cover
Contact Name
Aghnia Dian Lestari
Contact Email
jsignal@ugj.ac.id
Phone
+628112424666
Journal Mail Official
signal@ugj.ac.id
Editorial Address
Jl. Terusan Pemuda No. 1 Kota Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Signal
ISSN : 23374454     EISSN : 25801090     DOI : http://dx.doi.org/10.33603/signal.v7i2
Core Subject : Humanities, Social,
URNAL SIGNAL diterbitkan oleh Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Swadaya Gunung Jati. JURNAL SIGNAL tujuannya merupakan kumpulan karya tulis ilmiah hasil riset maupun konseptual bidang Ilmu Komunikasi dengan ruang lingkup Public Relations, Manajemen Komunikasi, Jurnalistik, Broadcasting, Komunikasi Organisasi, Lokal Wisdom, Komunikasi Pemasaran, Corporete Sosial Responsibily (CSR), Komunikasi Politik, dan Komunikasi Lintas Budaya. JURNAL SIGNAL menerima tulisan dari para akademisi maupun praktisi dengan proses blind review, sehingga dapat diterima disetiap kalangan dengan penerbitan jurnal ilmiah berkala terbit setiap dua kali dalam setahun periode Juni dan Desember.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2021): JURNAL SIGNAL" : 9 Documents clear
STRATEGI PROGRAMMING ACQUISITION DALAM KELANCARAN OPERASIONAL PENYIARAN PROGRAM TELEVISI Adrian Ingratubun
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.306 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i1.4576

Abstract

Media televisi sejauh ini merupakan media massa yang menjadi sarana pemenuhan waktu luang. dan telah menjadi alat pemasaran yang efektif. Makin banyak audience, makin tinggi rate (harga) slot iklan, makin tinggi pendapatan, dan makin tinggi keuntungannya. Singkatnya, tidak ada penonton, tidak ada iklan, tidak ada keuntungan, tidak ada penyiaran. Programming Acquisition adalah bagian yang bertugas merencanakan, memilih, dan menyusun acara. Membuat rencana siaran, berarti membuat konsep acara yang akan disuguhkan kepada audien. Jika suatu program bisa menarik audiens dan program itu memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan pemasang iklan untuk mempromosikan produknya, maka media penyiaran bersangkutan mendapatkan pemasang iklan dan mendapatkan pemasukan. Dengan demikian, pendapatan dan prospeksuatu media penyiaran sangat ditentukan oleh bagian program Management dimana fungsi utama programming dirumuskan sebagai bagian memproduksi dan membeli atau akuisisi program yang dapat menarik audien yang dituju; menyusun jadwal penayangan program atau skedulling program untuk menarik audien yang diinginkan; memproduksi layanan publik dan promosi serta produksi iklan lokal; produksi dan akuisisi program-program lainnya untuk memuaskan ketertarikan publik; dan menciptakan keuntungan bagi pemilik media penyiaran. Untuk itu dalam merencanakan program acara televisi selalu memperhatikan etika media massa yang merupakan etika penyiaran.Kata Kunci: Strategi, Programming, Acquisition, Televisi.
RELASI MEDIA, PEMERINTAH, DAN PUBLIK (ANALISIS FRAMING DAN STRUKTURASI PADA MAJALAH TEMPO) Daniel Deha; Mulharnetti Syas
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.635 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i1.3993

