cover
Contact Name
Ahmad Anas Arifin
Contact Email
anas.arifin@itats.ac.id
Phone
+6283110775666
Journal Mail Official
senastitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100, Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan
ISSN : -     EISSN : 27755630     DOI : -
Core Subject : Engineering,
- Industrial and Sustainable Technology Innovations - Ergonomics, Human Factors, HSE, and Work Design - Logistics System and Supply Chain - Operational Research, Modeling, and Simulation - Materials Engineering, Advanced Materials, Nano Materials - Energy Conversion, New and Renewable Energy - Mechanics, Mechatronics and Robotics - Manufacturing and Design - Waste treatment - Chemical Process Technology
Articles 71 Documents
Search results for , issue "Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022" : 71 Documents clear
Implementasi Servqual dan QFD Guna Meningkatkan Kualitas Jasa pada Reparasi Kapal (Studi Kasus di PT. Adiluhung Saranasegara Indonesia) Nindya Nuanda Ardabrillianio; Indung Sudarso
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.232 KB)

Abstract

PT Adiluhung Saranasegara Indonesia merupakan perusahaan yang telah didirikan untuk merespon tingginya kebutuhan jasa perbaikan kapal dan kapasitas pembangunan kapal baru. Perusahaan ini mengalami penurunan jumlah pelanggan dalam beberapa tahun terakhir ini. Penurunan jumlah pelanggan ini terindikasi dikarenakan beberapa faktor seperti waktu penyelesaian yang tidak sesuai dengan deadline yang telah dijanjikan. Dari hasil identifikasi permasalahan tersebut dapat diketahui bahwa adanya permasalahan yang berkaitan dengan kepuasan pelanggan sehingga harus ada penanggulangan dari adanya permasalahan ini. penelitian ini akan berfokus pada implementasi Servqual dan QFD guna meningkatkan kualitas pada jasa reparasi kapal di PT.Adiluhung Saranasegara Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat menyebabkan kepuasan pada reparasi kapal, mengukur kesenjangan antara harapan dengan kenyataan kepuasan pelanggan reparasi kapal dan memberikan saran terhadap peningkatan kualitas jasa pada reparasi kapal. Didalam penggunaan Servqual didapatkan beberapa atibut yang mengindikasikan pelanggan masih belum puas dari jasa reparasi kapal yang ada sehingga hal tersebut dijadikan masukan untuk menyusun QFD. Dari hasil penyusunan QFD didapatkan target yang digunakan sebagai dasar untuk melakukan usulan perbaikan diantaranya seperti: mereview kembali job description job specification untuk penempatan dan pemposisian setiap karyawan, penerapan ISO 9001:2015 pada setiap lini dan divisi di perusahaan. Hasil dari penelitian ini diantaranya: diketahui beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan dalam reparasi kapal, diketahui beberapa atribut yang memiliki gap negatif (-) hal ini menunjukan bahwa persepsi dari pelayanan yang diberikan oleh perusahaan kepada konsumen tidak sesuai dengan harapannya dan dapat dibuatnya rekomendasi perbaikan yang diusulkan kepada pihak perusahaan.Kata Kunci: Kualitas Layanan, Reparasi Kapal, Service Quality, Quality Function Deployment
PENERAPAN INTEGRASI RISIKO & AUDIT INTERNAL SISTEM MANAJEMEN UNTUK PENINGKATAN BERKELANJUTAN (STUDI KASUS : PENERAPAN ISO 9001, ISO 14001, & ISO 45001 DI INDUSTRI MANUFAKTUR) Muhammad Yasin Tuanaya; Minto Basuki
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.585 KB)

