cover
Contact Name
Fandisya Rahman
Contact Email
rahman@unisma.ac.id
Phone
+6285755002445
Journal Mail Official
rahman@unisma.ac.id
Editorial Address
http://riset.unisma.ac.id/index.php/jte/about/editorialTeam
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
SCIENCE ELECTRO
ISSN : 23391715     EISSN : 26549492     DOI : -
SCIENCE ELEKTRO adalah sebuah jurnal ilmiah terbitan jurusan teknik elektro Universitas Islam Malang yang berisi tentang ilmu-ilmu teknik elektro baik dalam konsentrasi sistem tenaga listrik, elektronika maupun ilmu-ilmu komputer. penulis jurnal terdiri dari para dosen di lingkungan universitas Islam Malang, mahasiswa serta segenap civitas akademika Universitas Islam Malang.selain itu pengelola juga menerima tulisan dari pihak luar yang sejalan dengan visi dan misi jurnal Science Elektro. jurnal akan terbit setiap 6 bulan sekali.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO" : 10 Documents clear
ANALISIS KEBUTUHAN KAPASITOR BANK TERHADAP PENINGKATAN EFISIENSIDAYA LISTRIK PADA SALURAN UNIT III DI PT. PETROKIMIA GRESIK Mahyudin Basyar Manggala; M Jasa Afroni; Bambang Minto Basuki
SCIENCE ELECTRO Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1569.679 KB)

Abstract

PT. Petrokimia Gresik merupakan Departemen Pendayagunaan BUMN yang bergerak di bidang produksi pupuk dan bahan kimia. Pada proses produksi beban yang mengandung gulungan kawat (induktor) akan menyerap daya reaktif induktif seperti halnya motor induksi. Hal tersebut menyebabkan rendahnya nilai faktor daya, dimana faktor daya yang baik diusahakan semaksimal mungkin mendekati angka satu sesuai standar SPLN 70-1 nilai faktor daya > 0,85. Penurunan nilai faktor daya dapat menimbulkan kerugian antara lain daya listrik yang terpasang tidak bisa digunakan secara maksimal sesuai kapasitas yang tersedia. Pada kondisi saat ini penempatan bank kapasitor terpasang pada bus global sistem dengan besar 1800 kVAR dengan faktor daya 0,85 akan tetapi nilai faktor daya pada setiap saluran masih rendah berkisar 0,79 sampai 0,84 dan masih dibawah standar SPLN 70-1 bahwa nilai faktor daya lebih besar sama dengan 0,85. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan dan penempatan bank kapasitor pada setiap saluran dengan nilai berkisar 131 kVAR sampai 2008 kVAR sesuai saluran untuk memperbaiki nilai faktor daya pada target lebih besar sama dengan 0,95 yang mulanya 0,79 sampai 0,84 pada setiap saluran dengan simulasi penempatan kapasitor menggunakan software ETAP Power Station 12.0, sehingga kapasitas yang tersedia bisa dimanfaatkan dengan penekanan daya semu (S) mendekati nilai daya aktif (P) serta pengaruh terhadap efesiensi penghematan energi listrik dengan kompensasi daya reaktif induktif menggunakan kapasitor yang bersifat beban kapasitif .Kata kunci: Aliran Daya, Daya Semu, Daya Aktif, Daya Reaktif, Faktor Daya, Bank Kapasitor
MONITORING, STARTING AND SAFETY INDUCTION MOTOR SYSTEM 3 PHASE BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMega328 Maulana Torikil Huda; Bambang Dwi Sulo; M Jasa Afroni
SCIENCE ELECTRO Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.013 KB)

