cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
rumah.jurnal@live.undip.ac.id
Phone
+62247474750
Journal Mail Official
editor@ift.or.id
Editorial Address
Gedung B Lantai 3 Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, Tembalang, Semarang 50275.
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pangan
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 25979892     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Teknologi Pangan memuat artikel ilmiah di bidang teknologi pangan yang meliputi bidang: mikrobiologi pangan, kimia dan gizi pangan, bioteknologi pangan, rekayasa pangan dan hasil pertanian. Bidang ilmu lain yang terkait dengan pangan juga akan dimuat dalam jurnal ini selama fokus utama artikel adalah tentang teknologi pangan.
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2018)" : 22 Documents clear
Pengaruh Berbagai Jenis Gula Terhadap Sifat Sensori dan Nilai Gizi Roti Manis Visi Andragogi; Valentinus Priyo Bintoro; Siti Susanti
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.881 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.22108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari berbagai jenis gula pada proses pembuatan roti manis terhadap sifat sensori dan nilai gizi produk. Materi yang digunakan adalah 4 jenis gula yang berbeda seperti sukrosa, glukosa, madu, dan fruktosa, serta bahan baku pembuatan roti manis yang sudah ditentukan komposisinya. Perlakuan yang digunakan adalah dengan 4 perlakuan penggunaan gula pada pembuatan roti manis, dengan nilai dasar sukrosa (gula pasir) 100 (Relative Sweetness Values for Various Sweeteners). Perlakuan yang diterapkan yaitu sukrosa (T0), fruktosa cair (T1), madu (T2), dan glukosa (T3). Analisis data yang digunakan dalam uji sensori adalah Kruskal-Wallis, apabila ada pengaruh perlakuan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Sedangkan dalam uji nilai gizi adalah pengolahan data secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan perlakuan terbaik adalah roti yang menggunakan madu sebagai bahan pemanis roti.
Viskositas dan Uji Hedonik Sirup Ekstrak Apu-apu (Pistia stratiotes) sebagai Alternatif Food Supplement Antiinflamasi Muthmainnah Muthmainnah; Siti Susanti; Valentinus Priyo Bintoro
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtp.2018.21520

