cover
Contact Name
Dhini Dewiyanti
Contact Email
jlbi@iplbijournals.id
Phone
+628122184048
Journal Mail Official
dhinijlbi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Antropologi 20. Komp. UNPAD. Cigadung. Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia
ISSN : 23019247     EISSN : 26220954     DOI : https://doi.org/10.32315/jlbi
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian, artikel diskursus, dan artikel metode penelitian. Ruang lingkup keilmuan yang diwadahi oleh jurnal ini meliputi bidang arsitektur lanskap, arsitektur perilaku dan lingkungan, pengelolaan pembangunan dan pengembangan kebijakan, perancangan arsitektur, perencanaan dan perancangan kota, perencanaan wilayah dan perdesaan, perumahan dan permukiman, sains dan teknologi bangunan, sejarah dan teori arsitektur dan kota, sistem infrastruktur wilayah dan kota, serta bidang keilmuan lingkungan binaan lainnya.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 3 (2021): JLBI" : 6 Documents clear
Hubungan Kolerasi antara Motivasi Kunjungan, Karakteristik, dan Kegiatan di Toko Kopi Savitri, Rika; Annisa S. Riska
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 3 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.765 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i03.40

Abstract

Jumlah toko kopi di berbagai daerah di Indonesia semakin meningkat seiring dengan pergeseran gaya hidup. Setiap toko kopi memiliki karakteristik yang berbeda dan didatangi oleh segmen pengunjung yang berbeda pula. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan korelasional antara motivasi kunjungan, karakteristik toko kopi, dan kegiatan yang terjadi di dalam toko kopi. Penelitian dilakukan dalam dua tahapan, yaitu tahap pertama penelitian kualitatif eksploratif dengan pendekatan grounded theory dan tahap kedua penelitian kuantitatif eksplanatori dengan pendekatan korelasional. Data penelitian tahap pertama dikumpulkan dengan kuesioner daring terbuka dan dianalisis dengan conventional content analysis. Data penelitian tahap kedua dikumpulkan dengan kuesioner daring tertutup dan dianalisis menggunakan analisis faktor (factor analysis) dan analisis korelasi multivariat (multivariate correlation analysis). Dari hasil analisis terungkap lima pola hubungan korelasional antara motivasi, karakteristik, dan kegiatan, yaitu gratifikasi, sosialisasi, keterjangkauan, peran untuk orang lain (POL), dan pencapaian tujuan. Kepekaan terhadap pola-pola hubungan ini dapat menjadi pendekatan penting dalam merancang tataruang dan interior sebuah toko kopi agar dapat merespon dengan baik kegiatan penggunanya.
Spektrum Ruang Komunal sebagai Wadah Interaksi Sosial bagi Penghuni pada Rumah Susun Sederhana Sewa di Jakarta Sucipto, Ilman Basthian
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 3 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.188 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i03.53

Abstract

Rusunawa sebagai permukiman “kampung vertikal”, berupaya memenuhi persyaratan minimal seperti “rumah tapak”, yaitu sebagai tempat tinggal dan tempat bermukim, yang diharapkan juga dapat menjadi wadah sosialisasi antar penghuni. Masalah sosial yang kerapkali muncul di rumah susun antara lain adalah kebiasaan-kebiasaan konvensional berupa pemanfaatan daerah publik yang dapat digunakan untuk pribadi maupun secara bersama-sama, yang jika tidak disertai sikap tenggang rasa, kerap memicu terjadinya konflik. Penghuni rusunawa perlu beradaptasi dalam hal perilaku sosial budaya agar dapat tercipta kesepakatan penggunaan ruang-ruang interaksi yang tersedia di rumah susun. Pertanyaan penelitian adalah pada pertimbangan desain yang perlu diperhatikan untuk pembentukan ruang-ruang komunal di rusunawa agar lebih optimal dalam mewadahi kebutuhan interaksi sosial para penghuni. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep desain dari ruang komunal pada rusunawa yang mampu mewadahi dan mendorong terciptanya interaksi sosial para penghuni sesuai karakteristik dan kebutuhan mereka akan ruang komunal yang ada sekarang ini. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif interpretatif. Deskriptif terkait dengan penyajian temuan data-data kualitatif agar mudah dipahami, kemudian dilakukan interpretasi untukmenemukan pemahaman baru. Hasil penelitian adalah konsep spektrum ruang komunal dalam hal menganalisis kebutuhan pengguna untuk kemudian diwujudkan dalam sintesis desain ruang komunal di tiap lantai unit hunian pada rusunawa secara optimal.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapat Pemindahan Ibu Kota Jawa Barat Nurhermaya, Asterina; Sugangga, Marisa
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 3 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.453 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i03.51

Abstract

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan pemindahan ibu kota Provinsi Jawa Barat sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan kota Bandung. Pemerintah menilai kota Bandung sudah terlalu padat dan tidak layak menjadi pusat pemerintahan. Namun, rencana pemindahan tersebut menimbulkan pro dan kontra masyarakat Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi pemindahan ibu kota Jawa Barat. Penelitian dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama dilakukan secara kualitatif dan tahap kedua secara kuantitatif. Di dalam kedua tahap penelitian ini, data dikumpulkan dengan membagikan kuesioner daring yang berisi pertanyaan terbuka. Di dalam tahap pertama, data teks yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis konten konvensional. Di dalam tahap kedua, data dianalisis menggunakan analisis faktor dan regresi. Hasil dari tahap analisis kedua menunjukkan adanya dua kelompok pendapat. Kelompok responden yang setuju cenderung melihat kinerja kota Bandung yang kurang dan kelompok yang tidak setuju menilai Bandung masih layak menjadi ibu kota Provinsi Jawa Barat.
Dimensi Kesadaran dan Perilaku Pekerja Terhadap Penghematan Energi di Kantor Alfikhairina Jamil; Hanson E. Kusuma; Angela Upitya Paramitasari
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 3 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.373 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i03.60