Abstract

Safety pada motor induksi tiga fasa sangat penting, karena motor induksi membutuhkan perawatan dalam penggunaannya, selain menjaga usia motor induksi lebih panjang nilai ekonomis juga diperoleh bila pengawatan motor induksi dilakukan dengan benar. Tujuan dari pembuatan tugas akhir ini adalah untuk merancang sebuah pengaman dan mengetahui kinerja motor induksi tiga fasa dengan sistem monitoring menggunakan mikrokontroller ATmega328 (Arduino Nano) dan Progammable Logic Controller (PLC)). Untuk menampilkan data tegangan, arus dan kecepatan (RPM) peneliti menggunakan Licuid Crystal Display( LCD) 20x4. Adapun starting system yang digunakan pada motor induksi tiga fasa adalah star-delta baik mode auto maupun manual. Beberapa pengaman yang digunakan sebagai safety pada sistem antara lain hilangnya satu atau lebih fasa pada jaringan tiga fasa, naik atau turunnya tegangan secara tidak normal dan arus lebih. Ada beberapa Sensor yang digunakan pada sistem untuk melihat sinyal tegangan, arus dan kecepatan antara lain sensor ZMPTB101B yang berfungsi sebagai pembaca tegangan, Sensor SCT-013-000 yang berfungsi sebagai pembaca arus dan Sensor IR OBSTACLE FLYING FISH yang berfungsi sebagai pembaca kecepatan (RPM). Sistem pengontrollan utama menggunakan PLC, pada saat bersamaan PLC juga mengamankan dari gangguan hilangnya satu atau lebih fasa pada jaringan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem monitoring, starting dan safety yang telah dirancang dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.Kata kunci: Monitoring, Starting, Safety, Motor Induksi 3 Fasa, Mikrokontroller, Progammable Logic Controller
ANALISA PERBANDINGAN ENERGI BALANCE PADA SISTEM KELISTRIKAN MENGGUNAKAN SOFTWARE MATLAB R2017A DAN ETAP 12.6 DI PABRIK GULA KEBON AGUNG MALANG Bagus Romadhon; M Jasa Afroni; M Taqijjuddin Alawiy
SCIENCE ELECTRO Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi analisa aliran daya dimaksudkan untuk memperoleh informasi mengenai aliran daya atau tegangan pada system kelistrikan Pabrik Gula Kebon Agung.Manfaat dari analisis aliran daya listrik adalah untuk mengetahui kondisi keseluruhan dari suatu sistem tenaga listrik apakah masih memenuhi batas-batas yang telah diperkenankan berdasarkan PUIL Tahun 2000 serta untuk mengetahui besar losses yang ada.Perhitungan aliran daya saat ini telah banyak menggunakan aplikasi komputer, tujuannya untuk mempermudah dan mendapatkan hasil yang lebih akurat.Dalam penelitian ini digunakan Software ETAP Power Station 12.6 dan Software MATLAB R2017A sebagai pembanding dengan menggunakan metode Newton-Raphson. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalahhasil perhitungan aliran daya menggunakan software MATLAB R2017a diperoleh hasil sebesar 5,188 MW dan 6,533 MVar sedang menggunakan software ETAP 12.6 hasil aliran daya sebesar 5,928 MW dan 6,922 MVar, sedangkan hasil perhitungan losses pada sistem kelistrikan Pabrik Gula Kebon Agung menggunakan software MATLAB R2017a diperoleh total losses sebesar 0,209 MW dan 1,199 MVar, sedangkan hasil perhitungan losses menggunakan software ETAP 12.6 diperoleh total losses sebesar 0,366 MW dan 1,43 MVar.Perbandingan hasil perhitungan aliran daya menggunakan software MATLAB R2017a lebih mendekati standart PLN yang diperkenankan PUIL Tahun 2000 dari pada hasil perhitungan aliran daya menggunakan software ETAP 12.6, sedangkan perhitungan losses daya aktif dan reaktif menggunakan software MATLAB R2017a dengan prosentase sebesar 4,028 % dan 18,16 % lebih mendekati batas standart berdasarkan PUIL Tahun 2000 yaitu sebesar ± 5 % dibandingkan hasil perhitungan losses daya aktif dan reaktif menggunakan software ETAP 12.6 yaitu sebesar 6,174 % dan 20,65 %. Kata kunci: Aliran Daya, Daya aktif, Daya reaktif, Rugi daya, Tegangan
PROTOTIPE MONITORING PENGONTROLAN PENGGUNAAN BAHAN BAKAR GENERATORSET 150KVA BERBASIS WEB Asnan Ghofor; M Taqijjuddin Alawiy; bambang minto basuki
SCIENCE ELECTRO Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.081 KB)

