cover
Contact Name
Winda Azmi Meisari
Contact Email
empowerment@aiska-university.ac.id
Phone
+6285250290989
Journal Mail Official
empowerment@aiska-university.ac.id
Editorial Address
Jalan Gilang Raya No.8B Kel.Baturetno Kec.Banguntapan, Kab.Bantul Prov.DI Yogyakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Empowerment Journal
ISSN : -     EISSN : 28082478     DOI : -
Empowerment Journal : jurnal pengabdian kepada masyarakat adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel dari hasil diseminasi kegiatan pengabdian masyarakat yang berbasis research dalam bidang keilmuan multidisiplin, yaitu pendidikan, teknik informasi, sosial humaniora, manajemen, dan kesehatan. Empowerment Journal diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan hasil kolaborasi dalam penerapan keilmuan dan inovasi ilmiah di bidang multidisiplin kepada para praktisi dan akademisi. Empowerment Journal : jurnal pengabdian kepada masyarakat empowerment diterbitkan 2 kali dalam setahun (Maret dan September) oleh Pusat Pengabdian kepada masyarakat di Universitas Aisyiyah Surakarta. Redaksi mengundang para pemerhati bidang multidisiplin untuk menuangkan ide dan gagasannya tentang hasil pengabdian masyarakat dalam rangka meningkatkan profesional diri dan tanggung jawab terhadap pendidikan dan karya bangsa. Jurnal ini terbit pertama pada tahun 2021 dan sudah ber-ISSN. Scope : Kesehatan Pendidikan Manajemen Teknik Informasi Sosial Humaniora
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2023): September" : 6 Documents clear
EDUKASI TENTANG HIPERTENSI TERHADAP PENGUNJUNG PUSKESMAS BARENG KOTA MALANG Rakhmad Rosadi; Nurrahmawati; Charismas Try Ristianingrum; Sri Sunaringsih Ika Wardojo
Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v3i2.1117

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit penyebab utama kematian prematur di dunia. Hipertensi adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah melebihi ambang batas normal. Tekanan darah tinggi menjadi masalah kesehatan dominan dan membutuhkan penganggulangan yang baik. Tujuam: Meningkatkan pengetahuan pengunjung tentang hipertensi dan senam hipertensi untuk mencegah dan mengurangi resiko terjadinya hipertensi. Metode: Penyuluhan dan demosntrasi secara langsung tentang hipertensi dan senam hipertensi pada pengunjung puskesmas Bareng Kota Malang dengan mengggunakan media power point dan leaflet.. Hasil: Pengunjung dapat memahami materi hipertensi dan mampu memptaktekan kembali senam hipertensi. Kesimpulan: Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi dan senam hipertensi.
SOSIALISASI KOMUNIKASI EFEKTIF UNTUK TENAGA KESEHATAN RUMAH SAKIT Oktavy Budi Kusumawardani; Agnes Prawistya Sari; Rada Febria Kurniawati; Raihan Alif Saputra; Riszi Ramadhani; Nadya Puspita Adriana; Dipo Wicaksono
Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v3i2.1137

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Hingga saat ini komunikasi yang efektif dengan sesama tenaga kesehatan sangat minim dan mengakibatkan perbedaan persepsi antara sesama tenaga kesehatan, sehingga dapat menyebabkan antar shift tidak mengkonfirmasi pekerjaan sebelumnya kepada petugas selanjutnya. Maka dari itu dibutuhkan sosialisasi mengenai komunikasi yang efektif untuk tenaga kesehatan agar tidajk terjadi miskomunikasi yang mengakibatkan kesalahan data ataupun pemberian obat kepada pasien. Komunikasi pada tenaga kesehatan sangat penting. Tujuan: Pentingnya komunikasi efektif untuk Tenaga Kesehatan Rumah Sakit. Metode: Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan komunikasi untuk tenaga kesehatan rumah sakit. Pengabmas ini dilakukan di Rumah Sakit X dengan melibatkan seluruh petugas kesehatan. Kegiatan dalam pengabmas ini antara lain adalah memberikan edukasi tentang komunikasi efektif untuk tenaga kesehatan di rumah sakit. Manfaat kegiatan: untuk menambah wawasan dan pengetahuan lansia tentang komunikasi efektif untuk tenaga kesehatan di rumah sakit.
UPAYA MENUMBUHKAN BUDAYA SIAGA BENCANA DENGAN PEMBERIAN PELATIHAN MANAJEMEN BENCANA DI DESA JATI KABUPATEN KARANGANYAR Exda Hanung Lidiana; Agung Widiastuti; Fitria Eka Resti Wijayanti
Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v3i2.1189

Abstract

Bencana alam merupakan serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh faktor alam yaitu berupa gempa, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, tanah longsor dan kebakaran. Untuk mengurangi resiko bencana, salah satunya yaitu dengan penerapan manajemen bencana. Manejemen bencana merupakan serangkaian upaya yang meliputi penetapan kebijakan pembangunan yang berisiko timbulnya bencana, kegiatan pencegahan bencana, tanggap darurat, dan rehabilitasi. Metode yang digunakan adalah metode pendidikan dan pelatihan kesehatan, Upaya Menumbuhkan Budaya Siaga Bencana Dengan Pemberian Pelatihan Manajemen Bencana di Desa Jati Kabupaten Karanganyar dan dilaksanakan pada bulan Maret – Mei 2023. Hasil evaluasi setelah penyuluhan sebagian besar peserta memahami permasalahan yang dihadapi. Terjadi perubahan bahwa sebelum diberikan pelatihan manajemen bencana, tingkat pengetahuan responden dengan kategori baik (40%), cukup (45%) dan kurang (15%). Sedangkan setelah diberikan pelatihan manajemen bencana didapatkan hasil bahwa terdapat perubahan yang signifikan yaitu 100% memiliki tingkat pengetahuan baik. Kesimpulannya terdapat peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat yang signifikan setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan.
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA : MENSTRUASI PADA SISWA SDN 1 PAPAHAN Betty Kusdhiarningsih; Nurul Gilang Abriani; Exda Hanung Lidiana
Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v3i2.1203

