cover
Contact Name
Firdaus Annas
Contact Email
firdaus@uinbukittinggi.ac.id
Phone
+6285274528223
Journal Mail Official
modality.uinbukittinggi@gmail.com
Editorial Address
Data Center Building - Kampus II Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Jln Gurun Aua Kubang Putih Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Sumatera Barat Telp. 0752 33136 Fax 0752 22871
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature
ISSN : 27981258     EISSN : 27980723     DOI : https://www.doi.org/10.30983/modality
Core Subject : Education,
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature is accommodates scientific articles in the form of article publication, book reviews, original research report, reviews and scientific commentaries related to linguistics and literature.This journal invites researcher, academics and practitioners to contribute the results of their studies and research in the field of linguistics and Literature. In particular, papers with the following topics are invited:
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023" : 16 Documents clear
Automatic Analysis of Lexical Complexity: Evaluating The Linguistic Performance of The National and International Publication Martin, Laily; Suraiya, Lucy; Chan, Almaghvirah
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6280

Abstract

This research is a kind of a comparison study that deals with lexical complexity in the Indonesian scholars’ journal articles. The analysis covers 98 journal articles from the national and international publication using 25 lexical complexity indices. Results of the research showed that the journal articles of international journals have higher mean scores of lexical complexity indices than the national, but significant differences only occurred in the indices for the lexical sophistication and lexical variation, particularly the type-token ratio and verb variation. This may show the performance gap between the two publications from Indonesian academics as to share the lexical characteristic of the international publication surpass the national.Studi komparatif ini membahas lexical complexity dari artikel-artikel jurnal yang dihasilkan para penulis Indonesia. Analisis dilakukan terhadap 98 artikel jurnal terbitan nasional dan internasional dengan memakai 25 indeks lexical complexity. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa artikel-artikel jurnal terbitan internasional memiliki rerata indeks lexical complexity lebih tinggi dibanding terbitan nasional, namun perbedaan signifikan hanya terdapat pada indeks-indeks lexical sophistication dan lexical variation, terutama pada rasio type-token dan verb variation. Hal ini bisa jadi merefleksikan adanya performance gap antara kedua kelompok publikasi yang dihasilkan para akademis Indonesia, sekaligus memperlihatkan bahwa karakteristik leksikal dari publikasi internasional lebih tinggi dibanding publikasi nasional 
Maintaining The Environment Using AI in Death Language Era Erlanda, Julhelmi
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6295

Abstract

AbstractLocal language cultures that are rich in natural knowledge are becoming extinct. The extinction of these languages certainly increases the threat to the ecosystem. As a language model, AI can create new language trends that support language extinction. However, the author also provides a series of concrete steps to use AI as a language digitization effort. With an ecolinguistic-ecodigital approach and through computational studies of language, AI is expected to contribute to language rescue. With these language revitalization steps, human-human language interactions in the community, humans with nature are better facilitated. The interactional relationship is considered to ensure environmental sustainability.Keywords: artificial intelligence, ecodigital, ecolinguistic, language revitalizationAbstrak Budaya bahasa lokal yang kaya akan pengetahuan alam mulai punah. Kepunahan bahasa-bahasa ini tentu meningkatkan ancaman terhadap ekosistem. Sebagai sebuah model bahasa, AI dapat menciptakan tren bahasa baru yang mendukung kepunahan bahasa. Namun, penulis juga memberikan serangkaian langkah konkret untuk menggunakan AI sebagai upaya digitalisasi bahasa. Dengan pendekatan ekolinguistik-ekodigital dan melalui studi komputasi bahasa, AI diharapkan dapat berkontribusi dalam penyelamatan bahasa. Dengan langkah-langkah revitalisasi bahasa tersebut, interaksi bahasa manusia-manusia di masyarakat, manusia dengan alam menjadi lebih terfasilitasi. Hubungan interaksional tersebut dianggap dapat menjamin kelestarian lingkungan.Kata Kunci: kecerdasan buatan, ekodigital, ekolinguistik, revitalisasi bahasa, linguistik komputasi
Exploring Pronouncing English Sounds : Book Review For Japanese Language Learners Azkiyah, Hayatul
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6301

