cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
rumah.jurnal@live.undip.ac.id
Phone
+6281328308984
Journal Mail Official
fahmiarifan@live.undip.ac.id
Editorial Address
Industrial Chemical Engineering, Vocational School, Diponegoro University Jl. Prof. Soedarto, S.H. Tembalang, Semarang 50275
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PENTANA: Jurnal Penelitian Terapan Kimia
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 27984974     DOI : -
Core Subject : Science,
PENTANA: Jurnal Penelitian Terapan Kimia merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Kimia Industri, Departemen Teknologi Industri, Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro. Artikel pada jurnal ini diterbitkan 3 kali dalam setahun. Pentana sebagai media penelitian terapan di bidang teknik kimia, pangan, separasi, teknologi tepat guna, industri dan lingkungan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2020): Desember 2020" : 7 Documents clear
Optimasi Konsentrasi Selulosa pada Pembuatan Biodegradable Foam dari Selulosa dan Tepung Singkong Aulya Akmala; Edy Supriyo
Pentana: Jurnal Penelitian Terapan Kimia Vol 1, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.382 KB)

Abstract

Biodegradable foam adalah bahan kemasan alami pengganti Styrofoam berbahan baku utama tepung tapioka (pati: 81,60%) memiliki kemampuan untuk mengembang yang baik, namun memiliki kelemahan pada kemampuan menahan air. Penambahan bahan aditif alfa selulosa, PVAc, dan magnesium stearate berfungsi untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas strukturnya. Proses pembuatan biofoam menggunakan metode baking. Berdasarkan hasil penelitian, biofoam berbahan pati tapioka dan alfa selulosa mempengaruhi sifat fisik dan morfologi pada produk. Kondisi optimum biofoam terdapat pada rasio alfa selulosa 8%, dengan nilai daya serap air 26,30% dan nilai sifat biodegradasi 29,39%. Alfa selulosa memiliki struktur ikatan gugus fungsi C=C aromatik dan C=O karbonil hidrofilik untuk mengikat molekul air dari sekitar lingkungan sehingga memudahkan terjadinya degradasi serta bahan pengisi untuk menutupi rongga pada biofoam pati yang mengalami ekspansi, sehingga mengurangi nilai daya serap air. Variasi kondisi operasi berpengaruh pada visual dan tekstur biofoam yang dihasilkan dengan kondisi optimum temperatur operasi 70oC dan waktu operasi 90 menit. Hasil analisis morfologi menunjukkkan pati tapioka dan alfa seluloa yang terdistribusi dengan baik namun proses gelatenisasi kurang merata menyebabkan pati tidak terbentuk pasta dengan baik dan ikatan antarfasa antara bahan pengisi alfa selulosa dan matriks berupa pati tapioka dan PVAc masih kurang.
PEMBUATAN PLASTIK BIODEGRADABLE MENGGUNAKAN PATI DENGAN PENAMBAHAN KATALIS ZnO DAN STABILIZER GLISEROL Muhammad Ravi Bachtiar Saputra; Edy Supriyo
Pentana: Jurnal Penelitian Terapan Kimia Vol 1, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.621 KB)

Abstract

Masalah utama dunia saat ini adalah masalah sampah plastik. Alasan utamanya adalah plastik konvensional dibuat secara sintetis dari polimer berbasis minyak bumi dan tidak dapat terdegradasi di lingkungan, yang merupakan penyebab serius bagi lingkungan. Solusi dari masalah ini adalah membuat plastik dari polimer alam, yang dapat diperbarui dari segi kepraktisan. Bioplastik merupakan produk organik yang dapat mengurangi masalah sampah plastik yang tidak dapat terurai secara hayati.. Pada penelitian ini bioplastik akan dibuat dari pati. Pada penelitian berfokus pada pembuatan plastik biodegradable dengan menggunakan metode melt intercalation dan memakai metode rancangan penelitian faktorial design dengan variasi pati 10 dan 12 gram, ZnO 12% dan 15%,dan gliserol sebesar 5 dan 7 ml. Produk bioplastik dengan kondisi terbaik pada uji daya serap air yaitu pada variabel berat pati sebesar 10 gram, berat ZnO 12% dan volume gliserol 5 ml. Untuk sampel terbaik untuk degradasi dengan variasi 12 gram pati, 15% berat ZnO dan 5 ml gliserol. Sifat plastik yang didapat yaitu rata, elastis dan licin dengan warna putih bening
STUDI ANALISA LAJU KOROSI LOGAM ALUMINIUM DENGAN PENAMBAHAN BIOINHIBITOR DARI EKSTRAK DAUN TEH HIJAU (Camellia sinensis) DALAM LARUTAN H2SO4 Leonardus Perdana Setyo Wibowo; Edy Supriyo
Pentana: Jurnal Penelitian Terapan Kimia Vol 1, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.879 KB)

