cover
Contact Name
Rachmat Somanjaya
Contact Email
rachmat.somanjaya@unma.ac.id
Phone
+6285211900033
Journal Mail Official
agrivet@unma.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka, Jawa Barat, Indonesia 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Agrivet: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian dan Peternakan
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 23546190     EISSN : 25416154     DOI : https://doi.org/10.31949/agrivet.
Core Subject : Agriculture,
Aim: Agrivet journal aims to publish original research results and reviews on tropical Agricultural and Animal Sciences. Scope: Agrivet Journal receives manuscripts encompassing a broad range of research topics in tropical Agricultural and Animal Sciences : Agribusiness, Agrotechnology, Animal Production, Animal Reproduction, Animal Nutrition, Sosio-economic of Livestock, and Livestock Product and environment.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2022): Juli" : 21 Documents clear
EFEKTIFITAS PENGERINGAN CHIP PORANG MENGGUNAKAN MEDIA PLASTIK Eko sutrisno; Sandhi Richmansyah; Zuhri Firdaus
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 10 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.685 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v10i1.1479

Abstract

Karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan plastik dan pengaruhnya terhadap kadar air dan kadar abu chips porang kering. Pemilihan media plastik sebagai alat pengering karena mudah diperoleh dan harga murah sehingga para petani bisa membuatnya sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu eksperimental irisan chip porang dengan ketebalan 1 mm, 2 mm dan 3 mm. Masing-masing sampel di jemur secara konvensional dan menggunakan media plastik. Selama proses pengeringan, suhu di dalam media plastik dan lingkungan di ukur tiap 2 jam sekali. Setelah chip porang kering dilakukan pengukuran terhadap kadar air dan kadar abu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeringan chip porang menggunakan media plastik sangat efektif, karena lebih cepat kering. Kadar air chip porang yang dikeringkan menggunakan media plastik lebih kecil dari pada dikeringkan secara konvensional. Kadar abu chip porang yang dikeringkan menggunakan media plastik lebih besar dari pada dikeringkan secara konvensional.
ANALISIS BASIS KOMODITAS KUNYIT DENGAN MENGUNAKAN TEKNIK LQ (LOCATION QUENTIENT) DI KABUPATEN SUKABUMI Sandi Agustian; Reny Sukmawani; Ema Hilma Meilani
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 10 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.869 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v10i1.1877

Abstract

This research on the analysis of the turmeric commodity base in Sukabumi Regency aims to determine the results of the base analysis using the LQ (Location Quentient) technique. The source data in this study is secondary data that has been obtained and then a comparison analysis of turmeric is carried out from year to year during the last five years in all sub-districts in Sukabumi Regency. The LQ analysis carried out in this study was based on data on the area of ​​​​the turmeric plant spread in the sub-districts of Sukabumi Regency. The LQ value obtained for the turmeric commodity in Sukabumi Regency in the last five years (2016-2020) has fluctuated every year. The results of the research conducted show that turmeric in Sukabumi Regency is a non-basic commodity, meaning that turmeric has not been able to become a leading commodity competitively and comparatively with an LQ result of 0.8 for the 2016-2020 period. The increase in the amount of production and harvested area of ​​turmeric in the Sukabumi Regency area was due to turmeric having a large market and promising prices, while the decline was due to the unstable and unpredictable climate and weather resulting in crop failure.
KAPASITAS TEKNIS PETANI DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI PENGENDALI HAMA TERPADU (PHT) PADA BUDIDAYA CABAI MERAH (Capsicum annum L) DI KECAMATAN CIDADAP KABUPATEN SUKABUMI Ai Risa Susilawati Susilawati; Reny Sukmawani; Ema Hilma Meilani
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 10 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.61 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v10i1.2245

