cover
Contact Name
Suyeno
Contact Email
adm.publik@unisma.ac.id
Phone
+6282230344404
Journal Mail Official
suyeno@unisma.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144 Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Respon Publik
ISSN : 23028432     EISSN : -     DOI : 10.33474
Core Subject : Social,
Respon Publik adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang. Di tingkat nasional banyak sekali masalah-masalah umum atau isu-isu yang berkaitan dengan ilmu administrasi publik. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang administrasi dan kebijakan publik.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik" : 10 Documents clear
EFEKTIFITAS KINERJA PENDAMPING LOKAL DESA DALAM PEMBANGUNAN DESA (Studi di Desa Jambu Kecsmatan Lenteng Kabupaten Sumenep) Lutfi Hilman; Yaqub Cikusin; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.304 KB)

Abstract

Pendampingan desa adalah kegiatan yang berupaya mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, kemampuan, kesadaran serta memanfaatkan sumber daya melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan dan pendampingan sesuai dengan esensi masalah dan prioritas kebutuhan masyarakat desa. fenomena yang terjadi di desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep kurangnya pembangunan sarana dan prasarana desa, masih minimnya sumber daya manusia aparatur dan masyarakat yang berkualitas serta kinerja pendamping lokal desa yang masih belum maksimal. Oleh karena perlu dikaji lebih mendalam baik kinerjanya, tingkat efektifitasnya maupun faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pendamping lokal desa Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep.  Dalam mengkaji penelitian, penulis menggunakan metode penelitian kualititatif dengan melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan diskusi terarah. dari hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa;  Kejelasan Tujuan : tujuan pendampingan desa sesuai dengan Permendes Nomor 3 tahun 2015, Strategi Pencapaian : strategi yang dilakukan pendampingan desa ialah menyesuaikan dengan atuaran yang dimana strategi tersebut baik Musdes, RKPDes, dan APBDes, Analisa dan Perumusan Kebijakan: analisa dan perumusan kebijakan selalu berpihak pada kepentingan desa dan masyarakatnya serta pihak pendampingan selalu dilibatkan dalam parumusan kebijakan Perencanaan : perencanaan yang dilakukan oleh pendamping desa beriringan dengan adanya RKPDes yang ada di desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Sarana Prasarana : sarana prasarana pendampingan desa masih kurang, Sistem Pengawasan dan Pengendalian : pengawasan dalam program di desa dilakukan oleh pemerintah setempat maupun pendamping desa jambu bersama PDTI (Pendamping Desa Teknik Infrastruktur).  Kata Kunci : Efektifitas, Kinerja, Pendamping Desa, Pembangunan.
PERAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) CAKRAWALA KEADILAN DALAM PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN ( Studi Tentang Gerakan Peduli Sampah Di Desa Paciran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan ) Firohatin Ronasifah; Nurul Umi Ati; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.567 KB)

