cover
Contact Name
Bangkit Ary Pratama
Contact Email
ijms@poltekkesbhaktimulia.ac.id
Phone
+6285326333050
Journal Mail Official
ijms@poltekkesbhaktimulia.ac.id
Editorial Address
Kompleks Perkantoran Politeknik Kesehatan Bhakti Mulia Jalan Raya Solo-Sukoharjo Km.09 Dukuh Ngepeng, Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah Kode Pos 57527
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal on Medical Science (IJMS)
ISSN : -     EISSN : 26230038     DOI : https://doi.org/10.55181/ijms
Core Subject : Health, Engineering,
Indonesian Journal on Medical Science (IJMS) (https://doi.org/10.55181/ijms) terbit pertama Vol. 1 No.1 Januari 2014. Setiap edisi terdiri dari kurang lebih 100 halaman, yang artikelnya disajikan dalam bahasa Indonesia, kecuali judul dan abstrak disertai dengan bahasa inggris. Mekanisme peer-reviewer dilakukan dengan cara setiap artikel yang diajukan harus direview oleh dua reviewer yang ditunjuk oleh editor. Fokus dan Lingkup : IJMS adalah jurnal terbitan berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) dibidang kesehatan. IJMS : Jurnal kesehatan diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovas ilmiah dibidang kesehatan kepada para praktisi dan akademisi di bidang kesehatan. IJMS merupakan jurnal peer reveiwer dan open acces journal yang berfokus pada kesehatan. Fokus ini meliputi daerah dan ruang lingkup yang terkait Keperawatan Kebidanan Fisioterapi Farmasi Gizi Masyarakat Kesehatan Masyarakat
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2015): IJMS 2015" : 15 Documents clear
Asuhan Kebidanan Ibu Hamil Patologi Pada Ny. E Umur 20 Tahun G1 P0 A0 Umur Kehamilan 13 Minggu Dengan Blighted Ovum di RSUD Karanganyar (Midwifery Care Pregnancy Pathology At Mrs. E Age 20 Years Old G1 P0 A0 on 13 Weeks Pregnancy With Blighted Ovum in Ka Hafifah Puspita Sari; Sri Dayaningsih; Surati Ningsih
Indonesian Journal on Medical Science Vol 2 No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.458 KB)

Abstract

Abstract: One of the causes of maternal mortality rate in Indonesia is bleeding. One cause of bleeding in early pregnancy caused by pregnancy anembrionik (blighted ovum) studies in hospitals Karanganyar obtained blighted ovum cases consisted of 62 cases and increased again in 2014, in January-October to as many as 70 cases of blighted ovum cases. Able to conduct a comprehensive midwifery care at Mrs. E age 20 years G1 P0 A0 13 weeks gestation with blighted ovum using 7 steps varney management. Researchers using descriptive observational study with case study approach. The place of research in hospitals Karanganyar and implemented on April 1, 2015 with a research subject pregnant women with blighted ovum. Research result: To Mrs. E in hospitals Karanganyar is had done curettage actions and state of the mother is getting better, so the evaluation according to the expected products of conception may be issued. It has been done Midwifery Care At Mrs. E and found the gap between theory and on land that is don’t examination of the fetal heartbeat in pregnant women fetal heartbeat while checks for gestational age > 12 weeks does not sound can help in the diagnosis of blighted ovum and enforcement actions taken are curettage to remove the products of conception.Keywords : Pregnant women, Blighted Ovum Abstrak: Salah satu penyebab AKI di Indonesia adalah perdarahan. Salah satu penyebab perdarahan pada kehamilan muda disebabkan oleh kehamilan anembrionik (blighted ovum). Studi pendahuluan di RSUD Karanganyar didapatkan kasus blighted ovum terdiri dari 62 kasus dan meningkat lagi pada tahun 2014 bulan Januari – Oktober untuk kasus blighted ovum sebanyak 70 kasus. Penelitian ini bertujuan mampu melaksanakan asuhan kebidanan secara komprehensif pada Ny. E umur 20 tahun G1 P0 A0usia kehamilan 13 minggu dengan Blighted Ovum menggunakan manajemen 7 langkah varney. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan studi kasus. Tempat penelitian di RSUD Karanganyar dan dilaksanakan pada tanggal 1 April 2015 dengan subyek penelitian ibu hamil dengan blighted ovum. Hasil penelitiannya, pada Ny. E di RSUD Karanganyar adalah telah dilakukannya tindakan kuretase dan keadaan ibu semakin membaik, sehingga evaluasi sesuai yang diharapkan yaitu hasil konsepsi dapat dikeluarkan. Dari pembahasan didapatkan kesimpulan, telah dilakukan Asuhan Kebidanan Pada Ny. E dan didapatkan kesenjangan antara teori dan dilahan yaitu tidak dilakukaannya pemeriksaan DJJ pada ibu hamil sedangkan pemeriksaaan DJJ untuk usia kehamilan > 12 minggu yang tidak terdengar dapat  membantu dalam penegakkan diagnosa blighted ovum dan tindakan yang dilakukan yaitu kuretase untuk mengeluarkan hasil konsepsi.Kata Kunci : Ibu hamil, Blighted Ovum
Promosi Kesehatan Dengan Media Sticker Terhadap Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Praktik Penggunaan Masker Pada Pedagang Burung di Pasar Depok Kota Surakarta (Health Promotion With Media Sticker On The Level Of Knowledge , Attitude And Practice On The Use Aprizal Sugandi; Wahyuni .
Indonesian Journal on Medical Science Vol 2 No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.212 KB)

