cover
Contact Name
Elmiawati Latifah
Contact Email
elmiawatilatifah@ummgl.ac.id
Phone
+6281392212213
Journal Mail Official
journal.psp@ummgl.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Magelang, Jl. Mayjen Bambang Soegeng, Glagak, Sumberrejo, Kec. Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah 56172, Indonesia
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis
ISSN : 25499068     EISSN : 25794558     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis aims to serve the updated scientific knowledge for international researchers in pharmaceutical sciences. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis (JFSP) publishes review article, original article, as well as short communication in the all scopes of Pharmaceutical Science such as Pharmaceutics, Biopharmaceutics, Drug Delivery System, Physical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Pharmacology and Toxicology, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Chemistry, Pharmaceutical Biology, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Marketing, Alternative Medicines, Pharmaceutical Management, Pharmacoeconomic, Pharmacoepidemiology, Social Pharmacy, Pharmacy Policies.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2017)" : 6 Documents clear
EVALUASI SISTEM PENGADAAN OBAT ANTIHIPERTENSI GOLONGAN ANGIOTENSIN II ANTAGONIS DI RUMAHSAKIT HARAPAN MAGELANG PERIODE JANUARI-DESEMBER 2016 Cut Delima
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v3i1.2718

Abstract

Pengadaan obat adalah salah satu aspek penting dan menentukan dalam pengelolaan obat. Obat angiotensin II antagonis merupakan salah satu golongan antihipertensi yang perputarannya cepat atau fast moving, sehingga dengan proses pengadaan tersebut obat angiotensin II antagonis sering mengalami kekosongan obat atau stock out. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi sistem pengadaan obat antihipertensi golongan angiotensin II antagonis di Rumah Sakit Harapan Magelang. Desain penelitian ini adalah deskriptif dan metode survey dan wawancara dengan pendekatan retrospektif. Populasi pada penelitian ini adalah data kegiatan pengadaan obat.Analisis data diukur dengan menggunakan indikator yang telah ditetapkan. Hasil dari penelitian yang didapatkan pada nilai indikator sistem pengadaan obat di Rumah Sakit Harapan Magelang. Persentase obat yang diadakan dengan obat yang direncanakan sebesar 100% tergolong efisien, frekuensi pengadaan tiap item obat sebesar 10 kali tergolong rendah, frekuensi kesalahan faktur dari 73 sampel faktur terdapat 0 kesalahan faktur tergolong baik, frekuensi tertundanya pembayaran oleh Rumah Sakit terhadap waktu yang telah disepakati mendapatkan rata-rata sebesar 1,7 kali tergolong efisien, gambaran obat antihipertensi golongan angiotensin II antagonis pada perputaran lambat (slow moving) sebesar 62% dan perputaran cepat (fast moving) sebesar 38%.
GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG SWAMEDIKASI DIARE DI DUSUN MACANAN KELURAHAN TANJUNG KECAMATAN MUNTILAN Dini Wulandari
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v3i1.2719