Abstract

GeneratorSET merupakan teknologi yang membantu manusia ketika supply listrik dari PLN mengalami gangguan di perkantoran, rumah sakit, dan instansi yang berkepentingan untuk usahanya. Suara bising dan asap yang keluar dari generatorSET cukup menggangu dan dapat menimbulkan kurangnya kepekaan terhadap salah satu indra pada tubuh manusia terutama petugas yang setiap waktu harus mengawasi. Sensor ultrasonik HC-SR04 dimanfaatkan untuk mengukur volume dengan membaca tinggi cairan didalam tangki yang diprogram melalui arduino uno. Hasil pengukuran di kirim melalui akses jaringan internet sebagai salah satu media pengiriman data dari cloud thingspeak ke perangkat komputer maupun smartphone menggunakan Modul wifi ESP8266 yang diprogram sebagai Station (STA) dan Access Point (AP). Acuan pengukuran menggunakan gelas ukur dengan penambahan 1000 ml dengan 11 percobaan. Melalui sensor ultrasonik diperoleh hasil perhitungan 160 ml lebih banyak dari volume keseluruhan gelas ukur dengan presentase kesalahan sebesar 0.41% pada tiap percobaan, sedangkan hasil pengukuran volume secara manual berdasarkan tinggi yang terbaca ultrasonik menggunakan rumus bangun ruang balok 174 ml dengan presentase kesalahan pembacaan sebesar 0.44%. Data yang dikirim ke thingspeak.com dapat diakses menggunakan smartphone dan komputer yang terhubung dengan internet sewaktu – waktu. Dari percobaan alat disimpulkan prototipe pengukuran volume yang telah dibuat berjalan sesuai dengan yang telah diharapkan dan hasil pengukuran dapat di akses pada thinkspeak secara tepat waktu. Kata kunci : Arduino, HC-SR04, Internet Of Things, Monitoring, Thingspeak.
Perancangan dan Pembuatan Sistem Sortir Produksi Deodorant Berdasarkan Berat Berbasis Mikrokontroler Wahyudi Wahyudi; M Jasa Afroni; Sugiono Sugiono
SCIENCE ELECTRO Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1399.903 KB)