Abstract

Abstract: To prevent these dangers, one attempts to do is to use personal protection equipment (PPE) such as masks. Preliminary study results show that bird traders not to use a mask. Based on these problems, researchers provide health promotion using the media sticker to the merchant.  Purpose; determine the effect of health promotion with media sticker on the level of knowledge, attitude and practice of the use of masks in burunng traders in Depok Market Surakarta. Experimental research using the design of one group pretest- posttest.  Bivariate analysis using the McNemar test test. McNemar statistical test of knowledge acquired (ρ value 0.002), attitude is obtained (ρ value 0.027), while the practice of using a mask (ρ value 0.062). That  is,  the (apha  5%) there are significant  differences  in  the scores  of knowledge  and  attitude,  while  practice  there  is  no  significant  difference before and after the health promotion. There is the effect of health promotion with media sticker on the level of knowledge and attitude of the use of masks and no effect on the practice of using a mask.Keywords : Sticker , Knowledge , Attitude , masks. Abstrak: Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah bahaya tersebut adalah dengan menggunakan Alat Perlindungan Diri (APD) seperti masker. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa pedagang burung belum menggunakan masker. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti memberikan promosi kesehatan dengan menggunakan media sticker kepada pedagang. Sticker berisikan pengertian masker, manfaat menggunakan masker serta cara menggunakan masker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan dengan media sticker terhadap tingkat pengetahuan, sikap dan praktik penggunaan masker pada pedagang burung di Pasar Depok Kota Surakarta. Penelitin ini menggunakan jenis penelitian Pre Eksperimental dengan menggunakan desain one group pretest-postest. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, dengan jumlah sampel penelitian 37 responden, sedangkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa bivariat menggunakan uji McNemar test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebelum promosi kesehatan, sebagian besar pedagang memiliki pengetahuan dan sikap yang kurang. Setelah promosi kesehatan pengetahuan dan sikap pedagang menjadi baik. Dari uji statistik McNemar pengetahuan diperoleh (ρ value 0.002), sikap diperoleh (ρ value 0.027), sedangkan praktik penggunaan masker (ρ value 0.062). Artinya, pada (apha 5%) terdapat perbedaan yang signifikan pada skor pengetahuan dan sikap, sedangkan praktik tidak terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah promosi kesehatan. Kesimpulan setelah dilakukan penelitian ini adalah adanya pengaruh promosi kesehatan dengan media sticker terhadap tingkat pengetahuan dan sikap penggunaan masker serta tidak ada pengaruh terhadap praktik penggunaan masker.Kata Kunci : Sticker, Pengetahuan, Sikap, Masker.
Variasi Konsentrasi HPMC Terhadap Stabilitas Fisik Gel Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium pholyanthum W). (The variation of HPMC Concentration for the Gel Stability of Ethanol Extract Salam Leaf (Syzygium pholyanthum W)) Atsani Fauziah Uchti; Sri Saptuti Wahyuningsih
Indonesian Journal on Medical Science Vol 2 No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.327 KB)

