cover
Contact Name
Suyeno
Contact Email
adm.publik@unisma.ac.id
Phone
+6282230344404
Journal Mail Official
suyeno@unisma.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144 Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Respon Publik
ISSN : 23028432     EISSN : -     DOI : 10.33474
Core Subject : Social,
Respon Publik adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang. Di tingkat nasional banyak sekali masalah-masalah umum atau isu-isu yang berkaitan dengan ilmu administrasi publik. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang administrasi dan kebijakan publik.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik" : 11 Documents clear
IMPLEMENTASI PELAYANAN PUBLIK MELALUI SISTEM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DINOYO (Sakdino) (Studi Pada Kantor Kelurahan Dinoyo di Kota Malang) Lavenia Ied Harany; Slamet Muchsin; Agus Abidin
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.7 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi pelayanan publik melalui sistem pelayanan administrasi kependudukan (Sakdino). Pemerintahan Kelurahan Dinoyo memiliki tanggungjawab dalam memperbaiki pelayanan administrasi kependudukan melalui program aplikasi Sakdino, namun dalam implementasinya program aplikasi Sakdino masih mengalami permasalahan meliputi tingkat sosialisasi, lemahnya sumber daya manusia (SDM) tentang pengetahuan  teknologi, dan kebutuhan pelayanan administrasi yang belum terpenuhi di program aplikasi Sakdino. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah Kepada Lurah Kelurahan Dinoyo, Sekretaris Kelurahan, Petugas operator aplikasi sakdino, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Pengadministrasian Umum seksi PK 2 Umum, Petugas Dispendukcapil, Ketua RT Dan RW, dan Penduduk Kelurahan Dinoyo. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, pengamatana, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif menurut Miles , Huberman dan Sadana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelayanan administrasi melalui aplikasi Sakdino masih belum dapat dikatakan baik, dikarenakan adanya beberapa faktor penghambat yaitu tingkat sosialisasi yang masih kurang, SDM yang masih rendah dan adapun faktor pendukung yaitu dukungan dari Dispendukcapil dan programmer. Adapun saran peneliti yakni pihak Pemerintah Kelurahan Dinoyo untuk memperbaiki pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi Sakdino dan mempertegas hukum tentang aplikasi Sakdino.Kata Kunci: Implementasi Pelayanan, Sakdino
PERANAN PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DESA (Studi di Desa Balongmojo Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto) Mohamad Yosi Alfiyan; Afifuddin Afifuddin; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.632 KB)

