cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
info.ejournal@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl Udayana Kampus Tengah Singaraja Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Pendidikan Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27458601     DOI : https://doi.org/10.23887/mpi
Core Subject : Social,
Mimbar Pendidikan Indonesia (MPI) dalah salah satu jurnal yang menjadi wadah untuk mempublikasikan artikel yang berkaitan dengan hasil peneitian yang berkaitan dengan ilmu pendidikan. jurnal ini akan terbit sebanyak 3 kali dalam waktu setahun. Januari, Mei, dan September
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022): May" : 20 Documents clear
Pengembangan Panduan Pembelajaran Literasi Baca Tulis Berbasis Keterampilan Abad 21 Pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Ni Nyoman Witari
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i2.57864

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menangani masalah rendahnya literasi baca tulis pada siswa kelas III sekolah dasar di era abad ke-21. Masalah ini didasarkan pada observasi awal yang mengungkapkan tingkat literasi yang masih rendah di kalangan siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan panduan pembelajaran literasi baca tulis berbasis keterampilan abad 21 yang layak, praktis, dan efektif untuk membantu guru meningkatkan literasi dan keterampilan abad 21 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan mengikuti model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui uji validitas, uji kepraktisan, dan uji efektivitas panduan pembelajaran. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa panduan pembelajaran literasi baca tulis berbasis keterampilan abad 21 yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran, praktis dalam pelaksanaannya, dan efektif dalam meningkatkan literasi dan keterampilan abad 21 siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah adanya panduan yang dapat membantu guru meningkatkan literasi siswa di era abad ke-21.
Analisis Kebutuhan Pembelajaran Literasi Baca Tulis Berbasis Keterampilan Abad 21 di Sekolah Dasar Gugus III Kecamatan Buleleng Ni Made Budi Yanti
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i2.57865

Abstract

Literasi baca adalah pengetahuan untuk membaca, mencari, menelusuri, mengolah, dan memahami informasi untuk menganalisis dan menggunakan teks. Literasi tulis merupakan sebuah kegiatan yang dapat menggali pikiran dan prasaan mengenai objek, memilih hal-hal apa yang akan ditulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pembelajaran literasi baca tulis dan mengetahui apakah guru membutuhkan pembelajaran literasi baca tulis berbasis ketrampilan abad 21. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 247 siswa yang tersebar di Buleleng. Penelitian ini menggunakan 1 teknik sampling jenuh. Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan memberikan kuesioner kepada siswa dan guru, wawancara untuk guru, dan melakukan observasi di lapangan. Temuan hasil penelitian ini menunjukkan beberapa permasalahan yang dialami yaitu rendahnya minat baca siswa dan  pembelajaran literasi baca tulis dierapkan di sekolah dasar namun belum optimal. Peneltian ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan pembelajaran literasi baca tulis di sekolah dan dapat meningkatkan penyelanggaraan pendidikan di Indonesia. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat membantu mengatasi tantangan dalam pembelajaran literasi baca dan tulis di sekolah dasar, serta berpotensi untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya dalam konteks abad ke-21.
Pengaruh Pembelajaran Literasi Baca Tulis Berbasis Keterampilan Abad 21 terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Kadek Ririn Damayanti Putri; Widiana, I Wayan Widiana; Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i2.57866

Abstract

Pembelajaran abad 21 menekankan pada keterampilan literasi, penguasaan teknologi, pengetahuan, serta keterampilan dan sikap. Penguasaan literasi memerlukan upaya untuk meningkatkan daya saing di era pembelajaran abad 21. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kegiatan literasi baca tulis di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan pembelajaran literasi baca tulis berbasis keterampilan abad 21 terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa kelas III. Penelitian ini merupakan jenis eksperimen semu dengan rancangan non aquivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang berjumlah 250 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling, didapatkan kelompok eksperimen yang berjumlah 60 siswa dan kelompok kontrol yang berjumlah 61 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tes pilihan ganda. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t. Rata-rata skor keterampilan HOTS siswa di kelas eksperimen adalah 79,78 berada pada kategori baik dan di kelas kontrol 67,55 berada pada kategori cukup. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pembelajaran literasi baca tulis berbasis keterampilan abad 21 terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa.
Perangkat Pembelajaran Berbasis Phenomenon Based Learning Untuk Meningkatkan Kecakapan Multiliterasi Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Handayani Putri, Made Selly; I Made Tegeh; I Made Suarjana
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i2.57868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis phenomenan base learning, kevaliditasan perangkat pada ahli, kepraktisan pada praktisi atau guru pengembangan perangkat dan keefektivitasan pada siswa perangkat pembelajaran untuk meningkatkan kecakapan pada siswa kelas 4 muatan (IPAS) Sains dan sosial di SD Negeri 1 Penarukan.  Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian dengan model ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate). Pada penelitian pengembangan ini, terdapat dua jenis data yang akan dikumpulkan yang akan diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Adapun hasil dalam penelitian ini yaitu perangkat yang dihasilkan bersifat valid yang dari hasil penilaian ahli, praktisi dan uji coba kepada siswa. Pengujian validitas dalam penelitian pengembangan ini ditinjau dari tiga aspek pokok, yaitu Validitas yang diuji  oleh ahli materi pembelajaran dengan skor 97,39% untuk modul ajar dan 96,67% untuk LKPD, pengujian validitas perangkat pembelajaran menurut ahli desain pembelajaran dengan skor 93,84% untuk modul ajar dan 96% untuk LKPD, dan pengujian validitas perangkat pembelajaran menurut ahli media pembelajaran dengan skor 96% untuk modul ajar dan 95,38% untuk LKPD. Pengujian produk oleh seorang praktisi dengan kualifikasi sangat baik dan terbukti efektiv dan efektivitas dengan siswa dinyatakan efektiv dengan implikasi penelitian ini dapat meningkatkan kecakapan multiliterasi.
Instrumen Penilaian untuk Mengetahui Kondisi Learning Loss Siswa Sekolah Dasar Pasca Pembelajaran Jarak Jauh I Gede Adi Sanjaya
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i2.57877

