cover
Contact Name
I Nyoman Laba Jayanta
Contact Email
info.ejournal@undiksha.ac.id
Phone
+6281236933978
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl Udayana Kampus Tengah Singaraja Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Indonesian Journal of Instruction
ISSN : -     EISSN : 27458628     DOI : https://doi.org/10.23887/iji
Core Subject : Social,
Indonesian Journal of Instruction (IJI) is an internationally recognized journal in the field of education and is published four times a year (in January, mei september). The aim of this journal is to publish high quality studies in the areas of instruction, learning, teaching, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments. Studies may relate to any age level - from infants to adults. IJI, being an international journal, our editorial advisory board members are from various countries around the world. The articles sent to the Journal are always reviewed by two members of the Editorial Advisory Board (double blind peer review), and in some cases, if necessary, by another member of the Board. Depending on the evaluation reports of the members of the Editorial Advisory Board, articles are published or not. Article evaluation process takes approximately three months. The authors are responsible for the errors, if any, in their published articles. The articles need to be not published elsewhere previously.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2020): May 2020" : 5 Documents clear
Media Video Wayang Kreasi untuk Mendukung Pembelajaran Storytelling Anak Kelompok B -, Maghfiroh; Suarjana, I Made; Astawan, I Gede
Indonesian Journal of Instruction Vol. 1 No. 2 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v1i2.30714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video wayang kreasi untuk mendukung pembelajaran storytelling. Dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (analisis, perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi), namun pada penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan. Instumen yang digunakan untuk mengukur tingkat validitas media video wayang kreasi yaitu berupa angket penilaian yang dinilai oleh tiga ahli. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Media video wayang kreasi dinyatakan valid dari para ahli dengan rata-rata nilai CVR 1,00 dan CVI 1,00. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan media video wayang kreasi untuk mendukung pembelajaran storytelling di TK B Kristen Harapan Denpasar mendapatkan hasil validitas sangat tinggi sehingga media video wayang kreasi layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran. 
Multimedia Pembelajaran Berbasis Pendidikan Karakter untuk Pembelajaran Tematik Kelas V Br Tarigan, Jesika Novalia; Gede Agung, Anak Agung; Sukmana, Adrianus Ilia Yuda
Indonesian Journal of Instruction Vol. 1 No. 2 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v1i2.30884

Abstract

Peran multimedia pembelajaran membawa dampak yang sangat baik untuk usaha peningkatan hasil belajar peserta didik karena mampu menciptakan suasana belajar yang kreatif dan inovatif. Tetapi dalam penerapannya ditemukan hambatan, yaitu kurangnya pemanfaatan media yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk multimedia dan validitas multimedia pembelajaran. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pengumpulan data dalam penelitian pengembangan ini menggunakan metode pencatatan dokumen, wawancara, observasi, dan kuesioner/angket. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD. Hasil penelitian ini terdiri dari hasil validasi oleh ahli materi terhadap multimedia pembelajaran diperoleh hasil validasi diperoleh skor dengan persentase sebesar 93,0% pada kategori sangat baik. Hasil dari ahli media pembelajaran diperoleh skor sebesar 90,5% pada kategori sangat baik. Hasil dari ahli desain pembelajaran diperoleh skor sebesar 84,0% pada kategori baik. Hasil dari uji coba perorangan diperoleh skor 93,80% pada kategori sangat baik dan uji coba kelompok kecil diperoleh skor sebesar 94,8% pada kategori sangat baik. Jadi, penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran berada pada kualifikasi sangat baik dan layak untuk digunakan pada mata pelajaran tematik.
Instrumen Keterampilan Membaca Permulaan Anak Kelompok B Safira, Isna; Widiana, I Wayan; Astawan, I Gede
Indonesian Journal of Instruction Vol. 1 No. 2 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v1i2.31302