Abstract

Cabai merah merupakan komoditas hortikultura utama yang dibudidayakan oleh petani dan menjadi sumber matapencaharian di Kecamatan Cidadap. Permasalahan dalam teknis budidaya cabai merah, salah satunya adalah serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) menyebabkan turunnya angka produksi. Penerapan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan terutama pada masalah pengendalian hama terpadu (PHT) pada budidaya cabai merah belum optimal karena petani sangat ketergantungan dengan pestisida kimia. Kapasitas petani merupakan salah satu faktor krusial berhasilnya usahatani budidaya cabai merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas teknis petani dalam penerapan teknologi PHT pada budidaya cabai merah di Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan metode kuantitatif, data yang diperoleh dari lapangan, kemudian dilakukan analisis secara deskriptif. Pengolahan data menggunakan Microsoft Exel, adapun teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian, pengolahan data dan pembahasan menunjukan kapasitas teknis petani dalam penerapan teknologi pengendalian hama terpadu di Kecamatan Cidadap Kabupaten Sukabumi rata-rata masih rendah dengan skor 2,30. Untuk meningkatkan kapasitas teknis petani khususnya dalam penerapan teknologi PHT diperlukan adanya kerjasama besipat kontinuitas antara seluruh stakeholder yang berkaitan dengan dunia pertanian.
STRATEGI PENGEMBANGAN SARANA PRODUKSI DALAM BUDIDAYA SORGUM STUDI KASUS DI KELURAHAN BABAKAN KECAMATAN CIBEREUM KOTA SUKABUMI Fahmi Wijaya putra; Reny Sukmawani; Ema Hilma Meilani
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 10 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.597 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v10i1.2288

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kelompok Wanita Tani Selakaso yang berlokasi di Kelurahan Babakan Kecamatan Cibereum Kota Sukabumi sejak 20 Mei hingga 26 Juni 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan strategi saran budidaya sorgum dalam Kelompok Perempuan Tani Selakaso. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, yang merupakan metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama membuat gambaran atau deskripsi situasi secara objektif yang berkaitan dengan masalah yang dipelajari (Prasko, 2016). Berdasarkan hasil analisis SWOT pada pembahasan strategi pengembangan sarana produksi budidaya sorgum pada Kelompok Wanita Tani Selakaso yang berlokasi di Kelurahan Babakan Kecamatan Cibereum Kota dapat disimpulkan: (1). Pengawasan berkala oleh penyuluh. (2) Pembinaan rutin untuk memantau kegiatan produksi sorgum dan menghasilkan sorgum berkualitas. (3) Buat variasi metode konstruksi agar mudah dipahami dan dipahami. (4) Memberikan edukasi dari lembaga kesehatan tentang dampak penggunaan pupuk kimia terhadap kesehatan. Fasilitas produksi merupakan aspek penting dalam upaya peningkatan produksi, fasilitas produksi tidak hanya tentang pupuk tetapi membutuhkan kualitas sumber daya manusia yang baik, pengalaman bertani, modal, tingkat kesuburan lahan, penyediaan benih dan teknologi unggul, seperti yang dijelaskan dalam penelitian sebelumnya tentang komoditas kedelai di Kabupaten Serdang Bedagang.
PENGARUH DOSIS PUPUK KCI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TERUNG (Solanum melongena L.) Maryono; Nugraheni Hadiyanti; Supandji
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 10 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.563 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v10i1.2389

Abstract

The use of KCl fertilizer in plant cultivation can improve soil fertility. KCl fertilizer can increase the growth and production of eggplant, both in quality and quantity. The purpose of this study was to determine the effect of the dose of KCl fertilizer on the growth and production of eggplant. This study is a one-factor trial using a completely randomized design (CRD). The factor tested was the dose of KCl fertilizer which consisted of 6 levels, namely: without KCl fertilizer (D0), 25 grams/plant (D1), 50 grams/plant (D2), 75 grams/plant (D3), 100 grams/plant (D4), 125 grams/plant (D5). Each treatment was replicated 4 times, and each replication consisted of 2 plants. The observation variables in this study were plant height, number of leaves, leaf area, number of fruits per plant, fruit length per plant, wet weight, and dry weight of the plant. Observations of plant height and number of leaves were carried out when the eggplant plants were 14 DAP with an interval of 7 days until the vegetative growth ended. The treatment dose of KCl fertilizer had a significant effect on the growth and production of eggplant plants. Dosage of KCl 125 gr/plant resulted in the best growth seen in plant height and a higher number of leaves, respectively 88.00 cm and 37.00 fruit. The highest eggplant production at the dose treatment KCl fertilizer 125 g/plant seen in the number of fruit, fruit length, wet weight, and dry weight of fruit per plant each of 7 pieces; 19.92 cm; 1,152.97 grams and 228.04 grams.
PENGARUH PEMBERIAN HERBISIDA SAFLUFENACIL 250 G/L + TRIFLUDIMOXAZIN 125 G/L TERHADAP PENGENDALIAN GULMA PADA PERTANAMAN Eucalyptus urophylla. Yayan Sumekar; Agus Susanto; Rama Adi Pratama; Ai Yanti Rismayanti; Siti Syarah Maesyaroh
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 10 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.486 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v10i1.2562