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji relasi antara media, pemerintah, dan publik dalam pemberitaan Majalah Tempo tentang Revisi Undang-Undang (RUU) Nomor 32 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan menggunakan paradigma konstruktivis dan pendekatan deskriptif-kualitatif, peneliti membedah permasalahan penelitian ini melalui metode analisis teks framing model Robert N. Entman dan teori strukturasi Anthony Giddens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada ketimpangan relasional dan struktural antara media, pemerintah, dan publik terkait RUU KPK. Pemerintah cenderung mereproduksi RUU KPK sebagai media kekuasaan dengan menggunakan sumber daya ekonomi dan politik untuk menciptakan struktur dominasi pada publik. Sementara media menyoroti secara tajam dominasi pemerintah dengan membeberkan sejumlah fakta dan argumentasi yang memperlihatkan kekeliruan pemerintah.Kata kunci: Framing; Media, pemerintah, dan publik; Relasi; Strukturasi
STRATEGI CSR HUMAS PT. SIDO MUNCUL DALAM MENGOPTIMALKAN PROGRAM CSR (STUDI KASUS PETANI MITRA DI KECAMATAN BERGAS KABUPATEN SEMARANG) Dian Novita Kristiyani; Meilinda Maha Wardani
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.133 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i1.4675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab program CSR petani mitra kecamatan Bergas Semarang tidak berjalan maksimal, dan mengetahui startegi CSR yang dilakukan oleh humas PT. Sido Muncul dalam menangani program petani mitra yang tidak berjalan maksimal. Melalui metode penelitian kualitatif, data penelitian di kumpulkan dengan cara wawancara dan observasi. Target sasaran dalam penelitian ini yaitu petani mitra di Kecamatan Bergas Semarang. Pada hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab program CSR petani mitra Kecamatan Bergas Semarang tidak berjalan karena sedikitnya sumberdaya petani mitra yang mengikuti program pembinaan. Sedikitnya petani mitra yang mengikuti program binaan disebabkan karena masyarakat Bergas Semarang lebih memilih bekerja menjadi pegawai pabrik ataupun menjadi guru dengan pendapatan yang lebih banyak. Dalam mengatasi hal tersebut, maka PT. Sido Muncul melakukan pemetaan sosial dan studi kelayakan bisnis untuk mengetahui program yang cocok dan sesuai untuk masyarakat Kecamatan Bergas. Sehingga dengan melakukan pemetaan sosial dan studi kelayakan bisnis maka ditemukan program yang sesuai untuk Kecamatan Bergas Semarang, yaitu berupa CSR desa wisata.Kata-kata Kunci: Strategi CSR, Program CSR, Humas, PT. Sido Muncul, Petani Mitra, Metodologi Kualitatif.
PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI MUSIK DANGDUT DALAM KAMPANYE POLITIK DI KECAMATAN PALIMANAN KABUPATEN CIREBON Welly Wihayati; Mahendra Haryo Bharoto
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.009 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i1.4575

Abstract

Penggunaan musik dangdut kerap ditemukan dalam penyelenggaraan kampanye politik ataupun pesta demokrasi di berbagai daerah Indonesia. Kondisi tersebut sering menimbulkan kericuhan karena mengundang keramaian publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan hambatan masyarakat berkenaan dengan kegiatan tersebut dengan menggunakan metode kualitatif analisis deskriptif melalui wawancara mendalam dengan pejabat pemerintahan kecamatan dan desa termasuk masyarakat setempat, observasi langsung, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat persepsi masyarakat seperti rangsangan, reaksi sikap dan perilaku masyarakat berupa sebaran informasi dari mulut ke mulut yang kemudian meluas. Perilaku mengarah pada respon negatif/positif karena masyarakat yang hadir tidak hanya pada kegiatan kampanye namun menonton pertunjukan musik. Mereka secara umum memandang musik dangdut sebagai media hiburan gratis justru lebih tertarik dan antusias dengan sosok artis yang diidolakan dibandingkan figur dari calon legislatif ataupun partai politik pengusungnya. Upaya yang perlu dilakukan untuk menciptakan persepsi masyarakat yang positif yaitu penyelenggara pemerintahan daerah sudah selayaknya dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat mengenai substansi dari gelaran pesta demokrasi atau agenda kegiatan politik itu sendiri. Dengan kata lain, fokus pada agenda dan program-program kerja yang ditawarkan. Pertunjukan musik hanya sebagai sarana pendukung yang bersifat menghibur. Jadi, jangan hanya memberikan hiburan yang sifatnya menghibur semata, melainkan juga hiburan yang mengedukasi.Kata Kunci: persepsi masyarakat, musik dangdut, kampanye politik
KETERBUKAAN KOMUNIKASI VERTIKAL DAN HORIZONTAL DENGAN MENGUSUNG KOMUNIKASI ORGANISASI DI KLINIK SPESIALIS JANTUNG CIREBON Dian Andriany
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.068 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i1.5955

