cover
Contact Name
Dhini Dewiyanti
Contact Email
jlbi@iplbijournals.id
Phone
+628122184048
Journal Mail Official
dhinijlbi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Antropologi 20. Komp. UNPAD. Cigadung. Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia
ISSN : 23019247     EISSN : 26220954     DOI : https://doi.org/10.32315/jlbi
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian, artikel diskursus, dan artikel metode penelitian. Ruang lingkup keilmuan yang diwadahi oleh jurnal ini meliputi bidang arsitektur lanskap, arsitektur perilaku dan lingkungan, pengelolaan pembangunan dan pengembangan kebijakan, perancangan arsitektur, perencanaan dan perancangan kota, perencanaan wilayah dan perdesaan, perumahan dan permukiman, sains dan teknologi bangunan, sejarah dan teori arsitektur dan kota, sistem infrastruktur wilayah dan kota, serta bidang keilmuan lingkungan binaan lainnya.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 3 (2024): JLBI" : 6 Documents clear
Evaluasi Pelaksanaan Program Kampung Iklim Berbasis Partisipasi Masyarakat (Studi Kasus Di Rw 09, Kelurahan Pucangsawit) Sisca Indriyani; Sunarto Sunarto; Muhammad Indrawan
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v13i3.366

Abstract

Program kampung iklim merupakan program untuk memperkuat ketahanan terhadap ancaman perubahan iklim melalui upaya adaptasi dan mitigasi dalam tingkat lokal. Wilayah RW 09 mempunyai peran sebagai kampung iklim dan memperoleh penghargaan ProKlim Utama pada tahun 2022. Wilayah RW 09 berdekatan dengan Sungai Bengawan Solo sehingga memiliki kerentanan terhadap dampak perubahan iklim seperti banjir dan erosi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi, efektivitas, dan strategi peningkatan pelaksanaan program kampung iklim. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif, analisis statistik deskriptif menggunakan skala Likert, dan analisis SWOT. Hasil penelitian yaitu a) nilai implementasi ProKlim yang didapatkan kampung iklim RW 09 Kelurahan Pucangsawit sebesar 64,35% atau kategori sedang b) Efektivitas pelaksanaan program kampung iklim cukup efektif dengan persentase sebesar 56%, dimana kegiatan adaptasi dan mitigasi cukup efektif dengan persentase sebesar 57,4% dan 54,5%. c) Strategi prioritas untuk meningkatkan pelaksanaan ProKlim yaitu 1) membangun kerja sama dengan pihak eksternal untuk mendapatkan dukungan teknis dalam membangun IPAL dan pemanfaatan biogas, 2) membentuk kelompok sukarelawan dalam pemeliharaan sarana pengendalian banjir melakukan pendampingan dalam praktik wanatani, 3) membangun infrastruktur yang mendukung pengelolaan sampah organik, 4) melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai ProKlim.
Peranan Partisipasi Masyarakat dalam Peningkatan Kualitas Kawasan Permukiman Kumuh di Kelurahan Kotalama, Kota Malang Azis, Indy; Novi Sunu Sri Giriwati
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v13i3.377

Abstract

Pemukiman kumuh menjadi salah satu permasalahan utama yang kini sedang dihadapi oleh banyak kota-kota besar di Indonesia. Kelurahan Kotalama menjadi salah satu permukiman kumuh di Kota Malang yang sampai saat ini permasalahan sampahnya menjadi perhatian banyak orang. Penelitian ini mengidentifikasi tingkat partisipasi masyarakat dalam peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh di Kelurahan Kotalama, Kota Malang. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi warga masih tergolong rendah. Upaya untuk meningkatkan kualitas permukiman kumuh telah menunjukkan dampak positif, namun peningkatan partisipasi masyarakat diperlukan untuk keberlanjutan program.
Partisipasi Berbasis Masyarakat dalam Pembangunan di Pantai Watukarung Pacitan Irfan Maulana Ashgaf; Novi Sunu Sri Giriwati
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v13i3.381

Abstract

Pembangunan dan transformasi di pedesaan merupakan dampak modernisasi yang perlu diwaspadai. Sebuah desa mengandung nilai-nilai budaya yang erat kaitannya dengan kehidupan sosial dan lingkungan binaan. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif bertujuan untuk mengetahui tingkatan partisipasi masyarakat dan mengetahui metode pemberdayaan masyarakat yang digunakan dalam pengembangan kawasan Watukarung. Temuan artikel ini terdapat dua hal utama antara lain pertama, tingkat partisipasi masyarakat kawasan pantai Watukarung berada pada tahap partisipasi dengan kolaborasi antar tiga pihak yaitu pemerintah sebagai kontrol peraturan perundangan dan kebijakan, pihak swasta sebagai pemilik modal usaha utama, dan masyarakat sebagai pelaku utama dalam menggerakkan roda investasi yang telah disepakati Bersama. Kedua, metode partisipasi yang digunakan oleh masayarkat setempat terbentuk oleh dua hal dasar yaitu kesadaran dan kemauan dengan bertumpu pada satu titik kebersamaan hegemoni sosial yaitu tercermin dengan metode partisipasi gotong royong. Kontribusi penelitian ini digunakan sebagai pedoman dalam membuat kebijakan pembangunan sehingga dapat terealisasi tepat guna antara program pemerintah terhadap kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat untuk berkembang secara spesifik sesuai dengan kondisi sosial budaya setempat dan keberlanjutan ekologi.
Partisipasi Masyarakat dalam Keberlanjutan Kampung Budaya Polowijen, Malang Nadhifatur Rifdah, Balqis; Giriwati, Novi Sunu Sri
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v13i3.383