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk membuat Sirup Ekstrak Apu-apu (SEA) dan mengetahui formulasi sirup terbaik dari berbagai konsentrasi ekstrak apu-apu serta mengetahui tingkat penerimaan SEA. Perlakuan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah formulasi sirup dengan pemberian konsentrasi ekstrak apu-apu yaitu T0 : 0% (kontrol), T1 : 1%, T2 : 2%, T3 : 3%, T4 : 4%. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah viskositas dan uji hedonik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh nyata antara lima formula yang berbeda terhadap viskositas. Formula SEA terbaik adalah sirup dengan konsentrasi ekstrak apu-apu 3% dengan viskositas 15,67 cP. SEA yang dihasilkan memiliki tingkat penerimaan yang baik.The purpose of this research was to make water lettuce extracts syrup (SEA) and to know the optimization of best syrup formulation with various concentration of water lettuce extract also the acceptance level of SEA. The treatment applied in this research was the formulation of syrup by giving different concentrations of water lettuce extract i.e.: T0 : 0% (control), T1 : 1%, T2 : 2%, T3 : 3% and T4 : 4%. The results showed that there was no significant effect between five different formulas on viscosity. The best formula was syrup with 3% water lettuce extract concentration with viscosity 15.67 cP. The resulting SEA has a good level of acceptance.
Analisis Total Padatan Terlarut, Kadar Alkohol, Nilai pH dan Total Asam pada Kefir Optima dengan Penambahan High Fructose Syrup (HFS) Desnandia Radhika Ningsih; Valentinus Priyo Bintoro; Nurwantoro Nurwantoro
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.336 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.20602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan High Fructose Syrup (HFS) pada kefir optima terhadap total padatan terlarut, kadar alkohol, pH dan total asam. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah susu Ultra High Temperature (UHT), kefir grains, HFS, aquades, indikator PP 1%, dan NaOH 0,1N. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan variasi konsentrasi penambahan High Fructose Syrup yang meliputi T0 : tanpa penambahan HFS (kontrol), T1 : penambahan HFS 2,5%, T2 : penambahan HFS 5%, T3 : penambahan HFS 7,5%, T4 : penambahan HFS 10% dari volume susu dengan masing-masing perlakuan mendapat 4 kali pengulangan. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dengan menggunakan sidik ragam yaitu dengan menggunakan Analysis of Variance. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penambahan HFS pada kefir optima dengan konsentrasi yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap total padatan terlarut, kadar alkohol, nilai pH dan total asam kefir optima. Kefir optima dengan penambahan HFS terbaik diperoleh pada konsentrasi penambahan HFS sebanyak 7,5% dengan karakteristik sebagai berikut, total padatan terlarut 11,15ºBrix, kadar alkohol 1,53%, pH 4,06 dan total asam 1,04%.The purpose of this research is to know the effect of adding High Fructose Syrup (HFS) of kefir optima to total soluble solid, alcohol content, pH value and total acid. The materials used in this research were Ultra High Temperature (UHT) milk, kefir grains, HFS, aquadest, 1 % PP indicator, and NaOH 0,1N. This research used RAL test with addition of High Fructose Syrup i.e. T0: without addition of HFS (control), T1: 2.5% HFS addition, T2: 5% HFS addition, T3: 7.5% HFS addition, T4: 10 % HFS addition of milk volume with 4 repetitions. The results were analyzed by using Analysis of Variance. The results of this research show that the addition of HFS in kefir optima with different concentrations significantly affect (P<0,05) the total soluble solids, alcohol content, pH value and total kefir acid optima. Kefir optima with the best HFS addition was obtained at 7.5% HFS addition concentration with the following characteristics, total dissolved solids 11.15ºBrix, alcohol content 1.53%, pH 4.06 and 1.04% total acid.
Pengaruh Variasi Konsentrasi Natrium Bikarbonat dan Asam Sitrat Terhadap Aktivitas Antioksidan, Aktivitas Air, dan Sifat Organoleptik Effervescent Buah Nangka Clory Agustin Pienarso; Yoyok Budi Pramono; Nurwantoro Nurwantoro
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jtp.2018.20520

Abstract

Effervescent buah nangka merupakan bentuk diversifikasi pangan dengan bahan dasar buah nangka, asam sitrat, natrium bikarbonat, gula, CMC, maltodekstrin, dan gula fruktosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi konsentrasi asam sitrat dan natrium bikarbont yang tepat serta pengaruhnya terhadap parameter aktivitas antioksidan, aktivitas air, dan sifat organoleptiknya. Desain percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan dengan variasi konsentrasi asam sitrat dan natrium bikarbonat 10% ; 30% untuk T1, 15% ; 25% untuk T2, 20% ; 20% untuk T3, 25% ; 15% untuk T4, dan 30% ; 10% untuk T5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan variasi jumlah asam sitrat dan natrium bikarbonat menyebabkan pengaruh yang nyata pada aktivitas antioksidan, aktivitas air, serta uji hedonik dan organoleptik. Aktivitas antioksidan terlalu tinggi akibat kerusakan bahan dasar effervescent yaitu buah nangka pada metode granulasi. Pada tablet effervescent, masing-masing perlakuan sudah memenuhi ketentuan nilai kadar aktivitas air. Variasi jumlah asam sitrat dan natrium bikarbonat tidak mempengaruhi tekstur minuman effervescent melainkan granul effervescent, sedangkan rasa, aroma, warna, dan overall terdapat perbedaan yang nyata tiap perlakuan. Variasi konsentrasi asam sitrat 20% dan natrium bikarbonat 20% menghasilkan tablet effervescent yang paling disukai panelis dan sesuai dengan karakteristik fisik dan kimia effervescent.Jackfruit effevrescent is one of food diversification with materials of jackfruits, citric acid, natrium bicarbonate, sugar, CMC, maltodextrin, and sucrose. This research aims to know the effect of citric acid and natirum bicarbonate consentrations and to find best consentration for the antioxidant activity, water activity, and organoleptic characteristic. The experiment design was a Randomized Complete Design with 5 treatments and 4 times repetition with variations of natrium bicarbonate and citric acid of 30% ; 10% for T1, 25% ; 15% for T2, 20% ; 20% for T3, 15% ; 20% for T4, and 10% ; 30% for T5. The results showed that the variation effects on the antioxidant activity, water activity, and organoleptic characteristics. Antioxidant activity showed higher value than the standard but the water activity had suited with standard. Variation with the best physical and chemical, and organoleptic characteristics is 20% citric acid and 20% natrium bicarbonate.
Perubahan Fisik Tomat Selama Penyimpanan Pada Suhu Ruang Akibat Pelapisan dengan Agar-Agar Elisabet Selly Andriani; Nurwantoro Nurwantoro; Antonius Hintono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.428 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.20958