Abstract

Komunikasi sejatinya tak akan pernah lepas dari kehidupan manusia sejak lahir. Sejak dalam kandungan komunikasi sudah dimulai terjalin antara ibu dan calon bayi melalui asupan makanan yang masuk lewat plasenta. Setelah bayi terlahir di dunia, orang tua selalu menjalin komunikasi dengan bayinya hingga tumbuh dewasa. Demikian pula ketika terjun dalam dunia pekerjaan seperti di klinik spesialis jantung cirebon, mau tidak mau akan ada komunikasi yang terjalin sesama warga dalam perusahaan tersebut. Karena pentingnya komunikasi dengan warga perusahaan adalah hal yang tidak dapat dipungkiri. Namun kenyataannya selalu terdapat pimpinan perusahaan atau warga perusahaan yang tidak terbuka lebar untuk berkomunikasi dalam organisasi. Selain itu terdapat pula warga perusahaan yang segan mengeluarkan ide atau sarannya. Dalam penulisan karya ilmiah ini penulis berusaha memaparkan keterbukaan komunikasi vertikal dan horizontal dalam organisasi. Karena komunikasi merupakan unsur terpenting dalam memajukan visi dan misi organisasi. Untuk mencapai tujuan organisasi, atasan dengan bawahan serta sesama bawahan harus saling mendukung satu sama lain caranya dengan komunikasi. Komunikasi yang efektif dapat terwujud jika ada keterbukaan.Kata Kunci: Komunikasi Vertikal, Komunikasi Horizontal, Komunikasi Organisasi, Spesialis Spesial Jantung, Cirebon
KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN (Studi Kasus pada Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kabupaten Kuningan) Maria Fransisca
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.752 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i1.4248

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Komunikasi Pemasaran Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan (Studi Kasus: Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Kabupaten Kuningan serta faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat komunikasi pemasaran tersebut. Diharapkan dapat memberikan informasi kepada pihak yang memberikan perhatian terhadap dunia kepariwisataan dan perkembangannya Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan 3 (tiga) informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Kompepar meliputi bauran pemasaran yaitu periklanan, promosi penjualan, Humas, pemasaran langsung, pemasaran mulut ke mulut dan acara dalam memasarkan Desa Wisata Cibuntu dapat meningkatkan kunjungan wisatawan yang datang ke Desa Wisata Cibuntu namun hanya untuk wisatawan nusantara saja, lain halnya dengan wisatawan mancanagera yang jarang berkunjung ke Desa Wisata Cibuntu. Adapun faktor pendukung komunikasi pemasaran yang dilakukan yaitu tingginya potensi wisata, adanya dukungan dari pemerintah daerah, pengoptimalan teknologi informasi, upaya peningkatan fasilitas dan Infrastruktur. Sementara faktor penghambatnya yaitu keterbatasan dana, minimnya signal telepon, kurangnya SDM. Kemudian upaya dalam mengatasi hambatan komunikasi pemasaran tersebut adalah dengan menjalin hubungan kerjasama dengan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti, dan memohon permintaan didirikan menara signal telepon kepada pemerintah.Kata-kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Kelompok Penggerak Pariwisata, Desa Wisata
RESEPSI MAHASISWA TERHADAP LAGU BONEKA ABDI SOUNDTRACK FILM DANUR Taufik Ismail; Indah Wenerda
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.319 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i1.3514

Abstract

Beberapa lagu daerah yang ada di Indonesia digunakan menjadi salah satu bagian dari film. Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan kesan dan nuansa yang lebih mendalam. Film Danur merupakan salah satu film yang menggunakan soundtrack dengan lagu berbahasa daerah yaitu Boneka Abdi yang berasal dari Bahasa Sunda. Dalam hal ini peneliti ingin meneliti resepsi mahasiswa yang ada di Yogyakarta yang berasal dari luar Suku Sunda terhadap lagu Boneka Abdi ini. Lagu tersebut lagu berbahasa daerah Sunda yang kemudian menjadi salah satu soundtrack sebuah film horor, Danur. Pada metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis resepsi Stuart Hall. Pada analisis resepsi ini berfokus pada mahasiswa yang sudah menonton film Danur. Pada resepsi ini menggunakan model decoding untuk mengetahui bagaimana tanggapan atau respon mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas dari mahasiswa pada penelitian ini mencerapi atau menerima pesan atau lagu Boneka Abdi sebagai lagu horor dan dalam memberikan tanggapan atau respon tidak lepas dari perbedaan latar belakang setiap informan. Hal ini berbanding lurus dengan upaya yang dilakukan oleh pembuat film, bahwa penggunaan audio dalam sebuah film berguna dalam rangka menambah dramatisasi sebuah adegan. Pada konteks penelitian ini yang diutamakan adalah dalam rangka menambah kesan/suasana horor pada setiap adegan.Kata-kata Kunci: Resepsi, Soundtrack, Lagu Boneka Abdi, Film Danur
PEMANFAATAN QR CODE SEBAGAI MEDIA PROMOSI DAN INFORMASI UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI CIREBON Otto Fajarianto; Aghnia Dian Lestari; Dedet Erawati
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.832 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i1.4484

