Bandung Conference Series: Communication Management
Bandung Conference Series: Communication Management (BCSCM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen Komunikasi dengan ruang lingkup diantaranya adalah Awareness, Brand equity, Brand Image, Connecting Community Building, Content Creation, Content Sharing, Daya Tarik Iklan, Drama Televisi, Event, Gaya Hidup, Interior Display, Jingle, Kampanye, Keputusan Pembelian, Keterikatan Pelanggan, Komunikasi antar pribadi, Komunikasi Pemasaran, Konsep Diri, Kredibilitas Komunikator, Kualitas Pelayanan, Literasi Media, Loyalitas Konsumen Manajemen branding, Media Sosial, Minat Beli Konsumen, Online Review, Pemasaran Konten, Penjualan produk, Persepsi Budaya, Personal Branding, Promosi online, Sikap, Store Atmospheredan Layout, Tagline, Terpaan Media, Tindakan Membeli, Transportasi Online, Ujaran Kebencian, Website, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles
1 Documents
Search results for
, issue
"425 - 434"
:
1 Documents
clear
Reorientasi Aktualisasi Diri Mahasiswa Program Mobilitas antar Budaya U-GEO
Naila Salma Fakhira;
Ani Yuningsih
Bandung Conference Series: Communication Management 425 - 434
Publisher : UNISBA Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29313/bcscm.v6i2.24140
Self-actualization is a continuous process of individuals in reaching the peak of their life potential, which requires reorientation of values when faced with a new environment. This study aims to analyze the process of reorientation self-actualization in students through the Unisba Global Student Motion (U-GEO) program, an international intercultural mobility initiative from the Unisba International Affairs Office (KUI). This program was established to strengthen international cooperation and facilitate students in building the university's reputation in the international arena. Using a qualitative phenomenological approach, this study explores the meaning and motivation of the conscious experiences of five U-GEO participants. Results show that global interactions trigger significant transformations in students motives for action, both in the past and in their future goals. Students experienced a reorientation of identity that included a change in mindset to become more open-minded, increased self-confidence, and a new understanding of success as a form of continuous self-development. This reorientation not only served as professional capacity building but also as an emotional foundation for achieving more complete self-actualization amid cultural diversity. This research is expected to contribute to the implementation of future programs so that they can pay more attention to aspects of individual development in greater depth. Aktualisasi diri merupakan proses berkelanjutan individu dalam mencapai puncak potensi kehidupannya, yang memerlukan adanya reorientasi nilai ketika dihadapkan pada lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses reorientasi aktualisasi diri pada mahasiswa melalui program Unisba Global Student Motion (U-GEO), sebuah inisiasi mobilitas antarbudaya internasional dari Kantor Urusan Internasional (KUI) Unisba. Program ini dibentuk dalam memperkuat kerjasama internasional serta memfasilitasi mahasiswa dalam membangun reputasi universitas di kancah internasional. Dengan menggunakan metode kualitatif pendekatan fenomenologi, penelitian ini mengeksplorasi makna serta motivasi dari pengalaman sadar lima peserta progam U-GEO. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi global yang memicu transformasi signifikan terhadap motif tindakan mahasiswa baik dari masa lalu maupun tujuan masa depan. Mahasiswa mengalami reorientasi identitas yang mencangkup perubahan pola piker menjadi lebih terbuka (global minded), peningkatan kepercayaan diri, serta pemaknaan baru terhadap sebuah kesuksesan sebagai bentuk proses pengembangan diri yang berkelanjutan. Reorientasi ini tidak hanya berfungsi sebagai pengembangan kapasitas profesional, tetapi juga sebagai fondasi emosional dalam mencapai aktualisasi diri yang lebih utuh di tengah keberagaman budaya. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pelaksanaan program U-GEO selanjutnya agar dapat memperhatikan aspek perkembangan individu secara lebih mendalam.