 150 bar, kapasitas 2 tabung @ 13,4 liter, diperlukan dua silinder pneumatik double acting kapasitas udara yang dibutuhkan sebesar 0,592 liter/detik dengan 4 kali kerja.
PEMANFAATAN LIMBAH TULANG IKAN SEBAGAI KATALIS PADA PROSES TRANSESTERIFIKASI PALM FATTY ACID DISTILLATE MENJADI BIODIESEL Syahrizal Christian; Dicky Agustian Aditya Wardana; Nyoman Puspa Asri
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.192 KB)

Abstract

Energi di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya dan cara  mengatasi masalah  tersebut yaitu mengembangkan sumber energi alternatif. Pada penelitian ini digunakan limbah tulang ikan sebagai katalis untuk reaksi transesterifikasi Palm Fatty Acid Distillate menjadi biodiesel. Reaksi pembuatan biodiesel dari bahan baku PFAD diantaranya meliputi reaksi esterifikasi dan reaksi transesterifikasi. Kandungan asam lemak bebas pada PFAD yaitu 89,259%, analisa GC-MS pada PFAD didapatkan presentase senyawa penyusun terbesar yaitu Hexadecanoic Acid (C16H32O2) sebesar 63,14%. Limbah tulang ikan di kalsinasi pada suhu 900oC selama 2 jam di dalam furnace. Karakterisasi XRD dalam tulang ikan menunjukkan bentuk kristal senyawa Ca 10 dan Cs6In2O6. Hasil konversi tertinggi pada reaksi esterifikasi terdapat pada rasio molar PFAD:metanol 1:12 yaitu sebesar 98,45%. Pada reaksi transesterifikasi hasil yield tertinggi sebesar 83% yang diperoleh dari penambahan katalis tulang ikan sebanyak 8% terhadap berat minyak. Hasil analisa biodiesel pada kondisi terbaik yaitu meliputi analisa densitas biodiesel yang mendapatkan hasil 851,4 kg/m3, analisa kadar asam lemak bebas sebesar 1,112% Mg-KOH/g, analisa angka iodine didapatkan hasil sebesar 53,066 g-I2/100g, analisa cloud point biodiesel yaitu sebesar 15,3o, dan analisa GC-MS dimana komponen senyawa metil ester terbesar dalam biodiesel yaitu Pentadecanoic Acid methyl ester (C17H34O2) sebesar 48,72%.
Perancangan Sistem MPPT Turbin Angin Berbasis Fuzzy Jauharotul Maknunah; Eli Novita Sari; Taufik Bagus Afandi
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.421 KB)

Abstract

Daya keluaran pada turbin angin dapat dimaksimalkan dan distabilkan dengan MPPT yang diwujudkan dengan menerapkan kontrol logika Fuzzy. Sub-sistem dari turbin angin terdiri dari dua komponen yaitu aerodinamik dari turbin angin dan generator turbin angin. Keluaran generator yang berupa listrik selanjutnya dijadikan input untuk sub-sistem MPPT berupa rangkaian listrik buck-boost converter menggunakan kontroler fuzzy dengan mengacu pada nilai slope daya terhadap tegangan dan menghasilkan sinyal PWM sebagai masukan mosfet dalam rangkaian buck-boost converter. Kontrol MPPT pada keluaran generator turbin angin menggunakan nilai slope (kemiringan) perubahan daya dan perubahan tegangan keluaran saat ini dan sebelumnya (error) dan nilai perbedaan error saat ini dengan error sebelumnya (delta error). Sistem fuzzy akan merespon berdasarkan kedua masukan tersebut untuk menghasilkan nilai PWM sebagai masukan pada MOSFET dalam rangkaian konverter buck-boost. Kontroler MPPT turbin angin menggunakan Fuzzy dengan membership function berupa error dan delta error masing-masing berjumlah 5 dan telah terbukti mampu menaikkan daya hingga 22% yaitu pada saat kecepatan angin 6 m/s.
Analisa Produktivitas dengan Metode American Productivity Center (APC) dan Marvin E. Mundel (Studi Kasus: UD. Sido Lancar) Muhamad Rafi Maulana; Lukmandono Lukmandono
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.271 KB)