Abstract

Pengetahuan tentang obat dan keluhan penyakit berdampak pada penggunaan obat keterbatasan pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan obat dan cara penggunaannya dalam swamedikasi menjadi sumber terjadinya kesalahan dalam pengobatan. Salah satu penyakit yang sering dialami oleh masyarakat adalah diare. Diare didefinisikan sebagai buang air besar dengan feses tidak berbentuk atau cair dengan frekuensi lebih dari 3 kali dalam 24 jam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi diare di Dusun Macanan Kelurahan Tanjung Kecamatan Muntilan. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan metode survei yang bersifat Cross Sectional Survey dengan teknik purposive sampling, Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Dilakukan pada sampel sebanyak 122 responden pada masyarakat di Dusun Macanan Kelurahan Tanjung Kecamatan Muntilan. Hasil karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin adalah perempuan 76 responden (62%). Berdasarkan usia responden berusia 26-35 tahun (30%), berdasarkan pendidikan responden berpendidikan SD (39%) dan SMA (39%), berdasarkan pekerjaan responden bekerja sebagai buruh (35%). Berdasarkan hasil penelitian keseluruhan dapat disimpulkan bahwa gambaran pengetahuan masyarakat tentang swamedikasi diare di Dusun Macanan Kelurahan Tanjung Kecamatan Muntilan di kategorikan kurang dengan persentase 31%.
POTENSI FRAKSI-FRAKSI DARI EKSTRAK TANAMAN YANG DIKENAL SEBAGAI ANTIOKSIDAN Hudan Taufiq
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa tanaman telah dikenal memiliki fungsi sebagai antioksidan, namun fraksi senyawa yang menyumbang aktivitas antioksidannya belum pernah dilaporkan. Senyawa antioksidan seperti flavonoid, alkaloid, dan senyawa lain telah diidentifikasi terdapat pada daun kopi robusta (tanin), kulit buah nanas (vitamin C dan karotenoid), bunga turi putih (tanin), serta kulit batang belimbing wuluh (saponin). Senyawa tersebut bermanfaat untuk pencegahan penyakit degeneratif yang diakibatkan oleh radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan tanaman yang dikenal sebagai antioksidan dan fraksi senyawa yang bertanggung jawab terhadap aktivitasnya. Semua bahan diekstrak menggunakan etanol melalui proses maserasi, kemudian dilakukan fraksinasi secara LLF (Liquid-liquid fractination). Daya antioksidan ditentukan dengan uji penangkapan radikal DPPH secara kuantitatif (yang dinyatakan sebagai IC50) menggunakan spektrofotometri dengan panjang gelombang 516,6 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai IC50 fraksi etil asetat dan etanol dari ekstrak etanolik daun kopi robusta, bunga turi putih, dan kulit batang belimbing wuluh secara berturut-turut adalah 1,53; 1,92; 143,47; 251,06; 29,85; dan 60,84 ppm. Adapun rata-rata nilai IC50 fraksi etanol dan n-heksana dari ekstrak etanolik kulit buah nanas secara berturut-turut adalah 197,50 dan 489,89 ppm. Kesimpulan penelitian ini adalah fraksi etil asetat dan etanol dari ekstrak etanolik daun kopi robusta (Coffea canephora Peirre ex Froehner) memiliki aktifitas antioksidan sangat kuat dengan aktivitas antioksidan berturut-turut sebesar 3,12 dan 2,48 kali lebih besar dibandingkan Vitamin C
UJI AKTIVITAS ANTIFUNGI PERASAN BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) TERHADAP Candida albicans Rizqina Bintari
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang putih (Allium sativum L) telah digunakan di bidang kesehatan untuk pencegahan dan pengobatan penyakit selama lebih dari 4000 tahun. Bawang putih berkhasiat sebagai antibakteri dan antifungi selain itu dapat juga berkhasiat sebagai antihipertensi, obat maag, karminativa (pada keadaan dyspepsia), ekspektoransia dan penurun kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antifungi air perasan umbi bawang putih terhadap pertumbuhan Candida albicans. Uji aktivitas antifungi dilakukan dengan metode sumuran yaitu dengan membuat lubang pada media uji yang telah diinjeksikan dengan larutan uji. Larutan uji yang digunakan adalah air perasan bawang putih dengan berbagai konsentrasi. Konsentrasi yang digunakan adalah 25%, 50% dan 75%. Uji aktivitas dilakukan dengan menginkubasi media Sabouround Dextrose Agar (SDA) yang telah dioleskan dengan jamur uji dan diinjeksikan air perasan bawang putih diinkubasi pada suhu 37o C selama 24 jam yang kemudian diamati timbulnya zona hambat yang terbentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter zona hambat yang terbentuk dari air perasan bawang putih terhada Candida albicans terluas dihasilkan oleh konsentrasi 50% disusul dengan konsentrasi 75% dan 25% dengan rata-rata diameter zona hambat yang terbentuk berturut-turut yaitu 13,57 mm, 3,16% mm, 1,61 mm.
IDENTIFIKASI BAKTERI BACILLUS CEREUS PADA MIE BASAH DI PASAR KEBONPOLO MAGELANG Rahayu Retno
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v3i1.2722

Abstract

Mie basah merupakan salah satu bahan pangan favorit masyarakat Indonesia. Mie basah yang dikonsumsi harus memenuhi syarat keamanan pangan untuk mencegah dari cemaran biologis. Salah satu pencemaran biologis dapat diakibatkan oleh bakteri Bacillus cereus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya bakteri Bacillus cereus pada mie basah di pasar Kebonpolo Magelang. Penelitian ini menggunakan 5 sampel mie basah dari pasar Kebonpolo Magelang yang kemudian diberi nama A, B, C, D, dan E. Pengujian yang digunakan pada penelitian ini adalah uji kualitatif dengan menggunakan media Mannitol egg yolk polymyixin (MYP). Uji kualitatif ini dilakukan dengan 3 kelompok perlakuan yaitu kontrol positif yang menggunakan strain bakteri Bacillus cereus yang diinokulasi ke media Mannitol egg yolk polymyixin (MYP), kontrol negatif, dan perlakuan 5 sampel mie basah. Hasil pengujian dari kelima sampel dengan menggunakan media Mannitol egg yolk polymyixin (MYP) pada penelitian ini adalah tidak ada pertumbuhan koloni Bacillus cereus yang ditandai dengan tidak adanya perubahan warna merah muda dikelilingi daerah keruh pada media Mannitol egg yolk polymyixin (MYP).
EVALUASI PENERAPAN ASPEK BANGUNAN, PERALATAN DAN SANITASI HYGIENE CPOTB PADA PEDAGANG JAMU GENDONG DI DUSUN TEMPURSARI, TEMPURAN, MAGELANG Qurota Akyuni
Jurnal Farmasi Sains dan Praktis Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/pharmacy.v3i1.2723

Abstract

Jamu gendong termasuk dalam kategori obat tradisional. Proses produksi jamu gendong harus memenuhi Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). CPOTB dipenuhi untuk melindungi masyarakat terhadap hal-hal yang merugikan dari penggunaan jamu gendong yang tidak memenuhi persyaratan mutu. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi penerapan aspek bangunan, peralatan dan sanitasi hygiene CPOTB pada pedagang jamu gendong di dusun Tempursari, Tempuran, Magelang. Metode penelitian ini adalah deskriptif yang menggambarkan atau mendeskripsikan tentang aspek-aspek yang diterapkan dalam CPOTB jamu gendong. Populasi dalam penelitian ini adalah para pedagang jamu gendong di dusun Tempursari, Tempuran, Magelang. Sampel yang digunakan sebanyak 57 pedagang jamu gendong. Instrumen yang digunakan yaitu berupa kuesioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi penerapan aspek bangunan sebesar 49,7%, aspek peralatan sebesar 78,2% dan aspek sanitasi hygiene sebesar 52,2%.

Page 1 of 1 | Total Record : 6