Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat (JM-PKM)
FOKUS DAN RUANG LINGKUP Fokus dan ruang lingkup Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat diantaranya : Bidang Ilmu Komunikasi: Komunikasi Pariwisata, Media, Teknologi Komunikasi, Promosi, Bidang ilmu administrasi publik: studi kebijakan pubik, pelayanan publik, ilmu politik dan manajemen pemerintahan, Bidang ilmu administrasi bisnis, organisasi, manajemen, pemasaran, keuangan, perpajakan dan akuntansi, ekonomi Bidang Ilmu Hukum: hukum pidana, hukum perdata, hukum ekonomi dan bisnis, HKI, hukum administrasi negara, hukum internasional, hukum tata negara, hukum lingkungan, hukum kesehatan, hukum ketenagakerjaan, hukum adat, hukum islam, Bidang Peternakan dan Veteriner: Ilmu nutrisi ternak, produksi peternakan, social ekonomi peternakan, kesehatan ternak, Bidang Teknik, IT, Bisnis dan strategi, Arsitektur, analisis keputusan Ekonomi rekayasa, Isu yang berkaitan dengan lingkungan Lokasi fasilitas, tata letak, desain, penanganan bahan, Peramalan, perencanaan/pengendalian produksi, keamanan, manajemen sumber daya manusia, TIK dan sistem informasi, manajemen pengetahuan, pembelajaran organisasi Inventaris, logistic, angkutan, Manufaktur, control, otomatisasi Desain dan manajemen produk/proses Manajemen proyek/operasi; sistem/manajemen layanan, pemodelan/simulasi. Bidang Ilmu kefarmasian, Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Psikologi, Keperawatan, Bidang Kesehatan Lainnya, Bidang Inovasi, UMKM, Kearifan Lokal.
Articles
2 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 1 (2025): JM-PKM"
:
2 Documents
clear
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Berbasis Web Sebagai Solusi Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Yang Diberikan Kepada Masyarakat di Desa Bangunan Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan
tina, suhartina
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37090/99p05g68
Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Bangunan Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan, dengan cara memperbaiki website desa. Tujuannya agar informasi yang diberikan kepada masyarakat, seperti data kependudukan dan anggaran desa, lebih mudah diakses dan dipahami. Selain itu, website juga akan digunakan untuk meningkatkan komunikasi antara desa dengan pemerintah di tingkat yang lebih tinggi. Melalui program ini, kami ingin membantu Desa Bangunan mengembangkan sistem informasi berbasis web yang lebih user-friendly. Dengan tampilan yang menarik dan mudah digunakan, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan informasi yang mereka butuhkan, seperti data kependudukan, rencana pembangunan desa, dan laporan keuangan. Kami berharap website ini dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa. Hasil dari program pengabdian ini menunjukkan bahwa perbaikan website desa secara signifikan meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi publik. Sebanyak 88% responden menyatakan sangat puas dengan perubahan yang dilakukan. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan teknologi informasi dapat menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat desa.
HIJAUAN LOKAL, GIZI GLOBAL: EDUKASI PEMANFAATAN LEGUMINOSA DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN PAKAN KAMBING
Amalyadi, Rezki
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37090/mhkkef60
Goat farming in Teruwai Village, Pujut Subdistrict, Central Lombok Regency, plays an important role in supporting family economies and local food security. However, the low availability of quality feed, especially during the dry season, is a major challenge that affects livestock productivity and health. Despite this, the area has untapped potential in local forage crops such as leguminous plants like lamtoro and gamal. This community service initiative aims to enhance farmers' capabilities through technical education and field training on the cultivation and utilisation of leguminous plants as alternative feed. A participatory approach was employed, involving the ‘Tunas Karya II’ farmers' group. Evaluation results showed an increase in farmers' knowledge and changes in feeding behaviour, with 76% of members beginning to regularly mix leguminous plants into their daily rations. This activity proved effective in addressing farmers' needs for sustainable feed solutions and has the potential to be replicated in other regions with similar conditions.