Abstract

Menstruation is a natural thing that happens to a woman and is very important and needs special attention because menstruation is something that marks the beginning of a woman's biological maturity. The initial age when women start menstruation can vary for each individual depending on internal and external factors that influence. This community service activity was carried out at SDN 1 Papahan, Tasikmadu, Karanganyar by providing Reproductive Health Education related to menstruation to elementary school students with an age range of 10 to 13 years, at which age most of the respondents had entered the menarche period. Problem: there are still many adolescents who do not know about reproductive health. Purpose: to find out and provide knowledge related to reproductive health, especially menstruation. Result: the high enthusiasm of the respondents, as evidenced by the large number of students who asked questions about reproductive health, shows that there are many things that need to be learned related to reproductive health in adolescents that are less or even not discussed in the family or society in general. Conclusion: students experience a lack of knowledge, as evidenced by questions based on myths that develop in society, respondents seem embarrassed to express opinions, because menstruation is considered a taboo subject. After health education, students say they have good and correct new knowledge, and are free from myths that were previously believed and considered disturbing in everyday life based on valid and logical science.
KEGIATAN SMART EDUCATION UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU BALITA DESA SAMIRAN TERHADAP PENCEGAHAN STUNTING Irvina Nurul Mahmudah; Juleha Duwi Handayani; Anisa Istikhomah; Putri Hasna Annabila; Ai Rahmawati; Lely Firrahmawati
Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v3i2.1266

Abstract

Latar Belakang; Stunting adalah salah satu keadaan malnutrisi yang berhubungan dengan ketidakcukupan zat gizi pada masa lalu sehingga termasuk dalam masalah gizi yang bersifat kronis. Salah satu penyebab stunting adalah praktek pola asuh ibu yang tidak baik terhadap anaknya. Pola asuh erat kaitannya dengan tingkat pengetahuan ibu. Pengetahuan yang kurang dapat menjadikan pola asuh ibu kurang sehingga memengaruhi kejadian stunting pada balita. Tujuan; Meningkatkan pengetahuan ibu balita terhadap pencegahan stunting. Metode; Kegiatan Smart Education ini dilaksanakan di Desa Samiran Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali dengan peserta berjumlah 21 ibu balita. Kegiatan ini dilaksanakan dengan dua metode, yaitu ceramah dan tanya jawab dengan bantuan power point serta promosi kesehatan dengan media kartu dalam bentuk permainan. Hasil; Jika dilihat dari hasil uji analisis menggunakan paired sample t-test pada bagian mean, didapatkan hasil kuisioner untuk mean pre test sebesar 63.76; sedangkan untuk mean post test sebesar 78.43. Maka jika dilihat dari peningkatan mean post test terdapat peningkatan pengetahuan ibu balita sebesar 14.67. Kesimpulan; Kegiatan Smart Education ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap ibu balita Desa Samiran terhadap pencegahan stunting. Kata Kunci: Stunting, Pengetahuan, Ibu Balita.
EDUKASI SENAM HIPERTENSI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH TINGGI PADA LANSIA DI KANTOR PIMPINAN DAERAH AISYIYAH BANJARSARI KOTA SURAKARTA Aisya Nur Istiqomah; Guntur W Syahputra; Intan Yuliastuti; Nurul Sinta Yuliana; Rendy Laksono; Tri Wulandari; Cahyo Setiawan
Empowerment Journal Vol. 3 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/empowerment.v3i2.1292

Abstract

Pendahuluan : Hipertensi adalah keadaan peningkatan tekanan darah diatas batas normal dimana tekanan sistol lebih dari 140 mmhg dan tekanan diastol lebih dari 90 mmhg. Penambahan usia sering dikaitkan dengan peningkatan resiko hipertensi. Lanjut usia/lansia merupakan seseorang yang berusia 60 tahun keatas. Senam Hipertensi merupakan aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur dan terorganisasi bagi penderita hipertensi. Dengan melakukan senam hipertensi kebutuhan oksigen dalam sel akan meningkat untuk proses pembentukan energi, sehingga terjadi peningkatan denyut jantung, sehingga curah jantung dan isi sekuncup bertambah. Metode : Metode yang digunakan dengan memberi penyuluhan dan intervensi fisioterapi berupa latihan senam hipertensi kepada lansia dengan media video dan power point. Hasil : Kegiatan penyuluhan ini mendapat respon positif dari lansia di kantor pimpinan daerah aisyiyah banjarsari kota surakarta terkait materi penyuluhan antara lain definsi, penyebab, tanda gejala, faktor resiko, dan latihan senam hipertensi. Kesimpulan : Dengan Kegiatan penyuluhan yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan lansia di kantor pimpinan daerah aisyiyah banjarsari kota Surakarta mengenai hipertensi dan latihan senam hipertensi yang dapat dilakukan secara mandiri sebagai bentuk pencegahan (preventif) maupun penanganan (rehabilitatif).

Page 1 of 1 | Total Record : 6