cover
Contact Name
Aldi Aditya
Contact Email
iswara@unsoed.ac.id
Phone
+6281804884272
Journal Mail Official
iswara@unsoed.ac.id
Editorial Address
Jl. DR. Soeparno, Karangwangkal, Purwokerto Utara, Banyumas, Jawa Tengah 53122
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia
ISSN : 27467104     EISSN : 29618045     DOI : https://doi.org/10.20884/1.iswara
Jurnal Iswara: Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia which is published twice a year (every June and December), is a double blind peer-reviewed publication consists of research-based and review articles, fresh ideas about Indonesian language, literature, cultural studies, which have never been published before. The journal covers all aspect relating to humanities, including: 1. Macro-linguistics; 2. Micro-linguistics; 3. Translation studies; 4. Post-colonial literature; 5. Modern literature; 6. Popular teen literature; 7. Cultural Studies; 8. Modern culture; 9. Popular culture; 10. Folk culture; 11. Ethnic Studies.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025" : 3 Documents clear
Potret Perempuan Marginal dalam Cerpen “Jasa-Jasa Bu Mardiyah” Karya Ahmad Tohari: Kajian Estetika dan Resepsi Sastra Febriansyah, Faren Alif Sidik
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2025.5.2.16585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman estetik pembaca dalam cerpen "Rumah yang Terang" karya Ahmad Tohari dengan menggunakan pendekatan estetika dan teori resepsi Wolfgang Iser. Fokus utama kajian adalah bagaimana struktur teks dan konteks sosial-budaya di luar teks membentuk makna melalui partisipasi aktif pembaca. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka untuk mengkaji keterjalinan unsur intratekstual dan ekstratekstual, identifikasi repertoar historis dan sosial-budaya, serta analisis respons estetik yang meliputi blank space, horison harapan, dan implied reader. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks menyajikan simbolisme kuat, seperti terang dan tasbih, yang memicu perenungan spiritual dan menggugah emosi pembaca. Selain itu, latar budaya masyarakat desa Indonesia turut berperan membentuk tekanan sosial yang dikenali pembaca sebagai bagian dari pengalaman kolektif. Harapan pembaca yang semula mengarah pada penyelesaian logis justru dibalik oleh akhir cerita yang tragis, membentuk efek estetik yang mendalam. Cerpen ini memosisikan pembaca sebagai subjek aktif dalam menciptakan makna, dan menempatkan sastra sebagai ruang perenungan etis serta refleksi nilai-nilai kemanusiaan.
Analisis Analisis Pembaca Tersirat dan Ruang Kosong dalam Cerpen Lintah Darat Karya Aris Kurniawan (Perspektif Teori Resepsi Pembaca Iser) Rangga, Rangga
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2025.5.2.16609

Abstract

Penelitian ini yang berjudul "Analisis Pembaca Tersirat dan Ruang Kosong dalam Cerpen 'Lintah Darat' Karya Aris Kurniawan (Perspektif Teori Resepsi Pembaca Iser)" mengkaji bagaimana struktur naratif dalam Lintah Darat membangun makna melalui pembaca tersirat dan ruang kosong dalam teks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana elemen-elemen tersebut mengundang pembaca untuk berpartisipasi aktif dalam menafsirkan cerita, khususnya mengenai dilema moral dan sosial yang dihadapi oleh tokoh utama. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis elemen naratif yang menawarkan celah atau ruang kosong yang dapat diisi oleh pembaca, berdasarkan pengalaman pribadi dan konteks sosial mereka. Data dikumpulkan melalui pembacaan mendalam dan analisis teks, dengan fokus pada bagian-bagian yang menunjukkan ambiguitas dan celah interpretatif. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis isi, dengan didukung oleh kerangka teori dari Teori Resepsi Pembaca Iser, yang menekankan peran aktif pembaca dalam menciptakan makna dari teks. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa struktur naratif dalam Lintah Darat meninggalkan banyak ruang kosong, seperti motivasi karakter-karakter yang ambigu, serta perjuangan ekonomi yang belum terselesaikan, yang mendorong pembaca untuk terlibat dalam proses dinamis pembentukan makna. Celah-celah ini tidak hanya menyoroti kompleksitas tindakan karakter, tetapi juga mengundang pembaca untuk merenungkan pertanyaan sosial dan moral yang lebih besar.
Budaya Literasi Anak sebagai Modal Sosial Dalam Pembangunan Desa Wonosari, Yogyakarta Hayati, Sakinatul; Septyono, Rizky; afifah, Wadhhah; Evina, Putri Ratu; Fatmatuzzahro, Chanza; Saputra, Arif Tri; Nisa, Mufidah Rohmatun
Jurnal Iswara : Jurnal Kajian Bahasa, Budaya, dan Sastra Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iswara.2025.5.2.17514

Abstract

Pengembangan budaya literasi anak di Desa Wonosari menjadi modal sosial utama dalam pembangunan desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pengembangan literasi di desa tersebut, mengingat skor literasi membaca Indonesia yang masih rendah berdasarkan studi PISA 2022. Desa Wonosari, yang memiliki populasi anak usia sekolah cukup besar dan lembaga pendidikan yang memadai, menjadi studi kasus yang menarik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan, dan mengaplikasikan teori habitus Pierre Bourdieu untuk memahami bagaimana kebiasaan literasi dapat terbentuk melalui pengalaman sosial dan program kerja yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKN seperti "Kunjungan Literasi ke Sekolah" dan "Gebyar Literasi" berhasil menumbuhkan minat baca dan kemampuan berbahasa pada anak. Meskipun Desa Wonosari memiliki fasilitas pendukung seperti perpustakaan desa yang memadai, masih ada tantangan terkait optimalisasi pemanfaatan fasilitas dan ketersediaan pengelola yang kurang. Oleh karena itu, penanaman habitus literasi sejak dini dan kolaborasi antara berbagai pihak, seperti pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan keluarga, sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang cerdas, kritis, dan adaptif, serta mendukung pembangunan desa berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 3