Abstract

Pada era diambang resesi industri seperti saat ini menimbulkan banyak permasalahan yang terjadi di perusahaan, salah satunya ialah masalah produktivitas perusahaan. Hasil pengukuran produktivitas dapat digunakan sebagai pedoman untuk mengetahui tingkat kinerja yang dicapai individu, kelompok, industri, maupun kinerja perekonomian secara menyeluruh, bahkan secara internasional sekalipun. Setiap unit ekonomi atau badan usaha sangat berkepentingan dengan analisis produktivitas karena produktivitas dapat memperlihatkan indeks pertumbuhan usaha dari waktu ke waktu. Sehingga perusahaan mampu mengetahui dan memperbaikinya agar lebih produktif dari sebelumnya. Dengan demikian perusahaan mampu bersaing dengan kompetitor. Penelitian ini membahas tentang tingkat produktivitas pada perusahaan kayu jati UD. Sido Lancar Lamongan. Metode yang digunakan pada penelitian ini meliputi APC (American productivity center) dan Marvin E. Mundel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada metode APC didapatkan indeks produktivitas tenaga kerja sebesar 99,815 produktivitas energi sebesar 100,105 kemudian produktivitas modal sebesar 99,421 dan produktivitas material bahan baku sebesar 103,482. Selanjutnya untuk metode Marvin E. Mundel memberikan hasil produktivitas tenaga kerja sebesar 100,73 produktivitas energi sebesar 101,02 produktivitas modal sebesar 100,33 kemudian pada metode ini melihat produktivitas bahan baku material secara masing-masing sehingga didapat bahan baku Ø25 sebesar 95,68 bahan baku Ø30 sebesar 91,70 lalu bahan baku Ø35 sebesar 102,82 dan bahan baku Ø40 sebesar 101,87.
Analisis Pengaruh Temperatur dan Waktu Tuang terhadap Kekerasan dan Struktur Mikro pada Pengecoran Paduan Al – Si Suheni Suheni; Afira Ainur Rosidah; Hasanuddin Hasanuddin; Danail Firmansyah
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.78 KB)

Abstract

Paduan aluminium – silikon merupakan material yang banyak digunakan untuk aplikasi bagian-bagian mesin karena memiliki fluiditas yang cukup baik dan temperatur leleh rendah, sehingga mudah untuk diproduksi melalui proses pengecoran. Untuk mendapatkan hasil coran dengan sifat fisik dan mekanik yang dibutuhkan, dapat ditentukan oleh beberapa faktor, seperti temperatur dan waktu tuang. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variasi temperatur dan waktu tuang paduan Al-Si terhadap kekerasan dan struktur mikronya. Proses pengecoran pada penelitian ini menggunakan material paduan aluminium tipe ADC12 dengan metode sand casting, dengan variasi temperatur tuang 650oC, 700oC, dan 750oC, serta waktu tuang 5, 7, dan 10 detik. Setelah proses pengecoran dilakukan, hasil coran paduan Al – Si diuji kekerasannya dengan metode Vickers dan diamati struktur mikronya dengan mikroskop optik. Dari pengujian kekerasan, didapatkan nilai kekerasan tertinggi sebesar 80,306 kgf/mm2 dengan variasi temperatur tuang 650oC dan waktu tuang 5 detik. Sedangkan dari pengamatan struktur mikro didapatkan adanya fasa ?-Al dan Si, dimana semakin tinggi variasi waktu tuang maka struktur Si yang terlihat semakin terdistribusi merata dalam hasil cor paduan Al – Si.
Implementasi Failure Mode Effect Analysis (FMEA), Fault Tree Analysis (FTA), dan New Seven Tools sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Produksi (Studi Kasus: Departemen Produksi PT. XYZ) Irwanto Hadi Husada; Rina Isti’adzah Noor Utami; Kurnia Rahmawati
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.823 KB)

Abstract

Perusahaan manufaktur melakukan produksi skala besar yang menggunakan mesin sebagai set up, tenaga kerja dan lainnya untuk pembagian pengolahan produksi. Produk yang dihasilkan mempunyai kualitas yang berpengaruh pada profit suatu perusahaan tersebut. PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi berbagai macam komponen pendukung pada plastic engineering yang berbahan baku utama yaitu biji plastik. Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang studi kasus yaitu mengenai penyebab kegagalan produksi pada PT. XYZ. Analisis ini menggunakan dengan menggunakan metode Failure Modes and Effects Analyis (FMEA), metode Fault Tree Analysis (FTA), dan New Seven Tools. Sampel penelitian ini adalah produk yang mengalami banyak defect pada saat proses produksi berlangsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cacat produk tertinggi dominan ke cacat jenis scrath karena tergores alat cutter dengan RPN 180, setting runner tidak tepat dengan besar RPN 168 dan waktu injeksi tidak tepat mempunyai nilai RPN sebesar 126 serta hasil FTA dengan probabilitas 0,56 di tergores cutter. Evaluasi secara ketat, Perbaikan SOP dan diberikan pendingin ruangan menjadi solusi dari metode New Seven tools yang menjadi keputusan perusahaan.
Pengaruh Metode Pembuatan Komposit dan Variasi Serat Buatan Terhadap Kekuatan Impact dan Tarik Indra Kurniawan; Vuri Ayu Setyowati
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.821 KB)