Abstract

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) merupakan sebuah lembaga non pemerintah yang mempunyai peranan sebagai jembatan dari masyarakat terhadap pemerintah. LSM mempunyai peran yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat dan melihat LSM sebagai alternatif untuk munculnya civil society (Affan Gaffar : 2006). Dalam peranan nya LSM harus mengetahui tugas dan fungsi. Suatu organisasi pasti memiliki program kerja yang akan dilakukan guna mencapai tujuannya. Penelitian ini bertujuan melihat peran LSM Cakrawala Keadilan memiliki program kerja yaitu pemberdayaan lingkungan tentang gerakan peduli sampah di Desa Paciran Kec. Paciran Kab. Lamongan. Pemberdayaan lingkungan yang dilakukan oleh LSM Cakrawala Keadilan bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup sama saja dengan membantu pemerintah dalam tatanan desa. Permasalahan dalam penelitian yang dilakukan ini, mencakup faktor penghambat dan faktor pendorong dalam pemberdayaan lingkungan, dan juga bagaimana peran LSM Cakrawala Keadilan dalam pemberdayaan lingkungan desa Paciran, Kec. Paciran, Kab. Lamongan. Tujuan dalam penelitian adalah mencari dan mendeskripsikan peran LSM dalam pemberdayaan lingkungan Desa Paciran.Lingkungan atau lingkungan hidup adalah sebuah kesatuan yang meliputi berbagai makhluk hidup beserta seluruh komponen fisik, kimia, sosial budaya dan komponen lainnya. Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan sosial. Lingkungan inilah yang membentuk kepribadian seseorang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, teknik analisis menggunakan model analisi dan interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1994). Peran yang telah dilakukan oleh LSM Cakrawala Keadilan terkait pemberdayaan lingkungan adalah membuat gerakan peduli sampah, pembersihan sampah di bibir pantai Desa Paciran, pengambilan sampah di rumah warga Desa Paciran, dan menjadikan tempat wisata. Faktor pendorong kegiatan tersebut adalah kondisi lingkungan, masyarakat, kesadadaran atau kemauan LSM dan masyarakat, sedangkan faktor pengghambat adalah masyarakat Desa dan kurangnya komunikasi.   Kata Kunci : Pemberdayaan Lingkungan ; Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
GADGET DAN MAHASISWA (Studi Tentang Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perilaku Mahasiswa di Universitas Brawijaya) andriani agustina cahyaningsih; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.15 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari perkembangan dalam bidang teknologi yang telah memberikan fasilitas-fasilitas kepada masyarakat khususnya pada mahasiswa sejak sebelum adanya gadget hingga berkembang pesat seperti sekarang ini. Hal tersebut mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang telah diberikan gadget secara lebih optimal dengan harga yang lebih terjangkau. Salah satunya yakni mahasiswa di Universitas Brawijaya yang tak luput dari pemanfaatan gadget. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis tentang dampak penggunaan gadget terhadap perilaku mahasiswa di Universitas Brawijaya.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitiannya adalah Kota Malang dengan situs Universitas Brawijaya. Jenis data penelitian ini berasal dari data primer dan data sekunder dengan sumber data yang berasal dari subjek dan informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yakni peneliti sendiri, interview guide dan alat dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini adalah menggunakan model data interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman.Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa penggunaan gadget terhadap perilaku mahasiswa secara tidak sengaja telah menimbulkan dampak yang tidak diinginkan. Karena seharusnya mahasiswa dapat berfikir kritis dan rasional dalam memanfaatkan gadget untuk membantu kegiatan sehari-hari. Adapun dampak positif penggunaan gadget yaitu memudahkan dalam berkomunikasi, memudahkan dalam mendapatkan informasi perihal perkuliahan. Dampak negatif yang ditimbulkan diantaranya yaitu mahasiswa mengalami disfungsi sosial, mahasiswa menjadi apatis, berkurangnya dalam berinteraksi secara langsung, dan mahasiswa menjadi kurang peka terhadap lingkungan sekitar. Hal tersebut mengakibatkan terbentuknya perubahan perilaku pada mahasiswa tersebut. Meski demikian, mahasiswa menjadi kreatif dalam menggunakan gadget, dapat dengan mudah meng- update berita-berita terbaru dan tentu saja memudahkan kita untuk mempunyai banyak teman.Kata Kunci: Gadget, Mahasiswa, Pengaruh Penggunaan Gadget
Faktor-Faktor Penyebab Kurangnya Minat Lansia Terhadap Pelayanan Posyandu Lansia Kresna 1 di Pondok kesehatan Desa (Ponkesdes) (Studi Kasus Pada Posyandu Lansia Kresna 1 Desa Kedok Kecamatan Turen Kabupaten Malang) Luthfi Mulya Rizqi; Slamet Muchsin; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.687 KB)

Abstract

Posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut di suatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakkan oleh masyarakat dimana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, posyandu lansia merupakan pengembangan dari kebijakan pemerintah melalui pelayanan kesehatan bagi lansia yang penyelenggaraannya melalui program puskesmas dengan melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial. Posyandu lansia merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya usila. Pelayanan menitikberatkan pada pelayanan promotif dan preventif tanpa mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif. Posyandu lansia merupakan upaya kesehatan lansia yang mencakup kegiatan untuk mencapai usila yang sehat, mandiri, bahagia dan produktif.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitiannya adalah Desa Kedok dengan situs Posyandu Lansia Kresna 1. Jenis data penelitian ini yakni data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data yakni peneliti sendiri mencocokkan dengan informasi secara jelas dan alat dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model analisa interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman.Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa faktor kurangnya minat lansia terhadap pelayanan di Posyandu Lansia Kresna 1 yaitu karena minimnya pengetahuan lansia terhadap adanya manfaat Posyandu Lansia. Kurangnya percaya diri untuk pergi ke Posyandu Lansia, dan respon masyarakat yang harus ditingkatkan agar mengetahui bahwa adanya Posyandu Lansia di desa sangat bermanfaat karena kesejahteraan kesehatan lansia akan terjaga.  Kata Kunci : Kurangnya Minat, Respon Lansia, Posyandu Lansia Kresna 1
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN SIDOARJO TERHADAP MASYARAKAT PEMBUAT AKTA KELAHIRAN (Studi Kasus pada Dispendukcapil Kabupaten Sidoarjo) Halim Arifin; Yaqub Cikusin; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.222 KB)