Abstract

AbstractA book review is an analytical description and analysis of a work of literature that evaluates the work's merits and shortcomings in terms of plot, style, and substance. The purpose of this study was to investigate how Japanese speakers pronounce the English language. 'English Pronunciation, Intonation, and Accent Reduction for Japanese Speakers' was written by Peggy Tharpe, M.A. TESOL, in 2021. In this book, she discusses the unique challenges that students face while learning a second language and offers advice on overcoming them. This study reviewed a book on methods for teaching English pronunciation using the library research approach. The writer employed data reduction techniques, including summarizing, highlighting key points, and focusing on basics to prepare the data for analysis. Then, based on the available data, which mostly consists of recorded materials, the writer presented the findings and drew conclusions. According to the results, this book is a valuable resource for those looking to teach or improve their students' English pronunciation, intonation, and accent reduction. This suggests that it was designed with native Japanese speakers in mind and may not be as effective for students of other languages. Those unfamiliar with phonetics or linguistics may find this book to be very technical. Thus, the statistics suggest that this book is a good choice for students learning English pronunciation.Keywords: book review, pronunciation, english soundsAbstrak Resensi buku merupakan uraian analitis dan analisis suatu karya sastra dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan karya tersebut dari segi alur, gaya, dan substansi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana penutur bahasa Jepang mengucapkan bahasa Inggris. Pengucapan, Intonasi, dan Pengurangan Aksen Bahasa Inggris untuk Penutur Bahasa Jepang ditulis oleh Peggy Tharpe M.A. TESOL, 2021. Di dalamnya, ia membahas tantangan unik yang dihadapi siswa saat mempelajari bahasa kedua dan menawarkan saran tentang cara mengatasinya. Penelitian ini mengulas buku tentang metode pengajaran pengucapan bahasa Inggris dengan menggunakan pendekatan penelitian perpustakaan. Penulis menggunakan teknik reduksi data termasuk merangkum, memilih poin, dan berkonsentrasi pada hal-hal mendasar agar data siap untuk dianalisis. Kemudian berdasarkan data yang tersedia yang sebagian besar berupa materi rekaman, penulis menggunakan penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasilnya, buku ini adalah sumber yang bagus bagi mereka yang ingin mengajar atau meningkatkan pengucapan, intonasi, dan pengurangan aksen bahasa Inggris siswanya. Hal ini menunjukkan bahwa ini dibuat dengan mempertimbangkan penutur asli bahasa Jepang dan mungkin tidak berfungsi dengan baik untuk pelajar bahasa lain. Mereka yang tidak terbiasa dengan fonetik atau linguistik mungkin menganggap buku ini sangat teknis. Oleh karena itu, statistik menunjukkan bahwa buku ini adalah pilihan yang baik bagi siswa yang belajar pengucapan bahasa Inggris.Kata kunci: resensi buku, pengucapan, bunyi bahasa inggris
Is Arabic Worth to Teach? Naska, Isral
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6304

Abstract

AbstractThis research is a form of literature review that is part of my research that aims to investigate the views of Muslims in West Sumatra (Minangkabau Society) towards the Arabic language and how it drives their motivation to learn it. The lack of research on this issue in Indonesia, especially in the West Sumatran region, is the starting point of this study. In fact, a series of studies with the same theme have been conducted in various parts of the world such as in the United States (Belnap, 1987; Brosh, 2013; Husseinali, 2005, 2006; Nichols, 2014; Seymour-Jorn, 2004; Taha, 2007), Canada (Belnap, 1987), Malaysia (Abu et al., 2010; Aladin, 2010, 2013), Saudi Arabia (Al-Osaimi & Wedell, 2014), and the United Kingdom (Jaspal & Coyle, 2010). In terms of identity background, learners who establish some form of connection with the Arabic language are referred to as heritage learners (Brosh, 2013). I can conclude that religious identity is the strongest background that maintains Muslims' close relationship with Arabic.AbstrakPenelitian ini merupakan bentuk kajian pustaka yang merupakan bagian dari penelitian saya yang bertujuan untuk menyelidiki pandangan umat Islam di Sumatera Barat (Masyarakat Minangkabau) terhadap bahasa Arab dan bagaimana hal tersebut mendorong motivasi mereka untuk mempelajarinya. Minimnya penelitian tentang isu ini di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Barat, menjadi titik tolak penelitian ini. Padahal, serangkaian penelitian dengan tema yang sama telah dilakukan di berbagai belahan dunia seperti di Amerika Serikat (Belnap, 1987; Brosh, 2013; Husseinali, 2005, 2006; Nichols, 2014; Seymour-Jorn, 2004; Taha, 2007), Kanada (Belnap, 1987), Malaysia (Abu dkk., 2010; Aladin, 2010, 2013), Arab Saudi (Al-Osaimi & Wedell, 2014), dan Inggris (Jaspal & Coyle, 2010). Dalam hal latar belakang identitas, pelajar yang menjalin hubungan dengan bahasa Arab disebut sebagai pelajar warisan (Brosh, 2013). Saya dapat menyimpulkan bahwa identitas agama merupakan latar belakang terkuat yang mempertahankan hubungan erat umat Islam dengan bahasa Arab.
The Effect of Using Silent Way Towards Students Vocabulary Mastery Kasman, Hamid; Ariza, Hidra
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6365