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi sangat berkembang pesat khususnya dalam kegiatan promosi dan informasi di Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon. Kolaborasi antara bidang tekonologi dan komunikasi dapat di terapkan melalui suatu media salah satunya dengan memanfaatkan QR Code Informasi mengenai profil dan kegiatan kampus dapat disajikan melalui suatu media tersebut untuk meningkatkan efektifitas dan efesiensi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini adalah adanya perubahan dalam media promosi UGJ yaitu terbentuknya teknologi QR-Code sebagai alternatif memberikan informasi kepada masyarakat. Teknologi ini dapat memberikan informasi akurat dan sangat mudah dalam penggunaannya. Informasi yang akan diberikan cukup dicetak dalam bentuk gambar maupun di tampilkan di website lalu memfokuskan kamera smartphone hingga terkoneksi pada informasi yang dibutuhkan. Informasi cepat menyebar, dan tidak perlu menggunakan media cetakKata Kunci: QR Code, Promosi, Universitas Swadaya Gunung Jati
PENGARUH IKLAN SHOPEE DI TELEVISI DALAM PEMBENTUKAN BRAND AWARENESS PLATFORM APLIKASI SHOPEE TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN Nurul Nursyecha; Yusuf Sapari; Ririn Risnawati
JURNAL SIGNAL Vol 9, No 1 (2021): JURNAL SIGNAL
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.95 KB) | DOI: 10.33603/signal.v9i1.4400

Abstract

Persaingan dunia bisnis menuntut suatu perusahaan untuk dapat bersaing secara kompetitif dan mempertahankan brand di mata konsumen pada era modernisasi. Salah satunya PT Shopee Internasional Indonesia yang memberikan informasi menarik kepada konsumen mengenai aplikasinya melalui media elektronik dengan menciptakan brand awareness yang akan selalu melekat di kalangan masyarakat terutama pada mahasiswa/i Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Cirebon. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh iklan Shopee (X) terhadap minat beli konsumen (Y), dengan brand awawreess sebagai varaiabel intervening (Z) atau tidak. Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan menggunakan metode survey eksplanatif. Teknik pengambilan sample menggunakan sampel nonprobability dan pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan error kesalahan 10% dari populasi 150 orang sehingga didapatkan 60 responden dengan menggunakan kuesioner. Responden ialah mahasiswa/i Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Cirebon yang menggunakan platform aplikasi Shopee. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: 1) Iklan Shopee (X) berpengaruh terhadap minat beli konsumen (Y) dengan melihat t-hitung (8,789) lebih besar dari t-tabel (1,671) sehingga hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima berarti ada pengaruh secara linier antara pengaruh iklan Shopee terhadap minta beli konsumen, (2) Iklan Shopee (X) berpengaruh terhadap brand awareness platform aplikasi Shopee (Z) dimana nilai t-hitung (12,752) lebih besar dari nilai t-tabel (1,671) dimana hipotesis Ho ditolak dan Ha diterima berarti ada pengaruh secara linier antara pengaruh iklan Shopee (X) terhadap brand awareness platform aplikasi Shopee (Z); 3) Brand awareness platform aplikasi Shopee (Z) berpengaruh terhadap minat beli konsumen (Y) dengan melihat t-hitung (12,633) lebih besar dari t-tabel (1,671) berarti ada pengaruh secara linier antara Brand Awareness terhadap minta beli konsumen, dan 4) Brand Awareness platform aplikasi Shopee (Z) memiliki hubungan erat antara pengaruh iklan (X) dan minat beli konsumen (Y) melihat nilai Beta hubungan pengaruh iklan ke Brand Awareness platform sebesar B (0,859) lalu nilai Beta hubungan antara platform aplikasi Shopee terhadap minat beli konsumen sebesar B (0,856) sehingga didapatkan nilai B seluruh (0,859 x 0,856 = 0,735) dengan total nilai pengaruh hubungan sebesar 0,859 + (-0,735)= 0,124. Hal ini berarti ada pengaruh secara tidak langsung antara pengaruh iklan Shopee terhadap minat beli konsumen dihubungkan dengan adanya Brand Awareness platform sebagai variabel intervening.Kata kunci: pengaruh iklan, brand Awareness, minat beli konsumen, regresi linier.

Page 1 of 1 | Total Record : 9