Abstract

Proses Pelayanan khususnya di bidang Akta Kelahiran terhadap masyarakat cukup memperhatikan, apalagi disini akta kelahiran sangat dibutuhkan bagi masyarakat untuk identitas anaknya.Tetapi Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat masih kurang baik, karena terlalu lamanya menunggu dan tidak keteraturan dalam hal pencatatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif  (Interactive model) dari Milles and Hubberman (1992). Peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi salah satu isu kebijakan di era reformasi birokrasi saat ini.Hal ini menjadi sangat penting mengingat kualitas pelayanan publik sejak reformasi birokrasi digulirkan sudah ada perbaikan tapi belum meningkat secara signifikan.Kinerja birokrasi pemerintah secara sederhana dapat diukur dengan menilai baik buruknya kualitas pelayanan public.Pengukuran kinerja pelayanan public merupakan aspek yang sangat penting untuk melihat pencapaian pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat.Penelitian tentang pelaksanaan pelayanan akta kelahiran ini penting untuk dilakukan, dikarenakan masyarakat sebagai custumer service belum merasa puas baik dari segi waktu, prosedur dan mutu pelayanan yang selama ini diberikan.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan maupun kendala yang dijumpai dalam upaya peningkatan pelayanan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sidoarjo. Untuk meningkatkan kualitas layanan di Dinas Kependudukan dan  Pencatatan Sipil Kabupaten Temanggung, peneliti memberi saran agar:.Dispendukcapil Kabupaten Sidoarjo sebaiknya menambah fasilitas pendukung pelayanan atau sarana prasarana layanan,  Kata Kunci : Kualitas, Pelayanan Publik, Akta Kelahiran.
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN PENGHUBUNG BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT (Studi Formulasi Kebijakan Infrastruktur Jalan Penghubung Antara Dusun di Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu NTB) Hamdani Hamdani; Afifuddin Afifuddin; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.987 KB)

Abstract

Pembangunan merupakan pencapaian dan tujuan akhir untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat .Infrastruktur masih menjadi persoalan serius di negeri ini, terutama ditingkat pedesaan. Tidak sedikit infrastruktur desa yang saat ini kondisinya tidak terurus,bahkan masih banyak desa yang belum memiliki infrastruktur semisal minimnya proses pembangunan jalan. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar dusun adalah salah satu alternatif pembangunan yang produktif untuk memicu segala aspek pertumbuhan baik sosial, ekonomi, serta meningkatan sember daya manusia pada umunya.  Berdasarkan tujuan pembangunan infrastruktur jalan penghubung tersebut, maka pelaksanaannya harus mengarah pada hal - hal yang subtansif sesuai apa yang menjadi kebutuhan masayarakat. Tentunya pada bidang pendidikan, kesehatan, dan lebih khususnya ekonomi. Maka formulasi kebijakan adalah jawaban untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai menuju desa yang mandiri. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, obsesrvasi dan dokumentasi. Teknik penentuan informan dilakukan dengan purposive sampling, dan untuk teknik analisis data menggunakan reduksi data, pengajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa Kwangko dalam formulasi kebijakan yang melibatkan masyarakat yaitu: Dalam proses formulasi kebijakan masyarakat terlibat aktif dalam tahap proses perencanaan pengambilan keputusan. Bentuk partisipasi masyarakat Desa Kwangko tergolong macam-macam seperti ikut mendukung, menyelenggarakan dan ikut serta dalam program, dalam berpartisipasi ada warga yang aktif dan ada juga yang tidak aktif . Usaha aparatur desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam formulasi kebijakan yaitu: memberikan arahan, memberikan motivasi, dan memberikan intuksi langsung maupun tidak langsung secara keseluruhanya. Faktor-faktor yang mempengaruhi formulasi kebijakan infrastruktur jalan penghubung antara dusun Desa Kwangko. Bahwa faktor yang menjadi pendukung yakni: faktor kedaran masyarakat dan koordinasi semua stakeholder. Faktor yang menjadi penghambat yakni: masalah anggran dan rendahnya kulitas Pendidikan secara keseluruhannya. Kata Kunci : Pembangunan, Formulasi Kebijakan, dan Partisipasi.
PERAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) DALAM TAHAP KESIAPSIAGAAN ( Studi Pada Kantor BPBD Kota Batu) Aurellia Chintia Deby; Yaqub Cikusin; Roni Pindahanto Widodo
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.222 KB)