Abstract

AbstractThis research was due to some problems, the 7th-grade students of MTsS PPM Diniyyah Pasia have a limited amount of vocabulary and the teacher used the conventional method where the students focused on listening to the explanation of the teacher. This research was about finding out the effect of using silent ways on students’ vocabulary mastery at the 7th grade in MTsS PPM Diniyyah Pasia. This research used experimental research. The researcher used a quasi-experimental design employing pre-test and post-test control designs. The population of this research was at the seventh grade of MTsS PPM Diniyyah Pasia. The sample was VII.2 which was treated as the experimental class and VII.4 was treated as the control class. The findings in this research showed that the t-obtained (-7.951) was lower than the t-table (-1.667). In other words,  the alternative hypothesis  (Ha) was accepted which means that there was a significant effect of using The Effect of Using silent ways on students‘ vocabulary ability. Then, the calculation of post-test of both classes showed that the experimental and control classes obtained (-4.587) were lower than t-table (-1.667). It can be concluded that the alternative hypothesis (Ha) was accepted which means that there is a significant difference between using silent way and using conventional technique. Thus, it can be concluded that the entire hypothesis is accepted. It is proved that the use of silent ways of learning vocabulary can help the students master the vocabulary well. Abstrak  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah, yaitu siswa kelas 7 MTsS PPM Diniyyah Pasia memiliki jumlah kosakata yang terbatas dan guru masih menggunakan metode konvensional di mana siswa hanya fokus mendengarkan penjelasan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode silent way terhadap penguasaan kosakata siswa kelas 7 MTsS PPM Diniyyah Pasia. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. Peneliti menggunakan desain kuasi eksperimen dengan menggunakan desain kontrol pretest dan posttest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII MTsS PPM Diniyyah Pasia. Sampel penelitian ini adalah kelas VII.2 yang diperlakukan sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.4 sebagai kelas kontrol.  Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa t-hitung (-7,951) lebih kecil dari t-tabel (-1,667). Sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan metode silent way terhadap kemampuan kosakata siswa. Kemudian, perhitungan post-test kedua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh t hitung (-4,587) lebih kecil dari t tabel (-1,667). Sehingga, hipotesis alternatif (Ha) diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara menggunakan metode silent way dan menggunakan metode konvensional. Jadi, dapat disimpulkan bahwa seluruh hipotesis diterima. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan metode silent way dalam pembelajaran kosakata dapat membantu siswa menguasai kosakata dengan baik. 
Reading Speed Effectiveness in Improving Literary Culture in the Industrial Revolution 4.0 Hilmi, Indah Fajri; Alwi, Nur Azmi
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6378

Abstract

AbstractThe current era of the industrial revolution 4.0 is increasingly sophisticated which is characterized by the rapid development of technology and information in all aspects of the field. In responding to the industrial revolution 4.0 era, literacy skills taught since elementary school are aimed at building a superior generation, where technology and information become more sophisticated. This article discusses Reading Speed Effectiveness (RSE) in improving literacy culture in Elementary Schools. The ability to read is the main capital in personal life, especially in the school environment. In school life, reading ability is very necessary, because if students do not have adequate reading skills, especially in fast reading, these students will experience difficulties in learning, because speed reading is very beneficial for readers to read a discourse with minimal time and balanced with maximum content comprehension. Speed reading is a combination of speed reading skills with the ability to reading comprehension.AbstrakEra revolusi industri 4.0 saat ini sudah semakin canggih yang ditandai dengan perkembangan pesat  teknologi dan informasi  di segala aspek bidang. Dalam menyikapi era revolusi industri 4.0, kemampuan literasi yang diajarkan sejak sekolah dasar bertujuan untuk membangun generasi yang unggul, di mana teknologi dan informasi semakin canggih. Artikel ini membahas tentang efektifitas kecepatan membaca untuk  meningkatkan budaya literasi di Sekolah Dasar. Kemampuan membaca merupakan modal utama dalam kehidupan pribadi, terutama di lingkungan sekolah. Dalam kehidupan sekolah, kemampuan membaca sangat diperlukan  karena ketika siswa tidak memiliki kemampuan membaca yang memadai terutama dalam membaca cepat, siswa tersebut akan mengalami kesulitan dalam belajar, karena membaca cepat sangat bermanfaat bagi pembaca untuk membaca sebuah wacana dengan waktu yang minimal dan diimbangi dengan pemahaman isi yang maksimal. Membaca cepat merupakan perpaduan antara kemampuan membaca cepat dengan kemampuan membaca pemahaman.
A Comparative Study of Students’ Listening Skills Using Media; Song and Podcast Nurhaliza, Siti; Reflinda, Reflinda; Melani, Melyann; Eliza, Eliza
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6392

