cover
Contact Name
Ahmad Anas Arifin
Contact Email
anas.arifin@itats.ac.id
Phone
+6283110775666
Journal Mail Official
senastitan@itats.ac.id
Editorial Address
Jl. Arief Rahman Hakim 100, Sukolilo
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan
ISSN : -     EISSN : 27755630     DOI : -
Core Subject : Engineering,
- Industrial and Sustainable Technology Innovations - Ergonomics, Human Factors, HSE, and Work Design - Logistics System and Supply Chain - Operational Research, Modeling, and Simulation - Materials Engineering, Advanced Materials, Nano Materials - Energy Conversion, New and Renewable Energy - Mechanics, Mechatronics and Robotics - Manufacturing and Design - Waste treatment - Chemical Process Technology
Articles 71 Documents
Search results for , issue "Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022" : 71 Documents clear
Analisa Komponen Kritis Dan Penerapan Reliability Centered Maintenance II (RCM II) (Studi Kasus: Gas Turbine Compressor (GTC) Pada Fasilitas Eksplorasi Dan Produksi Lepas Pantai PT.X) Auladan Prayoga Dhaneswara; Fuad Achmadi
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.585 KB)

Abstract

Peningkatan permintaan energi membuat industri migas memicu produksi dan keandalannya. Gas Turbine Compressor (GTC) merupakan salah satu peralatan vital dalam operasi produksi minyak dan gas. Karena vitalnya operasi GTC, diperlukan metode perawatan untuk mengoptimalkan keandalannya dan menentukan pola operasi yang tepat menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan komponen utama definitif kritis penyebab kegagalan dari sisi turbin gas masing-masing adalah piping system, ventilation fan, control unit, intrument pressure, valves, instrument temperature, instrument speed dan filter. Sedangkan dari sisi kompresor sentrifugal adalah instrument temperature, antisurge system, dan control unit. Dalam realisasinya di lapangan, sistem perawatan GTC diklasifikasikan menjadi 7 subsistem utama, antara lain start system, fuel system, electrical and control system, lube oil system, turbine engine system, HPC compressor system, dan seal system. Manajemen pemeliharaan dirancang untuk mengakomodir semua subsistem ini, antara lain  scheduled restoration tasks, scheduled discarded tasks, and scheduled on condition tasks pada interval perawatan yang telah ditentukan berdasarkan RCM II Decision worksheets.
ANALISIS PRODUKTIVITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE OBJECTIVE MATRIX (OMAX) DI PT. PABRIK GULA CANDI BARU SIDOARJO Misbahul Munir; Pratama Sandi Alala; Meynardo Dhanysa Setya
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.31 KB)

Abstract

Produktivitas adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang atau sebuah sistem, untuk menghasilkan sesuatu yang diinginkan dengan menggunakan sumber daya yang efektif dan efisien. PT. Pabrik Gula Candi Baru merupakan salah satu perusahaan indutri yang bergerak di bidang indutri gula.  Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengukur dan menganalisis produktivitas yang didasararkan pada 3 kriteria yaitu: rasio tenaga kerja, rasio jam kerja dan rasio energi listrik. Metode yang digunakan adalah metode Objecive Matrix (OMAX), dengan langkah-langkah: perhitungan rasio, pembentukan matriks sasaran, dan analisa pencapaian skor. Pada bulan tanggal 2 Agustus 2020 – 30 Agustus 2020 merupakan produktivitas terbaik dengan indeks produktivitas sebesar 1.000,03. Sedangkan untuk produktivitas terendah terjadi pada tanggal 6 Juni 2020 – 30 Juni 2020 dengan indeks produktivitas sebesar 34,78. Pada tanggal 2 Agustus 2020 – 30 Agustus 2020 merupakan tingkat Overall Productivity terbaik dengan Indeks perubahan terhadap produktivitas standar sebesar 233,34%. Sedangkan untuk produktivitas terburuk terjadi pada tanggal 6 Juni 2020 – 30 Juni 2020 sebesar -88,4%. Indeks perubahan terhadap produktivitas periode sebelumnya dapat diketahui bahwa produktivitas terbaik terjadi pada tanggal 2 Agustus 2020 – 30 Agustus 2020 sebesar 102,78%. Sedangkan untuk produktivitas terburuk terjadi pada tanggal 6 Juni 2020 – 30 Juni 2020 sebesar -92,95%. Atribut rasio yang paling rendah dapat diketahui bahwa rasio 1 (energi listrik) mengalami produktivitas yang kurang baik karena memiliki skor terendah dibandingkan dengan rasio 2 (tenaga kerja) dan rasio 3 (jam kerja).
Optimalisasi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Edamame Dan Okra di PT. Mitratani Dua Tujuh Dengan Menggunakan Metode Economic Production Quantity Suparjo Suparjo; Shafira Anggraini
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.837 KB)