Abstract

Korosi merupakan salah satu proses perusakan material karena adanya suatu reaksi antara logam dengan lingkungan. Besi merupakan logam yang mudah berkarat. Tetapi korosi logam tidak terbatas hanya pada Besi, karena akan banyak logam yang ternyata mengalami proses korosi juga salah satunya aluminium. Aluminium adalah logam lunak dan ringan dan memiliki warna keperakan kusam karena lapisan tipis oksidasi yang terbentuk saat unsur ini terkena udara. Salah satu pencegahan korosi adalah dengan menggunakan inhibitor korosi yang dapat dibuat dengan menggunakan bahan-bahan organik. Daun Teh Hijau (Camelia sinensis) mengandung tanin yang dapat digunakan untuk mencegah atau memperlambat terjadinya korosi. Metode perhitungan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengukuran kehilangan berat dengan analisa gravimetri. Inhibitor ini digunakan pada logam aluminium yang direndam dalam larutan H2SO4. Konsentrasi inhibitor dari ekstrak daun teh hijau adalah 50 ppm (part per million) dengan variasi waktu 15, 45, 60, 75, dan 90 menit.  Hasil pengujian FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi tanin pada permukaan baja yang telah diberikan inhibitor. Hasil pengujian weight loss memperlihatkan bahwa nilai laju korosi terendah didapat pada konsentrasi 50 ppm dalam lingkungan asam kuat sebesar 36,3 mpy dengan efisiensi inhibisi sebesar 46%.
PEMANFAATAN DAN PENGOLAHAN SUMBER AIR MENJADI AIR BERSIH MENGGUNAKAN METODE FILTRASI DI DESA REGUNUNG, KECAMATAN TENGARAN, KABUPATEN SEMARANG Dina Riyanti; R. TD. Wisnu Broto; Fahmi Arifan; Wilis Ari Setyati
Pentana: Jurnal Penelitian Terapan Kimia Vol 1, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.724 KB)

Abstract

Permasalahan air keruh di Desa Regunung, Kecamatan Tengaran belum tertangani secara maksimal. Air keruh yang berasal dari sumur sumber air warga Dusun Ngaduman, Desa Regunung tidak dapat digunakan sebagai air minum maupun air untuk memasak bagi warga Dusun Ngaduman sehingga warga masih kesulitan dalam mendapatkan air bersih, sehingga dibutuhkan pengolahan air lebih lanjut untuk menghasilkan air bersih. Tujuan program pengabdian ini adalah untuk mengolah air sumur yang keruh menjadi air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh warga di Dusun Ngaduman, Desa Regunung. Proses pengolahan air menggunakan alat penyaringan yang terdiri dari 2 alat penyaring. Alat penyaring 1 tersusun dari busa dan kerikil, kemudian dilanjutkan pada alat penyaring 2 yang tersusun dari busa, pasir silica, Mn Zeolit, dan karbon aktif , kemudian keluaran dari alat penyaring adalah air bersih yang siap untuk digunakan. Hasil yang didapatkan tingkat kekeruhan dari air sumber berkurang, serta efektivitas degradasi kesadahan Ca sebesar 58%.  Kata kunci : Air keruh, alat penyaring
Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur Ayam sebagai Katalis CaO Biodiesel Minyak Goreng Bekas Altaera Yuha Syahputri; R. TD. Wisnu Broto
Pentana: Jurnal Penelitian Terapan Kimia Vol 1, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.238 KB)

Abstract

Kebutuhan energi dunia terus meningkat sejalan dengan pertambahan penduduk dan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan akan mengalami pertumbuhan rata-rata 1,7% sampai pada tahun 2030. Untuk itu diperlukan suatu penelitian dalam menemukan energi alternatif. Biodiesel merupakan energi alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, bahan bakar nonfosil atau energi terbarukan dapat dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai bahan bakar nonfosil. Oleh karena itu dilakukan Penelitian Pembuatan Biodiesel dari Minyak Goreng Bekas Menggunakan Katalis CaO dari Cangkang Telur Ayam di latar belakangi oleh cadangan energi yang keberadaannya semakin menipis. Biodiesel merupakan salah satu bahan bakar alternatif yang diproduksi   dari   minyak   nabati, lemak hewani, limbah minyak menggunakan proses esterifikasi dan transesterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan transesterifikasi terbaik dan juga menentukan efek utama yang paling berpengaruh menggunakan metode faktorial desain 2 level 3 variabel. Kondisi transesterifikasi terbaik pada penelitian ini adalah variabel ke-8 dengan penambahan katalis CaO 4% (b/b), lama waktu transeterifikasi 130 menit, dan suhu operasi 60 oC dengan karakteristik biodiesel yang didapat adalah nilai viskositas 4,76 cSt, denisitas 880 kg/m3, %rendemen 78,2%, dan perolehan angka setana sebesar 40. Efek utama yang paling berpengaruh adalah % katalis.
STUDI: POTENSI BIOETANOL LIMBAH NASI PUTIH, METODE EFEKTIF DALAM PRODUKSI BIOETANOL, POTENSI ALOE VERA SEBAGAI ANTISEPTIK DAN EFEKTIVITAS HAND SANITIZER Ni Putu Adeyani; Winda Agustin; Muhammad Ulil Absor; R. TD. Wisnu Broto; Fahmi Arifan; Yusuf Arya Yudanto
Pentana: Jurnal Penelitian Terapan Kimia Vol 1, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.525 KB)