Abstract

Abstract Listening skill is commonly used in daily activities. Nevertheless, there are a lot of students who still got difficulties when it comes to listening activity. One of the solution to solve listening problem is to use the existance of media, namely song and podcast to help students improving their listening comprehension. In this paper, researcher employed quantitative method with quasi-experimental design using two-group pretest-posttest. The aim of this research were: (1) to find out whether there was a significant difference in achievement of students listening skills after being taught by using song and those who were taught by using podcast, and (2) to find out which media that gave more significant effect in students listening skills. The data was analyzed by using Independent Sample t-test in SPSS 20. This paper showed that there was significant difference in achievement of students’ listening skills between the students who were taught by using song and those who were taught by using podcast. From the results of the data, teaching listening through podcast gave more significant effect to increase students’ listening skills. Keywords: song, podcast, listening skills Abstrak   Keterampilan mendengarkan selalu digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Meskipun demikian, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam kegiatan mendengarkan. Salah satu solusi untuk memecahkan masalah mendengarkan adalah dengan menggunakan media, yaitu lagu dan podcast untuk membantu siswa meningkatkan pemahaman mendengarkan mereka. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu dengan membandingkan menggunakan two-group pretest-posttest. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan dalam pencapaian keterampilan mendengarkan siswa setelah diajar dengan menggunakan lagu dan mereka yang diajar dengan menggunakan podcast, dan (2) untuk mengetahui media apa yang memberikan pengaruh yang lebih signifikan dalam keterampilan mendengarkan siswa. Data dianalisis dengan menggunakan Independent Sample t-test di SPSS 20. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam pencapaian keterampilan mendengarkan siswa antara siswa yang diajar dengan menggunakan lagu dan mereka yang diajar dengan menggunakan podcast. Dari hasil data tersebut, kegiatan mendengarkan melalui podcast memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap peningkatan keterampilan mendengarkan siswa. Kata Kunci: lagu, podcast, kemampuan mendengar
hat's Why I Never Learned English From Indonesian Teachers: Investigating Native-Speakerism in Youtube Video Comments Kaldina, Vindi; Darmawan, I Nyoman Pasek
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6450

Abstract

AbstractThis study aims to examine the extent to which native-speakerism (NS) is embedded in the comments responding to a YouTube video entitled “Salah Kursus Bahasa Inggris?- Seleb English” by a YouTuber named Sacha Stevenson. The researchers believe that native-speakerism, an ideology that creates a power imbalance favoring native speakers of English over nonnative speakers of English, is present in the video, in which the content creator scrutinizes Indonesian people’s English accents. However, this paper focuses on the comments responding to the video, since they can show to what extent NS is adopted by EFL speakers/learners in Indonesia. The data was retrieved using YouTube Data API and Python programming language, sorted using Microsoft Excel, and categorized by applying three reading steps into four levels which spans from 0 (no indication of native speakerism) to 3 (strong indication of native speakerism). The findings are presented descriptively and analyzed within the theoretical framework on NS.  The results suggest that NS is present in the observed comments on all three levels, which suggests how deeply embedded the NS ideology within the community of Indonesian English language learners and speakers. Suggestions on how to counter this ideology are presented in conclusion.Keywords: native-speakerism, youtube comments, english accent.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengamati sejauh mana native-speakerism (NS) terkandung dalam komentar tanggapan pada video YouTube berjudul "Salah Kursus Bahasa Inggris? - Seleb English" oleh YouTuber bernama Sacha Stevenson. Para peneliti percaya bahwa native-speakerism, sebuah ideologi yang menciptakan ketimpangan kekuasaan yang menguntungkan penutur asli bahasa Inggris dibandingkan penutur non-natif bahasa Inggris, ada dalam video tersebut, di mana pembuat konten mengkritik aksen bahasa Inggris orang Indonesia. Namun, penelitian ini berfokus pada komentar-komentar yang menanggapi video tersebut, karena komentar-komentar tersebut dapat menunjukkan sejauh mana NS diadopsi oleh penutur/pelajar bahasa Inggris di Indonesia. Data diambil menggunakan YouTube Data API dan bahasa pemrograman Python, diurutkan menggunakan Microsoft Excel, dan dikategorikan dengan menerapkan tiga langkah pembacaan menjadi empat level yang mencakup level 0 (tidak ada indikasi native speakerism) hingga level 3 (indikasi kuat native speakerism). Temuan tersebut disajikan secara deskriptif dengan analisis dalam kerangka teoritis tentang NS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ideologi NS terlihat jelas dalam komentar-komentar yang diamati pada ketiga level, yang menunjukkan seberapa dalam ideologi tersebut tertanam dalam komunitas penutur/pelajar bahasa Inggris di Indonesia. Saran bersifat praktis tentang bagaimana menghadapi ideologi ini disajikan dalam kesimpulan.Kata Kunci: native-speakerism, komentar youtube, aksen inggris  
Automatic Analysis of Lexical Complexity: Evaluating The Linguistic Performance of The National and International Publication Martin, Laily; Suraiya, Lucy; Chan, Almaghvirah
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6280