Abstract

Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki wilayah yang luas dan terletak di garis khatulistiwa pada posisi silang antara dua benua dan dua samudra dengan kondisi alam yang memiliki berbagai keunggulan, namun di pihak lain posisinya berada dalam wilayah yang memiliki kondisi gegrafis, geologis, hidrologis dan demografis yang rawan terhadap terjadinya bencana dengan frekuensi yang cukup tinggi, sehingga memerlukan penanganan yang sistematis, terpadu dan terkoordinasi. Indonesia adalah Negara yang rawan terhadap berbagai macam bencana.Hal ini disebabkan letak geografis wilayah Indonesia terletak di daerah rawan  bencana, Indonesia dilewati cincin api (Ring Of Fire), serta terdapat lempeng Eurosia dan Indorustralia. Bencana di Indonesia yang sering terjadi adalah bencana alam seperti gempa  bumi, erupsi gunung berapi, tsunami, badai tropis, banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Bencana non alam seperti ledakan hama, wabah penyakit, kejadian luar biasa kesiapsiagaan suatu daerah atau kota di butuhkan untuk mengantisipasi bencana yang terjadi.Kota Batu merupakan daerah rawan bencana dan bencana dapat terjadi disebabkan oleh alam maupun non alam. Hal ini terbukti telah terjadi berbagai bencana di Kota Batu seperti banjir bandang, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, angin puting beliung, kekeringan, kegagalan teknologi, kecelakaan transportasi, wabah/hama penyakit, serta konflik sosial. Akibat dari bencana-bencana dimaksud berdampak pada rusaknya lingkungan, permukiman penduduk, sarana prasarana vital dan membawa kerugian harta benda dan penderitaan serta korban jiwa manusia. Selain itu, bencana-bencana dimaksud juga berdampak pada terjadinya pengungsian yang disebabkan oleh rumah tinggalnya rusak atau ancaman lainya dan memaksa mereka mencari tempat lain yang lebih aman.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, teknik analisis menggunakan model analisi dan interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1994). Untuk mewujudkan kota Batu yang tangguh terhadap bencana maka perlu diawali dengan pembentukan desa/kelurahan tangguh bencana sebagai satuan terkecil dari Kota. Sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi dan kesiapsiagaan  dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang tepat, terarah, dan terpadu. Adapun yang dilakukan oleh BPBD tidak lepas dari faktor penghambat dan faktor pendukung. Berkaitan dengan hasil penelitian, maka saran yang dapat diberikan oleh penulis adalah meningkatkan kesadaran akan potensi bencana dan dampak bencana dengan mendukung BPBD dalam pembentukan desa tangguh bencana yang diharapkan memiliki kemampuan mandiri untuk beradaptasi dan menghadapi potensi ancaman bencana.  Kata Kunci : Kesiapsiagaan Bencana ; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN PASIEN BPJS (BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL) DI PUSKESMAS ( STUDI KASUS DI PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG ) Nur Habiba Febriantika Sari; Slamet Muchsin; Sunariyanto Sunariyanto
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.265 KB)