Abstract

Dalam tugas akhir ini penulis merancang dan membuat sistem sortir suatu barang atau produk berdasarkan berat. Dimana sistem tersebut bisa bekerja secara handal dan kontinyu sesuai dengan kondisi aktual. Penggunaan Arduino Uno dan Mikrokontroler ATMega328P sebagai sentral processor, sensor Loadcell sebagai pengukur berat produk dan Motor DC sebagai penggerak konveyor serta motor servo sebagai pendorong produk, diharapkan dapat bekerja dengan optimal sesuai dengan tuning yang dilakukan. Melalui tahapan proses dari perancangan alur, pemrograman sistem dengan menggunakan program dari arduino yang bersifat Open Source dan penambahan Library dari module yang dipergunakan, serta hasil dari pengujian dan analisa didapatkan sistem yang dibuat bersifat handal dan kontinyu. Sehingga meskipun sistem yang dirancang hanya merupakan prototype namun dengan menggunakan perangkat dengan standard industri bisa diaplikasikan dalam mendukung kerja dalam bidang industri yang otomatis dan efisien. Kata kunci: berat produk, Sensor Loadcell, Arduino Uno R3, ATMega328P, sistem sortir
Analisis Tegangan Jatuh Terhadap Sistem 6 kV Di PT. Petrokimia Gresik-Unit III Imam Fathoni; Bambang Dwi Sulo; M Taqijjuddin Alawiy
SCIENCE ELECTRO Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menjaga proses produksi di industri yang baik diperlukan suplai tenaga listrik dan perawatan secara kontinunitas, diantaranya pada peralatan distribusi tenaga listrik, misalnya tranformator dan kawat penghantar. Kawat penghantar yang baik dapat ditinjau dari jenis penghantar, luas penampang, dan kemampuan hantar arus. Pemilihan kawat penghantar yang digunakan untuk saluran distribusi didasarkan pada beban listrik yang disuplai. Ukuran penampang kawat penghantar sebaiknya memiliki tahanan kawat yang kecil dan sesuai dengan beban yang disuplay. Hal tersebut dimaksudkan agar nilai tegangan jatuh tidak melebihi dengan standart yaitu ±5 % dari tegangan sumber seperti yang tertera dalam PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) Standart PLN 1 : 1978, “dimana ditentukan bahwa variasi tegangan pelayanan, sebagian akibat jatuh tegangan (drop tegangan), karena adanya perubahan beban, maksimum +5% dan minimum -10% dari tegangan nominalnya”.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar tegangan jatuh pada jaringan distribusi yang terjadi di PT. Petrokimia Gresik-Unit III dan apakah jatuh tegangan yang terjadi sesuai dengan standart PLN. Motode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan perbandingan perhitungan Manual dan Perhitungan dengan software ETAP 12.6. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Tegangan jatuh yang terjadi melebihi standart yang ditetapkan oleh PLN yaitu ± 5 % dari tegangan nominalnya.(2) Tegangan jatuh terjadi disaluran LV-TR 62 ke LTR 62 sebesar 6,34 %, LV-TR 81 ke LTR 81 sebesar 16,03%, LV-TR 42 ke LTR 42 sebesar 7,25%, LV-TR 41 ke LTR 41 sebesar 18,46%, LV-TR 51 ke LTR 51 sebesar 15,17 %, LV-TR 3 ke LTR 3 sebesar 15,15%, LV-TR 2101 ke LTR 2101 sebesar 16,32%, LV-TR 11 ke LTR 11 sebesar 7,13% dan di saluran LV-TR 52 A ke LTR 52 A sebesar 24,16 %.(3) Tegangan jatuh terburuk terjadi disaluran LV-TR 52 A ke LTR 52 A sebesar 99,657 volt dengan presentase 24,9 % dihitung melalui perhitungan manual dan   65,48 Volt dengan presentase tegangan jatuh 16,49 % jika dihitung melalui software Etap 12.6. Sehingga hal ini dapat mengakibatkan kerusakan pada pada peralatan listrik yang dimiliki. Untuk mengatasi permasalahan tegangan jatuh yang terjadi bisa dilakukan dengan pergantian diameter penghantar yang lebih besar untuk menekan jatuh tegangan.Kata kunci : Tegangan Jatuh, Jaringan distribusi, Tegangan Menengah, SPLN 1:1978, Etap 12.6
Study Drop Tegangan Energi Listrik Pada MDB Utility UHT & SCI di PT.Indolakto Purwosari Pasuruan Imam Suheri; Bambang Dwi Sulo; Bambang Minto Basuki
SCIENCE ELECTRO Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.843 KB)

Abstract

Dalam perkembangan sistem kelistrikan saat ini, telah mengarah pada peningkatan efisiensi dalam penggunaan energi listrik. Salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi yaitu dengan mengurangi rugi daya dan meminimalkan drop tegangan pada jaringan. Drop tegangan pada sistem distribusi dapat terjadi pada jaringan tegangan menengah (JTM) maupun jaringan tegangan rendah (JTR).PT. indolakto Purwosari Pasuruan dalam proses pengolahan susu murni menjadi produk olahan susu, membutuhkan energi listrik untuk pengoperasian alat-alat produksinya. Sehingga pada kontrol operasional alat-alat produksi selalu mengutamakan efisiensi energi listrik. Kendala dilapangan saat ini adalah adanya drop tegangan / drop voltage dan rugi daya pada saluran distribusi antara sumber- LVMDB 4 dengan penerima- MDB Utility UHT dan SCI sebesar 18 volt atau drop 4% dari tegangan sumber. Dari hasil study, terjadinya drop tegangan dan rugi daya pada MDB Utility UHT & SCI ini disebabkan karena adanya penggunaan penghantar yang tidak sesuai dengan kapasitas beban sesuai desain. Sedangkan untuk memperkecil drop tegangan dan rugi daya dapat dilakukan dengan memperbesar luas penghantar..Kata Kunci :Efisiensi energi, Optimalisasi, Drop Tegangan, Rugi Daya
Tongkat Navigasi Tunanetra Berbasis Arduino Atmega 328 Menggunakan Sensor Ultrasonik Sulistiyo Sulistiyo; M Taqijjuddin Alawiy; Oktriza Melfazen
SCIENCE ELECTRO Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.635 KB)

