cover
Contact Name
Ilfa Khairina
Contact Email
japi@unitri.ac.id
Phone
+6281333369595
Journal Mail Official
japi@unitri.ac..id
Editorial Address
Unitri Press Jln. Telaga Warna Tlogomas Malang Jawa Timur Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAPI: Jurnal Akses Pengabdian Indonesia
ISSN : -     EISSN : 25483463     DOI : (DOI) 10.33366.
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) mrupakan jurnal pengabdian masyarakat berkala 6 bulanan yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil pengabdian masyarakat Scope jurnal terdiri dari berbagai hasil penelitian yang sudah diterapkan pada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2021)" : 15 Documents clear
Penerapanan Analisis Twin dalam Pengembangan Desa Wisata di Desa Bokor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Euis Elih Nurlaelih; Sitawati Sitawati; Nurul Aini; Yogi Sugito; Mudji Santoso; Medha Baskara; Dewi Ratih Rizki Damaiyanti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.563 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i1.2373

Abstract

Desa Bokor merupakan salah satu wilayah di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi Desa Wisata.TWIN (Tani, Wisata, Indah, dan Nyaman) merupakan analisis potensi yang sering digunakan dalam pengembangan agrowisata yang diaplikasikan pada pengembangan Desa Wisata Bokor. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui tahap kegiatan survei lokasi, komunikasi dan sosialisasi, FGD serta pendampingan.Tujuan yang ingin dicapai adalah adanya peningkatan pemahaman dan kesamaan visi misi antar elemen masyarakat Desa Bokor serta tersusunnya rencana pengembangan Desa Wisata berbasis pertanian. Kegiatan dilakukan pada bulan Mei sampai September 2020. Hasil analisis TWIN, Desa Bokor memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata berbasis pertanian dan perikanan yang ditunjang oleh budaya dan kearifan lokal. Potensi utama yang dimiliki antara lain pemandangan alam yang indah, suasana perdesaan yang alami dan asri, aksesibilitas yang mudah, masyarakat desa yang ramah serta adanya fitur atau elemen lanskap baik alami maupun budaya seperti sungai, sawah, dan perkampungan khas perdesaan. Rekomendasi yang diberikan antara lain terkait penataan area pemancingan serta fasilitas pendukung desa wisata lainnya. 
Peran PGPR sebagai Bahan Ramah Lingkungan dalam kegiatan Pemberdayaan Kelompok Tani di Desa Pujon Kidul Agus Suryanto; Sudiarso Sudiarso; Paramyta Nila Permanasari; Santi Kusuma Fajarwati; Dewi Ratih Rizki Damaiyanti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.355 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i1.2399

Abstract

Desa Pujon Kidul merupakan desa pertanian yang memiliki luas lahan pertanian sayur mencapai 2.513 hektar dan 0.3 hektar digunakan budidaya tanaman padi dengan ketinggian wilayah 1200 m. Penggunaan PGPR dan pupuk organik yang merupakan bahan ramah lingkungan oleh petani Desa Pujon Kidul masih sangat terbatas sehingga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan oleh KJF Sumber Daya Lingkungan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kelompok tani terhadap aplikasi PGPR dalam kegiatan budidaya tanaman pangan. Metode yang digunakan yaitu dengan penyuluhan aplikasi PGPR kepada masyarakat Desa Pujon Kidul khususnya kelompok Tani Sari Agung dan pembuatan demplot. Luaran yang diharapkan yaitu 1) Pemahaman kelompok tani Sari Agung terhadap aplikasi PGPR tanaman cabai, dan 2) Pemahaman tentang teknologi budidaya tanaman cabai yang sehat. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu penyuluhan dan praktek penggunaan PGPR pada budidaya tanaman cabai membuka wawasan petani di Desa Pujon Kidul untuk menggunakan bahan ramah lingkungan, hal ini diperoleh dari kegiatan FGD (Forum group Discussion) dan data diperoleh melalui kuesioner. Rencana pengabdian kepada masyarakat selanjutnya dengan memberikan pendampingan pembuatan kebun bibit melalui metode pengomposan dan PGPR di Desa Pujon Kidul. Saran pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu perlu integrasi pengendalian hama pathogen terpadu pada budidaya tanaman cabai.
PKM Kelompok Wanita Wirausaha Keset Perca di Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kab. Malang Nathasa Pramudita Irianti; Rizki Aprilia Dwi Susanti; Odhitya Desta Triswidrananta; Elita Mega Selvia Wijaya
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.065 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i1.1944