Abstract

Keterampilan membaca permulaan adalah kemampuan dalam mengenal lambang-lambang huruf, bunyi huruf, dan mampu mengubungkannya menjadi sebuah kata. Membaca permulaan ditujukan kepada anak usia dini untuk mempersiapkan keterampilan membaca anak sebelum memasuki sekolah dasar. Peserta didik di sekolah yang mengalami kesulitan dalam merangkai huruf, peserta didik belum mampu mengenal huruf dan merangkainya menjadi kata. Dalam pembelajaran membaca anak usia dini diperlukan motivasi, dorongan serta latihan-latihan untuk mengembangkan keterampilan membaca anak. Selain itu, cara guru mengajar, prosedur maupun instrumen yang digunakan juga mempengaruhi peningkatan kemampuan anak dalam membaca permulaan. Maka dari itu, peneliti melakukan penelitian yang ertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian keterampilan membaca permulaan anak kelompok B yang valid dan reliabel. Model pengembangan yang digunakan adalah model R&D yang dikembangkan oleh Borg and Gall melalui tahap research and development. Instrumen keterampilan membaca permulaan anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Aisyiah Bustanul Athfal klungkung merupakan subjek penelitian dengan menyertakan kisi-kisi serta mengembangkan kedalam kuisioner dengan 12 butir pernyataan telah diuji oleh ahli/pakar pada bidangnya sehingga validitas dan reliabilitas suatu instrument dapat terpenuhi. Instrument yang digunakan memiliki validitas dan reliabilitas yang sangat tinggi dengan skor 0,84 dan 0,81. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa instrument yang telah dikembangkan dapat diterapkan dan digunakan sebagai mana mestinya dalam proses pembelajaran.
Video Pembelajaran Matematika Berbasis Model CORE Materi Bangun Ruang Bola untuk Siswa Kelas VI SD Lestari, Ni Made Damayanti Dwi; Agustika, Gusti Ngurah Sastra
Indonesian Journal of Instruction Vol. 1 No. 2 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v1i3.31383

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar sumber belajar dan media pembelajaran yang digunakan masih menekankan pada proses belajar secara menghapal. Siswa tidak mampu memaknai informasi yang diperoleh sehingga informasi tersebut mudah dilupakan. Tujuan penelitian ini adalah video pembelajaran matematika berbasis model core materi bangun ruang bola untuk siswa kelas VI SD. Penelitian ini menerapkan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation) sebagai tahapan pengembangan video pembelajaran. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner, observasi dan wawancara tak terstruktur. Metode analisis data menggunakan analisis diskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Video pembelajaran dinayatakan layak berdasarkan dari hasil uji coba produk oleh subyek uji coba yaitu hasil penilaian ahli isi pembelajaran memperoleh persentase skor (96,15%) dengan kualifikasi sangat baik, hasil penilaian ahli desain pembelajaran memperoleh persentase skor (91,67%) dengan kualifikasi sangat baik, hasil penilaian ahli media pembelajaran memperoleh persentase skor (94,64%) dengan kualifikasi sangat baik dan hasil penilaian siswa melalui uji coba perorangan memperoleh persentase skor (92,36%) dengan kualifikasi sangat baik. Maka, video pembelajaran yang dikembangkan memperoleh kualifikasi sangat baik, sehingga video pembelajaran sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi dari hasil penelitian yaitu guru dapat menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada di sekolah dalam proses pembelajaran matematika.
Multimedia Interaktif Berbasis Pendekatan Kontekstual Muatan Materi Masalah Sosial untuk Pembelajaran Siswa Kelas IV SD Sukmasari, Ni Ketut Reni; Sujana, I Wayan
Indonesian Journal of Instruction Vol. 1 No. 2 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v1i3.31384

Abstract

Kurangnya kreativitas guru dalam mengkreasikan sebuah media pembelajaran untuk mendukung pembelajaran sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi ajar. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menciptakan multimedia interaktif berbasis pendekatan kontekstual muatan materi masalah sosial pada pembelajaran IPS kelas IV SD. Jenis penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan DDD-E (Decide, Design, Development, Evaluate). Metode pengumpulan data menggunakan metode penyebaran angket serta didukung pula dengan metode wawancara dan observasi (tak terstruktur). Subjek penelitian ini terdiri dari para ahli dan siswa sebagai uji coba. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif, dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian multimedia interaktif berbasis kontekstual yang dinyatakan layak berdasarkan ahli isi (konten) pembelajaran yang mencapai persentase 96,43%, ahli desain pembelajaran yang mencapai persentase 94,23%, ahli media pembelajaran dengan persentase 91,17%, uji coba perorangan yang mencapai persentase 95,83%, serta hasil uji coba kelompok kecil yang mencapai persentase 95,13%, secara keseluruhan produk mendapatkan kualifikasi sangat baik. Jadi, pengembangan multimedia interaktif berbasis pendekatan kontekstual menunjukkan hasil yang sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi dari penelitian adalah pengembangan ini memotivasi guru untuk lebih memanfaatkan sarana dan prasarana di sekolah yang sebelumnya jarang dimanfaatkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5