Abstract

Penyandang tunanetra sangat mengandalkan indra peraba dan indra pendengaran sebagai penuntun arah gerak jalan. Tongkat adalah salah satu alat bantu yang digunakan oleh penyadang tunanetra akan tetapi penggunaanya masih sangat terbatas untuk memenuhi kebutuhan penyandang tunanetra Skripsi mengem- bangkan dan membuat alat bantu Tongkat Tunanetra yang lebih efektif mampu membaca dari banyak arah secara otomatis. Cara kerja Tongkat Navigasi Tunanetra pada arah depan berdasarkan sensor depan dibawah 90 cm (0 – 90 cm) buzzer dan motor vibrasi HIGH (ON) dengan durasi 2.0 detik. Dan jika sensor depan membaca penghalang diatas 90 cm (90 – 400 cm) maka buzzer dan motor vibrasiakan LOW (OFF). Pada arah kanan berdasarkan sensor bagian kanan dibawah 60 cm (0 – 60 cm) buzzer dan motor vibrasi HIGH (ON) dengan durasi 1.0 detik. Dan jika sensor kanan membaca peghalang diatas 60 cm (60 – 400 cm) buzzer dan motor vibrasiakan LOW (OFF). Pada arah kiri berdasarkan sensor bagian kiri menentukan jika ada penghalang dibawah 60 cm (0 – 60 cm) buzzer dan motor vibrasi HIGH (ON) dengan durasi 0.6 detik. Dan jika sensor depan membaca peghalang 60 diatas cm (60 – 400 cm) buzzer dan motor vibrasiakan LOW (OFF). Durasi nyala buzzer dan motor vibrasi berbeda-beda agar mempermudah pengguna memahami arah adanya halangan dari depan, kanan, dan kiri. Dari hasil perancangan  dan percobaan yang dilakukan pembuatan prototipe Tongkat Navigasi Tunanetra ini telah bekerja sesuai yang diinginkan dengan harapan agar bisa berguna membantu penyandang tunanetra untuk beraktifitas. Dari 10 kali percobaan yang dilakukan pada protitipeTongkat Navigasi Tunanetra telah bekerja sesuai dengan jarak yang ditentukan dan mendapatkan hasil 100% benar tidak ada eror. Kata kunci :ArduinoUno, HCSR04, Tongkat Navigasi Tunanetra, prototipe
ANALISA PEMANFAATAN ROOFTOP ON GRID SOLAR PANEL DENGAN PLN SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER ENERGI LISTRIK PADA RUMAH TINGGAL Hendra Dwi Atmoko; M Taqijuddin Alawiy; sugiono sugiono
SCIENCE ELECTRO Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan kebutuhan energi listrik di dunia semakin meningkat dari tahun ke tahun. Sedangkan ketersediaan sumber energi minyak bumi dan batu bara sudah semakin menipis. Hal ini mendorong beberapa pihak melakukan inovasi-inovasi untuk mengembangkan energi terbarukan sebagai media alternatif sumber energi listrik. Salah satu energi alternatif yang terbarukan adalah energi matahari. Rooftop on grid solar panel merupakan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang terhubung langsung ke jala-jala PLN dengan menggunakan perangkat Grid Inverter untuk mengubah arus dan tegangan DC dari modul surya menjadi arus dan tegangan AC di sisi jala-jala PLN. Dari hasil analisa parameter panel surya diketahui bahwa nilai keluaran panel surya sangat dipengaruhi oleh besar kecilnya nilai fill factor (FF) dan nilai FF paling besar dimiliki oleh monokristalin dengan nilai 0.777 dibandingkan polikristalin dengan nilai 0.765. Selain itu juga dipengaruhi oleh faktor cuaca dan suhu di sekitar panel surya. Pemakaian kWh selama tahun 2017 adalah 6782.1 kWh yang terdiri dari 5485 kWh pemakaian dari PLN dan 1297.1 kWh pemakaian yang dihasilkan oleh panel surya. Sedangkan pemakaian kWh selama Januari hingga Mei 2018 adalah 2806.7 kWh yang terdiri dari 2335 kWh pemakaian dari PLN dan 471.7 kWh pemakaian yang dihasilkan oleh panel surya. Dari setiap 1 kWh yang dihasilkan oleh panel surya dapat mereduksi CO2 sebesar 1 Kg. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa semakin besar nilai fill faktor panel surya maka nilai keluaran panel surya juga semakin besar. Nilai efisiensi panel surya paling besar adalah yang berjenis monokristalin dengan nilai efisiensi 15.7 % dibandingkan dengan jenis polikristalin dengan nilai efisiensi 15.2 %. Pada penelitian ini dapat dibuktikan bahwa nilai efisiensi inverter paling besar adalah 93%. Panel surya dapat bekerja secara optimal pada musim kemarau yaitu mulai bulan Mei hingga bulan Oktober, sedangkan pada musim penghujan yaitu mulai bulan Nopember hingga bulan April, panel surya tidak dapat bekerja secara optimal.Kata Kunci : energi, panel surya, inverter, efisiensi, kWh, PLTS, matahari, on grid, listrik
PROTOTYPEPEMBANGKIT LISTRIK ENERGI MATAHARI SEBAGAI PENGGERAK POMPA AIR SISTEM SMART OFF GRID MENGGUNAKAN ATMega 2560 Aulia Rahman; Bambang Dwi Sulo; Bambang Minto Basuki
SCIENCE ELECTRO Vol 8, No 1 (2018): SCIENCE ELECTRO
Publisher : Science Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.68 KB)