Abstract

Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) adalah program satu dari sejumlah upaya strategis Derektorat Jendal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Untuk mempercepat pemungkiman kumuh di Indonesia dan mendukung “Gerakan 100 – 0 -100”. Dalam pelaksaan Program KOTAKU mampu menumbuhkan kepercayaan dan memberikan pelayanan yang maksimal sehingga masyarakat atantusias ikut serta dalam mengikuti program yang telah disusun oleh Program KOTAKU dan merespon positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis kinerja dari Program KOTAKU di Desa Balongmojo Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto. Program pembangunan yang telah terlaksana di Desa Balongmojo oleh Program KOTAKU mempunyai tujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup sama saja dengan membantu pemerintah dalam tatanan desa. Permasalahan dalam penelitian yang dilakukan ini, mencakup faktor penghambat dan faktor pendukung dalam meningkatkan pembangunan desa Balongmojo Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mencari peran program KOTAKU dalam meningkatkan pembangunan desa Balongmojo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, teknik analisis menggunakan model analisi dan interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1994). Peran yang telah dilakukan oleh program KOTAKU terkait meningkatkan pembangunan desa adalah pembangunan infrastruktru (Pengaspalan Jalan dan Pembangunan Jalan Paving), Pembangunan Drainase, Pembangunan MCK (WC umum), Rehab Rumah. Faktor pendukungnya adalah solidaritas masyarakat sangat tinggi, ketepatan waktu dalam pengerjaan fisik maupun pertanggung jawaban penggunaan dana. Faktor penghambat yang terdapat dalam pelaksaan Program KOTAKU adalah turunnya dana dari pusat terlambat, kurang kesadarannya dari masyarakat untuk mengikuti program kegiatan KOTAKU.Kata Kunci : Meningkatkan Pembangunan ; Program KOTAKU
PENGEMBANGAN PROGRAM UPT PELATIHAN KERJA BERBASIS ENTREPRENEURSHIP (Studi Pada UPT Pelatihan Kerja Singosari Kabupaten Malang) Dinda Ayu Agustin Ayu Agustin; Afifuddin Afifuddin; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.653 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini dari persaingan dunia kerja saat ini semakin tinggi sehingga setiap industri dalam dunia kerja berusaha untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas kerjanya. Peningkatan daya saing dimulai dengan penyiapan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang merupakan faktor keunggulan menghadapi persaingan. Kondisi ini menuntut setiap perusahaan untuk bersikap lebih proaktif dalam melakukan perekrutan untuk mencari calon tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia. Berdasarkan BPS Provinsi Jawa Timur jumlah angkatan kerja pada Agustus 2018 sebanyak 131,01 juta orang, naik 2,95 juta orang dibanding Agustus 2017. Sejalan dengan itu, Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) juga meningkat 0,59 persen poin. Dalam setahun terakhir, pengangguran berkurang 40 ribu orang, sejalan dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang turun menjadi 5,34 persen pada Agustus 2018. Dilihat dari tingkat pendidikan, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih mendominasi di antara tingkat pendidikan lain, yaitu 11,24 persen. Pengurangan pengangguran tidak dapat hanya mengandalkan penciptaan lapangan pekerjaan melalui pemerintah dan investasi swasta ataupun asing, melainkan juga angkatan kerja terdidik dapat menjadi ujung tombak sebagai pengurangan pengangguran dengan menjadi job creator (Penyedia lapangan kerja). Mengatasi hal ini, perlunya perubahan mindset kaum terdidik dari Job Seeker (Pencari kerja) menjadi Job Creator agar lebih dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Hasil penelitian secara keseluruhan UPT PK Singosari melaksanakan rogram 3R BLK untuk pengembangan program-nya yaitu Revitalisasi, Rebranding dan Reorientasi diharapkan bisa menjadi tolak ukur pengembangan UPT PK dalam menghadapi persaingan industri, menciptakan lulusan yang berkompeten dan berwirausaha. Faktor pendukung penelitian ini meliputi kualitas pelayanan, fasilitas memadai, dan penguasaan materi pelatihan sehingga peserta pelatihan bisa melakukan pelatihan secara optimal. Kemudian faktor penghambat terbatasnya anggaran pemerintah, jangka waktu pelatihan, terbatasnya fasilitas dan kurangnya komunikasi lulusan pelatihan pada UPT PK Singosari. Hal tersebut perlu dijadikan bahan koreksi bagi UPT PK Singosari.Kata kunci: Pengangguran, Pengembangan Program, Program 3R BLK, UPT PK Singosari
MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) (Studi Di Dusun Somber Desa Robatal Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang) Moh Subaidi; Slamet Muchsin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.833 KB)

