cover
Contact Name
Aldi Aditya
Contact Email
iswara@unsoed.ac.id
Phone
+6281804884272
Journal Mail Official
iswara@unsoed.ac.id
Editorial Address
Jl. DR. Soeparno, Karangwangkal, Purwokerto Utara, Banyumas, Jawa Tengah 53122
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia
ISSN : 27467104     EISSN : 29618045     DOI : https://doi.org/10.20884/1.iswara
Jurnal Iswara: Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia which is published twice a year (every June and December), is a double blind peer-reviewed publication consists of research-based and review articles, fresh ideas about Indonesian language, literature, cultural studies, which have never been published before. The journal covers all aspect relating to humanities, including: 1. Macro-linguistics; 2. Micro-linguistics; 3. Translation studies; 4. Post-colonial literature; 5. Modern literature; 6. Popular teen literature; 7. Cultural Studies; 8. Modern culture; 9. Popular culture; 10. Folk culture; 11. Ethnic Studies.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2023): Desember 2023" : 5 Documents clear
Language Crime: Potential Defamation and Criminality in Fake News From a Forensic Linguistic Perspective Khoirunnisa, Krismonika; Kulsum, Umi; Roesmiati, Dian
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2023.3.2.9107

Abstract

Language and media are interesting topics to study. Considering that language has criteria in society, the media will not be spared as a means of communication. Over time, language has many variations that cannot be seen from just one aspect, but needs to be seen from other accompanying aspects. One of them is the “Why” aspect. The "why" aspect in language, especially news media, is now the target of why such things can appear in society, one of which is fake news (hoax). This research article is a type of qualitative descriptive research. This research takes the topic of forensic linguistics based on language crimes in the media. This type of research is qualitative with descriptive method. The aims of this research are (1) to describe what forms of language crime are found in the spread of fake news (hoaxes) in the reporting of "Official Vaccine Certificates Without Vaccination" and (2) to describe aspects of a comprehensive perspective and its usefulness in society. The data in this study is a form of language crime in terms of defamation and criminality in news or photos circulating around the news "Official Vaccine Certificate Without Vaccination". The data source used in this study is online media which reports fake news (hoaxes) about "Official Vaccine Certificates Without Vaccination". The type of data collection technique uses the mark-reading technique (read-note). Data analysis techniques are carried out by collecting data, reducing data, and presenting data. The results of this study found that with media that has a wider variety and discussion, the news can become confusing and possibly fake news (hoax), considering that language and society cannot be seen from just one aspect. So that with the news circulating, it can result in defamation and criminality for the parties concerned or those who feel aggrieved. Keywords: Fake news, language crime, defamation, crime, forensic linguistics.
Study of Directive Speech Acts in Online Loans Advertisement Discourse Putri, Yusriani Febrian Ramadani; Setiawati, Eti
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2023.3.2.9936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan fungsi dari tindak tutur direktif dalam wacana iklan pinjaman online, serta mendeskripsikan efek yang akan ditimbulkan dari adanya tindak tutur direktif tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode dan pendekatan deskriptif. Jenis dari penelitian yang digunakan dalam proses penyusunan artikel ini adalah penelitian kualitatif. Sumber data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah iklan pinjaman online yang ada di media sosial. Data dari penelitian yang dilakukan adalah berwujud kutipan kalimat pada iklan pinjaman online yang menyesuaikan dengan tindak tutur direktif. Teknik yang akan digunakan dalam pengumpulan data yaitu menggunakan metode dokumentasi dan metode catat. Lalu analisis data yang ada di penelitian ini berupa analisis data kualitatif dan metode padan pragmatik. Peneliti mendapatkan hasil penelitian yang dilakukan berdasarkan tindak tutur direktif dalam wacana iklan pinjaman online terdapat, jenis tindak tutur direktif berupa mengajak, memerintah, dan menasihati. Hasil lainnya adalah fungsi tindak tutur direktif berupa menyuruh, memohon, menasihati, menyarankan dan menentang. Serta efek dari masing-masing fungsi tindak tutur direktif tersebut.
Representasi Simbol Budaya Batak Toba dalam Film Ngeri-Ngeri Sedap Jannah, Miftahul; Nurmalisa, Dina
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2023.3.2.10198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan simbol budaya Batak Toba yang terdapat dalam film Ngeri – Ngeri Sedap melalui perilaku tokoh. Metode deskriptif kualitatif dan teori semiotika Charles Sanders Peirce (ikon, indeks, simbol) digunakan untuk menemukan simbol – simbol yang terdapat dalam teks, sedangkan pendekatan antropologi sastra untuk menunjukkan representasi simbol budaya dalam film tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, dokumentasi dan studi literatur. Kajian pustaka dilakukan dengan menelaah beberapa jurnal dari penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini yaitu simbol budaya Batak Toba ditemukan dalam film Ngeri – Ngeri Sedap melalui perilaku tokoh dengan mengunakan analisis semiotika model Charles Sander Peirce (ikon, indeks, simbol). Simbol – simbol tersebut selaras dengan tiga unsur kebudayaan universal yang dikemukakan oleh Koentjaraningrat (2005), yaitu (1) sistem kemasyarakatan meliputi berkumpul di lapo, musyawarah, pernikahan sesama suku, anak terakhir pewaris rumah, dan peran perumpuan dalam keluarga; (2) sistem mata pencaharian, meliputi berkerja di bidang hukum dan merantau; (3) sistem bahasa, yaitu menggunakan sapaan horas. Melalui simbol – simbol tersebut, film ini merepresentasikan budaya Batak Toba sekaligus menjadi autokritik terhadap budaya patriarki yang masih berlangsung di masyarakat Batak hingga sekarang.
Nilai Moral dalam Serial Animasi Adit Sopo Jarwo Serta Relevansinya terhadap Pembentukan Karakter Anak Najmuddin, Arif; Dewi, Desyarini Puspita
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2023.3.2.10614