Abstract

Gulma merupakan salah satu kendala dalam pertanaman Eucalyptus urophylla. Gulma menurunkan kualitas dan kuantitas hasil pertanaman Eucalyptus urophylla sehingga gulma harus dikendalikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian herbisida Saflufenacil 250 g/l + Trifludimoxazin 125 g/l untuk mengendalikan gulma pada pertanaman Eucalyptus urophylla. Percobaan dilaksanakan di lahan pertanaman Eucalyptus urophylla Kampung Pasir Ucing, Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada bulan Januari 2022 sampai April 2022. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Percobaan terdiri dari empat perlakuan herbisida berbahan aktif Saflufenacil 250 g/l + Trifludimoxazin 125 g/l dengan dosis A: 150 ml/ha, B: 200 ml/ha, C: 250 ml/ha, D: 300 ml/ha, E: perlakuan penyiangan manual dan F: perlakuan kontrol dengan tanpa pengendalian gulma. Hasil menunjukkan aplikasi herbisida berbahan aktif Saflufenacil 250 g/l + Trifludimoxazin 125 g/l dengan dosis B: 200 ml/ha dan dosis C: 250 ml/ha berpengaruh dan mampu menekan pertumbuhan gulma Imperata cylindrica dan gulma total sampai 8 minggu setelah aplikasi sedangkan gulma Cyperus kylingia, Ageratum conyzoides, Calopogonium mucunoides, Borreria latifolia, Stenochlaena sp. dan gulma spesies lain sampai 12 minggu setelah aplikasi serta tidak menimbulkan fitotoksisitas terhadap pertanaman Eucalyptus urophylla.
PEMBERIAN PUPUK KANDANG DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG PAKAN NK 212 PADA LAHAN KERING Rika Hari Lestari; Indriani; Muh. Irwan
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 10 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.236 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v10i1.2565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian pupuk kandang dengan dosis berbeda pada pertumbuhan jagung pakan NK 212 yang ditanam pada lahan kering. Penelitian ini dirancang berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan 4 ulangan. Perlakuan K0 = kontrol,  K1 = 1 kg/10m2, K2 = 2 kg/10m2, K3 = 3 kg/10m2. Sidik ragam memperlihatkan bahwa pengaruh pemberian dosis pupuk kandang yang berbeda berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun dan jumlah klorofil jagung pakan NK 212. Hasil peneltian memperlihatkan rata-rata pertumbuhan tertinggi terdapat pada perlakuan K3; tinggi tanaman = 221,75 cm/btg, jumlah daun = 15,50 helai/btg, luas daun 3.354,50 mm2/helai. Pertumbuhan tertinggi jagung pakan pada perlakuan K3 dengan dosis pupuk kandang 3 kg/10m2.
PENGARUH MANFAAT SISTEM RESI GUDANG (SRG) DAN PERAN PENYULUH PERTANIAN LAPANGAN (PPL) TERHADAP PENERAPAN TEKNOLOGI SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KEBERHASILAN USAHATANI PADI (Survei Terhadap Petani di Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Jadi Muljadi; Euis Dasipah; Karyana KS
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 10 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.556 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v10i1.2603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Manfaat Sistem Resi Gudang (SRG) dan Peran PPL terhadap penerapan teknologi dan dampaknya terhadap keberhasilan usahatani padi. Penelitian ini menggunakan metode survei petani padi sawah. Responden menetapkan sensus 70 petani. Bentuk penelitian dapat diverifikasi dan teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur dengan dua jalur. Tingkat pencapaiannya diperoleh 77,27% dari kriteria baik. Keberhasilan usahatani padi yang terdiri dari dimensi: produktivitas dan pendapatan (dalam konsep keuntungan) diperoleh 74,11% kriteria baik. Produktivitas tercatat sebesar 6,12 ton/ha dan pendapatan pertanian sebesar Rp 16.500.000/ha. Ada pengaruh manfaat Sistem Resi Gudang (SRG) dan peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) terhadap penerapan teknologi usahatani padi sawah. Besarnya pengaruh masing-masing adalah 13,88% dan 56,18%. Kontribusi peran PPL lebih besar dari manfaat SRG. Terdapat pengaruh manfaat Sistem Resi Gudang (SRG), peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan penerapan teknologi terhadap keberhasilan usahatani padi sawah dengan total pengaruh sebesar 81,13%. Kontribusi masing-masing variabel adalah 22,86%, 33,98% dan 24,29%.
PERBANDINGAN LEMAK, PROTEIN, LAKTOSA DAN pH SUSU SAPI FRIESIAN HOLSTEIN PADA PEMERAHAN PAGI DAN SORE DI CV BEN BUANA SEJAHTERA SUMEDANG Raden Febrianto Christi; Ajat Sudrajat; Nilawati Widjaja; Endah Yuniarti
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 10 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.369 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v10i1.2609