Abstract

This research is a kind of a comparison study that deals with lexical complexity in the Indonesian scholars’ journal articles. The analysis covers 98 journal articles from the national and international publication using 25 lexical complexity indices. Results of the research showed that the journal articles of international journals have higher mean scores of lexical complexity indices than the national, but significant differences only occurred in the indices for the lexical sophistication and lexical variation, particularly the type-token ratio and verb variation. This may show the performance gap between the two publications from Indonesian academics as to share the lexical characteristic of the international publication surpass the national.Studi komparatif ini membahas lexical complexity dari artikel-artikel jurnal yang dihasilkan para penulis Indonesia. Analisis dilakukan terhadap 98 artikel jurnal terbitan nasional dan internasional dengan memakai 25 indeks lexical complexity. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa artikel-artikel jurnal terbitan internasional memiliki rerata indeks lexical complexity lebih tinggi dibanding terbitan nasional, namun perbedaan signifikan hanya terdapat pada indeks-indeks lexical sophistication dan lexical variation, terutama pada rasio type-token dan verb variation. Hal ini bisa jadi merefleksikan adanya performance gap antara kedua kelompok publikasi yang dihasilkan para akademis Indonesia, sekaligus memperlihatkan bahwa karakteristik leksikal dari publikasi internasional lebih tinggi dibanding publikasi nasional 
Maintaining The Environment Using AI in Death Language Era Erlanda, Julhelmi
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6295

Abstract

AbstractLocal language cultures that are rich in natural knowledge are becoming extinct. The extinction of these languages certainly increases the threat to the ecosystem. As a language model, AI can create new language trends that support language extinction. However, the author also provides a series of concrete steps to use AI as a language digitization effort. With an ecolinguistic-ecodigital approach and through computational studies of language, AI is expected to contribute to language rescue. With these language revitalization steps, human-human language interactions in the community, humans with nature are better facilitated. The interactional relationship is considered to ensure environmental sustainability.Keywords: artificial intelligence, ecodigital, ecolinguistic, language revitalizationAbstrak Budaya bahasa lokal yang kaya akan pengetahuan alam mulai punah. Kepunahan bahasa-bahasa ini tentu meningkatkan ancaman terhadap ekosistem. Sebagai sebuah model bahasa, AI dapat menciptakan tren bahasa baru yang mendukung kepunahan bahasa. Namun, penulis juga memberikan serangkaian langkah konkret untuk menggunakan AI sebagai upaya digitalisasi bahasa. Dengan pendekatan ekolinguistik-ekodigital dan melalui studi komputasi bahasa, AI diharapkan dapat berkontribusi dalam penyelamatan bahasa. Dengan langkah-langkah revitalisasi bahasa tersebut, interaksi bahasa manusia-manusia di masyarakat, manusia dengan alam menjadi lebih terfasilitasi. Hubungan interaksional tersebut dianggap dapat menjamin kelestarian lingkungan.Kata Kunci: kecerdasan buatan, ekodigital, ekolinguistik, revitalisasi bahasa, linguistik komputasi

Page 1 of 2 | Total Record : 16