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengatasi yang dihadapi oleh salah satu Kelompok Wanita Wirausaha Keset Perca di Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Kelompok wanita wirausaha keset perca ini dikenal dengan “Kelompok Wanita Mekar”. Dua masalah utama yang dialami oleh kelompok wirausaha keset perca ini yaitu masalah produksi dan pemasaran. Berdasarkan masalah utama yang dihadapi, tujuan dari kegiatan PKM ini adalah peningkatan produksi keset perca yang dihasilkan oleh Kelompok Mekar serta pemasaran dengan memanfaatkan teknologi online marketing melalui beberapa pelatihan dan pendampingan. Terdapat lima langkah strategi yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut, diantaranya adalah 1) Pelatihan dan pendampingan pengembangan inovasi dan kreasi model keset perca, 2) Pelatihan dan pendampingan sistem manajemen sumber daya manusia, 3) Pendampingan untuk melakukan kerjasama dengan mitra sehingga produk dapat dipasarkan dengan luas, 4) penyuluhan dan pendampingan tentang keterampilan manajemen keuangan, dan 5) Pelatihan untuk meningkatkan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi melalui online marketing. Dari langkah-langkah strategi yang telah dilaksanakan tersebut, menghasilkan peningkatan, yaitu 1) Peningkatan keterampilan mitra, 2) Peningkatan jenis produk mitra, 3) Peningkatan jumlah aset mitra, 4) Peningkatan kemampuan manajemen mitra, 5) Peningkatan kualitas produk mitra, 6) Peningkatan jumlah omset mitra, 7) Peningkatan jumlah produk mitra, dan 8) Peningkatan pengetahuan mitra. Dari hasil tersebut, nampak bahwa terdapat peningkatan produksi dan juga pemasaran dari keset perca oleh Kelompok Wanita Mekar.
Pelatihan Dokter Cilik “Sadar PHBS” di SDN Ellak Laok IV, Kabupaten Sumenep Nelyta Oktavianisya; Sugesti Aliftitah
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2071.741 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i1.2314

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah merupakan upaya preventif untuk mencegah terjadinya penyakit yang bisa diterapkan di sekolah, sehingga dapat memberikan motivasi kepada siswa dalam menjaga dan meningkatkan kesehtan, mencegah penyakit, dan meminimalisisr perilaku berisiko. Permasalahan yang ada di SDN Ellak Laok IV adalah siswa tidak tahu cara mencuci tangan dengan benar, masih banyak siswa yang jajan sembarangan, tidak aktifnya Unit Kesehatan Siswa (UKS). Solusi dari maslah tersebut adalah diadakannya pelatihan dokter cilik “sadar PHBS” di SDN Ellak Laok IV. Metode PKM ini adalah sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang PHBS, kemudian dilakukan pelatihan siswa dengan membentuk tim sadar PHBS yang dijuluki dokter cilik dengan dibekali buku pintar PHBS. Buku pintar tersebut berisi penerapan PHBS di sekolah dalam bentuk gambar, sehingga bisa dipahami oleh semua siswa. Kegiatan PKM dilaksanakan di SDN Ellak Laok IV Kecamatan Lenteng pada bulan Juli 2019-Januari 2020. Hasil kegiatan pelatihan dokter cilik “sadar PHBS” ini berdampak baik yaitu hampir seluruhnya siswa pemahamananya meningkat dan penerapan PHBS masuk kategori baik.
Kegiatan Corporate Social Responsibility Melalui Pemberian Alat Pelindung Diri (APD) dalam Upaya Pencegahan Corona di Tegalsari Sidoarjo Yustia Wulandari Mirzayanti; Erlinda Ningsih Ningsih; Agus Budianto Budianto; Mohammad Wafi Wafi; Aista Pudji Witari; Nashih Zuhair Dwi Santoso
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.325 KB) | DOI: 10.33366/japi.v6i1.2393

Abstract

Di Indonesia, virus corona menyebar dari Timur ke Barat. Keterlambatan penanganan pencegahan, sosialisasi, dan ketersediaan alat pelindung diri kepada masyarakat menjadi salah satu penyebab percepatan penyebaran virus corona. Distribusi terbanyak di kotabesar dengan tingkat mobilitas tinggi dan wilayah padat penduduk, seperti Surabaya. Salah satu langkah awal pencegahan adalah dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker atau pelindung wajah. Dusun Tegalsari merupakan dusun pinggiran Kabupaten Sidoarjo yang termasuk sulit dijangkau. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat untuk mencegah penyebaran virus corona kepada warga di Tegalsari. Kegiatan ini terdiri dari tiga tahap yaitu survei, pengadaan alat pelindung diri secara langsung, dan penyuluhan kesehatan. Survei dilakukan berdasarkan koordinasi dengan kepala dusun. Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan memberi edukasi kesehatan kepada masyarakat setempat. Selanjutnya, pembagian alat pelindung diri secara langsung diberikan kepada ketua rukun tetangga secara kolektif untuk masyarakat desa tegalsari. APD berupa masker diberikan kepada 145 kepala keluarga di Desa Tegalsari. Kegiatan pengabdian yang dilakukan berupa edukasi kesehatan masyarakat sekitar dalam penerapan pola hidup bersih dan sehat, salah satunya adalah langkah-langkah mencuci tangan yang benar dan pentingnya menggunakan APD minimal masker ketika beraktifitas di luar rumah. Selain itu, menempelkan stiker pencegahan corona dan pengadaan tempat cuci tangan yang diletakkan di tempat-tempat strategis.

Page 2 of 2 | Total Record : 15