Abstract

Amanat dari sistem manajemen terintegrasi adalah untuk mengurangi duplikasi pekerjaan, risiko, meningkatkan keuntungan, menyelaraskan sasaran, tanggung jawab dan wewenang, fokus dalam penyelesaian masalah, meningkatkan efektifitas komunikasi, serta lebih mudah untuk menerapkan beberapa standar karena semua standard akan menggunakan bahasa dan persyaratan dasar yang sama. Secara kalkulasi ekonomi, perusahaan dapat mengalami efisiensi dengan adanya implementasi IMS, misalnya integrasi risiko dan integrasi audit internal untuk peningkatan berkelanjutan. Metodologi penelitian dilakukan dengan reviu literatur dan pengambilan data primer di perusahaan industri manufaktur yang menerapkan SMM, SML, dan SMK3. Terkait identifikasi risiko yang dilakukan, ditemukan 18 risiko dan 5 peluang terkait mutu, lingkungan, dan K3. Dan dari hasil audit integrasi yang dilakukan ditemukan efisiensi durasi audit yang cukup besar, serta beberapa klausul yang perlu difokuskan untuk perbaikan guna peningkatan berkelanjutan dari sistem manajemen yang ada. Risiko signifikan tertinggi terdapat pada proses Produksi, yaitu Pengolahan limbah B3 hasil produksi dengan nilai ''A'' dan Peluang signifikan tertinggi terdapat pada proses inspeksi kualitas, yaitu pemenuhan sertifikasi laboratorium dengan nilai ''B''. Perusahaan mendapatkan efisiensi durasi audit sebanyak 11,5 hari dalam 1 tahun dengan melakukan audit integrasi, serta perlu fokus pada pemenuhan klausul 10.2; 7.1.5.2; 8.5.1 SMM, dan klausul 8.1; 6.1.2; 8.2 SML dan SMK3. Kata kunci: IMS, SMM, SML, SMK3
STUDI EKSPERIMENTASI PENGARUH FLYWHEEL DAN VARIASI PERBANDINGAN SPROKET TERHADAP DAYA LISTRIK YANG DIHASILKAN OLEH ROAD POWER GENERATOR LIGHT MODEL SPEED TRAP VERTICAL SLIDING bambang setyono; Ayu Setyaning Sayekti Poesoko; Zainul Arifin
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.359 KB)

Abstract

Road power generator (RPG) is a device for generating electricity from the energy generated from the road. The wasted kinetic energy from the wheels of passing vehicles is converted into electrical energy. The purpose of this study was to determine the effect of flywheel variations and sprocket ratios on the electrical power generated. The research used the experimental method, which was to directly test the designed RPG equipment. The independent variables of the study were flywheel mass = 718 gr, 749 gr, 1538 gr, sprocket ratio 1:1, 2:1, 3:1 with the variable control vehicle passing two-wheeled type, rider weight 70 kg, vehicle interval crossing RPG 3 minutes . The results of the research are: (1) the greater the mass of the flywheel, the greater the electrical power generated, (2) the higher the sprocket ratio tends to produce greater electric power, (3) the combination of faster generator shaft rotation and greater moment of inertia. will eventually produce greater electrical power. 
Strategi Perawatan pada Recompressor Cooler dengan metode MVSM dan RCM II Rizki Ade Setiawan Rofi; Fuad Achmadi
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.352 KB)

Abstract

Recompressor cooler adalah alat pendingin pada sistem kriogenik yang berfungsi mengurangi temperatur gas keluaran dari Recompressor sebelum gas dialirkan ke Residu Gas Compressor. Recompressor cooler didesain dengan kemampuan beroperasi pada tekanan 68 barg dan temperatur 100 ºC/-29 ºC. Recompressor cooler adalah salah satu peralatan yang kritikal pada sistem kriogenik karena jika terjadi  kegagalan fungsi Recompressor coolerdapat menyebabkan kenaikan temperatur gas yang dapat memicu alarm shutdown pada sistem kriogenik. Selama dioperasikan dari tahun 2010 – 2020, recompressor cooler telah mengalami kegagalan fungsi sebanyak 25 kali. Setelah dilakukan perhitungan weibull analysis maka diketahui bahwa nilai kehandalan recompressor cooler adalah 68 % selama beroperasi 720 jam dengan laju kegagalan 0.008/day. Strategi yang digunakan untuk meningkatkan nilai kehandalan recompressor cooler dengan menggunakan metode Maintenance Value Stream Mapping (MVSM) dan Reliability Centered Maintenance (RCM). Maintenance Value Stream Mapping adalah metode yang digunakan  untuk  mengevaluasi aktivitas value added (VA) dan non  value added (NVA) dari aktivitas  perawatan recompressor cooler. Sedangkan Reliability Centered Maintenance  adalah  metode  yang digunakan untuk menentukan aktivitas apa yang harus dilakukan untuk memastikan recompressor cooler agar dapat berjalan dengan baik dalam menjalankan fungsinya [3]. Dari analisa MVSM maka diketahui bahwa terdapat 28% aktivitas NVA pada recompressor cooler. Dari analisa  RCM  terdapat 5 bentuk  kegagalan fungsi  yang mempengaruhi  fungsi dari  recompressor cooler akan disusun strategi perawatannya berdasarkan  RCM II Worksheet Decision [7].Kata kunci: Maintenance Value Stream Mapping, Reliability Centered Maintenance
Pengaruh Penambahan Dry Scrubber Terhadap Produksi Tar Pada Downdraft Gasifier Dengan Feedstock Sekam Padi Nashrul Chanief Hidayat; Harwin Saptoadi
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.396 KB)