Abstract

Berbicara mengenai animasi atau kartun yang berasal dari Indonesia, ada salah satu animasi yang cocok untuk ditonton oleh anak usia 6-10 tahun yaitu Serial Animasi Adit Sopo Jarwo. Film animasi “Adit dan Sopo Jarwo” diproduksi oleh MD Animation, yaitu rumah produksi visual effect untuk animasi asli Indonesia yang dibentuk oleh Manoj Punjabi dan Dana Riza. Film kartun Adit dan Sopo Jarwo banyak mengandung nilai-nilai moral seperti Pak Haji ketika memberi petuah kepada Adit, Sopo, Jarwo beserta teman-temannya dengan bahasa Betawi, Adit yang suka menolong pemberani dan percaya diri, dengan ini bisa dijadikan sebagai media bagi proses pembelajaran anak di rumah dan di sekolah. Rumusan masalah dalam penelitian ini mengenai bagaimana nilai moral yang terkandung dalam serial animasi Adit Sopo Jarwo dan relevansinya nilai moral terhadap pembentukan karakter anak. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggambarkan serta menginterpretasikan nilai moral dalam serial animasi Adit Sopo Jarwo dan teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik simak dan teknik catat. Hasil analisis data menunjukkan nilai moral dalam serial animasi Adit Sopo Jarwo didominasi oleh moral sosial dengan pemerolehan data sebanyak 9 data dalam 3 kategori kepribadian. Relevansi nilai moral terhadap pembentukan karakter yaitu saling menghargai yang relevan dengan pendidikan karakter yaitu toleransi, menolong orang lain yang relevan dengan pendidikan karakter yaitu peduli sosial, dan berdoa kepada Tuhan yang relevan dengan pendidikan karakter yaitu religius.
Citra Perempuan dalam Konstruksi Budaya Jawa Era Orde Lama: Studi Kasus Film Gadis Kretek Karya Kamila Andini dan Ifa Isfansyah Padiatra, Aditia Muara; Dariah, Imas; Hamdiyah, Nisa Nurul
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2023.3.2.10928

Abstract

Obyek studi dalam penelitian ini adalah film Gadis Kretek yang merupakan gubahan dari Novel karya Ratih Kumala dan disutradarai oleh Kamila Andini dan Ifa Isfansyah. Film ini sendiri diambil sebagai obyek studi karena pemosisiannya dalam mencitrakan Perempuan sebagai sebuah entitas dalam konstruksi budaya Jawa yang kemudian dibatasi oleh narasi waktu tertentu, yakni masa Orde Lama. Karya ini sendiri mencoba untuk mendeskripsikan bagaimana kemudian citra perempuan tersebut tergambarkan menggunakan studi observasi dan historis. Hasil penelitian yang kemudian didapatkan dalam penelitian ini sendiri ialah bagaimana kemudian nuansa Orde Lama mengambil peran penting dalam pengkisahan film Gadis Kretek dan bagaimana situasi penokohan perempuan pada film tersebut sangat dipengaruhi oleh rekonstruksi masyarakat Jawa yang menjadi setting tempat dan menjadi latar pengkisahan daripada film tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 5