Abstract

Manajemen Badan Usaha milik Desa  (BUMDes) di Dusun Somber adalah kegiatan yang penting dilakukan agar pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Dusun Somber Desa Robatal Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang berjalan dengan baik. Tanpa adanya manajemen yang baik maka tidak akan berjalan sesuai tujuan yang ingin dicapai. Melihat dari fenomena yang di Dusun Somber manajemen dilakukan masih dengan cara manual sehingga kurang efektif manajemen Badan Usaha Milik Desa di Dusun Somber. Tuujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui fungsi manajemen dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Dusun Somber Desa Robatal Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian kualitatif yang dimaksud adalah untuk mengetahui fenomena-fenomena tentang yang dialami peneliti. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta atau kejadian-kejadian secara sistematis dan akurat, mengenai sifat-sifat populasi atau daerah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kurangnya sosialisasi oleh Kepala Desa dan Pengawas BUMDes ke masyarakat Dusun Somber sehingga masyarakat banyak yang belum mengerti tentang manfaat dan keuntungan BUMDes. (2) kurangnya sarana dan prasarana dalam pengelolaan BUMDes di Dusun Somber. (3) kurangnya modal dalam pengelolaan BUMDes sehingga anggota BUMDes membentuk tabungan unit usaha untuk membuat program-program baru, sehingga selama hampir satu tahun berdiri hanya mampu menjalankan dua program yaitu budidaya ikan lele dan tabungan unit usaha. (4) manajemen BUMDes di Dusun Somber masih kurang berjalan dengan baik mengingat SDM yang masih kurang dalam pengelolaan BUMDes. (5) masyarakat di Dusun Somber belum terlibat dalam dalam pengelolaan BUMDes sehingga belum memberikan dampak yang positif dengan adanya BUMDes di Dusun Somber.Kata Kunci : Manajemen, BUMDes, Desa
ANALISIS BENEFIT, OPPORTUNITY, COST DAN RISK PROGRAM PENGEMBANGAN KARYAWAN PADA THE HARVEST MALANG Nurotul Maulidia; Slamet Muhsin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.689 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap benefit, opportunity, cost dan risk program pengembangan karyawan pada PT The Harvest Malang. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analitic Network Process (ANP) dalam tiga tahapan yaitu konstruksi model ANP, Quantifikasi Model dan Analisis menggunkan software super decisions. Hasil analisis menyimpulkan bahwa berdasarkan analisis aspek BOCR, program pengembangan karyawan ini berdampak positif terhadap PT the Harvest. Hal ini dikarenakan berdasarkan analisis cluster BOCR, Cluster benefit dan opportunity mendominasi daripada cluster cost dan risk aspek benefit dengan nilai sebesar 39%, kemudian disusul oleh aspek opportunity dengan nilai sebesar 28%, selanjutnya aspek Cost dengan nilai sebesar 19%, dan yang mennempati prioritas terakhir adalah Risk dengan nilai sebesar 15%.Kata Kunci : Pengembangan Karyawan, PT The Harvest, BOCR ANP
EVALUASI DAMPAK KEBIJAKAN PEMERINTAH NO. 12 PASAL 21 TAHUN 2013 TENTANG TRANSPORTASI LAUT (Studi Pada Kebutuhan Transportasi Laut Masyarakat Kepulauan Kangean Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep) Emy Fatmawati; Yaqub Cikusin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.086 KB)