Abstract

Perusahaan ini memiliki kendala di bagian pengendalian persediaan yang mengalami fluktuatif. Ketika perusahaan mengalami kelebihan persediaan , maka akan menambah beban biaya penyimpanan dan menimbulkan penyusutan bahan baku, sedangkan jika perusahaan mengalami kekurangan persediaan, maka perusahaan mengalami penghambatan pada proses produksi sehingga tidak terpenuhinya permintaan pelanggan. Dalam penyelesaiian kasus ini , dapat menggunakan metode EPQ.Metodologi penelitian ini berisikan teori yang berkaitan dengan model pengendalian bahan baku edamame dan okra menggunakan Metode EPQ.perhitungan prosentase dapat dilihat bahwa biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk total persediaan jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan metode EPQ, dengan perbandingan presentase sebesar 25.06%. Karena, penggunaan metode EPQ pada PT. Mitratani Dua Tujuh merupakan Opportunity Cost bagi perusahaan karena dengan menjalankan kebijakan persediaan bahan baku yang dijalankan perusahaan selama ini, perusahaan mengorbankan penghematan biaya bila tidak menggunakan metode EPQ.Setalah dilakukan perhitungan didapatkan Selisih biaya yang dikeluarkan untuk kebijakan perusahaan dengan metode EPQ sebanyak Rp. 676.630.079 dari kedua item yaitu edamame dan okra. Semua item mengeluarkan biaya yang lebih minimum setelah dihitung menggunakan metode EPQ dibandingkan dengan kebijakan dari perusahaan. karena itu perusahaan dapat menggunakan strategi pengendalian untuk pemesanan bahan baku dengan metode EPQ untuk kedua item yang mengalami pengeluaran optimal dibanding sebelumnya.
Pengaruh Jumlah Layer dan Jenis Matriks pada Serat Hibrida Sabut Kelapa/ Woven terhadap Kekuatan Tarik dan Impak Frizka Vietanti; Nugroho Basuki; Samsul Ma’arif
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.283 KB)

Abstract

Komposit hibrida merupakan material komposit yang terbentuk gabungan dari dua atau lebih jenis serat guna dapat mengurangi kekurangan sifat dari kedua tipe dan dapat menggabungkan kelebihannya. Tujuan penelitian ini yaitu membuat material komposit hibrida dari serat E-Glass tipe woven dengan serat alam terbuat dari serat sabut kelapa dengan variasi jumlah layer yaitu 3, 4, dan 5 Layer yang disusun secara lamina menggunakan matriks epoxy dan polyester sebagai pembanding terhadap uji kekuatan tarik dan uji kekuatan impact (charpy). Pembuatan Pengujian spesimen menggunakan ASTM D 3039 untuk uji tarik dan ASTM D 6110 untuk uji impak. Hasil pengujian tarik tertinggi yaitu pada spesimen 3 layer di matriks epoxy sebesar 63, 67 MPa sedangkan kekuatan tarik terendah pada variasi 5 layer matriks polyester sebesar 34,19 MPa. Nilai terendah pada pengujian impak terdapat pada variasi 3 layer matriks polyester sebesar 7,81x10-2 J/mm2 dan nilai tertinggi pada variasi 5 layer matriks epoxy sebesar  32,4x10-2 J/mm2.
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Rpp Jkt 30 Menggunakan Metode Economic Order Quantity Di PT. Limaputra Contrindo Aulia Kusumawati; Gina Ramayanti; Edi Sarwono
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.336 KB)

