The development of digital technology has transformed da’wah practices from conventional methods toward more interactive communication via digital media. MQFM Radio Bandung, as a da’wah broadcasting organization, has adapted through media convergence by developing da’wah content across various platforms, including its website, Instagram, Facebook, X, and YouTube. This study aims to examine the process of managing the production of digital da’wah content carried out by the MQFM Bandung multimedia team across all of these platforms, from the pre-production stage through production to post-production. Additionally, this study also examines the application of communication management functions—including planning, organizing, implementing, and monitoring—and explores the rationale behind selecting the value of “Inspiration for Indonesian Families” as the primary foundation for developing digital da’wah content. This study employs a qualitative research method using a case study approach and a constructivist paradigm. The theories used are Open System Theory, Media Management Strategic and Media Convergence The research findings show that the MQFM Bandung multimedia team implements systematic production management through the POAC framework at every stage of production. This process includes planning ideas and themes for da’wah, organizing the team, production, and the distribution and evaluation of content across various digital platforms. Media convergence allows a single piece of da’wah content to be adapted into various formats according to the characteristics of each platform The value of “Inspiration for Indonesian Families” serves as both the value proposition and the core identity of MQFM in delivering messages of Islamic outreach that are relevant, inclusive, and easily accepted by the public through a family-based approach. Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan praktik dakwah dari metode konvensional menuju komunikasi yang lebih interaktif melalui media digital. Radio MQFM Bandung sebagai lembaga penyiaran dakwah beradaptasi melalui konvergensi media dengan mengembangkan konten dakwah pada berbagai platform, yaitu website, Instagram, Facebook, X, dan YouTube. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengelolaan produksi konten dakwah digital yang dilakukan oleh tim multimedia MQFM Bandung pada seluruh platform tersebut, mulai dari tahap pra-produksi, produksi, hingga pascaproduksi. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji penerapan fungsi manajemen komunikasi yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, serta memahami alasan pemilihan nilai “Inspirasi Keluarga Indonesia” sebagai landasan utama dalam pengembangan konten dakwah digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan paradigma konstruktivis. Teori yang digunakan meliputi Teori Sistem Terbuka, Manajemen Strategi Media dan Konvergensi Media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tim multimedia MQFM Bandung menerapkan manajemen produksi secara sistematis melalui fungsi POAC pada setiap tahapan produksi. Proses tersebut mencakup perencanaan ide dan tema dakwah, pengorganisasian tim, produksi, serta distribusi dan evaluasi konten pada berbagai platform digital. Konvergensi media memungkinkan satu materi dakwah diadaptasi ke berbagai format sesuai karakteristik platform. Nilai “Inspirasi Keluarga Indonesia” menjadi proposition value sekaligus identitas utama MQFM dalam mengemas pesan dakwah yang relevan, inklusif, dan mudah diterima masyarakat melalui pendekatan berbasis keluarga.