Abstract

The chemical components of milk greatly determine the quality of milk produced from an animal. The purpose of this study was to determine the ratio of fat, protein, lactose and pH at morning and evening milking at CV Ben Buana Sejahtera (BBS Farm) Jatinangor District, Sumedang Regency. The research method used was paired t test with milk samples from 18 dairy cows with different lactation periods. 100 ml of milk samples were taken from each cow with different milking times, morning and evening, then put in a coolbox to test the chemical components of milk. in the Laboratory. The results showed that the average levels of fat, protein and lactose in milk in the morning were higher (P<0.05) than in the afternoon but the pH values ​​showed the same results. The conclusion shows that the comparison of the chemical quality of cow's milk in the morning and evening milking at CV BBS Farm gives a difference in the value of fat, protein, lactose content but does not affect the pH value and the nutritional components are still in normal conditions.
PENGARUH DOSIS MARINASI EKSTRAK BUAH NANAS (Ananas comosus) TERHADAP SIFAT FISIK DAN ORGANOLEPTIK DAGING ITIK RAMBON AFKIR Aaf Falahudin; Rachmat Somanjaya; Firna Surfiana Suardi
Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner) Vol. 10 No. 1 (2022): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.457 KB) | DOI: 10.31949/agrivet.v10i1.2614

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendapatkandosis yang optimum dalam proses marinasi ekstrak buah nanas terhadap kualitas fisik (pH dan susut masak) dan organoleptik daging Itik Rambon afkir. Itik yang digunakan yaitu sebanyak 25 ekor Itik Rambon afkir. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebanyak 5 perlakuan dan 5 ulangan yaitu menambahkan ekstrak buah nanas dengan dosis (P0 = 0 ml, P1 =10 ml, P2 = 20 ml, P3 = 30 ml,P4 = 40 ml) pada 100 g daging Itik Rambon afkir yang direndam selama 30 menit. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji anova (Analisis sidik ragam). Selanjutnya, untuk mengetahui perbedaan yang nyata antar perlakuan dilakukan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak buah nanas pada daging Itik Rambon afkir memberikan pengaruh yang nyata terhadap kualitas fisik (pH dan susut masak) dan organoleptik daging Itik Rambon afkir. Penggunaan ekstrak buah nanas terbaik yaitu pada perlakuan P2 (20 ml).

Page 1 of 3 | Total Record : 21