Abstract

Buah yang telah dipanen masih melakukan proses metabolisme dan respirasi yang menyebabkan perombakan zat-zat nutrisi pada buah yang mengakibatkan terjadinya proses kemunduran sehingga buah cepat rusak. Salah satu cara memperpanjang masa simpan yaitu dengan teknologi pelapisan. Pelapisan dapat menggunakan tanaman penghasil hidrokoloid seperti agar-agar. Agar merupakan hidrokoloid yang mudah dijumpai di pasaran dan memiliki ketahanan yang baik terhadap gas O2 dan CO2 dan dapat meningkatkan kekuatan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi agar-agar sebagai pelapis yang dapat menunda pematangan buah dan memperpanjang masa simpan pada buah tomat dan dilihat berdasarkan perubahan susut bobot, warna, kekerasan dan intensitas kerusakannya selama penyimpanan pada suhu ruang. Parameter penelitian meliputi susut bobot, warna, kekerasan dan intensitas kerusakan dengan perlakuan lama penyimpanan L0= 0 hari, L1= 4 hari, L2= 8 hari, L3=12 hari, L4= 16 hari dan L5= 20 hari serta perlakuan konsentrasi agar P0= 0%, P1 = 0,5%, P2= 1% dan P3=1,5%. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola Split Plot. Percobaan dilakukan dengan dua kali pengulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analisis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Wilayah Ganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agar-agar berpotensi sebagai pelapis yang dapat menunda kematangan ditinjau dari perubahan susut bobot dan intensitas kerusakannya.Fruit that has been harvested is still doing metabolism and respiration that causes the overhaul of nutrients in the fruit so that the fruit quickly damaged. Coating technology is used to extend the shlef life of fruits.Coatings can use hydrocoloid plants such agar. Agar is easy to find on the market and has good resistance to O2 dan CO2 and can increase physical strength. This study was aimed to analyze the potensial of agar as coating to delay ripening and extend the shelf life of tomatoes based on shrinkage of weight loss, skin color, hardness and intensity of damage during storage at room temperature. The parameter used were shrinkage of weight, skin color, hardness adn intensity of damage with L0= 0 days, L1= 4 days, L2= 8 days, L3= 12 days, L4=16 days and L5=20 days and agar concentration P0=0%, P1=0,5%, P2=1% and P3=1,5%. The study was designed using completely randomized design (CRD) with Split Plot design with two replications. The data obtained were analyzed using Analisis of Variance (ANOVA) and Duncan. Result showed that agar coating of tomato have a potensial effect in delaying of fruit ripening in terms of shrinkage of weight loss and the intensity of the damage.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI BEDAK YANG DIPERKAYA DENGAN KONSENTRASI EKSTRAK BUAH Rhizopora mucronata Omnia Farahna Sungkar; Safira Khanza; Rizki Aji Pangestu
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.104 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.21170