Abstract

Pengendalian persediaan merupakan salah satu fungsi manajemen yang sangat penting untuk menentukan tingkat persediaan yang harus dijaga supaya persediaan tidak mengalami kehabisan barang atau sebaliknya mengalami persediaan yang berlebihan. PT. Limaputra Cotrindo adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang plastik injection molding, pembuatan mold dan jig yang telah melayani beberapa perusahaan nasional maupun multinasional. Dalam pelaksanaan proses produksi, perusahaan memiliki permasalahan pada bagian inventory yaitu kelebihan bahan baku RPP JKT 30 sehingga menyebabkan besarnya biaya pemesanan Tujuan penelitan ini adalah mengetahui jumlah pemesanan bahan baku yang optimal dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) pada PT. Limaputra Contrindo serta mengetahui total biaya persediaan bahan baku RPP JKT 30 berdasarkan metode Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian didapatkan bahwa jumlah pemesanan bahan baku yang optimal untuk RPP JKT 30 di PT. Limaputra Contrindo sebesar 11.975 kg. biaya yang dikeluarkan perusahaan sebesar Rp. 31.861.132. Sedangkan total biaya persediaan yang dikeluarkan perusahaan bila menggunakan metode EOQ adalah sebesar Rp. 28.570.276. maka didapatkan penghematannya sebesar Rp. 3.290.856 dengan menggunakan metode EOQ.
ANALISIS LAYANAN KONSUMEN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY (SERVQUAL) DAN FUZZY UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN dimas wisnu dharma putra; Lukmandono Lukmandono
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.88 KB)

Abstract

CV. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa penginapan. Pada saat berjalannya waktu, sering ditemukan kendala pada saat melakukan pelayanan kepada pelanggan. Banyak ditemukan keluhan pelanggan akan kurangnya pelayanan yang diberikan kepada pelanggan oleh sumber daya manusia CV.XYZ. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan yang menggunakan layanan penginapan. Pengukuran kualitas pelayanan dilakukan dengan metode Fuzzy servqual. Kualitas pelayanan menggunakan lima dimensi yang terdapat dalam servqual yaitu tangibles (bukti fisik), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), empathy (empati). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai gap dari kelima dimensi empat bernilai negatif dan satu bernilai positif. Nilai Gap tertinggi adalah Realibilty dengan gap -1.21, kedua Tangibles -1.02, ketiga Responsiveness -0.77, keempat Assurance -0.18, dan kelima memiliki nilai positif Emphaty 0.16. Dengan demikian dapat diketahui bahwa dimensi Realibilty (keandalan) ini yang menjadi perhatian untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan.
ANALISA PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (Studi Kasus di PT. XYZ) Gatot Basuki Hari Mukti
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.83 KB)

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi kantong plastik untuk beberapa konsumen di bidang retail di pulau Jawa dan Bali. Berdasarkan survey lapangan, perusahaan belum memiliki metode khusus dalam melakukan perencanaan pengadaan bahan baku. Masih dijumpai beberapa masalah seperti kehabisan stok bahan baku dan menumpuknya bahan baku di gudang. Penelitian ini bertujuan untuk mememperlancar pasokan persediaan bahan baku dan mengoptimalkan biaya pengadaan bahan baku serta penyimpanannya. Metode yang digunakan adalah Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, dan Re Order Point (ROP). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode Economic Order Quantity, maka perusahaan dapat menghemat biaya yang dikeluarkan dalam pengadaan bahan baku sebesar Rp.36.080.710,-. Hal ini diperoleh dari selisih total biaya yang dikeluarkan dari perhitungan kebijakan perusahaan dan perhitungan menggunakan metode EOQ.
ESTIMASI BIAYA EKSTERNAL MASYARAKAT AKIBAT POLUSI DIKAWASAN PABRIK DENGAN CONTINGENT VALUE METHOD (CVM) SERTA PERBAIKAN PROSES DENGAN IMPLEMENTASI ISO 14001 Muhammad Utsman Burair; Rony Prabowo
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.203 KB)