Abstract

Tahun 2020 adalah tahun dimana lebih dari 200 negara terkena dampak dari COVID-19 dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan ini sebagai pandemi global. Anjuran penggunaan pembersih tangan berbasis alkohol (ABHS) menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga hand sanitizer di pasaran. Narative Review ini bertujuan untuk mengetahui potensi limbah nasi putih sebagai bahan alternatif dalam pembuatan bioetanol, metode yang efektif dalam memproduksi bioetanol, karakteristik hand sanitizer yang aman dan baik bagi kesehatan serta dampak penambahan aloe vera dalam pembuatan hand sanitizer diharapkan dapat memberikan informasi mengenai alternatif sediaan hand sanitizer. Limbah nasi putih memiliki potensi yang baik sebagai alternatif penanganan kelangkaan bahan baku antiseptik karena memiliki kandungan karbohidrat rata-rata mencapai 75%–83 %. Hal tersebut menjadikan limbah nasi putih sangat berpotensi dalam pembuatan bioetanol. Proses pembuatan bioetanol dengan metode teknologi berbasis membran adalah yang paling efektif. Salah satu keunggulan Aloe vera adalah memiliki komponen yang mampu menjadi antibakteri dan antiseptik. Selain itu, aloe vera juga memiliki kandungan anti-inflamasi yaitu mannose-6- phosphate. Hand sanitizer harus memiliki kadar alkohol berkisar 60%-95% supaya efektif dalam membunuh bakteri. Kombinasi antara bioetanol dari limbah nasi putih dan aloe vera memiliki potensi yang baik dalam pembuatan hand sanitizer, namun diperlukan studi lebih lanjut untuk menentukan variabel yang tepat agar menghasilkan bioetanol dengan konsentrasi tinggi dan efektif sebagai antiseptik.Kata kunci: hand sanitizer, bioetanol, limbah nasi putih, aloe vera, COVID-19
Konservasi Elang Bido di Taman Kehati Pupuk Kujang Reyno Pramudyono Widiasmara; Fahmi Arifan
Pentana: Jurnal Penelitian Terapan Kimia Vol 1, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.723 KB)

Abstract

Ekosistem di kawasan Taman Keanekaragaman Hayati Pupuk Kujang sangat beragam, namun belum banyak informasi keberadaan satwa yang dilindungi khususnya burung elang ular bido yang ada di kawasan ini. Dalam operasi pabriknya PT Pupuk Kujang menghasilkan debu urea yang mengandung ammonia tidak disukai oleh binatang tikus dan ular karena aromanya yang tajam serta dapat dimanfaatkan sebagai bio indikator untuk dapat merangsang mangsa elang ular bido (Spilornis cheela Latham,1790) yaitu tikus dan ular keluar dari sarangnya. Manajemen PT Pupuk Kujang mencanangkan program konservasi hewan langka dan dilindungi salah satunya adalah elang ular bido  yang kerap melintas di area penyangga/koridor satwa dekat lapangan golf dan hutan inti. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penentu yang mempengaruhi keberhasilan konservasi elang ular bido di kawasan TKHPK. Pengambilan data dilakukan secara observasi dan penelurusan dokumen. Hasil penelusuran dijumpai beberapa satwa yang dilindungi berada di kawasan ini antara lain Burung Elang Bido (Spilornis cheela Latham,1790), Burung Madu Sriganti (Nectarinea jugularis) dan Burung Cekakak Sungai (Halcyhon chloris). Kriteria yang digunakan untuk menilai tingkat keberhasilan konservasi elang ular bido, yaitu kesesuaian kondisi habitat TKHPK sebagai refugia elang ular bido, perjumpaan di alam & kemampuan untuk berkembang biak. Program rehabilitasi koridor satwa dengan penanaman pohon yang berstruktur tinggi di tepi kawasan TKHPK selain untuk konservasi elang ular bido, menjaga keseimbangan rantai makanan juga meminimasi pencemaran emisi debu urea yang dihasilkan. Kata kunci : konservasi; elang ular bido

Page 1 of 1 | Total Record : 7