cover
Contact Name
Bangkit Ary Pratama
Contact Email
ijms@poltekkesbhaktimulia.ac.id
Phone
+6285326333050
Journal Mail Official
ijms@poltekkesbhaktimulia.ac.id
Editorial Address
Kompleks Perkantoran Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia Jalan Raya Solo-Sukoharjo Km.09 Dukuh Ngepeng, Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah Kode Pos 57527
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal on Medical Science (IJMS)
ISSN : -     EISSN : 26230038     DOI : https://doi.org/10.55181/ijms
Core Subject : Health, Engineering,
Indonesian Journal on Medical Science (IJMS) (https://doi.org/10.55181/ijms) terbit pertama Vol. 1 No.1 Januari 2014. Setiap edisi terdiri dari kurang lebih 100 halaman, yang artikelnya disajikan dalam bahasa Indonesia, kecuali judul dan abstrak disertai dengan bahasa inggris. Mekanisme peer-reviewer dilakukan dengan cara setiap artikel yang diajukan harus direview oleh dua reviewer yang ditunjuk oleh editor. Fokus dan Lingkup : IJMS adalah jurnal terbitan berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) dibidang kesehatan. IJMS : Jurnal kesehatan diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovas ilmiah dibidang kesehatan kepada para praktisi dan akademisi di bidang kesehatan. IJMS merupakan jurnal peer reveiwer dan open acces journal yang berfokus pada kesehatan. Fokus ini meliputi daerah dan ruang lingkup yang terkait Keperawatan Kebidanan Fisioterapi Farmasi Gizi Masyarakat Kesehatan Masyarakat
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2015): IJMS - 2015" : 12 Documents clear
Analisa perkiraan jumlah SDM rekam medik di unit filing dengan metode WISN (Woarl Load Indicator Staff Need) di RSUD Kabupaten Wonogiri Tahun 2014 (Analysis of estimated amount of human resources in the medical record filing with WISN method (Woarl Load I Lucky Alfianto; Erna Zakiyah
Indonesian Journal on Medical Science Vol 2 No 1 (2015): IJMS - 2015
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.42 KB)

Abstract

Abstract: Hospital filing officer workload Wonogiri increased with increasing number of patient visits that affect labor productivity, with the condition of filing space inadequate or narrow and inadequate facilities medical record document storage shelves, so that officers found to have to work beyond working hours or delay to resolve day next. The study aims to determine the approximate number of human resources needs in the Medical Record Filing Unit with WISN method in hospitals Wonogiri 2014. descriptive research with observation and interviews, using cross sectional approach, with sampling by the Maytag Company and one officer at the time of observation retrieval and return of medical record. The results showed that the officers carrying out the activity of the organization based on the medical record books Wonogiri District Hospital. Based on the estimated number of patient visits for the period of 2014 a number of 89 639 patients, with an effective amount of working time 1918 hours / year and the average time per principal activity is 0,050 hours can be obtained by standard workload is 38 360 hours / year. When grace is 24 hours per year, then the standard time kelonggarannya 0,012 hours / year. Based on WISN calculation, power requirements of filing in 2014 some 3 HR. Period 2014 Hospital Wonogiri require additional 1 filing officer.Keywords: WISN, working time available, Standard workload, Standard clearances, Quantity principal activities. Abstrak: Beban kerja petugas filing RSUD Kabupaten Wonogiri mengalami peningkatan seiring bertambahnya jumlah kunjungan pasien sehingga mempengaruhi produktivitas kerja, dengan kondisi ruang filing yang kurang memadai atau sempit serta kurangnya fasilitas rak penyimpanan dokumen rekam medis, sehingga didapati petugas harus bekerja melebihi jam kerja atau menunda untuk diselesaikan keesokan harinya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perkiraan kebutuhan jumlah SDM Rekam Medik di Unit Filing dengan metode WISN di RSUD Kabupaten Wonogiri tahun 2014. Jenis penelitian diskriptif dengan metode observasi dan wawancara, menggunakan pendekatan cross sectional, dengan pengambilan sampel berdasarkan The Maytag Company dan observasi 1 petugas pada saat pengambilan DRM dan pengembalian DRM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petugas melaksanakan aktivitas berpedoman pada buku penyelenggaraan rekam medis RSUD Kabupaten Wonogiri. Berdasarkan perkiraan jumlah kunjungan pasien untuk periode tahun 2014 sejumlah 89639 pasien, dengan waktu kerja efektif sejumlah 1918 jam/tahun dan rata-rata waktu per kegiatan pokok adalah 0,050 jam  dapat diperoleh standar beban kerja yaitu 38360 jam/ tahun. Bila waktu kelonggaran adalah 24 jam per tahun maka standar waktu kelonggarannya 0,012 jam per/tahun. Berdasarkan penghitungan WISN, kebutuhan tenaga filing tahun 2014 sejumlah 3 SDM. Periode tahun 2014 RSUD Kabupaten Wonogiri memerlukan penambahan 1 petugas filing.Kata kunci : WISN, Waktu kerja tersedia , Standar beban kerja, Standar kelonggaran , Kuantitas kegiatan pokok.
Tinjauan Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur Pasien Gawat Darurat yang Dirujuk di Rsu Jati Husada Karanganyar (Review Of Standard Operating Procedure Emergency Patients Referred In Rsu Jati Husada Karanganyar) Bayu Langlang Kartika; Antik Pujihastuti
Indonesian Journal on Medical Science Vol 2 No 1 (2015): IJMS - 2015
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.296 KB)