Abstract

Downdraft gasifier merupakan jenis gasifier yang mampu menghasilkan syngas dengan kandungan tar rendah. Untuk dapat digunakan sebagai bahan bakar pada mesin pembakaran dalalam, kandungan tar pada syngas harus berkisar 50-100 mg/Nm³. Downdraft gasifier kurang kompatibel untuk feedstock biomassa dengan kandungan moisture 30%. Temperatur syngas ketika keluar dari dari gasifier berkisar 200-400°C. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan dry scrubber terhadap produksi tar dan efektifitas dalam menurunkan kandungan moisture pada kulit kakao. Kulit kakao dengan ukuran 1 cm, 2 cm, dan 3 cm, dengan massa 3 kg, 4 kg, dan 5 kg digunakan sebagai media dry scrubber. Gasifikasi dilakukan dengan menggunakan feedstock sekam padi sebanyak 5 kg pada setiap pengujian. Media gasifikasi yang digunakan adalah udara dengan equivalent ratio 0,30. Analisa kandungan tar pada syngas di lakukan dengan menggunakan metode tar gravimetric, dengan menggunakan impinggin botol yang di isi dengan isopropanol. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan dry scrubber dengan ukuran kulit kakao 2 cm dan massa 5 kg dapat menurunkan produksi tar pada syngas menjadi 1,20 g/Nm³, sementara kandungan moisture pada kulit kakao dapat berkurang menjadi 8,66%. Komposisi H2, CO, CH4, dan CO2 pada syngas sebesar 2,36%, 2,90%, 0,71%, dan 9,88%, dengan nilai cold gas efficiency sebesar 26,08%.
Mitigasi Risiko Divisi Jaminan Kualitas dengan Metode Risk Assesment (Studi Kasus di PT XYZ) Elga Nanda Pradana; Firnanda Ari Saputra; Dita Indah Rahmawati; Anindya Rachma Dwicahyani
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.999 KB)

Abstract

PT. XYZ, salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pembuatan kapal, senantiasa bekerja keras untuk menjaga kualitas produk. Divisi Jaminan Kualitas adalah salah satu divisi yang berperan aktif untuk memberikan hasil yang maksimal terhadap klien, untuk meminimalkan komplain di kemudian hari. Perusahaan manufaktur, memiliki karakteristik yang rentan terhadap risiko, baik risiko skala kecil maupun skala besar. Berdasarkan data risiko Divisi Jaminan Kualitas pada tahun 2021 terdapat 17 risiko yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengukur potensi risiko yang ada dengan menggunakan metode Risk Assesment. Tahapan dari metode tersebut meliputi identifikasi risiko, analisis penilaian risiko, pengendalian risiko, dan evaluasi perbaikan. Berdasarkan hasil pengolahan data untuk nilai RPI, diperoleh dua risiko yang harus diprioritaskan, yaitu R2 (risiko terlambatnya penyelesaian pekerjaan klaim garansi), dan R7 (risiko hasil produksi tidak sesuai standar yang diterapkan). Perusahaan perlu merumuskan berbagai strategi dan tindak lanjut dalam rangka meminimalisir kedua risiko tersebut.
Efek Penggunaan Maksimum dan Minimum Heat Input di Perbaikan Pipa Menggunakan Metode Weld-Deposition Guna Menghidari Terjadinya Burn-Through dan Hydrogen Cracking Wira Anom Wibawa; M. N. Ilman
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.426 KB)

Abstract

Decreasing quality of the pipes damage might influence the business process exploration, production, distribution, and buying and selling of oil and natural gas of a company. One of common method is known cheap and being effectively applied to improve the pipes construction; it is known as weld-deposition. Pipe repair using the weld-deposition method is inseparable from the risk of failure that may occur, namely burn-through and hydrogen cracking. In this study, welding was carried out on API 5L grade B pipes with a diameter of 4 inches and a pipe thickness of 4 mm. Welding is done with a pipe in which there is a flow of water with a flow volume of 5 lpm. The welding parameters used are welding current ranging from 120 A, voltage to 20V, and speed varying from 10 mm/s to 0.5 mm/s which produces heat input ranging from 0.192 kJ/mm to 3.84 kJ/mm. Investigation confirms a mocrostructure and hardness level. This study resulted in recommendations for welding parameters that need to be avoided in order to avoid burn-through and the risk of hydrogen cracking. In this study, there was no burn-through even though the welding was carried out with a high heat input of 3.84 kJ/mm and the minimum heat input was limited to 0.32 kJ/mm so as not to have the potential for hydrogen cracking to occur.Kata kunci: API 5L grade B, weld-deposition, burn-through, hydrogen crack, heat input. 
Analisis Perancangan Alat Bantu Kerja dan Perbaikan Metode Kerja di Pabrik Krupuk Cap Tengiri – Probolinggo Dwiky Aldo Prasetya; Yustina S; Haryono Haryono
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.997 KB)