Abstract

Abstract Rhizopora mucronata is one of the mangrove species spread over the coastal areas of Indonesia, growing in the heavy swampy swamps that are located in the coastal plates and the growth is heard by the tides of the sea. This type of mangrove population is concentrated in the areas of Papua, Kalimantan, Sulawesi, and Sumatra. Even the mangrove population in Indonesia is exposed to 75% and the entire mangrove population of Asia Tengggara, or about 27% of the total world mangrove population. Mangrove is utilized optimally in this fruit source of tannin, flavonoid, saponin, fenol and hidrokuinon. The bioactive component may be used as an antibacterial applied in powder products. The purpose of this study was to conduct phytochemical and antibacterial activity of secondary metabolite extract of Rhizophora mucronata ethanol extract and its application to powder obtained from Kaliprau Village, Ulujami, Pemalang Regency, Central Java. This research was conducted in several steps, namely the process of maceration, evaporation, phytochemical test and antibacterial activity. The results of phytochemical studies showed that the metabolite compounds contained in the ethanol extract of Rhizophora mucronata fruit contain 65.630 ppm flavonoids, 4333 ppm phenol, 9.41% saponin, 21.11% alkaloids and positive steroids. flavonoids and alkaloids. Tests of antibacterial activity using Staphylococcus aureus and Escherichia coli bacteria were performed on concentrations of concentration 10%, 20%, 40%, 60%. This research was conducted in Analytical Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University. The results showed that DDH of Rhizophora mucronata ethanol extract was most effective against the growth of S. aureus and E. coli bacteria at 40% at 60% concentration because of having DDH>8mm.
Pengaruh Variasi Konsentrasi Sukrosa Terhadap Total Khamir, Total Padatan Terlarut, Kadar Alkohol dan Mutu Hedonik pada Water Kefir Buah Naga Merah (Hyloreceus Polyrhizus) Herostika Insani; Heni Rizqiati; Yoga Pratama
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.878 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.20643

Abstract

Water kefir merupakan produk minuman fungsional yang menghasikan asam dan alkohol karena bakteri asam laktat dan khamir yang menggunakan bahan baku larutan sukrosa dengan atau tanpa ekstrak buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan sukrosa terhadap total khamir, kadar alkohol, total padatan terlarut dan mutu hedonik dari water kefir buah naga. Desain percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan dan variasi konsentrasi sukrosa yaitu T0 0%, T1 3%, T2 6%, T3 9%, T4 12% dari berat sampel yang akan digunakan. Buah naga yang digunakan adalah buah naga merah dengan grain water kefir sebanyak 5% dan difermentasi selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sukrosa dengan konsentrasi yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata terhadap total khamir, kadar alkohol, total padatan terlarut dan mutu hedonik. Perlakuan terbaik adalah T3 dengan penambahan sukrosa sebanyak 9% yang menghasilkan total khamir sebanyak 5,99 x 105,kadar alkohol sebanyak 1,3925%, total padatan terlarut sebanyak 13,12% dan memiliki skor kesukaan  sebesar 3,32.Water kefir is a functional beverage product that produces acids and alcohols due to lactic acid and yeast bacteria which use raw material of sucrose solution with or without fruit extract. This study aims to determine the effect of adding sucrose to total yeast, alcohol content, total dissolved solids and hedonic quality of water kefir dragon fruit. The experimental design used was Completely Randomized Design (RAL) with 5 treatments and 4 replications and variation of sucrose concentration ie T0 0%, T1 3%, T2 6%, T3 9%, T4 12% of sample weight to be used. Dragon fruit used is red dragon fruit with grain water kefir as much as 5% and fermented for 24 hours. The results showed that the administration of sucrose with different concentrations gave a significant effect on total yeast, alcohol content, total dissolved solids and hedonic quality. The best treatment was T3 with the addition of 9% of sucrose which resulted in total yeast as much as 5.99 x 105, alcohol content as much as 1.3925%, total soluble solids of 13.12% and had the preferred score of 3.32.
Karakteristik Hedonik Sambal Pecel dengan Substitusi Kacang Merah Yesica Rani Ginting; Bhakti Etza Setiani; Antonius Hintono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.556 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.19913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik hedonik sambal pecel yang disubstitusi dengan kacang merah. Desain percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Data hasil pengujian hedonik diuji dengan menggunakan uji non parametrik Kruskal-Wallis pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada pengaruh nyata (P<0,05) substitusi kacang merah terhadap karakteristik hedonik. Sambal pecel yang paling diminati dari segi Overall adalah sambal pecel dengan substitusi 20% kacang merah.The aim of this study was to determine the hedonic characteristics of pecel sauce subtituted by red bean. This Research use Completely Randomized Design (RAL) with 6 treatment and 4 Replication. The data obtained were analyzed non parametric Kruskall-Wallis at 5% significance level. The results showed that red bean substitution was not significantly different on hedonic characteristics. The more acceptable pecel sauce on overall appearance was pecel sauce substituted by 20% red bean.
Karakteristik Yoghurt dengan Penambahan Tepung Ubi Jalar Ungu taufiqi bagas ramadhani; nurwantoro nurwantoro; antonius hintono
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31.321 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.21631