Abstract

Penggunaan material komposit semakin pesat digunakan baik untuk kehidupan sehari-hari maupun aplikasi industri. Komposit merupakan material kombinasi  dari dua atau lebih komponen yang berbeda. Material komposit memiliki sifat fisik dan mekanik tertentu yang lebih baik daripada sifat masing-masing komponen penyusunnya. Pada penelitian ini telah dilakukan analisa untukmengetahui pengaruh metode pembuatan komposit dengan menggunakan metode Hand lay up dan Vaccum infusion terhadap kekuatan impact dan kekuatan tarik. Jenis serat yang dijadikan sebagai bahan komposit adalah serat E glass woven, Choppedmat, Coremate dan matrik yang digunakan yaitu Epoxy Resin. Berdasarkan hasil pengujian, dapat ditunjukkan bahwa komposit dengan penguat bentuk woven memiliki kekuatan tarik dan impact yang paling tinggi. Hasil uji tarik dan impact untuk spesimen dengan variasi metode Vacuum infusion memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan metode hand  lay up. Proses vacuum infusion memiliki tingkat penyerapan udara sehingga udara yang terdapat pada matriks dapat dikeluarkan dan meminimalisir porositas pada material komposit.
Pengaruh Laju Aliran Air pada Pengujian Jomini terhadap Sifat Mampu Keras dan Struktur Mikro Baja AISI 1045 Iftika Philo Wardani; Hery Irawan; Vuri Ayu Setyowati; Saiful Fuadi Firdaus
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.492 KB)

Abstract

AISI 1045 merupakan material yang umum digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan roda gigi, dimana pada proses manufakturingnya ini perlu diperhatikan pula sifat mampu kerasnya. Sifat mampu keras pada manufacturing roda gigi ini dapat didekati dengan pengujian jomini. Pengujian jomini dilakukan sesuai dengan standart ASTM A255 dengan menggunakan air sebagai media pendinginnya dan variasi laju aliran prndingin sebesar 0.22 L/detik, 0.27 L/detik, dan 0.32 L/detik. Dari penelitian ini diketahui bahwa dengan proses pengujian jomini ini didapatkan struktur mikro yang berupa martensit dan ferit, hal ini diindikasikan dari daerah gelap yang meruncing pada foto struktur mikronya. Dari foto struktur mikronya dapat diketahui pula bahwa semakin besar laju aliran pendingin maka semakin banyak pula martensit yang terbentuk. Selain itu dari nilai kekerasan dan grafik yang dihasilkan dengan pengujian kekerasan Rockwell type C didapatkan kesimpulan pula bahwa laju aliran pendingin paling baik adalah laju aliran 0.27 L/detik, hal ini diindikasikan dari nilai kekerasannya yang paling tinggi pada titik uji ke 15 serta slope grafiknya pada laju aliran ini paling landai dibandingkan laju aliran yang lain.
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas (Re-Layout) pada Produksi Kerupuk di UD. Sekar Aulia Tri Wijayanti; Tyas Septia Nova; Hastawati Chrisna Suroso
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 01 2021
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.28 KB)

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas di dalam sebuah perusahaan adalah dengan perbaikan tata letak fasilitas yang terdapat pada pabrik. Beberapa pemborosan dapat terjadi pada proses produksi yang disebabkan oleh tata letak fasilitas yang kurang baik. Hal ini menjadi masalah utama dalam proses produksi kerupuk di UD. SEKAR dimana jarak gudang penyimpanan raw material jauh dengan stasiun penggorengan, dan gudang penyimpanan bumbu yang jauh dengan stasiun pembuatan adonan. Kedua hal tersebut menyebabkan wasting time dalam proses produksi kerupuk. Terlebih lagi, panjangnya jarak perpindahan material antar stasiun menybabkan bertambahnya biaya perpindahan pada proses produksi. Oleh karena itu, perancangan ulang tata letak fasilitasdiperlukan sehingga dapat meminimalkan jarak dan ongkos material handling. Metode yang digunakan untuk mendapatkan usulan tata letak baru baru yaitu dengan Activity Relationship Chart (ARC), Activity Relationship Diagram(ARD) dan Area Allocation Diagram (AAD). Hasil perhitungan total jarak perpindahan untuk existing Layout sebesesar Rp. 1.320/hari sedangkan hasil perhitungan total jarak perpindahan untuk Layout usulam sebesar Rp. 820/hari. Biaya manual material handling pada existing Layout sebesar Rp. 33.415/hari dan untuk  biaya manual material handling pada Layout usulan sebesar Rp. 22.900/hari. Perubahan yang cukup signifikan didapatkan yaitu dengan penurunan total jarak perpindahan sebesar Rp. 500/hari dan penurunan biaya material handling sebesar Rp.10.515/hari.