Abstract

Proses produksi dalam suatu industri mempunyai peranan yang sangat penting untuk kelancaran produksi suatu produk. Salah satu penunjang kelancaran proses produksi adalah adanya alat bantu kerja. Alat-alat bantu, pengadaan bahan baku harus sesuai dengan kebutuhan, serta fasilitas lain yang berhubungan dengan proses produksi baik secara langsung maupun tidak langsung. Pabrik kerupuk ikan cap tengiri di kota Probolinggo industri kecil yang berbisnis dibidang olahan ikan. Metode pengolahan termasuk masih tradisional dan manual terutama penggunaan tangan kanan dan kiri secara berulang-ulang di bagian pemindahan dari bagian penggorengan ke pengemasan. Para pekerja mengangkat tempat kerupuk  matang ke pengemasan dengan hanya 1 wadah saja dan hal tersebut dilakukan berulang kurang lebih selama 5 jam. Hal tersebut sering membuat kondisi kurang nyaman bagi pekerja terutama pada bagian tangan dan punggung. 
Studi Eksperimental Perbandingan Output Dua Generator DC pada Prototipe Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL) Mekanisme Piston Vega Viandi Prihantoko; Miftahul Ulum; Ahmad Anas Arifin; Ardi Noerpamoengkas
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.874 KB)

Abstract

Peningkatan penggunaan energi yang dibutuhkan saat ini bersamaan dengan menipisnya energi yang dihasilkan oleh bumi, sehingga harus menggunakan energi alternatif. Salah satu energi alternatif yang mudah didapat dan melimpah di Indonesia adalah energi gelombang laut. Pembangkit listrik tenaga gelombang laut memiliki prinsip kerja mengkonversikan energi gelombang laut (energi mekanik) menjadi energi listrik. Maka dalam penelitian kali ini dilakukan uji eksperimen perbandingan output dua generator DC pada prototype PLTGL mekanisme piston. Dari penelitian sebelumnya dengan menggunakan satu generator DC didapat hasil tegangan dengan jumlah 225 lilitan yaitu sebesar 0,14164 mV, daya dengan jumlah 225 lilitan yaitu sebesar 0,10559 mW, dan efisiensi jumlah 225 lilitan yaitu sebesar 0,67 %. Pada penelitian ini menggunakan dua generator DC di dapat hasil nilai tegangan dengan jumlah 225 lilitan yaitu sebesar  1,693 mV, kemudian nilai daya dengan jumlah 225 lilitan yaitu sebesar 0.54448 mW, dan nilai efisiensi dengan jumlah 225 lilitan yaitu sebesar 3,45%. Dari pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa dua generator mempunyai nilai tegangan lebih besar, maka daya dan efisiensi dari dua generator lebih besar dibandingkan dengan satu generator.
UPAYA MEMINIMALISASI KECELAKAAN KERJA PADA BAGIAN WAREHOUSE PT. GADING MURNI DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESMENT (HIRA) DAN HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOP) Rio Sulthan Ramadhan; Ni Luh Putu Hariastuti
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.449 KB)

Abstract

PT. Gading Murni merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distribusi alat-alat kantor, perusahaan melakukan penjualan melalui offline store dan E-Commerce. PT. Gading Murni ini terdapat beberapa risiko bahaya pada bagian gudangnya sendiri, maka dari itu peneliti ingin melakukan identifikasi terhadap risiko bahaya apa saja yang dapat terjadi pada saat para pekerja melakukan aktivitasnya di dalam gudang. Selain itu, dari hasil wawancara dengan beberapa pekerja, ditemukan beberapa kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, tergelincir tangga, kaki dan tangan berdarah. Tidak hanya memotong kardus untuk packaging  terkadang tersayat di tangan pekerja. Juga terdapat goresan pada bagian telapak tangan selama proses pengemasan. Untuk menganalisis risiko dari berbagai jenis potensi kecelakaan kerja, peneliti menggunakan Hazard Identification and Risk Assesment (HIRA) dan Hazardous Operability Study (HAZOP), kedua metode yang digunakan untuk mencegah bahaya kerja. Hal ini disebabkan karena penggunaan kedua metode tersebit lebih rinci dan menyeluruh dalam hal tingkat risiko dievaluasi sesuai dengan tingkat risiko yang mungkiin terjadi diidentifikasi dan dianalisis. Peneliti mengambil metode ini karena banyak nya atau sering terjadi kecelakan kerja ringan. Dan baru saja terjadi kecelakaan berat yang membuat salah satu pekerja mengalami gagar otak sehingga haru dirawat di rumah sakit karena kejadian itu.