Abstract

Transportasi sebagai tindakan atau kegiatan mengangkut atau memindahkan muatan (barang dan orang) dari suatu tempat ke tempat lain, atau dari tempat asal ke tempat tujuan. Tempat asal dapat merupakan daerah produksi, dan tempat tujuan adalah daerah konsumen (atau pasar). Tempat asal dapat pula merupakan daerah perumahan (permukiman), sedangkan tempat tujuannya adalah tempat bekerja, kantor, sekolah, kampus, rumah sakit, pasar, toko, pusat perbelanjaan, hotel, pelabuhan, Bandar udara, dan masih banyak sekali lainnya, ataupun dalam arah sebaliknya, yaitu tempat tujuan merupakan tempat asal dan tempat asal merupakan tempat tujuan. Secara umum, transportasi laut adalah Suatu Sistem pemindahan Manusia dan Barang yang beroperasi dilaut dengan menggunakan Alat sebagai kendaraan dengan bantuan tenaga manusia atau mesin untuk menggerakannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif  (Interactive model) dari Milles and Hubberman (1992). Kebijakan transportasi laut secara umum diantaranya adalah diterbitkan Peraturan   Presiden  Nomor  106  Tahun  2015  tentang  Penyelenggaraan    Kewajiban   Pelayanan Publik   untuk angkutan barang   dalam  rangka Pelaksanaan Tol Laut, yang diikuti dengan terbitnya    beberapa ketentuan, di   antaranya   adalah   Peraturan   Menteri Perhubungan   Nomor   PM.   161   Tahun 2015  tentang  Penyelenggaraan  kewajiban pelayanan publik untuk angkutan barang di Laut, yang menugaskan BUMN PT Pelni (Persero) untuk melayari trayek yang telah ditetapkan.   Berikut,   Peraturan   Menteri Perhubungan   Nomor   168   Tahun   2015 tentang   tarif   angkutan   barang   dalam Negeri  dan  bongkar  muat  dalam  rangka Pelaksanaan Tol Laut. Juga,  Keputusan  Direktur  Jenderal  Perhubungan   Laut   Nomor   AL.108/6/2/DJPL-15    tanggal 26   Oktober    2015 tentang  Jaringan  Trayek  Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan     Publik untuk  angkutan barang dalam  rangka Pelaksanaan Tol Laut Tahun Anggaran 2015.Kata Kunci : Evaluasi, Kebijakan Pemerintah, Transportasi Laut, Kepulauan Kangean
“PENGARUH FAKTOR OTONOM DAN FAKTOR MOBILISASI TERHADAP PARTISIPASI MAHASISWA RANTAU DALAM PEMILU 2019” (STUDI PADA MAHASISWA RANTAU DI UNIVERSITAS ISLAM MALANG) Amalia Mufidah; Afifuddin Afifuddin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.378 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor otonom dan faktor mobilisasi terhadap partisipasi mahasiswa rantau Universitas Islam Malang pada pemilu 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) faktor otonom secara parsial berpengaruh signifikan terhadap partisipasi mahasiswa rantau, 2) faktor mobilisasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap partisipasi mahasiswa rantau, 3) secara bersama-sama faktor otonom dan faktor mobilisasi berpengaruh signifikan terhadap partisipasi mahasiswa rantau. Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa adanya pengaruh faktor otonom dan faktor mobilisasi terhadap partisipasi mahasiswa rantau Universitas Islam Malang pada pemilu 2019. Nilai persamaan Y = 5,874 + 0,196 + 0,047 + e.. Koefisien determinasi (R2) faktor otonom (X1) dan faktor mobilisasi (X2) menunjukkan nilai sebesar 21,6% untuk partisipasi mahasiswa rantau Universitas Islam Malang pada pemilu 2019, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.Kata Kunci: Faktor Otonom, Faktor Mobilisasi, Partisipasi Mahasiswa.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KOTA BATU Citra Ayu Rahmanda; Yaqub Cikusin; Afifuddin Afifuddin
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.604 KB)