Abstract

Penelitian mengenai penghematan energi selama ini masih terfokus kepada penghematan yang dilakukan pada tingkat rumah tangga. Namun, faktanya adalah, bangunan komersil, terutama bangunan perkantoran adalah salah satu pengguna energi terbesar di dunia. Oleh sebab itu, permasalahan mengenai penghematan energi di kantor seharusnya lebih diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dimensi kesadaran dan perilaku yang berhubungan dengan penghematan energi di kantor. Hasil dari dimensi ini juga bertujuan untuk dijadikan landasan apabila sebuah bangunan ingin menerapkan intervensi untuk membantu mengurangi penggunaan energi. Pada penelitian ini, dibahas mengenai dimensi kesadaran dan perilaku pekerja terhadap penghematan energi di kantor. Kesadaran pada penelitian ini lebih merujuk kepada motivasi dan alasan seseorang mengapa melakukan atau tidak melakukan kegiatan penghematan energi, dan perilaku adalah hal yang dilakukan dan dibutuhkan yang berkaitan dengan penghematan energi itu sendiri. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner daring dengan metode non-random sampling dengan teknik snow-ball. Analisis data pada pendekatan ini menggunakan analisis komponen prinsip dan analisis faktor. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada 10 kelompok kesadaran, yaitu ‘Sadar akan Penghematan’, ‘Pencegah’, ‘Perbaikan lingkungan’, ‘Penghematan di rumah’,’ Keuangan’, ‘Penghematan di kantor’, ‘Moral’, ‘Sumber dana dan biaya’, ‘Sumber energi’, dan ‘Kewajiban’. Sedangkan pada kelompok perilaku ada lima kelompok, yaitu ‘Konektivitas’, ‘Kebutuhan listrik’, ‘Ketergantungan energi’, ‘Kebutuhan energi’, dan ‘Alat elektronik’.
Spasialitas dan Temporalitas Arsitektur Bambu dalam Konteks Masyarakat Tradisional dan Kontemporer Sukmayati Rahmah; Yulia Eka Putrie
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 3 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (993.132 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i03.65

Abstract

Diskusi tentang spasialitas dan temporalitas arsitektur diangkat karena dapat menghubungkan elemen-elemen arsitektur dengan pengalaman manusia di dalam ruang dan waktu. Pembahasan arsitektur bambu dalam konteks masyarakat dan masa yang berbeda bertujuan memberikan interpretasi tentang arah perkembangan arsitektur berkelanjutan secara umum. Kajian eksploratif – interpretif ini dilakukan terhadap beberapa kasus arsitektur bambu vernakular dan kontemporer di Indonesia. Pembahasan spasialitas dan temporalitas arsitektur bambu tak hanya melibatkan perkembangan teknologi, inovasi desain, dan aspek-aspek teraga, namun juga memberikan gambaran pergeseran cara pandang terhadap bambu dan cara manusia dalam berinteraksi dengan arsitektur bambu. Melalui kajian eksploratif – interpretif ini dapat disimpulkan adanya perubahan pada konteks ruang dan waktu arsitektur bambu. Namun, perubahan terjadi bukan dalam bentuk diskontinuitas nilai, meski terdapat eksplorasi dan cara pandang baru terhadap bambu. Dalam berbagai konteks, kontinuitas hadir melalui kemampuan arsitektur bambu untuk menghubungkan pengalaman ruang dan waktu manusia dengan lingkungan alam, sekaligus menghubungkan masa lalu dengan masa kini dan masa depan.
Preferensi Wisatawan dalam Memilih Hotel pada Lokasi yang Tidak Strategis Dewiyanti, Dhini; Takara Tantarto
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 3 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1170.749 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i03.68

Abstract

Selama ini banyak teori yang menyatakan bahwa lokasi hotel, desain bangunan, interior, kelengkapan fasilitas, dan faktor kepuasan pelanggan terhadap pelayanan hotel, merupakan hal yang dipilih wisatawan. Namun seiring dengan berkembangnya teknologi dan maraknya operator travel online yang menawarkan berbagai kemudahan, pilihan lokasi tidak lagi menjadi bagian penting di era milenial ini. Penelitian ini dilakukan melalui metode eksplorasi, yaitu dengan mencari dan mengamati tingkat kepuasan konsumen berdasarkan rating dan komentar yang ditulis konsumen, pada website operator travel di hotel-hotel yang memenuhi kriteria objek penelitian. Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi preferensi wisatawan dalam memilih hotel yang terletak di lokasi yang tidak strategis. Yogyakarta dipilih sebagai objek penelitian karena merupakan salah satu kota tujuan wisata di Indonesia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap teori lokasi yang ada.

Page 1 of 1 | Total Record : 6