Abstract

Abstract: Based on a preliminary survey known that emergency patients to be referred to hospital discharge in the RSU Jati Husada Karanganyar, refers to the process before there must be consent from the patient and the patient's family as well as the preparations made by the officer Emergency Room (ER) including data recording during a hospital out-patient referral. This study aim is to describe how Standart Operasional Prosedur Pasien Gawat Darurat Yang Dirujuk di RSU Jati Husada Karanganyar was done. This type of research is descriptive with cross-sectional. Subjects were officers Emergency Room with the object standard operating procedures referred emergency patients. Instrument of data collection using interviews and observation guidelines while the way is interview and observation. Data processing techniques include: Colecting, Editing and descriptive data analysis. The results showed that officers in carrying out standard operating procedures referred emergency patients not fully in accordance with SOP that is about all the things that happen in the course of referring patients recorded and communicated to the referral hospital. This is due to the rare occurrence of the necessary medical treatment while traveling to refer patients, the recording is done in a way to refer the patient was not done by the ER officials who make referrals to hospital purposes. It should be evaluated periodically to SOP emergency patients referred, ER officer in reference to the SOP must endeavor to refer the patient out of the hospital, SOP should in point (f) remains well executed recording when the patient needs to act or not to be used for reporting to the destination hospitalKeywords: Standard Operating Procedure (SOP), The Emergency Room Patients Referred, Emergency Room (ER). Abstrak: Berdasarkan survei pendahuluan diketahui bahwa pasien gawat darurat yang akan dirujuk keluar rumah sakit di RSU Jati Husada Karanganyar, pada proses sebelum merujuk harus terdapat persetujuan dari pasien dan keluarga pasien serta adanya persiapan yang dilakukan oleh  petugas Unit Gawat Darurat (UGD) termasuk pencatatan data saat melakukan rujukan pasien keluar rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah umtuk mengetahui pelaksanaan Standar Operasional Prosedur Pasien Gawat Darurat Yang Dirujuk di RSU Jati Husada Karanganyar. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subyek penelitian adalah petugas Unit Gawat Darurat dengan obyek standar operasional prosedur pasien gawat darurat dirujuk. Instrumen pengumpulan data dengan menggunakan pedoman wawancara dan pedoman observasi sedangkan caranya adalah wawancara dan observasi. Teknik pengolahan datanya antara lain: Colecting, Editing dan analisis data secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa petugas dalam melaksanakan standar operasional prosedur pasien gawat darurat dirujuk belum sepenuhnya sesuai dengan SOP yang ada yaitu tentang semua hal yang terjadi dalam perjalanan merujuk pasien dicatat dan disampaikan ke rumah sakit rujukan. Hal ini dikarenakan jarang terjadinya tindakan medis yang diperlukan ketika dalam perjalanan merujuk pasien, maka pencatatan yang dilakukan dalam perjalanan merujuk pasien pun tidak dilakukan oleh petugas UGD yang melakukan rujukan ke rumah sakit tujuan. Sebaiknya dilakukan evaluasi secara periodik terhadap SOP pasien gawat darurat yang dirujuk, petugas UGD dalam merujuk wajib berpedoman pada SOP dalam merujuk pasien keluar rumah sakit, sebaiknya SOP pada poin (f) tetap dilaksanakan baik pencatatan ketika pasien perlu tindakan atau tidak agar dapat dijadikan pelaporan kepada rumah sakit tujuan Kata Kunci : Standar Operasional Prosedur (SOP), Pasien Gawat Darurat Yang Dirujuk, Unit Gawat Darurat (UGD)

Page 2 of 2 | Total Record : 12