Abstract

Sel surya adalah suatu elemen aktif yang mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik. Sel surya pada umumnya memiliki ketebalan minimum 0,3 mm, yang terbuat dari irisan bahan semikonduktor dengan kutub positif dan kutub negatif. Prinsip dasar pembuatan sel surya adalah memanfaatkan efek fotovoltaik, yaitu suatu efek yang dapat mengubah langsung cahaya matahari menjadi energi listrik.Prinsip ini pertama kali diketemukan oleh Bacquere, seorang ahli fisika berkebangsaan Perancis tahun 1839.Berdasarkan hasil pengamatan berupa pengukuran yang telah dilaksanakan dari pagi hingga menjelang sore untuk mendapatkan hasil analisa data output tegangan dan arus dari panel surya, Solar cell 30 wp artinya solar cell tersebut mempunyai 30 WattPeak ( pada saat matahari terik ) Peak 1 hari di asumsikan 4,5 jam (hitungan aman adalah 4 jam) sehingga 30 x 4,5 = 135 Watt hour / day itu kapasitas maksimal untuk pemakaian 1 hari.              Sistem otomatisasi pompa air dapat dirancang menggunakan Arduino Mega 2560. Pengoperasian otomatisasi pompa air dilakukan dengan memberi progam perintah nilai baca Sensor Ultrasonik.Pompa air akan ON secara otomatis sesuai dengan nilai baca dari sensor ultrasonik yang ditentukan pompa otomatis OFF.Sebagai sumber daya mandiri solar panel dapat mensuplay daya yang dibutuhkan pompa air, bateray dapat digunakan lebih kurang 10 jam untuk mengoperasikan perangkat pompa air DC kapasitas kecil.Kata kunci:Pembangkit listrik, solar cell, listrik.

Page 1 of 1 | Total Record : 10