Abstract

Pelayanan publik adalah pelayanan penting dan menjadi prioritas utama bagi penyelenggara untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Kesehatan, salah satu fasilitas kesehatan tingkat pertama bagi peserta BPJS kesehatan dapat diperoleh di Puskesmas. Pelayanan Kesehatan di Puskesmas sangat dirasakan manfaatnya dan membantu masyarakat termasuk pasien BPJS. Sehingga pelayanan yang diberikan kepada pasien harus berkualitas sesuai standar pelayanan yang ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data didapatkan dari data sekunder dan primer. Selanjutnya teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penentuan responden menggunakan snoball sampling. Kemudian dianalisis menggunakan model Spradley (dalam Sugiyono 2014). Peneliti menggunakan 8 indikator efektivitas sebagai standar penilaian dan menggunakan empat pendekatan (Goal attainment), (System), ( Strategic-constituenc), dan (Competing Values) dikemukakan oleh Robbins (dalam Keban 2004).Upaya yang sudah dilakukan oleh Puskesmas Dinoyo Kota Malang dalam meningkatkan pelayanan kesehatan: pengadaan penyuluhan kepada seluruh staff dan pegawai, meningkatkan kedisiplinan petugas Puskesmas Dinoyo. Memberikan pelayanan, sarana serta prasarana yang dapat mebuat pasien merasa nyaman. Faktor penghambat yaitu kurangnya tenaga medis terutama pada bagian pelayanan obat, lamanya antrian dan penanganan yang dikarenakan jumlah pasien yang berobat setiap harinya tidak sebanding dengan jumlah Sumber Daya Manusia atau tenaga medis ada serta kurangnya kendaraan ambulance yang tersedia di Puskesmas Dinoyo Kota Malang.Hasil penelitian menyatakan bahwa efektivitas pelayanan kesehatan yang diberikan pada pasien BPJS di Puskesmas Dinoyo Kota Malang sudah cukup efektif dan baik sesuai dengan kebutuhan masyarakat dilihat dari segi proses pemberian pelayanan, kenyaman pelayanan dan ketersediaan pelayanan. Sedangkan faktor pendukung efektivitas pelayanan kesehatan pasien BPJS di Puskesmas Dinoyo Kota Malang adalah biaya gratis, tidak ada perbedaan perlakuan/pelayanan, tersedianya rawat inap dan letak puskesmas yang strategis.Kata kunci: Efektivitas, Pelayanan Kesehatan, BPJS, Puskesmas Dinoyo
PENERAPAN MODEL PENINGKATAN KEDISIPLINAN PEGAWAI BERBASIS FINGERPRINT DI MTs.N NAGEKEO KABUPATEN NAGEKEO NTT ( Studi Kasus di MTs. N Nagekeo Kabupaten Nagekeo NTT ) Hikmah Haryanti; Slamet Muchsin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.08 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sejauhmana  penerapan absensi (fingerprint) dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai di MTs.N Nagekeo baik dari segi tingkat kehadiran, kemudahan dan kenyamanan dalam proses absensi, meningkatkan efisiensi waktu dalam pembuatan laporan, memberikan informasi/laporan selengkapnya kepada pimpinan, serta penerapan absensi (fingerprint) dilakukan agar memudahkan atasan untuk melihat tingkat kedisiplinan kehadiran dari masing masing pegawai. Selama ini pada absensi manual, atasan atau pegawai lain yang melihat absensi tidak bisa melihat tingkat kedisiplinan kehadiran pegawai, sehingga menyulitkan memberikan sanksi yang sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.Penerapan absensi (fingerprint)  dapat meningkatkan disiplin kerja pegawai, di lihat dari pencapaian target Kehadiran dimana data dari hasil absensi fingerprint dapat dimanipulasi sehingga data atau informasi yang dilaporkan ke atasan , banyak pegawai yang datang tepat waktu dan  proses belajar mengajar berjalan dengan baik , Kemampuan adaptasi, Walaupun  sebagaian pegawai belum sepenuhnya mengerti terhadap tata cara maupun peraturan penggunaan absensi (fingerprint). Namun para pegawai mampu mengikuti peraturan dgn baik ,dan penerapan absensi (fingerprint) mampu meningkatkan kedisiplinan pegawai di sekolah MT.s N Nagekeo. Kata Kunci : Disiplin Pegawai, Finggerprint
PENGARUH PENERAPAN CAPAIAN KINERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN Studi pada Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Belinda Eka Faradewi; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.092 KB)

Abstract

Capaian kinerja diterapkan diseluruh Fakultas dan Unit yang ada di Universitas Brawijaya dengan bentuk kontrak kinerja antara Rektor dengan masing-masing Dekan dan Ketua Unit. Penelitian ini terfokus pada capaian kinerja yang dianggap memiliki pengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan salah satunya di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.  Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana. Varibel bebas dalam penelitian ini adalah Capaian Kinerja (X) sedangkan Produktivitas Kerja Karyawan adalah variable terikatnya (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah Dosen dan Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Brawijaya sejumlah sampel 286 orang.Berdasarkan hasil analisis penelitian ini dapat dijelaskan bahwa secara parsial Capaian Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan. Penerapan Capaian Kinerja oleh Fakultas Hukum Universitas Brawijaya memiliki pengaruh senilai R Square 0,402 atau 40,2% terhadap Produktivitas Kerja Karyawan didalamnya.  Kata Kunci : Capaian Kinerja, Produktivitas Kerja, Karyawan

Page 1 of 1 | Total Record : 10