Abstract

Kampung Budaya Polowijen (KBP) di Malang merupakan kampung tematik yang bertujuan untuk melestarikan dan menghidupkan kembali tradisi dan kebudayaan lokal. Melalui partisipasi aktif masyarakat, KBP berhasil menjadi pusat pelestarian budaya dan destinasi wisata budaya yang unggul. Penelitian ini mengeksplorasi tingkat partisipasi masyarakat serta metode partisipasi yang diterapkan dalam keberlanjutan wisata budaya di KBP. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan objek wisata yang unik, termasuk situs bersejarah dan atraksi budaya, menarik minat wisatawan dan mendorong keterlibatan masyarakat, didukung oleh investasi pemerintah dalam dana, pelatihan, serta peningkatan fasilitas dan infrastruktur. Partisipasi masyarakat di KBP mencapai tingkat "Delegation" dalam model partisipasi sosial Arnstein, di mana warga memiliki kekuatan dan kewenangan untuk mengawasi, mengelola, dan memastikan akuntabilitas program-program budaya. Warga berperan aktif dalam pembuatan rencana pengelolaan dan perencanaan kegiatan, yang mencerminkan kebutuhan dan aspirasi mereka. Implementasi PRA dan FGD berhasil menciptakan ruang dialog yang partisipatif, memungkinkan pengumpulan informasi yang kaya dan membangun konsensus di antara warga. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pelibatan masyarakat yang signifikan dalam pengelolaan budaya lokal dapat memastikan keberlanjutan dan kemajuan program-program pelestarian budaya.
Partisipasi Masyarakat Dalam Keberlanjutan Kampung Wisata Industri Keripik Tempe Sanan Prastiwi, Arindi Eka; Novi Sunu Sri Giriwati
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v13i3.384

Abstract

Industri pariwisata pada bidang pangan yang dikembangkan dengan baik, dapat berpotensi menjadi suatu tujuan daerah wisata tersendiri yang memberikan peluang bisnis pariwisata berkelanjutan. Daerah yang memiliki daya tarik dan potensi dalam wisata kuliner oleh-oleh salah satunya adalah Kampung Wisata Industri Keripik Tempe Sanan yang berada di pusat kota Malang, Jawa Timur. Partisipasi masyarakat merupakan salah satu kriteria penting untuk mencapai tujuan pariwisata berkelanjutan. Penelitian kualitatif-deskriptif dengan pendekatan partisipasif melalui studi kasus dilakukan untuk mengetahui bagaimana partisipasi masyarakat dalam keberlanjutan kampung wisata industri kripik Tempe Sanan. Analisis data secara deskriptif didasari pada tinjauan studi literatur dari jurnal terkait mengenai desa wisata dan partisipasi sosial yang dilakukan untuk menjelaskan secara narasi tingkatan partisipasi masyarakat pada objek studi kasus. Hasil analisis menunjukkan bentuk partisipasi masyarakat dalam bentuk suatu wadah perkumpulan masyarakat yang disebut kelompok sadar wisata (pokdarwis) Sanan. Tingkatan partisipasi masyarakat Kampung Sanan berada pada level sedang yaitu Partisipasi Untuk Imbalan Materi dan Partisipasi Fungsional. Masih terdapat persaingan yang cukup ketat antar pelaku usaha dikarenakan perbedaan visi misi dengan fokus utama menitikberatkan pada keuntungan pribadi. Keterlibatan masyarakat yang cukup tinggi terlihat pada antusiasme untuk pengembangan produk olahan dan juga promosi produk melalui kegiatan Festival Kuliner Tempe.
Optimalisasi Kenyamanan Audial dalam Akustik Gereja: Studi Kasus Gereja Mater Dei Lampersari Semarang Fransiska Helena Putri; Bonifacio Bayu Senasaputro
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 13 No. 3 (2024): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v13i3.393

Abstract

Gereja menjadi tempat yang dipandang khusuk, hening dan damai bagi umat Katolik, namun pada kondisi Gereja Mater Dei-Lampersari dirasa belum cukup ideal dalam menanggapi isu tersebut. Hal ini dipengaruhi karena letak bangunan yang berada di lingkup permukiman dan persimpangan jalan. Oleh karena itu kualitas akustik sebuah gereja dianggap penting untuk menunjang kenyamanan audial umat gereja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas akustik gereja berdasarkan parameter akustik dengan acuan teori menurut Les E. Doolie. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan adanya pengukuran parameter akustik dan tanggapan umat gereja sebagai faktor pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akustik ruang gereja dapat mempengaruhi kenyamanan pendengar, dengan beberapa aspek seperti kejelasan suara, bising latar belakang, tata letak sumber bunyi/penguat bunyi dan tingkat dengung. Hasil perhitunganĀ  membuktikan nilai kebisingan lingkungan sekitar tidak mempengaruhi kekhusyukan ibadah, namun hasil perhitungan angka reverberation time gereja mencapai 2.1 detik sehingga belum dapat dikatakan sudah mencapai tingkat ideal, dalam rentang 1.6 hingga 1.9 detik. Langkah yang dilakukan berupa optimalisasi akustik untuk mencapai waktu dengung yang optimal dan menginsulasi kebocoran-kebocoran suara, dengan melibatkan material-material akustik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6