Abstract

Salah satu masalah utama pembangunan di Indonesia saat ini adalah masih besarnya jumlah penduduk miskin dan pengangguran. Dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan sosial bagi keluarga rumah tangga sangat miskin (RTSM), pemerintah mengeluarkan sebuah Program Keluarga Harapan yaitu sebuah bantuan bersyarat sebagai jaminan sosial untuk mengakses kesehatan dan pendidikan yang mencakup kesehatan balita, ibu hamil dan nifas, dan lanjut usia serta pendidikan bagi anak usia pendidikan dasar hingga sekolah menengah tingkat atas. Program Keluarga Harapan (PKH) dimaksudkan untuk membangun sistem perlindungan sosial kepada masyarakat miskin. Pelaksanaan di Kota Batu diharapkan akan membantu penduduk termiskin, bagian masyarakat yang paling membutuhkan uluran tangan dari siapapun juga. Implementasi Program Keluarga Harapan di Kota Batu adalah suatu keadaan yang menunjukkan kegiatan pelaksanaan bantuan dana Program PKH untuk pencapaian tujuan ke masyarakat RTSM di 3 (tiga) Kecamatan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Dengan kata lain kata proses implementasi yang merupakan sejauh mana PKH melaksanakan tugas pokoknya atau sudah mencapai semua sasarannya. Mendeskripsikan implementasi Program Keluarga Harapan di Kota Batu, Menganalisa faktor-faktor apa yang mempengaruhi kebijakan Program Keluarga Harapan di Kota Batu dan Melihat hasil pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Kota Batu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara kepada informan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian melalui wawancara dan pengamatan menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Batu ini sudah berjalan dengan cukup baik. Ini dapat dilihat dari setiap tahapan proses pelaksanaannya yang berjalan lancar. Apabila diihat dari keadaan penerima bantuan PKH tersebut mereka menggunakannya untuk membantu kondisi sosial dan pendidikan anak-anak Rumah Tangga Sangat Miskin, membantu biaya kesehatan serta gizi ibu hamil dan nifas, lansia dan anak di bawah 6 tahun dari Rumah Tangga Sangat Miskin, serta menyadarkan peserta PKH akan pentingnya layanan Pendidikan dan Kesehatan.
Gaya Kepemimpinan Kepala Desa Terhadap Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Implementasi Kebijakan Pembangunan Desa (Studi pada Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang) Indri Dwi Cahyanti; Yaqub Cikusin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.717 KB)

Abstract

Gaya kepemimpinan merupakan norma perilaku yang dipergunakan oleh seseorang pada saat orang tersebut mencoba mempengaruhi perilaku orang lain. Gaya kepemimpinan adalah suatu pola perilaku yang konsisten yang ditunjukan oleh pemimpin dan diketahui pihak lain ketika pemimpin berusaha mempengaruhi kegiatan-kegiatan orang lain. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Untuk mendeskripsikan gaya kepemimpinan Kepala Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang terhadap peningkatan partisipasi masyarakat untuk melaksankan pembangunan desa dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendorong dan penghambat partisipasi masyarakat Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang dalam pelaksanaan pembangunan desa. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian kualitatif yang dimaksud adalah untuk mengetahui fenomena-fenomena tentang apa yang dialami oleh subyek penelitian, dan penelitian deskriptif adalah penelitian yang diarahkan untuk memberikan gejala-gejala, fakta-fakta atau kejadian-kejadian secara sistematis dan akurat, mengenai sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1). Gaya kepemimpinan kepala desa mulyoagung menggunakan gaya kepemimpinan partisipating . 2). faktor pendukung partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa diantaranya yaitu kesadaran masyarakat, koordinasi yang baik antara atasan dan bawahan, dan adanya dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat desa, 3). faktor penghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa yaitu keterbatasan waktu, kegiatan yang kurang diminati, dan rendahnya kualitas pendidikan.Kata kunci :  Gaya Kepemimpinan, Partisipasi Masyarakat, Pembangunan Desa
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM JAMINAN KESEHATAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS BATU DESA PESANGGRAHAN KECAMATAN BATU Anang Tobari; Bashori Muhsin; Roni Widodo
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.87 KB)

Abstract

Pelayanan kesehatan yang memadai  merupakan  hak  bagi  seluruh  masyarakat,  tak  terkecuali  bagi  masyarakat  miskin. Beberapa Program Jaminan Kesehatan dibuat untuk menunjang penyelenggaraan tersebut di  pemerintahan  kota / kabupaten,  namun  masih  saja  ditemukan  kelemahan  di beberapa aspek kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi program jaminan pelayanan kesehatan masyarakat miskin nonkuota (Jamkesda dan SPM) Kota Batu serta faktor-faktor pendukung dan penghambat dari proses implementasi program.  Metode  yang  digunakan  adalah  metode  penelitian  kualitatif  dengan  pendekatan deskriptif

Page 1 of 2 | Total Record : 11