Abstract

Abstract: The salam leaves usually used for seasony, but it can also be used for medication. The bark’s can use for couloring or woven bamboo, and the fruit’s can be eaten too. The nature preparation of ethanol extract was choosen, its because of the effective of using, how of chemical subitanees and the easie of using too without a lot of side effects. Topical gelling has been choosen, just because its for applying, elastic, clear, smooth, water cleared, good of releasing the medicine and the last but not least, it has interesting performance. The aim of this research was to know the influented of HPMC concentrations to gel stability of ethanol extract salam leaves. This research used experimental method. This research was done by made gelly formulations of ethanol extract salam leaves first, then its made into some variations of HPMC concentrations, they were 5%, 10% & 15%. Observasion was done by analyzed and compared the most stableformulation amoung HPM concentration’s variations. Data’s were analyzed by ANOVA analysis using SPSS 18.0 followed by Posthoctest. After the test, the stability of the gel in Eachs  formula with the HPMC concentration were 5%, 10%, and 15% for the organoleptic, homogeneity, adhesiveness, and distribution had a significant difference. HPMC concentration influented  the gell stability of ethanol extract salam leaves. The most constant one was  the gel supply on the third formula with the HPMC concentration was 15%.Key word: Ethanol extract, bay leaf, Syzygium pholyanthum , gel, HPMC Abstrak: Pohon salam ditanam untuk diambil daunnya dan digunakan untuk bumbu masakan atau pengobatan, sedangkan kulit pohonnya digunakan untuk bahan pewarna atau anyaman bambu, buahnya dapat dimakan. Sediaan anti eksim alami dari ekstrak etanol daun salam dipilih, dengan tujuan meminimalkan penggunaan bahan kimia di masyarakat yang mempunyai lebih banyak efek samping. Sediaan topikal gel dipilih karena mudah digunakan, jernih, elastis dan mudah dicuci oleh air, pelepasan obatnya baik dan penampilan sediaannya menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi HPMC terhadap stabilitas gel ekstrak etanol daun salam (Syzygium pholyanthum W). Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental. Penelitian dilakukan dengan membuat formulasi gel ekstrak daun salam dengan variasi konsentrasi HPMC yaitu konsentrasi HPMC 5%, 10% dan 15%. Setelah itu dianalisis dan diamati sediaan yang paling stabil diantara konsentrasi HPMC tersebut. Data di analisis menggunakan uji ANOVA menggunakan SPSS 18.0 dilanjutkan dengan Post hoc tests. Setelah dilakukan pengujian stabilitas gel pada Masing – masing formula dengan konsentrasi HPMC 5%, 10%, dan 15% diperoleh hasil bahwa dari organoleptis, homogenitas, daya lekat, dan daya sebar menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Konsentrasi HPMC mempengaruhi stabilitas gel ekstrak daun salam. Sediaan gel ekstrak etanol daun salam yang paling stabil adalah sediaan gel pada formula III dengan konsentrasi HPMC 15%.Kata kunci : Ekstrak etanol, daun salam, Syzygium pholyanthum , gel, HPMC
Pengaruh Shift Kerja dan Persepsi Lingkungan Psikologis Tempat Kerja Terhadap Stres Kerja pada Perekam Medik Riska Rosita - APIKES Citra Medika Surakarta
Indonesian Journal on Medical Science Vol 2 No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.516 KB)