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan proses pembelajaran di Indonesia khususnya pada masa pandemi Covid-19. Pembelajaran jarak jauh yang dilaksanakan merujuk pada aturan pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penularan virus corona. Sehingga pembelajaran pada saat itu dilaksanakan dengan konsep pembelajaran daring atau yang dikenal dengan istilah pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh dirancang untuk bisa melaksnaakan pembelajaran dengan kondisi yang serba terbatas. Sehingga dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh menyebabkan banyak sekali permasalah yang terjadi salah satunya adalah peserta didik yang kesulitan memahami materi, sehingga terjadilah kondisi siswa kehilangan materi pelajaran atau yang dikenal dengan istilah Learning loss. Pasca pembelajaran jarak jauh tersebut guru juga jarang yang menguji kemampuan siswa untuk sekedar mengetahui kondisi Learning loss siswanya sehingga bila tidak ditanggulangi akan mempengaruhi proses belajar siswa kedepannya. Sehingga instrumen ini mampu mengetahui kondisi Learning loss siswa untuk nantinya bisa mendapat penanganan yang tepat oleh guru.
Bahan Ajar Berbasis Phenomenon Based Learning Untuk Meningkatkan Kecakapan Multiliterasi Ngurah Yunda Aditi Iswari
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i2.57908

Abstract

Kecakapan multiliterasi sebagai tuntutan abad 21 yang harus dimiliki oleh siswa. Namun, berdasarkan fakta dilapangan literasi siswa terbilang rendah di sekolah dasar, hal tersebut karena masih banyaknya siswa yang belum memahami materi. Selain itu, sumber belajar  kurang menyediakan fasilitas layak bagi sekolah. Sehingga, perlu adanya bahan ajar yang dikembangkan untuk meningkatkan kecakapan multiliterasi siswa. Berdasarkan hal tersebut, pembelajaran berbasis phenomenon based learning digunakan sesuai sintaks kedalam bahan ajar, hal ini didukung juga dari teori perkembangan kognitif anak. Penelitian ini menggunakan model ADDIE. Hasil dari uji validitas produk oleh ketiga ahli menyatakan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Hasil dari uji kepraktisan produk bagi guru dan siswa dinyatakan layak digunakan. Hasil dari analisis data pada uji efektivitas pre-test dan post-test didapatkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebelum menggunakan bahan ajar dan sesudah menggunakan bahan ajar tersebut. Sehingga, bahan ajar berbasis phenomenon based dinyatakan layak/baik, praktis, dan efektif digunakan untuk memperdalam multiliterasi. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan pembelajaran seperti ini dapat diterapkan dalam konteks pendidikan untuk meningkatkan literasi baca tulis siswa secara lebih efektif.
Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPA pada Siswa Kelas V melalui Model Pembelajaran Inkuiri Berbantuan Media Wordwal Listyawati, Lidia; Surya Abadi, Ida Bagus Gede Surya Abadi; Agung, Anak Agung Gede Agung
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i2.54676