Abstract

Yoghurt merupakan produk fermentasi susu yang sering dikonsumsi masyarakat karena manfaatnya untuk kesehatan pencernaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jumlah bakteri asam laktat (BAL), total asam, total gula, total serat kasar pada yoghurt dengan penambahan ubi jalar ungu. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 5 pengulangan. Perlakuan yang dilakukan pada sampel meliputi T0=tanpa penambahan (0%), T1= penambahan tepung ubi jalar ungu 1% (b/v) , T2= penambahan tepung ubi jalar ungu 2% (b/v), T3= penambahan tepung ubi jalar ungu 3% (b/v).Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung ubi jalar ungu berpengaruh nyata (P<0,05) dalam meningkatkan total bakteri asam laktat, total asam, total padatan terlarut, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap serat kasar pada yoghurt. Kesimpulannya, penambahan tepung ubi jalar ungu berpengaruh dala, meningkatkan total bakteri asam laktat, total asam, total padatan terlarut pada yoghurt, namun tidak berpengaruh terhadap serat kasar.
Pengaruh Substitusi Kacang Tanah dengan Biji Ketapang (Terminalia cattapa) terhadap Sifat Kimiawi Selai Kacang Muhammad Faris Aulia; Yoga Pratama; Siti Susanti
Jurnal Teknologi Pangan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.568 KB) | DOI: 10.14710/jtp.2018.21720

Abstract

Selai kacang merupakan salah satu produk olahan dengan bahan dasar kacang tanah yang paling populer di dunia. Di Indonesia, konsumsi kacang tanah masih lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah produksinya, sehingga diperlukan peningkatan produksi ataupun diversifikasi dengan bahan lain yang memiliki sifat baik fisik ataupun kimiawi yang menyerupai kacang tanah. Salah satu bahan yang memiliki kemiripan dengan kacang tanah adalah biji ketapang (Terminalia catappa). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberhasilan substitusi kacang tanah dengan menggunakan biji ketapang terhadap sifat kimiawi selai kacang tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor taraf substitusi kacang tanah dengan biji ketapang yaitu T0=0%, T1=5%, T2=10% T3=15%, dan T4=20%. Parameter yang diamati adalah kadar air, nilai aW, kadar lemak dan kadar protein. Data kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dengan taraf signifikansi 5% dan jika terdapat perbedaan maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa substitusi kacang tanah dengan biji ketapang tidak memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, nilai aW, kadar lemak dan kadar protein dari selai kacang tanah. Dengan demikian secara kimiawi, dapat dikatakan substitusi dapat dilakukan hingga taraf 20%.  

Page 2 of 3 | Total Record : 22