Abstract

In the golden age period, children are still in pre-operational thinking, that thinking at random, ambiguous, and not organized. At this age, visual perception is more effective and the child can maintain concentration for long periods of time. To form a skilled and intelligent child, it must be started early, by laying the foundations of knowledge which are easy to understand. One foundation of knowledge is to use color.The development of digital gaming continues to grow rapidly. Various genres appear according to the market needs, including, educational games. The game with the theme of education and provide interactive content for collaborative learning purposes. Through the game, then made the concept of Game Based Learning to meet the needs of education.To create an interactive game with users, especially children, the game requires an interaction between the components in the game. One form of interaction between components is using physics logic, ie an algorithm that allows the behavior of the components in the game like in the real world. Keywords: physics logic, digital game based learning, primary color education
Studi Fenomenologi : Makna ODHA Sebagai Tenaga Volunteer Peer Group Support ODHA Di Solo Endah Sri Wahyuni - Stikes ‘Aisyiyah Surakarta
Indonesian Journal on Medical Science Vol 2 No 2 (2015): IJMS 2015
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.121 KB)

Abstract

Abstract: HIV (Human Immunodeficiency Virus) is a virus which attacks the human body immunity, so the person more susceptible to disease. People Living With HIV / AIDS (PLWHA) have psychosocial and emotional problems. It is caused disease conditions, lack of information and lack of motivation in his live. The existence of peer support give effect bothof PLWHA and volunteers. The number of people living with HIV who works as a volunteer  tends to increased. Some research says that the peer support volunteers can  improve knowledge, compliance, skills and strategy to solve the problems in their lives of  PLWHA so that they can live better. It initials raises its own unique experience and challenge  as PLWHA and volunteers. The study was to explore the meaning of  PLWHA as a volunteers in peer support groups Solo. A phenomenological approach was used through unstructured in depth interviews of thirteen participants who worked at Peer group support in Solo. The meaning of PLWH who work as a volunteer in this study is self-positive value. PLWH who works as a volunteer feel more because they can help another people. Having self-positive value as PLWH became the most factors that influence them to work as a volunteer. It is recommended that NGO improves their program for volunteer with better reward in the future.Keywords : Meaning,  PLWH, volunteer, peer group support Abstrak: HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga seseorang lebih rentan terhadap penyakit. Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) mempunyai permasalahan psikososial dan emosional yang kompleks. Hal ini disebabkan karena kondisi penyakit yang diderita, kurangnya informasi dan kurangnya motivasi dalam mengatasi permasalahan hidupnya.. Adanya peer support yang diberikan oleh volunteer memberikan pengaruh baik terhadap ODHA maupun volunteer sendiri. Jumlah ODHA yang bekerja sebagai volunteer kelompok sebaya cenderung meningkat. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa adanya peer support dari volunteer dapat meningkatkan pengetahuan, kepatuhan, ketrampilan dan strategi penyelesaian masalah ODHA sehingga mereka dapat menjalani kehidupannya dengan lebih baik Hal ini menimbulkan pengalaman unik dan tantangan tersendiri menjalani hidup sebagai ODHA dan volunteer. Penelitian ini bertujuan mengetahui makna ODHA sebagai  volunteer peer group support ODHA di Kelompok Dukungan Sebaya Solo. Metode yang digunakan kualitatif fenomenologi dengan wawancara mendalam dan melibatkan. 13 partisipan pada Kelompok  Dukungan Sebaya Solo. Makna yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu: adanya penilaian positif terhadap diri. ODHA sebagai volunteer merasa lebih berarti karena mampu memberikan manfaat kepada orang lain. Makna yang dirasakan volunteer adalah adanya penilaian positif terhadap diri menjadi faktor utama partisipan untuk terlibat pada kegiatan volunteer. Direkomendasikan agar kelompok dukungan sebaya memperbaiki program yang melibatkan volunteer, dengan memberikan reward yang lebih baik di masa depan.Kata Kunci : Makna, ODHA, volunteer, peer group support

Page 2 of 2 | Total Record : 15