Abstract

Siswa sering merasa bosan saat pembelajaran IPA dikarenakan model pembelajaran yang monoton dan kurang menarik, pembelajaran IPA tidak cukup dijalani pembelajaranya hanya dengan menyampaikan informasi tentang konsep IPA saja, tetapi juga harus memahami proses dengan melakukan pengindraan  melalui kegiatan demonstrasi dan Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis model pembelajaran Inkuiri berbantuan media wordwall Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas V. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain eksperimen semu.Populasi dalam penelitian ini berjumlah 423 siswa. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu metode tes. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu tes objektif dalam bentuk pilihan ganda. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data yaitu analisis statistik deskripstif dan statistik inferensial. Hasil penelitian yaitu menunjukkan bahwa hasil akhir rata-rata siswa melalui pembelajaran model inkuiri berbantuan media wordwall adalah 83,33, sedangkan rata-rata siswa dengan siswa yang tidak menggunakan model inkuiri adalah 56,66. Hasil belajar siswa lebih baik dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri dapat dibuktikkan melalui hasil analisa data statistik “uji t test” Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa thitung sebesar 11.389 sedangkan ttabel dengan dk = 2.00 pada taraf signifikansi 5% sebesar 2,002. Hal ini menunjukkan bahwa thitung > ttabel adalah Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan selisih tersebut mengindikasikan bahwa model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas V pada pembelajaran sehat itu penting. Hal tersebut membuktikan bahwa hipotesis diterima.
Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble Terhadap Siswa Kelas VI Sekolah Dasar Riska Kurniawati, Ni Putu; Surya Abadi, Ida Bagus Gede; Agung, Anak Agung Gede
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i2.55974

Abstract

Pada saat ini masih banyak siswa merasa bosan dan kurang memahami materi pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas terutamanya pada pembelajaran IPA. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan di dalam kelas membuat siswa merasa cepat bosan dan juga kurang bersemangat saat mengikut kegiatan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble Terhadap Kompetensi Pengetahuan IPA Siswa Kelas VI SD. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 448. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu metode tes dengan menggunakan tes obyektif. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu tes objektif dalam bentuk pilihan ganda.Teknik yang digunakan dalam menganalisis data yaitu analisis statistik deskripstif dan statistik inferensial. Hasil analisis data diperoleh THitung sebesar 3.966 dan nilai Ttabel sebesar 2.00 pada taraf signifikan 5%. Nilai ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari kompetensi pengetahuan IPA antara siswa yang diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble dengan siswa yang tidak diberikan perlakuan berupa model pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble berdampak positif yang signifikan dalam meningkatkan kompetensi pengetahuan IPA pada siswa sekolah dasar.
Flipbook: Bahan Ajar Bernuansa Kearifan Lokal “Megibung” sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila Mapel IPAS Ni Nyoman Silvia Mahadewi; M, G. Rini Kristiantari
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i2.58116

Abstract

Penguatan Pendidikan karakter belum terlaksana masksimal serta bahan ajar belum tersedia di sekolah karena penerapan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas bahan ajar flipbook bernuansa kearifan lokal megibung. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE. Data penelitian dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan tes. Data penelitian dianalisis menggunakan statistika deskriptif dan statistika inferensial. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IV SD Negeri 2 Seraya Barat. Hasil uji validitas yaitu uji ahli rancang bangun 90,91%, uji ahli isi 92,86%, uji ahli media pembelajaran  90,91%, uji ahli desain pembelajaran 91,67%, uji coba perorangan 91,66%, uji coba kelompok kecil 90,91%, dan uji efektivitas dengan uji-t berkorelasi memperoleh nilai thitung sebesar 28,8  untuk dk=58 dan taraf signifikan 5% ttabel=1,672, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Disimpulkan flipbook bernuansa  kearifan lokal megibung sebagai penguatan profil pelajar Pancasila efektif diterapkan pada pelajaran IPAS materi keragaman budaya siswa sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan bahan ajar yang kontekstual dan sesuai dengan nilai-nilai kearifan lokal, serta pentingnya mempertimbangkan berbagai aspek validitas dan efektivitas dalam pengembangan bahan ajar yang mendukung pendidikan karakter di sekolah.
Model Problem-Based Learning Berbantuan Alat Peraga Benda Konkret Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa I Gusti Agung, Shomia Anjali; I Wayan Wiarta
Mimbar Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): May
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mpi.v3i2.58280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model problem-based learning berbantuan alat peraga benda konkret terhadap kemampuan numerasi siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi-experimental atau eksperimen semu dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III sekolah dasar yang terdiri dari 9 kelas dalam 8 Sekolah Dasar yaitu sebanyak 232 orang siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 23 orang sebagai kelompok eksperimen dan 27 orang sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan numerasi diperoleh dengan memberikan instrumen berupa tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Rerata GSn kemampuan numerasi siswa kelompok eksperimen lebih dari rerata GSn kemampuan numerasi siswa kelompok kontrol yaitu 0,576 >0,336. Data kemampuan numerasi selanjutnya dianalisis dengan uji t. Nilai thitung > ttabel yaitu 9,58 >2,01. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan numerasi antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model problem-based learning berbantuan alat peraga benda konkret dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan metode ceramah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem-based learning berbantuan alat peraga benda konkret berpengaruh terhadap kemampuan numerasi siswa.

Page 2 of 2 | Total Record : 20