Abstract

Penerapan standarisasi internasional selalu diperbaharui dalam pelaksanaan proses produksi pada semua bidang atau lini. Utamanya kepada standar internasional yang berpengaruh besar terhadap perusahaan dalam berkompetisi secara global atau regional. Pabrik Gula Krebet Baru melakukan penerapan ISO 14001:2015, untuk memperbaiki juga kualitas lingkungan yang berdampak langsung kepada masyarakat Desa Krebet Kecamatan Bululawang. Penurunan kualitas ini, mendorong untuk mengidentifikasi menggunakan parameter Willingness To Accept (WTA) yang merupakan salah satu pengukuran dari Contingent Value Method  (CVM). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui indikator-indikator yang berpengaruh dalam biaya kompensasi terhadap masyakrat, untuk mengatahui pengaplikasian dari WTA terhadap masyarakat serta untuk mengetahui perbandingan nilai WTA sebelum dan setelah penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015. Hasil dari penelitian ini menunjukkan penurunan signifikan dari jumlah kepala keluarga terdampak penurunan kualitas dari 2,081 kepala keluarga menjadi hanya 1,211 kepala keluarga. Dengan nilai rata-rata WTA sebelumnya di angka Rp. 596.429/KK/Bulan menjadi Rp. 244.785/KK/Bulan. Dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya pengaruh penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015 terhadap besaran nilai WTA masyarakat terima per bulan akibat dari perbaikan kualitas lingkungan yang dirasakan langsung juga oleh masyarakat. Serta adanya beberapa faktor yang menjadi berpengaruh tidak signifikan terhadap nilai WTA.
Perbandingan Aplikasi Rotor Tunggal dan Ganda terhadap Performa Turbin Air Tipe Propeller pada Saluran air Debit Rendah Miftahul Ulum; Michael Azzura Akbar; M Arif; Saif Muizzadin Wadaullah
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.07 KB)

Abstract

The propeller turbine is a water turbine that is suitable for use at low heads such as irrigation canals and rivers. Hydrokinetic energy development is the most feasible option in Indonesia. However, currently the development of hydrokinetic energy in Indonesia is still very low. The propeller turbine is a water turbine which is suitable for use at low heads. This turbine is classified as a microhyro and has a head between 1-5 m. This study was conducted to compare the effect of using a double rotor on a propeller turbine. Changes in turbine performance were reviewed through the rotational speed of the rotor, torque, mechanical power and turbine electrical voltage. This research was conducted experimentally in a closed-loop test section. A pump drives fluid flowing in the closed-loop test section at flow rates of 0.05, 0.1 and 0.15 liter/s. the use of a double propeller turbine results in an increase in turbine performance above 5%. This is because turbines with double rotors have a large cross-sectional area compared to single-rotor turbines. Thus the energy contained in the fluid can be transmitted optimally to drive the turbine surface with a double rotor.Keyword: Turbin Propeller, Double rotor, microhydro
Optimasi Performa Mesin Gyratory Crusher I dengan Menggunakan Metode OEE & Six Big Losses di PT XYZ Seftia Ady Candra; Fuad Achmadi
Prosiding SENASTITAN: Seminar Nasional Teknologi Industri Berkelanjutan Prosiding SENASTITAN Vol. 02 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.838 KB)

Abstract

Indonesia is an archipelagic country that has various types of natural resources, both renewable and non-renewable. Of the many natural resources, there are some that have been carried out in the mining process. In processing mining products, a processing method is needed to be able to use them for industrial and construction purposes. There are processing methods in the form of traditional tools and some use modern tools. These tools must be properly maintained in order to operate optimally and produce high quality products in accordance with the production plan. In this research, optimization of Gyratory Crusher 1 engine performance using OEE Six Big Losses method at PT XYZ. PT XYZ is a company engaged in construction support specializing in the supply of milled C material in the form of andesite stone which was established in 1982. The data used for the calculations were obtained from daily reports on the Gyratory Crusher machine 1 Period 1 - 30 November 2020. From the problem formulation and the research results obtained: 1) Determining the Availability Performance value of Gyratory Crusher I can be seen from the average value of availability rate of 87.27%, performance efficiency of 80.27% and Quality Ratio value of 94.46%. The results are in accordance with the standards, this can be seen from the availability and quality values which are above world standards. However, the performance rate variable is still less than the standard due to speed losses, namely the actual engine speed is not in accordance with the ideal speed, 2) Increasing the Availability number by optimizing the Gyratory Crusher I Performance, which can be increased by eliminating the six big losses, especially reduced speed losses. which is very dominant from the calculation results in this study, which is 23.08% and idling and minor stoppages losses in second place with a value of 8.79% then equipment failures losses in third place with a value of 7.94%. Furthermore, the effectiveness of the machines can be increased by finding the root cause of the low OEE using the fishbone diagram method, then performing preventive and predictive maintenance, especially on critical and very critical machines/equipment.